cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 279 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016)" : 279 Documents clear
Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Unmet Need KB di Provinsi Jawa Timur dengan Pendekatan Regresi Nonparametrik Spline Anita Trias Anggraeni; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.138 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16532

Abstract

Unmet Need KB adalah wanita kawin yang tidak ingin punya anak lagi atau ingin menjarangkan kehamilan tetapi tidak menggunakan alat/cara kontrasepsi. Tingginya angka Unmet Need KB dalam permasalahan program KB mengindikasikan rendahnya prevalensi kontrasepsi yang berakibat tingginya angka kelahiran dan memicu terjadi ledakan penduduk. Pemerintah Provinsi Jawa Timur khususnya BKKBN memiliki target Unmet Need KB sebesar 7%. Namun kenyataanya dari tahun 2011 – 2014 Unmet Need KB terus mengalami kenaikan hingga 10,48%. Berdasarkan fakta tersebut, permasalahan Unmet Need KB di Jawa Timur ini sangat komplek dan krusial. Oleh sebab itu, dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Unmet Need KB di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode regresi nonparametrik spline karena 5 variabel yang diduga berpengaruh memiliki pola yang tidak berbentuk sehingga sesuai dengan metode Spline yang dapat mengestimasi data yang tidak berpola. Model terbaik diperoleh dari titik knot optimal berdasarkan nilai Generalized Cross Validation (GCV) terkecil. Berdasarkan hasil penelitian, 5 variabel dinyatakan mempengaruhi Unmet Need KB di Jawa Timur yaitu persentase wanita pendidikan tidak tamat SD, persentase wanita bukan peserta KB yang diskusi KB dengan PLKB, persentase wanita bekerja, persentase pria & wanita yang mengetahui minimal satu jenis alat/cara KB dan jumlah pelayanan KB. Pemodelan terbaik dengan nilai GCV paling minimum pada kombinasi titik knot sebesar 2,855  memiliki nilai sebesar 82,76 %.
Pemodelan Konsumsi Energi Listrik Pada Sektor Industri di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Metode Regresi Data Panel Marsha Fitrantie; Wahyu Wibowo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.572 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16534

Abstract

Konsumsi energi listrik sektor industri di Provinsi Jawa Timur terdapat permasalahan dalam penyediaan jumlah pasokan distribusi listrik. Keberagaman konsumsi energi listrik sektor industri pada masing-masing Area akan menjadi informasi bagi PT PLN (Persero) dalam menentukan jumlah pasokan distribusi listrik pada masing-masing Area. Dari informasi tersebut nantinya akan dapat diduga Area manakah yang menjadi menjadi konsumen energi listrik tertinggi sehingga menyebabkan terjadinya kekurangan pasokan energi listrik hingga mencapai 600 Mega Watt setiap harinya. Oleh sebab itu, penelitian ini akan menggunakan Metode Regresi Data Panel yang secara khusus akan memperhatikan model dengan koefisien intersep berbeda-beda pada masing-masing individu/subjek (Area). Data penelitian digunakan mulai tahun 2004 hingga tahun 2014dengan jumlah unit individu (subjek) sebanyak 16 Kantor Area PT PLN (Persero). Variabel prediktor yang digunakan adalah Banyaknya Pelanggan (X1) dan Daya Terpasang (X2) yang diamati setiap tahun. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemodelan regresi data panel yang terbaik menggunakan Fixed Effect Model (FEM) dengan koefisien determinasi sebesar 99,57%. Berdasarkan nilai intersep dapat diketahui Area Pasuruan, Area Surabaya Barat, dan Area Mojokerto merupakan konsumen energi listrik sektor industri tertinggi.
Peramalan Curah Hujan di Wilayah Surabaya Timur dengan Vector Autoregressive Neural Network Febrian Kristianda; Kartika Fithriasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.019 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16535

