cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013)" : 132 Documents clear
Pemodelan Resiko Penyakit Pneumonia pada Balita di Jawa Timur Menggunakan Regresi Logistik Biner Stratifikasi Ita Noviana; Sri Pingit Wulandari; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.918 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4876

Abstract

Abstrak— Pneumonia merupakanpenyakit yang dapat menyebabkan kematian pada anakdibawah usia lima tahun (balita) lebih banyak dibandingkan dengan penyakit lainseperti AIDS, malaria dan campak. Indonesia saat ini belum memenuhi target MDGsyakni harus menurunkan angka kematian pada balita (akba) hingga dua per tigadalam kurun waktu 1990-2015. Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat kedua diIndonesia untuk jumlah balita penderita pneumonia dan menduduki peringkat ke 6untuk angka kematian balita akibat pneumonia. Banyak penelitian yang telahdilakukan guna menekan angka kematian balita. Penelitian ini menggunakan 9 faktor yang diduga mempengaruhi kejadianpneumonia pada balita di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan dalampenelitian diperoleh berdasarkan hasil survey Riset Kesehatan Dasar tahun 2007dengan wilayah survey Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah regresi logistik binerstratifikasi. Variabel yang signifikan terhadap model pada strata dataran rendah adalah klasifikasitempat tinggal dan lama pemberian ASI,sedangkan pada model di strata dataran sedang hanya lama pemberian ASI. Variabel  yang signifikan terhadap model pada strata dataran tinggi hanya pemberian imunisasi campak. Hasil pengujian vektor parameter lama pemberian ASI dalammodel regresi logistik untuk strata dataran sedang danstrata dataran rendah menyatakan bahwa lamapemberian ASI memberikan pengaruh yang sama.
Peramalan Pendapatan Operasional Bank Menggunakan Metode Fungsi Transfer dan Neural Network Nayla Nayla Ma’rufah Ma’rufah; Santi Santi Puteri Rahayu Rahayu; Suhartono Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.894 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4877

Abstract

Abstrak— Pendapatan operasional suatu bank terdiriatas dua jenis yaitu pendapatan bunga dan pendapatan non bunga. BerdasarkanStatistik Perbankan Indonesia (SPI) pada November 2012, pendapatan bunga bankumum mencapai Rp 355.961 miliar sedangkan pendapatan non bunga mencapai Rp112.791 miliar. Dengan demikian, sebanyak 76% pendapatan operasional bank umumdiperoleh dari pendapatan bunga. Peramalan pendapatan operasional bankkhususnya pendapatan bunga, dilakukan untuk memberikan informasi yangbermanfaat tentang pendapatan operasional. Dalam penelitian ini, variabel yangdigunakan adalah biaya dana dan LDR sebagai variabel bebas serta pendapatanbunga bank sebagai variabel tak bebas. Penelitian ini menggunakan pendekatan metodefungsi transfer dan neural network untuk meramalkan pendapatan bunga bank.Hasil yang diperoleh menunjukkan dengan menggunakan pendekatan fungsi transferkedua variabel bebas berkaitan secara signifikan dengan pendapatan bunga BRIsedangkan untuk BCA hanya variabel biaya dana yang berkaitan secara signifikanterhadap pendapatan bunga. Selain itu, berdasarkan ketepatan peramalan metodefungsi transfer merupakan metode yang paling sesuai untuk meramalkan pendapatanbunga BRI sedangkan metode neural network merupakan metode yang sesuai untukmeramalkan pendapatan bunga BCA.
Analisis Pengaruh Manajemen Karier Organisasi dan Manajemen Karier Individu terhadap Komitmen Organisasi Karyawan dengan Pendekatan Structural Equation Modeling Samsul Samsul Arifin Arifin; Haryono Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.032 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4883

Abstract

Abstrak—Krisis yang melanda perekonomian Indonesia selama tahun1998 menyebabkan beberapa perusahaan memutuskan hu-bungan kerja dengankaryawannya. PT. “XYZ” merupakan ba-dan usaha di sektor konstruksi yang ikutmerasakan dampaknya. Perubahan seperti ini menyebabkan komitemen para karyawanterhadap perusahaannya perlu dipertanyakan. Di banyak negara komitmenorganisasi dapat dibentuk melalui manajemen karier organisasi dan manajemenkarier individu yang baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruhmanajemen karier organisa-si dan manajemen karier individu terhadap komitmenorganisasi karyawan di PT. “XYZ” baik secara parsial maupun serentak. Metodeanalisis yang digunakan adalah StructuralEquation Modeling (SEM) karena ketiga variabel yang diteliti merupakanvariabel laten dimana variabel laten tidak dapat diukur secara langsung. Datayang digunakan adalah data sekunder yaitu hasil survey yang dilakukan oleh PT. “XYZ”pada tahun 2005 terha-dap karyawannya. Berdasarkan hasil analisis dapat ditarikke-simpulan bahwa secara parsial manajemen karier organisasi dan manajemenkarier individu berpengaruh signifikan terhadap ko-mitmen organisasi karyawanPT. “XYZ”. Pada analisis secara se-rentak pengaruh manajemen karier organisasiterhadap komit-men organisasi lebih besar daripada manajemen karier individu.Hal ini menunjukkan manajemen karier individu karyawan PT. “XYZ” perludiperbaiki agar mereka memiliki komitmen tinggi sehingga dapat meningkatkanproduktivitas.
Pemodelan Kasus Tindak Pidana di Kota Surabaya dengan Pendekatan Regresi Spasial Dwi Endah Kusrini; Suhartono Suhartono; Defi Mustika Sari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.88 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4961

