Articles
139 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2018)"
:
139 Documents
clear
Pengembangan Material Serat Sabut Kelapa untuk Home Decor
Elna Wahyuning Tyas;
Ellya Zulaikha
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.208 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36573
Indonesia adalah penghasil kelapa terbesar di dunia sebesar 18.3 juta ton pertahunnya. Sabut kelapa merupakan hasil samping dan merupakan bagian yang terbesar dari buah kelapa, yaitu sekitar 35 persen dari bobot buah kelapa. Dengan demikian maka terdapat sekitar 6,4 juta ton limbah sabut kelapa yang dihasilkan dan belum termanfaatkan. Sejauh ini, sabut kelapa merupakan bahan baku untuk industri otomotif, home appliancedan kerajinan seperti sapu dan keset khususnya di Indonesia. Penelitian dimulai dengan melakukan survey lapangan dan wawancara dengan distributor dan pengrajin serat sabut kelapa yang dilanjutkan dengan eksperimen material. Lalu penulis melakukan analisis terhadap eksperimen material tersebut, analisis luaran produk, dan studi bentuk melalui moodboard, studi user melalui persona, studi market melalui tinjauan produk sejenis dan studi pasar melalui segmentasi pasar dan positioning product. Melalui hasil eksperimen dan penelitian ini diperoleh bahwa produk serat sabut kelapa dapat dibentuk se-fleksibel mungkin dengan menganyam sabut kelapa pada rangka baja, sehingga bentuk yang diperoleh tidak hanya terbatas menjadi bentuk persegi empat seperti yang biasa diterapkan pada keset. Konsep produk yang dikembangkan pada penelitian ini adalah konsep rustic, karena menyesuaikan dengan karakter sabut kelapa yang cenderung kaku dan kasar.Sebagai langkah awal, produk yang dihasilkan adalah home décoruntuk di café atau hotel.
Eksplorasi Material Alami: Bahan Anti Semut untuk Produk Dinnerware
Indana Ulfah Sitopmul;
Ellya Zulaikha
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.163 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36582
Aktivitas makan merupakan aktivitas primer sehari-hari yang tak lepas dari kerawanan permasalahan gangguan semut. Semut yang datang tersebut ada kemungkinan membawa bakteri yang dapat mengkontaminasi kualitas makanan. Salah satu cara yang sering digunakan untuk mengantisipasi semut adalah menggunakan bahan kimia seperti kapur semut atau obat semprot. Namun penggunaan bahan kimia mengandung potensi bahaya, terutama jika bahan tersebut tidak termasuk kategori food grade. Adapun cara lain untuk mengantisipasi datangnya semut adalah menggunakan bahan alami seperti kayu manis, cengkeh, kopi dan teh. Bahan-bahan tersebut dapat mengacak sistem sensor pada semut untuk menemukan makanan. Pada penelitian ini penggunaan bahan kayu manis dan cengkeh diekplorasi menjadi produk dinnerware, karena produk dinnerware anti semut masih belum banyak dikembangkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen untuk menemukan komposisi yang tepat agar diperoleh dinnerware yang rigid. Selanjutnya, dilakukan eksplorasi bentuk. Akhirnya dilakukan uji ketahanan produk terhadap semut untuk mengetahui seberapa lama dan seberapa kuat produk dinnerware anti semut alami ini dapat mengantisipasi datangnya semut.
