cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 119 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 119 Documents clear
Analisis Perbedaan dan Preferensi Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Food Souvenir Noriko Agnita Masroeri; Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2039.737 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.46901

Abstract

Pada beberapa tahun terakhir, industri pariwisata merupakan salah satu industri yang sedang berkembang di Indonesia. Hal ini menjadi peluang besar bagi perusahaan yang bergerak dibidang penyedia produk oleh-oleh. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji perbedaan dan preferensi konsumen terhadap atribut dalam pemilihan produk food souvenir. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode konklusif deskriptif dengan pengambilan sampel multiple cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner secara online dengan metode selfadministered kepada 321 responden yang memiliki kriteria pernah membeli produk oleh-oleh di Surabaya dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Chi Square (X2) dan Conjoint. Temuan utama dari penelitian ini bahwa pada analisis Conjoint memperlihatkan bahwa responden lebih menyukai produk makanan ringan yang dijual di toko sendiri dengan harga di bawah IDR 50.000
Pemodelan Ketahanan Pangan di Jawa Timur Menggunakan Metode Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression (GWOLR) Vida Faiza Rochmah; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.054 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.47021

Abstract

Ketahanan pangan adalah suatu kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai perseorangan, yang tercermin dari ketersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Provinsi Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah kabupaten/kota paling banyak di Indonesia merupakan provinsi dengan prestasi sebagai lumbung padi nasional tahun 2018. Namun berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Nasional Tahun 2018 terdapat 15 kabupaten/kota di Jawa Timur yang masih masuk dalam kelompok dengan status prioritas ketahanan pangan sedang hingga rendah. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dilakukan pemodelan ketahanan pangan kabupaten/kota di Jawa Timur menggunakan Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression (GWOLR) dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya dan faktor geografis. Sumber data digunakan dari badan Ketahanan Pangan Nasional dengan menggunakan 8 variabel prediktor dan satu variabel respon yang merupakan katagori ketahanan pangan di Jawa Timur. Hasil analisis didapatkan model GWOLR terbaik terdiri X4, X5, X6, X7 dan X8 dengan ketepatan kalsifikasi pemetaan wilayah sebesar 94,7%
Penentuan Jenis Komoditas Unggulan Sub Sektor Perikanan Budidaya di Kabupaten Lamongan Dini Rizki Rokhmawati; Sardjito Sardjito
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.295 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.47284

Abstract

Kabupaten Lamongan merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi perikanan budidaya. Terlihat dari kontribusi nilai produk yang tinggi dan peningkatan produksi disetiap tahunnya, yaitu sebesar 2.1% dari tahun 2016 ke tahun 2017. Perikanan budidaya di Kabupaten Lamongan memiliki berbagai macam jenis komoditas dengan produksi yang beragam yang tentunya berdampak pada perekonomian di Kabupaten Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis komoditas unggulan sub-sektor perikanan budidaya di Kabupaten Lamongan. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui jenis komoditas unggulan adalah Location Quotient dan Shift Share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan jenis komoditas unggulan  yang tersebar ke beberapa kecamatan di Kabupaten Lamongan. Delapan jenis komoditas unggulan tersebut adalah ikan mas, bandeng, tawes, lele, kerapu, udang vanname, udang lainnya, dan nila.
Analisis Deskriptif dan Perilaku Konsumen Bar Chocolate di Yogyakarta Iman Sabarisman; Anjar Kistia Purwaditya
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.956 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49946

Abstract

Indonesia tercatat sebagai satu-satunya negara Asia penghasil kakao terbesar. Namun, dalam hal konsumsi cokelat, Indonesia memiliki tingkat konsumsi yang masih rendah. Produsen cokelat perlu memahami karakteristik konsumen agar diperoleh penjualan yang tepat sasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik demografi dan psikrografi dari konsumen cokelat batang yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode Crosstabs Analysis dan Chi Square Test. Metode pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner online oleh responden. Responden diperoleh dengan metode non probability sampling. Hasil penelitian ini adalah karakteristik demografi meliputi jenis kelamin (72,5% perempuan), usia (82,6% berusia 16-25 tahun), pendidikan terakhir (66,1% SMA/sederajat), dan penghasilan/uang saku per bulan (55,05% di bawah Rp 1.000.000,00). Sedangkan karakteristik psikografi dan perilaku konsumen meliputi frekuensi konsumsi (65,1% jarang mengkonsumsi cokelat), jenis cokelat batang yang disukai (37,6% milk chocolate), dan bentuk cokelat batang yang diinginkan (54,1% cokelat batang berbentuk blok).
Hubungan Job-related Factors, Work-life Balance dan Kepuasan Kerja pada Pekerja Generasi Milenial Zeni Rahmawati; Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.47782