Abstract

Abstrak–Tindak pidana merupakan salahsatu indikator kesejahteraan masyarakat akan rasa aman. Semakin tinggipelaporan kasus tindak pidana oleh masyarakat menunjukkan tingkat keamanan diwilayah tersebut. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan mengenai kasus tindakpidana di Kota Surabaya dengan variabel dependen yang digunakan adalah risikopenduduk terkena tindak pidana (crime rate). Pemodelan dilakukan denganpendekatan wilayah yaitu dengan metode Spatial Autoregressive (SAR). Variabelindependen yang diujikan antara lain kepadatan penduduk per kecamatan diSurabaya, jumlah rumah tangga miskin, jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan,jumlah penduduk berdasarkan usia 15 tahun ke atas, dan pendapatan per kapitapenduduk. Hasil analisis dengan menggunakan metode SAR menunjukkan tidakterdapat dependensi spasial lag pada variabel risiko penduduk terkena tindakpidana. Sedangkan variabel yang berpengaruh terhadap resiko penduduk terkenatindak pidana pada tingkat signifikan 5 persen adalah jumlah pendudukberdasarkan pendidikan terakhir SMP dan pedapatan per kapita.
Analisis Regresi Double Hurdle terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Perempuan Kawin dalam Kegiatan Ekonomi di Jawa Timur Ismaini Zain; Devima Christi Mukti Rantau
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1379.768 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4970

Abstract

Abstrak—Partisipasiangkatan kerja merupakan keterlibatan seseorang dalam bidang ekonomi, dibedakanmenjadi bekerja dan tidak bekerja.Persentase perempuan yang bekerja sebagianbesar adalah berstatus menikah (istri), untuk selanjutnya disebut perempuankawin. Faktor-faktor yang diduga berpengaruh adalah faktor internal dan faktoreksternal (kehadiran anak dan suami), sehingga penelitian ini bertujuan untukmengetahui karakteristik perempuan kawin dalam kegiatan ekonomi di Jawa Timur danjuga untuk mengetahui model double hurdle pada partisipasi perempuan kawindalam kegiatan ekonomi di Jawa Timur. Sumber data yang digunakan adalah dataSusenas 2011, terdapat sembilan variabel independen yang digunakan, yaitu umur,pendidikan akhir, jumlah anggota rumah tangga, jumlah anak bekerja, jumlah anakbalita, jumlah anak sekolah, umur suami, pendidikan akhir suami, dan statuskerja suami. Pada pemodelan didapatkan lima variabel yang berpengaruh terhadapkeputusan partisipasi perempuan kawin dalam ekonomi, yaitu umur, pendidikanakhir, jumlah anak balita, pendidikan akhir suami dan status kerja suami,sedangkan variabel yang berpengaruh pada persamaan konsumsi yang digunakanuntuk memprediksi pendapatan perempuan kawin yang berpartisipasi dalam ekonomiadalah umur, pendidikan akhir, jumlah anggota rumah tangga, jumlah anakbekerja, jumlah anak balita, umur suami, pendidikan akhir suami, dan statuskerja suami.
Pendekatan Regresi Nonparametrik Spline Untuk Pemodelan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) di Jawa Timur Elfrida Kurnia Litawati; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.026 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4971

Abstract

Pertumbuhanekonomi merupakan masalah perekonomian dan menjadi salah satu fenomena pentingyang dialami beberapa negara di dunia belakangan ini. Dalampembangunan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan sasaran yang diharapkandapat tercapai, terutama bagi negara berkembang. Jawa Timur merupakan salahsatu provinsi di Indonesia, yang mana pada tahun 2010, nilai LPE mencapai6,68%, masih lebih besar jika dibandingkan dengan LPE nasional di tahun yangsama yaitu sebesar 6,10%. Banyak faktor yang mempengaruhi Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) diProvinsi Jawa Timur, sehingga perlu dilakukan pemodelan untuk mengetahuifaktor-faktor apa saja yang secara signifikan mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan 4 faktor yang diduga mempengaruhi Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yaitu TPAK (x1), APBD (x2),IBS (x3), dan DAU (x4). Data tersebut merupakan data  tahun 2011yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur. Metode yang digunakanuntuk memodelkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE)ialah regresi nonparametrik spline linier dengan titik knot optimalyaitu pada kombinasi knot yang mana memiliki nilai GCV (Generalized Cross Validation) terkecil.Adapun variabel yang memberikan pengaruh signifikan adalah semua variabel dengan koefisien determinasi sebesar 85,66% yangmenunjukkan bahwa model yang terbentuk layakdigunakan untuk memodelkan pola data.
Fabrikasi dan Karakterisasi Directional Coupler dan Double Coupler dengan Bahan Serat Optik Plastik Step Index Multimode Tipe Fd-620-10 Lucky Putri Rahayu; Gatut Yudoyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.995 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3416