Abstract

Hujan merupakan suatu peristiwa alam yang terjadi di setiap wilayah. Intensitas hujan di beberapa wilayah yang saling berdekatan mengindikasi ada pola curah hujan yang sama setiap tahunnya. Pemodelan time series dengan menggunakan lebih dari satu variabel dapat dipergunakan jika melihat hubungan pola curah hujan tersebut. Tetapi seringkali data curah hujan mengandung pola-pola non linier, sehingga diperlukan metode non lini-er untuk mengantisipasinya. Sehingga dalam penelitian ini digunakan pemodelan VAR-NN yang merupakan gabu-ngan antara metode pemodelan time series linier dan non linier untuk kasus curah hujan di dua kelurahan yang be-rada di wilayah Surabaya Timur. Berdasarkan hasil anali-sis yang diperoleh diketahui untuk model VAR terbaik yaitu VARIMA (5,1,0) (0,1,0)36, sedangkan untuk pemode-lan VAR-NN yang terbaik adalah arsitektur jaringan dengan jumlah neuron pada input layer sebanyak 8, 2 neuron pada hidden layer, dan pada lapisan output seba-nyak 2 neuron
Analisis Kepuasan dan Loyalitas Pengunjung Terhadap Pelayanan di Kawasan Wisata Goa Selomangleng Kota Kediri dengan Pendekatan Structural Equation Modeling Yollafie Asmara; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.976 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16536

Abstract

Kawasan Wisata Goa Selomangleng merupakan salah satu obyek wisata di Kota Kediri. Jumlah pengunjung pada tahun 2014 mencapai 105.262 pengunjung, sedangkan tahun 2015 jumahnya menurun drastis sebesar 75.765 pengunjung. Berdasarkan hal tersebut diperlukan sebuah penelitian untuk menganalisis tingkat kepuasan dan loyalitas pengunjung Kawasan Wisata Goa Selomangleng. Data yang digunakan merupakan data primeryang dianalisis menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA),Structural Equation Modeling (SEM), dan Net Promoter Score (NPS). Terdapat 33 indikator yang terdiri dari 25 indikator variabel kualitas pelayanan, 3 indikator variabel kepuasan, dan 5 indikator variabel loyalitas. Hasil IPA menyatakan, indikator yang perlu diperbaiki adalah kinerja petugas dalam memberikan rasa nyaman dan pelayanan yang baik, kebersihan fasilitas umum serta kebersihan lingkungan. Sedangkan analisis SEM menghasilkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara variabel kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung, kualitas pelayanan terhadap loyalitas pengunjung dan variabel kepuasan dengan loyalitas pengunjung. Selain itu, terdapat pengaruh tak langsung antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas dan hubungan kualitas pelayanan terhadap loyalitas melalui variabel kepuasan. Tingkat loyalitas pengunjung tergolong sangat rendah yaitu sebesar -13%. Artinya, besar kemungkinan pengunjung akan berpindah ke tempat wisata lain.
Penerapan Diagram Fuzzy U pada Pengontrolan Kualitas Produk Kaca Automotive Tipe Laminated Vela Riski Pradini; Muhammad Mashuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.744 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16539

Abstract

Saat ini industri manufaktur Indonesia menunjukkan suatu peningkatan yang signifikan, namun industri kaca justru mengalami penurunan sebesar 2% sejak Tahun 2010. Hal ini menunjukkan keadaan yang kontradiksi dengan potensi yang dimiliki Indonesia untuk mendukung perkembangan industri kaca. PT. Asahimas Flat Glass Tbk. sebagai salah satu produsen kaca terbesar di Indonesia, dituntut untuk menjalankan proses produksi secara baik dan benar agar menghasilkan produk yang sesuai dengan harapan konsumen. Pada prosesnya, seringkali ditemukan produk cacat, dimana dalam penentuan status kaca apakah layak diterima atau tidak, kerap ditemukan kesamaran karena proses penentuannya yang dilakukan secara visual oleh operator. Oleh karena itu, pada penelitian ini digunakan diagram fuzzy u untuk mengetahui suatu proses produksi berada dalam batas kontrol atau tidak dengan mempertimbangkan faktor kesamaran dalam suatu kasus. Diagram kontrol fuzzy u menunjukkan bahwa dari total 207 pengamatan, terdapat 65 pengamatan in control, 45 pengamatan rather in control, 24 pengamatan rather out of control, dan 73 pengamatan out of control. Selain itu, proses yang tergolong out of control paling banyak ditemukan pada Bulan Januri 2015. Hal ini disebabkan karena banyak ditemukannya cacat pada produk, seperti cacat bubble, scratch, serta cullet.
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Jumlah Kasus Tuberculosis di Surabaya Tahun 2014 Menggunakan Geographically Weighted Negative Binomial Regression Sri Indahwati; Mutiah Salamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.343 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16542

