cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Pengaruh Ampas Tebu sebagai Adsorbent pada Proses Pretreatment Minyak Jelantah terhadap Karakteristik Biodiesel Ratno Ratno; Lizda Johar Mawarani
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.25 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4882

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh ampas tebu pada proses pretreatment minyak jelantah terhadap karakteristik biodiesel. Proses pretreatment dilakukan sebelum minyak jelantah diolah menjadi biodiesel, yakni ampas tebu dengan ukuran partikel dan massa yang bervariasi direndam pada minyak tersebut selama 2 jam. Ukuran partikel ampas tebu yang digunakan adalah 80, 115, 170, dan 200 mesh, sedangkan massa ampas tebu divariasi untuk tiap ukuran partikel yaitu 25 gram, 37,5 gram, dan 50 gram. Penggunaan ampas tebu sebagai adsorbent dinilai cukup efektif menurunkan kadar asam lemak bebas (FFA) minyak jelantah dengan penurunan terbesar 57,3% terjadi pada minyak jelantah yang telah mengalami pretreatment ampas tebu berukuran partikel 200 mesh sebanyak 50 gram. Biodiesel dibuat dengan mereaksikan minyak jelantah yang telah mengalami pretreatment ampas tebu dengan lauratan Methanol dan Kalium Hidroksida (KOH) selama 1 jam pada suhu 55oC. Hasil karakterisasi  menunjukkan bahwa massa jenis, titik nyala, titik kabut, dan titik tuang biodiesel telah memenuhi standar SNI-04-7182-2006 kecuali sampel yang mengalami pretreatment dengan ampas tebu 80 mesh sebanyak 25 gram. Sedangkan viskositas kinematik terdapat 5 sampel yang memenuhi untuk standar yang sama.
Desain dan Simulasi Konverter Boost Multilevel Sebagai Catu Daya Kendaraan Listrik Akhmad Zaky Fanani; Mochamad Ashari; Teguh Yuwono
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.778 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5319

Abstract

Konverter boost multilevel merupakan jenis dc-dc konverter yang dapat  menaikkan tegangan output. Prinsip kerja konverter ini sama dengan konverter boost konvensional akan tetapi memiliki keuntungan yaitu besar ratio tegangan output yang lebih tinggi. Keuntungan ini dapat diterapkan pada motor listrik sebagai pengendali catu daya.  Konverter boost multilevel berfungsi untuk menaikkan tegangan dari baterai ke motor.Pada tugas akhir ini dibahas desain dan simulasi konverter boost  dengan dua induktor yang dilengkapi dengan transformator tambahan dan konverter boost multilevel menggunakan kapasitor yang di 3 tingkat. Simulasi yang dilakukan pada tugas akhir ini adalah penerapan konverter boost  dengan dua induktor yang dilengkapi dengan transformator tambahan dan konverter boost multilevel yang diberi beban berupa motor dc. Dari hasil simulasi diamati karakteristik tegangan output pada konverter-konverter boost tersebut sehingga dapat ditentukan jenis konverter boost yang tepat untuk catu daya kendaraan listrik
Algoritma Aliran Daya untuk Sistem Distribusi Radial dengan Beban Sensitif Tegangan Rizka Winda Novialifiah; Adi Soeprijanto; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.053 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5367

Abstract

Analisa dan evaluasi aliran daya sangat penting untuk sistem distribusi.Begitupun juga untuk sistem distribusi radial.Banyak faktor yang mempengaruhi sistem distribusi radial, salah satunya adalah naik turunnya beban.Pada tugas akhir ini beban berubah–ubah dikarenakan perubahan dari tegangan dan ini dinamakan dengan beban sensitif tegangan. Sudah banyak algoritma daya yang berbasis komputasi digital seperti metode fast decoupled, newton raphson dan gauiss seidel. Metode – metode tersebut tidak dapat selalu digunakan untuk perhitungan pada sistem distribusi radial yang memiliki nilai rasio R/X yang tinggi [1]. Oleh sebab itu pada tugas akhir ini digunakan metode forward-backward sweep. Metode forward backward sweep ini komputasinya efektif disetiap iterasi, serta solusi dan perhitungan numeriknya tepat [2].Dengan menggunakan metode forward backward sweepdengan beban sensitif tegangan maka simulasi akan medekati kondisi nyata seperti dilapangan. Tugas akhir ini dapat digunakan untuk mengevaluasi aliran daya pada sistem jaringan distribusi radial dengan beban sensitif.Hasil akhir adalah tegangan serta rugi-rugi daya aktif dan daya reaktif.
Penalaan Parameter Superconducting Magnetic Energy Storage (SMES) menggunakan Firefly Algorithm (FA) pada Sistem Tenaga Listrik Multimesin Herlambang Setiadi; Imam Robandi; Teguh Yuwono
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.223 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5386