Abstract

Fabrikasi dan karakterisasi Directional coupler dan double coupler pada bahan serat optik plastik step index multimode tipe FD-620-10 dengan panjang kopling 28 mm dan 34 mm menggunakan pendekatan metode Fused Biconical Tapered (FBT) yang menghasilkan hasil karakterisasi yang berbeda serta memenuhi standar fabrikasi.  Hasil karakterisasi directional coupler dan double coupler menggunakan web camera dan BF5R-D1-N didapatkan parameter CR (Coupling Ratio), Le (Excess Loss), Lins (Insertion Loss) dan D (Directivity). Pada directional coupler, menggunakan web camera nilai CR=0,5003; Le=0,08 dB; Lins=3,093; dan D=17,397 dB serta menggunakan BF5R-D1-N nilai CR=0,491; Le=0,109 dB; Lins=3,045; dan D=16,045 dB. Dan pada double coupler, menggunakan web camera nilai CR=0,498; Le=0,109 dB; Lins=3,1; dan D=16,072 dB serta menggunakan BF5R-D1-N nilai CR=0,492 ; Le=0,148 dB ; Lins=3,092; dan D=14,755 dB.
Aplikasi Directional Coupler dan Double Coupler sebagai Sensor Pergeseran Mikro Anwaril Mubasiroh; Gatut Yudoyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.572 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3417

Abstract

Directional coupler dan double coupler dapat dimanfaatkan menjadi sensor pergeseran mikro dengan prinsip penjalaran gelombang cahaya yang tercoupling pada setiap daerah couplingnya. Eksperimen ini dilakukan dengan menggunakan mikrometer yang di pasang cermin datar pada ujung poros putar sebagai komponen pergeseran. Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kedua jenis divais ini dapat dimanfaatkan sebagai sensor pergeseran mikro dengan performansi yang cukup baik. Adapun parameter-parameter sensor pergeseran untuk masing-masing directional coupler dan double coupler adalah besar jangkauan 4160 μm dan 4700 μm, daerah kerja 3180 μm dan 2420 μm, serta sensitivitas 0,0661 au/ μm dan 0,0445 au/ μm.
Aplikasi Double Coupler Serat Optik Multimode sebagai Sensor Kemolaran Larutan NaCl Retno Fatma Megawati; Gatut Yudoyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.172 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3523

Abstract

Sensor kemolaran larutan NaCl telah dibuat dari directional double coupler serat optik multimode. BF5R-D1-N digunakan sebagai sumber cahaya yang berasal dari LED merah dengan panjang gelombang 660 nm dan phototransistor sebagai detektor. Variasi kemolaran larutan NaCl (0-5 M) dan variasi jenis kupasan diberikan dalam penelitian ini. Prinsip kerja dari sensor ini adalah mendeteksi rugi daya pada setiap adanya perlakuan. Hasilnya adalah rugi daya yang terdeteksi berbanding lurus dengan molaritas dan panjang kupasan. Probe sensor dengan kupasan pada daerah jaket dan cladding lebih sensitif dibandingkan dengan probe sensor dengan kupasan hanya pada daerah jaket.
Studi tentang Pemanfaatan Pandu Gelombang Slab berbasis Polymethyl Methacrylate (PMMA) Hasil Fabrikasi dengan Teknik Spin Coating sebagai Alat Ukur Massa Mefina Yulias Rofianingrum; Gatut Yudoyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.08 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3815

Abstract

Pandu Gelombang Slab telah banyak digunakan untuk berbagai macam aplikasi. Salah satu aplikasi Pandu Gelombang Slab adalah sebagai Alat Ukur Massa. Penelitian ini memfokuskan pada studi tentang aplikasi Pandu Gelombang Slab sebagai Alat Ukur Massa dengan melakukan pembebanan terhadap pandu gelombang hasil fabrikasi dengan lapisan tipis berbahan Polymethyl Methacrylate (PMMA). Proses fabrikasi dilakukan dengan Teknik Spin Coating dengan kecepatan putar 1000 rpm hingga 2000 rpm selama 60 detik. Dari hasil fabrikasi kemudian dilakukan karakterisasi untuk mengetahui ketebalan lapisan tipis yang dibuat kemudian dilakukan pengamatan dengan melewatkan laser He-Ne pada lapisan tipis melalui fiber optik single mode. Dari karakterisasi diketahui bahwa hasil fabrikasi merupakan Pandu Gelombang Slab single mode dengan ketebalan lapisan tipis 12,2 µm. Pandu gelombang tersebut kemudian diberikan pembebanan hingga sebesar 13,5637 gr. Dari penelitian diketahui bahwa Pandu Gelombang dapat dimanfaatkan menjadi Alat Ukur Massa dengan rentang pengukuran antara 1,8559 gr sampai dengan 3,6733 gr. Makin besar massa beban yang diberikan maka posisi sinar yang terpandu semakin turun.

Page 4 of 14 | Total Record : 132