Peningkatan Motivasi Komunikasi Oral bagi Siswa SLB Tunarungu dengan Ruang Kelas Berkonsep Tipografi Interaktif & Natural
Talita Rahmanea;
Lea Kristina Anggraeni
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36832
Pendidikan luar biasa di Indonesia bagi penyandang difabelitas merupakan sebuah kebutuhan yang krusial. Anak berkebutuhan khusus (ABK) mendapat pendidikan berupa Pendidikan Luar Biasa dengan bentuk sarana Sekolah Luar Biasa. Bagi Sekolah Luar Biasa khusus tunarungu, secara umum menekankan kebutuhan dari siswanya untuk dapat berkomunikasi, terutama secara oral melalui kurikulum pendidikan dan sistem pembelajaran yang menunjang, sedangkan secara infrastruktur bangunan mayoritas masih belum mendukung kebutuhan tersebut. Redesain interior ruang kelas siswa dirasa perlu guna menambahkan semangat belajar komunikasi oral siswa, terutama dalam ruang kelas yang digunakan sehari-hari. SLB-B Karya Mulia Surabaya merupakan salah satu sekolah luar biasa khusus tunarungu yang menyediakan empat jenjang sekaligus serta menawarkan fasilitas untuk umum di Surabaya. Selain memberikan pelayanan dalam pendidikan dari jenjang TKLB hingga SMALB, SLB-B Karya Mulia Surabaya juga memiliki pelayanan terapi. Dalam tahap pembelajaran komunikasi, jenjang usia yang sesuai dan paling efektif adalah sejak dini, terutama ketika menginjakkan kaki di jenjang sekolah dasar. Pengembangan desain interior ruang kelas SDLB-B Karya Mulia Surabaya menggunakan konsep tipografi interaktif natural yang memperhatikan unsur alam yang ada pada lingkungan sekitar anak dan unsur tipografi yang dikemas dalam bentuk interaktif sebagai bagian dari media edukasi penyandang tunarungu. Perencanaan desain ruang kelas mengutamakan unsur warna yang bersifat terapis, penggunaan material alam seperti kayu yang memberikan kesan relaksasi, serta penggunaan tipografi pada mural dinding dan bentukan elemen estetis. Penerapan konsep interaktif natural tipografi pada desain interior ruang kelas SDLB-B Karya Mulia Surabaya diharapkan dapat meningkatkan keterampilan siswa-siswi tunarungu dalam berkomunikasi secara oral dan mampu utnuk berkomunikasi dengan masyarakat di sekitarnya
Perancangan Karakter Utama Serial Animasi "Little Bird" dengan Mengadaptasi Burung Endemik Indonesia
Faishal Abyan Harmandito;
Nugrahardi Ramadhani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (84.426 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.37027
Rencana pemerintah dalam menargetkan pembangunan ekonomi kreatif di Indonesia periode 2015-2019 adalah dengan pengembangan Intellectual Property (IP) di sektor industri kreatif. Animasi merupakan salah satu bidang industri kreatif yang memiliki potensi yang besar karena dampaknya yang mampu memicu industri-industri lainnya untuk ikut berkembang dan mampu mengenalkan Indonesia dengan memanfaatkan sumber kekayaan alam dan budaya sebagai konsep dasar dalam pembuatannya. Perancangan ini berfokus pada penciptaan desain karakter utama dalam serial animasi “Little Bird” yang merupakan penggabungan konsep dengan mengangkat kasus perundungan sebagai tema cerita dan menggunakan kekayaan alam dan keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia untuk diadaptasi ke dalam sebuah bentuk serial animasi. Metode dalam perancangan ini menggunakan metode sampling secara geografis, demografis, dan psikografis target audiens. Pengumpulan data primer dilakukan secara kualitatif dengan pencarian sumber berupa literatur-literatur ilmiah, observasi burung endemik Indonesia, wawancara terhadap pakar animasi, melakukan Focus Group Discussion (FGD), serta melakukan studi eksperimental terhadap konsep dasar karakter. Data sekunder berupa studi eksisting film-film animasi dan karakter animasi, studi literatur dan teori-teori terkait. Hasil akhir perancangan ini berupa video turntable 6 karakter utama yang berisi tentang deskripsi setiap karakter, eskpresi, dan aktifitas setiap karakter berdurasi kurang lebih 1 menit setiap karakternya. Selain itu, dengan adanya perancangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai kajian dan referensi bagi industri animasi. Diharapkan juga dapat menjadi konsep baru dalam pengembangan IP.
Penerapan Gaya Modern Urban pada Interior Sebuah Perusahaan Pengembang Bisnis Properti
Ima Nur Lailatul Faridah;
Nanik Rachmaniyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.825 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.37122
Pertumbuhan pasar properti yang pesat memicu persaingan antar perusahaan pengembang properti. Masing-masing perusahaan berlomba meningkatkan kualitas untuk menarik minat pasar salah satunya di bidang interior. Interior perusahaan selain terlihat menarik dan rapi juga dapat mencerminkan identitas perusahaan. Konsep interior modern urban adalah paduan konsep yang menonjolkan perusahaan dengan karakter profesional, kompetitif, dan inovatif. Konsep modern mewakili sifat kekinian. Konsep urban mewakili gaya hidup dengan aktivitas tinggi, serba cepat, dan penuh kompetisi. Aplikasi konsep modern urban pada interior perusahaan pengembang properti meliputi berbagai aspek mulai dari dinding, lantai, plafon, furnitur, dan elemen estetis. Penerapan konsep modern menggunakan konsep glossy dan simple geometric. Penerapan konsep urban menggunakan konsep mobile dan unfinish.