Abstract

Energi listrik yang disuplai ke konsumen harus mempunyai stabilitas dan keandalan yang tinggi. Jika terjadi sebuah gangguan pada sistem tenaga listrik dapat mengakibatkan ketidakstabilan. Gangguan tersebut dapat berupa putus jaringan (transien) maupun perubahan beban (dinamik). Perubahan beban yang terjadi secara tiba-tiba dan periodik tidak dapat direspon dengan baik oleh generator sehingga dapat mempengaruhi kestabilan dinamik sistem. Hal ini menyebabkan timbul osilasi frekuensi pada generator. Respon yang kurang baik dapat menimbulkan osilasi frekuensi dalam periode yang lama. Hal itu akan mengakibatkan pengurangan kekuatan transfer daya yang ada. Pada sistem tenaga listrik multimachine, semua mesin bekerja secara sinkron se­hingga generator harus beroperasi pada frekuensi yang sama. Untuk meredam osilasi frekuensi yang terjadi dibutuhkan kontroler tambahan yaitu Superconducting Magnetic Energy Storage (SMES). Agar mendapatkan koordinasi controler yang baik maka parameter pada SMES dioptimisasi dengan Firefly Algorithm (FA). Tugas Akhir ini mengajukan konsep penalaan parameter SMES menggunakan FA pada sistem tenaga listrik multimesin. Dengan diajukan metode diatas diharapkan permasalahan osilasi frekuensi akibat terdapat perubahan beban dapat diredam.
Dynamic Optimal Power Flow (DOPF) Dengan Kurva Biaya Pembangkitan Yang Tidak Mulus menggunakan Particle Swarm optimization (PSO) Afif Nur Wahyudi; Imam Robandi; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.855 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5410

Abstract

Dynamic optimal power flow memiliki peranan penting dalam perencanaan sistem tenaga listrik. Dynamic optimal power flow (DOPF) adalah sebuah metode untuk penjadwalan output generator online untuk memenuhi permintaan beban dalam jangka waktu tertentu agar sistem tenaga listrik dapat beroperasi dengan ekonomis. DOPF merupakan pengembangan dari Optimal Power Flow (OPF) konvensional dengan menambahkan ramp rate generator sebagai konstrain. Generator memiliki permasalahan dalam hal pembangkitan yang diakibatkan oleh pembukaan katup uap untuk menambah putaran turbin generator. Pembukaan katup uap pada generator ini disebut efek valve point. Efek valve point dapat mempengaruhi biaya pembangkitan yang menyebabkan munculnya kurva biaya yang tidak mulus. Tugas Akhir ini membahas mengenai DOPF yang memiliki kurva biaya pembangkitan yang tidak mulus dengan menggunakan algoritma Particle Swarm Optimization (PSO). Algoritma PSO terinspirasi dari populasi swarm dalam mencari lokasi makanan yang terbaik. Swarm menentukan lokasi makanan yang terbaik berdasarkan pengalaman sendiri dan swarm lain. Penyelesaian permasalahan DOPF menggunakan metode PSO ini diharapkan memiliki hasil yang dapat dipakai sebagai acuan dalam operasi pembangkitan dan penyaluran daya yang optimal, terutama mengenai biaya pembangkitan pada setiap saat.
Perancangan dan Simulasi Full Bridge Inverter Lima Tingkat dengan Dual Buck Converter Terhubung Jaringan Satu Fasa Zamratul Fuadi; Mochamad Ashari; Feby Agung Pamuji
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.917 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5402

Abstract

Inverter merupakan perangkat elektronika daya yang berfungsi mengonversi sumber searah menjadi bolak-balik. Full bridge inverter adalah satu jenisnya yang mampu menghasilkan tegangan tiga tingkat jika menggunakan teknik modulasi unipolar. Penambahan sirkuit dual buck converter pada full bridge inverter mampu menghasilkan tegangan dalam lima tingkat. Dua saklar pada rangkaian dual buck converter switching pada frekuensi tinggi 20 kHz, sedangkan empat saklar pada full bridge inverter switching pada frekuensi rendah 50 Hz. Teknik modulasi in phase disposition PWM (PDPWM) digunakan untuk mengatur penyalaan saklar dual buck converter. Keluaran inverter lima tingkat dibandingkan dengan tiga tingkat. Total harmonic distortion tegangan (THDV) dan arus (THDi) inverter lima tingkat bernilai 23.2281 % dan 23.0975 %, sedangkan inverter tiga tingkat sebesar 51.9302 % dan52.2458 %. Ketika daya 1004.08 watt disumbangkan ke jala-jala, inverter lima tingkat menghasilkan power factor senilai 0.99 dan THDi 4.1 %. Pada sumbangan daya yang sama, inverter tiga tingkat menghasilkan power factor sebesar 0.919 dan THDi bernilai 45.64 %.
Optimisasi Unit Commitment Mempertimbangkan Fungsi Biaya Tidak Mulus Dengan Firefly Algorithm Benny Prastikha Hadhi; Imam Robandi; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.135 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5411