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi kronik dan menular yang erat kaitannya dengan keadaan lingkungan dan perilaku masyarakat. TB merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman  Mycobacterium tuberculosis. Kota Surabaya merupakan kota dengan jumlah kasus TB tertinggi dibandingkan 38 kota/kabupaten lain di Jawa Timur. Jumlah kasus TB yang terjadi tiap kecamatan berbeda-beda. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap jumlah kasus TB di tiap kecamatan sehingga jumlah penderita TB bisa diminimalisir. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk pemodelan jumlah kasus TB adalah Binomial Negatif dan dengan menambahkan aspek spasial maka digunakan Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) dengan fungsi pembobot fungsi kernel adaptive bi-square. Hasil penelitian menunjukkan terjadi 2 pengelompokan kecamatan berdasarkan variabel-variabel yang signifikan dengan variabel globalnya yaitu kepadatan penduduk dan persentase penderita HIV. Sedangkan variabel lain yang berpengaruh terhadap jumlah kasus TB di beberapa kecamatan di Surabaya yaitu persentase rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat.
Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi terhadap Angka Harapan Hidup dan Angka Kematian Bayi di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Menggunakan Analisis Regresi Multivariat Rahajeng Dwi Anjas Pratiwi; Wahyu Wibowo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.439 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16544

Abstract

Pembangunan kesehatan merupakan upaya memenuhi salah satu hak dasar untuk memperoleh akses atas kebutuhan pelayanan kesehatan yang murah dan baik. Keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan dengan meningkatnya taraf kesehatan untuk masyarakat yang ditandai oleh semakin menurunnya angka kematian bayi dan semakin meningkatkan angka harapan hidup. AHH merupakan salah satu indikator kemampuan dalam menjaga kesehatan rakyat dengan meningkatkan sosial ekonomi, fasilitas kesehatan, kecukupan gizi, dan kesehatan lingkungan. Beberapa faktor yang terkait dengan kematian bayi adalah berat badan bayi rendah, kesehatan ibu, pemberian asupan nutrisi, serta perilaku hidup sehat. Secara umum angka harapan hidup dan angka kematian bayi memiliki hubungan yang saling timbal balik. Penelitian ini menggunakan metode regresi multivariat dengan dua variabel respon yang saling berhubungan. Hasil pemodelan dengan sepuluh variabel prediktor menunjukkan banyak variabel prediktor tidak signifikan karena terindikasi adanya multikolinieritas, sehingga dilakukan analisis faktor untuk mereduksi variabel prediktor. Hasil reduksi terbentuk tiga faktor. Hasil pemodelan dengan tiga faktor menunjukkan bahwa faktor kesehatan lingkungan (F1) dan faktor fasilitas kesehatan balita (F3) berpengaruh signifikan terhadap angka harapan hidup dan angka kematian bayi. Sementara untuk faktor fasilitas kesehatan masyarakat (F2) memiliki hubungan yang lemah terhadap angka harapan hidup dan angka kematian bayi.
Pemodelan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menggunakan Data Panel Dinamis dengan Pendekatan Generalized Method of Moment Arellano-Bond Dessy Nabilah; Setiawan Setiawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.98 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16545