Perancangan Komik Digital Untuk Mempromosikan 30 Ikon Kuliner Nusantara
Surya Bagus Sasongko Jati;
Rabendra Yudistira Alamin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.37035
Indonesia terkenal di mata dunia sebagai negara dengan beragam kebudayaan dan ribuan kepulauan. Karena keberagaman tersebut, ragam jenis masakan muncul dengan jumlah mencapai ribuan, bahkan lebih. Melalui potensi tersebut terdapat peluang untuk mengembangkan salah satu sub sektor Pariwisata Indonesia, yaitu Pariwisata kuliner. Pariwisata kuliner sebelumnya telah dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata guna memperkenalkan masakan Indonesia, yaitu dengan mencanangkan 30 nama Ikon Kuliner Nusantara yang akan menjadi wajah Pariwisata kuliner Indonesia di mata internasional. Selain menjadi wajah Pariwisata kuliner Indonesia, dilaksanakannya program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mancanegara akan keragaman makanan yang ada di Indonesia. Media promosi yang akan digunakan dalam perancangan ini adalah media komik, komik dipilih karena media ini dapat menjelaskan informasi serta cerita secara sekuensial dengan menggunakan panel, dalam perancangan ini tipe dari komik yang akan digunakan adalah komik digital. Komik digital dipilih karena dapat memudahakan pendistribusian dari komik 30 Ikon Kuliner kepada pembaca dari mancanegara, konsep dari komik akan menceritakan cara memasak, bahan serta cerita dibalik tiap ikon kuliner dengan menggunakan komik tipe Vertikal kontinyu. Luaran dari perancangan ini akan berupa komik yang dapat menyajikan informasi yang deskriptif serta informatif tentang ke 30 Ikon Kuliner Nusantara.
Desain Food Truck Zangrandi Sebagai Sarana Pendukung Media Promosi Untuk Kawasan Food Truck Area di Surabaya
Burhanuddin Burhanuddin;
Andhika Estiyono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (758.233 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.37366
Perancangan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kompetitor brand luar dalam kategori makanan dan minuman, sub-kategori toko es krim, berdasarkan sumber dari daftar Top Brand Index 2016 fase 2 dengan urutan Baskin Robbins 23,1%, Zangrandi 7,8%, Fountain 7,4%, ragusa 3,2%, Haagen-Dasz 3,0%. Gencarnya pemasaran yang dilakukan oleh kompetitor mengakibatkan penurunan TBI ( Top Brand Index) sebesar 2-7% tiap tahunnya dari awal tahun 2012 yang mengakibatkan turunnya minat terhadap brand lokal terutama Zangrandi yang berpusat di Jl. Yos Sudarso, Surabaya. Disertai dengan makin maraknya media promosi dengan sistem mobile, sebagai selling channel yang mulai banyak diminati saat ini yaitu food truck, yang memiliki area khusus tersebar dibeberapa pusat keramaian di Kota Surabaya. Zangrandi memerlukan sebuah rancangan food truck sebagai strategi media promosi dan pemasaran dalam merebut peluang pasar toko es krim di area Surabaya dan beberapa cabangnya yang tersebar di kota-kota besar. Tujuan perancangan ini untuk mendesain food truck Zangrandi sebagai media promosi dan optimalisasi distribusi produknya serta memecahkan permasalahan-permasalahan nyata yang ditemukan dalam perancangan visual promosi sebuah usaha food truck. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan melakukan deep interview dengan pengelola serta pendekatan ergonomi dan antropometri. Penulis juga ikut terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui suasana yang sebenarnya. Hasil dari perancangan ini berupa desain food truck Zangrandi dengan konsep yang mempertahankan kesan klasik tempo dulu dan konfigurasi kabin pada interior platform untuk menunjang aktifitas operator serta sebagai media promosi yang sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman dan diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk dari Zangrandi.