Abstract

Setiap unit pembangkit yang beroperasi untuk memenuhi permintaan beban mempunyai jadwal operasi yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan karakteristik input-output yang khas dari setiap unit. Untuk memperoleh biaya total pembangkitan yang ekonomis dibutuhkan penjadwalan nyala-padam unit pembangkit yang terhubung pada sistem tenaga listrik, yang dikenal sebagai unit commitment (UC). Penjadwalan unit pembangkit pada suatu sistem tenaga listrik memiliki banyak pertimbangan, seperti cadangan berputar (spinning reserve), waktu menyala minimal (minimum up time), waktu padam minimal (minimum down time), rentang daya output unit pembangkit dan lain-lain. Selain itu, fungsi biaya pembangkitan unit yang mengoperasikan katup uap untuk mengimbangi perubahan beban menyebabkan persamaan fungsi biaya menjadi tidak mulus. Fungsi biaya tidak mulus mempersulit penjadwalan ekonomis unit pembangkit. Tugas akhir ini mengajukan Firefly Algorithm (FA) untuk menyelesaikan penjadwalan UC. FA merupakan algoritma yang sederhana, tetapi handal dalam menyelesaikan permasalahan optimisasi. UC yang diajukan menggunakan fungsi biaya tidak mulus. Dengan metode tersebut, diharapkan permasalahan penjadwalan unit pembangkit dapat terselesaikan dengan baik dan optimal sehingga memperoleh biaya total pembangkitan yang ekonomis.
Pemodelan Perlindungan Gardu Induk dari Sambaran Petir Langsung di PT. PLN (Persero) Gardu Induk 150 kV Ngimbang-Lamongan Nina Dahliana Nur; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.205 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5434

Abstract

Sambaran petir bisa meyebabkan kegagalan perlindungan pada gardu induk seperti terjadinya flashover dan kerusakan peralatan di gardu induk. Akibatnya adalah terjadinya gangguan pasokan listrik dan kerugian ekonomi cukup besar. Oleh karena itu diperlukan sistem proteksi sambaran petir untuk meminimalisir sambaran petir langsung ke peralatan dan bus di dalam gardu induk. Pada tugas akhir ini dibahas mengenai pemodelan perlindungan gardu induk dari sambaran petir langsung menggunakan metode bola bergulir di Gardu Induk 150 kV Ngimbang Lamongan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa dengan konfigurasi pemakaian kawat tanah setinggi 18 m dengan jarak pisah 14 m seperti yang sudah ada di GI 150 kV Ngimbang Lamongan telah aman dari sambaran petir langsung. Kemudian diberikan alternatif perlindungan lain yaitu dengan memasang lightning mast (tiang penangkal petir). Lightning mast yang dibutuhkan sebanyak 23 buah dengan tinggi 26 m.
Cost Effective pada Sistem Regasifikasi Liquefied Natural Gas (LNG) di Indonesia Dananto Adi Nugroho; Rendy Putra Setyawan; Gede Wibawa
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.076 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5545

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk  melakukan evaluasi dan  mendapatkan data desain dan  biaya  efektif  terhadap tiga teknologi  regasifikasi LNG  yaitu  Open Rack Vaporizer (ORV)  dengan  menggunakan  air  laut  sebagai  sumber  panas,  Direct  Natural  Draft, Ambient  Air  Vaporizer  (DND-AAV)  dan  Direct  Forced  Draft  Ambient  Air  Vaporizer, (DFD-AAV)  yang  menggunakan  udara  ambien  sebagai  sumber  panas. Ketiga proses ini dijalankan dengan kapasitas sama. Metode dalam penelitian ini dilakukan dengan bantuan program simulasi menggunakan program HYSYS 7.3 untuk mendapatkan kondisi operasi untuk tiap teknologi regasifikasi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sistem regasifikasi menggunakan ORV dengan medium air laut memiliki IRR yang paling tinggi dibanding kedua sistem regasifikasi lainnya.
Swing-up Menggunakan Energy Contol Method dan Stabilisasi Menggunakan Fuzzy-LQR pada Pendulum Cart System Agus Lesmana; Trihastuti Agustinah
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.752 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5691

Abstract

Pendulum Cart System adalah suatu plant yang terdiri dari batang pendulum yang menggantung dan bersumbu pada kedua sisi kereta yang dapat bergerak pada suatu lintasan dengan sumbu vertikal. Pendulum Cart System merupakan salah satu sistem nonlinear yang sering digunakan untuk pengujian berbagai metode kontrol. Makalah ini membahas desain sistem kontrol swing-up dengan menggunakan energy control method. Setelah melakukan swing-up,  Pendulum Cart System distabilkan pada posisi 0 radian dengan menggunakan Fuzzy Linear Quadratic Regulator (LQR). Model nonlinear Pendulum Cart System direpresentasikan dalam model fuzzy Takagi-Sugeno untuk beberapa titik kerja, kemudian kontroler state feedback disusun dengan konsep Parallel Distributed Compensation (PDC) menggunakan Linear Quadratic Regulator (LQR). Hasil simulasi serta implementasi menunjukkan bahwa Pendulum Cart System mampu melakukan swing-up dan stabilisasi walaupun diberikan gangguan pada saat stabilisasi.

Page 82 of 398 | Total Record : 3978