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan perubahan aktivitas perekonomian dalam menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu. Variabel-variabel ekonomi bersifat dinamis sehingga pada penelitian ini digunakan pemodelan menggunakan metode regresi data panel dinamis. Metode regresi data panel dinamis tidak hanya untuk mengetahui efek jangka pendek (short-run effect), namun juga efek jangka panjang (long-run effect). Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah investasi luar negeri, pengeluaran pemerintah dan penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan hasil analisis estimasi Generalized Method of Moment (GMM) Arellano-Bond, variabel yang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi adalah investasi luar negeri dan pengeluaran pemerintah. Selanjutnya mendapatkan pemodelan dan mengetahui elastisitas jangka pendek dan jangka panjang. Elastisitas jangka pendek investasi luar negeri sebesar 0,00269 dan jangka panjang sebesar 0,08661. Hal ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan 10 persen investasi luar negeri suatu provinsi, maka akan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara jangka pendek sebesar 0,0269 persen dan jangka panjang sebesar 0,8661 persen. Elastisitas jangka pendek pengeluaran pemerintah sebesar 0,00198 dan jangka panjang sebesar 0,06384. Hal ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan 10 persen pengeluaran pemerintah suatu provinsi, maka akan meningkatkan PDRB secara jangka pendek sebesar 0,0198 persen dan jangka panjang sebesar 0,6384 persen.
Pemodelan Status Ketahanan Pangan di Provinsi Jawa Timur dengan Pendekatan Metode Regresi Probit Biner Febriliani Masitoh; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.532 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16549

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi dan pemenuhannya merupakan hak asasi manusia yang telah dijamin dalam UU RI guna mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan nasional. Suatu wilayah dapat mencapai ketahanan pangan apabila mampu mencapai tiga dimensi, yaitu keterjangkauan, ketersediaan, serta pemanfaatan pangan. Pada peta ketahanan dan kerentanan pangan nasional, kabupaten-kabupaten di Jawa Timur masuk dalam dua kategori, yaitu ketahanan pangan sedang dan relatif tahan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik status ketahanan pangan, memodelkan faktor-faktor yang diduga mempengaruhi ketahanan pangan di Jawa Timur menggunakan metode regresi probit biner, dan membandingkan hasil prediksi model dengan klasifikasi status ketahanan pangan aktual. Data sekunder yang digunakan mengenai variabel yang diduga mempengaruhi ketahanan pangan, yaitu rasio konsumsi normatif per kapita terhadap ketersediaan bersih serealia, persentase penduduk dibawah garis kemiskinan, persentase desa dengan akses penghubung kurang memadai, persentase rumah tangga tanpa akses listrik, persentase perempuan buta huruf, persentase rumah tangga tanpa akses ke air bersih, persentase desa dengan jarak lebih dari 5 Km dari fasilitas kesehatan, persentase balita pendek, dan angka harapan hidup pada 29 kabupaten di Jawa Timur tahun 2014. Berdasarkan analisis data dan pembahasan menggunakan metode regresi probit biner dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan adalah persentase rumah tangga tanpa akses ke air bersih dan angka harapan hidup. Diperoleh ketepatan klasifikasi sebesar 93,103 persen dan nilai Pseudo R2 McFadden sebesar 74,6 persen. Kabupaten yang masuk dalam ketahanan pangan sedang mayoritas berada di Provinsi Jawa Timur bagian timur.
Pemodelan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri di Indonesia dengan Pendekatan Regresi Data Panel Dinamis Aviolla Terza Damaliana; Setiawan Setiawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.367 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.16550

Abstract

Penyerapan tenaga kerja sektor industri adalah lowongan pekerjaan di sektor Industri yang sudah diisi oleh pencari kerja dan pekerja. Penyerapan tenaga kerja tersebut diperlukan dalam distribusi pendapatan yang nantinya akan berdampak pada pembangunan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah memodelkan penyerapan tenaga kerja sektor industri serta melihat pengaruh elastisitas jangka pendek maupun jangka panjangnya. Variabel yang diduga mempengaruhi penyerapan tenaga kerja sektor industri di Indonesia antara lain, PDRB, UMP, dan produktivitas tenaga kerja. Model yang digunakan adalah regrei data panel dinamis dengan menggunakan GMM Arellano-Bond. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara jangka pendek elastisitas untuk PDRB, UMP, dan produktivitas tenaga kerja sebesar 0,350, -0,163, dan -0,005. Adapun elastisitas jangka panjang untuk PDRB, UMP, dan produktivitas tenaga kerja sebesar 1,210, -0,564, dan -0,017.

Page 3 of 28 | Total Record : 279