Parameterisasi dalam Penggabungan Program Arsitektur
Markus Parcoyo;
Endy Yudho Prasetyo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.31217
Pada saat ini kebutuhan manusia dalam beraktivitas dalam suatu konteks telah menjadi semakin kompleks dan dinamis (gambar 1). Kompleks dan dinamis yang dimaksud adalah, aktivitas manusia semakin beragam dan berubah-ubah seiring waktu. Hal ini memicu perubahan dalam arsitektur yang mana merupakan respon manusia akan pemenuhan kebutuhannya dalam beraktivitas[1], untuk berkembang menjadi kompleks dan dinamis. Perkembangan ini selanjutnya ditandai dengan adanya fenomena menggabungnya dua atau lebih program dalam sebuah arsitektur, crossprograming, transprograming, disprograming [2]. Dalam menggabungkan dua atau lebih program dalam sebuah arsitektur dibutuhkan suatu cara yang efektif sekaligus memberikan hasil yang optimal. Oleh sebab itu, teknik parameterisasi dipilih karena kemampuannya dalam memetakan karakteristik program arsitektur secara terperinci. Teknik ini memetakan setiap karakteristik program arsitektur dengan menggunakan beberapa parameter. Hasil pemetaan data selanjutnya akan digunakan sebagai acuan dasar dalam melakukan perancangan. Pemetaan ini bertujuan untuk memudahkan perancang dalam memberikan respon yang tepat dalam menggabungkan program arsitektur. Sehingga menghasilkan sebuah arsitektur yang kompleks dan dinamis.
Architecture Design Proposal as a Syntax for Elderly Rejuvenation
Grace Novita Silalahi;
FX.Teddy Badai Samodra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.961 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34314
Every year there are an additional number of elderly. Old age is the phase of human life cycle where the elderly feel it as the life phase with the longest journey. In this phase elderly mostly feel lost part of themselves and cause depression because elderly feeling lost part of themselves.The elderly as an independent person doesn’t want to depend on their child or their family both physically and economically. Architectural object design for productive elderly that still can fulfil their daily needs and they has desire to work again to spent the rest of their life time for aging productively in a community to work and for life.The proposed architectural object is SOHO (Small Office Home Office) for productive elderly and youth can both learning from each other and working together in one community.Biomimetic from beehive ecosystem level to approach behavior setting syntax for elderly rejuvenation. Beehive ecosystem level inspired how to create a sustainable ecosystem that can lead elderly rejuvenation by using space syntax that suitable with elderly behaviour setting.
Underground Museum: Penyelesaian Perilaku Menyimpang di Kawasan Alun - alun dengan Arsitektur Perilaku
Mukhammad Haniv Vairuz;
Bambang Soemardiono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.933 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.32401
Manusia adalah objek yang menarik jika dihubungkan dengan arsitektur. Pasalnya setiap individu memiliki keinginan dan kebutuhan yang berbeda - beda , hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti perkembangan zaman, gender, usia, hingga kebangsaannya. Sedangkan arsitektur dituntut untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang tak lain adalah manusia, oleh karena itu hal tersebut menarik untuk dibahas melalui sudut pandang arsitektur. Dalam konteks kawasan alun - alun terdapat individu maupun beberapa kelompok pengguna yang memanfaatkan alun - alun sebagai sarana bersantai bersama keluarga, berolahraga sampai mengadakan event. hal tersebut terus berubah seiring perkembangan zaman dengan memperhatikan norma - norma yang ada. Mulai dari alun - alun sebagai tempat untuk ritual keagamaan, simbol kekuasaan sampai menjadi ruang publik yang bebas diakses dan digunakan oleh siapa saja. Perubahan sifat dan fungsi alun - alun tak luput dari campur tangan penggunanya dan lingkungan sekitar dimana pola perilaku pengguna dan image sakral bangunan sekitar dalam menggunakan alun - alun yang mampu merubah sifat dan fungsi alun - alun menjadi sebuah tempat yang bisa dinikmati semua kalangan. Tidak memandang sebelah mata juga kepada pengguna yang keliru dalam mengartikan perkembangan zaman dan fungsi alun - alun, seperti memanfaatkan alun - alun sebagai sarana untuk berprilaku asusila di tempat umum. Perilaku menyimpang pada alun - alun tersebut menimbulkan berbagai respon termasuk yang sangat terlihat adalah peran lingkungan sekitar dalam hal ini ke-sakral-an dari kawasan alun - alun yang sudah luntur sehingga mendorong pengguna melakukan perbuatan tersebut. Arsitektur perilaku dirasa mampu mengatasi permasalahan tersebut karena dalam perancangannya yan gmenitikberatkan pada pola perilaku manusia dengan arsitektur dan lingkungannya baik dalam hal bertentangan maupun bersanding.