Abstract

Studi menemukan bahwa pekerja generasi milenial, yaitu seseorang yang lahir pada rentang tahun 1981 dan 2000, memiliki kebutuhan dan preferensi pekerjaan unik yang berkaitan dengan kepuasan kerja yang mereka rasakan. Gaya hidup mereka dengan kebutuhan penggunaan internet yang tinggi serta kebutuhan akan pengakuan, bisa saja terkait dengan perilaku kerja dan kepuasan kerja tersebut. Penelitian ini menguji hubungan antara job-related factors, yang meliputi waktu kerja, pendapatan, status jabatan, masa kerja, dukungan atasan, dukungan organisasi, dan nilai pekerjaan; dan work-life balance terhadap kepuasan kerja pada pekerja milenial. Hal ini didukung kondisi bahwa di Indonesia, saat ini lapangan kerja didominasi oleh generasi milenial, yang diyakini sebagai generasi yang lebih menghargai work-life balance dibandingkan generasi lainnya. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif-konklusif. Pengambilan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner secara online untuk mempelajari 203 orang pekerja dalam rentang usia 20-38 tahun, dan telah bekerja sekurang-kurangnya selama 1 tahun di berbagai sektor pekerjaan di Indonesia. Analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) digunakan untuk mengolah data dan menguji hipotesis yang diajukan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa job-related factors berhubungan dengan work-life balance dan kepuasan kerja, meskipun beberapa lainnya tidak. Seperti yang diperkirakan, work-life balance juga memengaruhi kepuasan kerja pada pekerja generasi milenial. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi bagi penerapan kebijakan agar mampu meningkatkan work-life balance dan kepuasan kerja pada generasi milenial.
Evaluasi Kepuasan Mahasiswa terhadap Kinerja Layanan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dona Adityas; Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.287 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49894

Abstract

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sebagai salah satu institusi pendidikan selalu berusaha meningkatkan kualitas layanan. Kualitas pelayanan terhadap pelanggan merupakan suatu indikator yang sangat penting untuk industri jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa sebagai salah satu stakeholder ITS, terhadap layanan ITS. Pengukuran kualitas layanan menggunakan konsep kriteria penentu kualitas pelayanan, yaitu: keandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty), dan bukti langsung (tangibles). Metode yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA), untuk menganalisis tingkat kepentingan atribut dengan mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki atau dipertahankan. Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan ITS berdasarkan Customer Satisfication Index (CSI) adalah sebesar 79,99%, sedangkan rata-rata ringkat kepuasan mahasiswa ITS secara keseluruhan untuk semua unit adalah 3,9 yang berada pada zona kepuasan tinggi. Unit yang mempunyai indeks kepuasan tertinggi adalah Unit Perpustakaan dengan nilai 3,995 dan terendah adalah Direktorat Akademik dengan nilai 3,968.
Identifikasi Karakteristik Merchant dalam Mengadopsi Layanan Mobile Payment Studi Kasus: Merchant OVO dan Merchant Gopay di Surabaya Yusuf Abdurahman Baraja; Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.943 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.47898

Abstract

Layanan mobile payment adalah industri yang berkembang di Indonesia. Go-Pay dan OVO adalah dua penyedia utama mobile payment, yang masing-masing memiliki merchant sebanyak 95.000 dan 9000. Studi sebelumnya menekankan adopsi mobile payment dari perspektif pengguna dan orang lain membahas hubungannya dengan mobile banking. Tidak seperti penelitian sebelumnya, penelitian ini menguji adopsi layanan mobile payment dari perspektif pedagang, terutama usaha kecil dan menengah (UKM). UKM berkontribusi terhadap 60% PDB di Indonesia dan ada sekitar 59,2 juta UKM di Indonesia. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi mobile payment UKM, penelitian ini dapat berkontribusi pada proses digitalisasi UKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi UKM terhadap niat untuk mengadopsi layanan OVO dan Go-Pay. Pekerjaan yang sedang berjalan ini dilakukan di Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, dengan fokus pada penyedia layanan mobile payment Go-Pay dan OVO. Penelitian ini mengadopsi model penelitian dari teori behavior reasoning untuk menguji pengaruh relatif antara alasan pendorong dan alasan yang menghambat terhadap adopsi. 110 pedagang yang telah menggunakan Go-Pay atau OVO dalam satu bulan terakhir akan disurvei, dan hasil penelitian ini akan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis deskriptif, kemudian digunakan analisis distribusi frekuensi untuk melihat karakteristik hasil menunjukkan bahwa alasan terhadap adopsi tidak memiliki pengaruh pada niat pedagang untuk mengadopsi ini, yang berbanding terbalik dengan alasan adopsi yang memiliki pengaruh pada niat untuk mengadopsi
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dari Perspektif Pemilik UMKM terhadap Turnover Karyawan Lalitadevi Lalitadevi; Janti Gunawan; Ninditya Nareswari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.028 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48070

Abstract

UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian Indonesia, namun salah satu permasalahan UMKM pada saat ini adalah tingginya tingkat turnover karyawan. Studi sebelumnya menyebutkan bahwa salah satu penyebab turnover karyawan adalah gaya kepemimpinan yang diadopsi oleh pemilik UMKM. Oleh karena itu, penelitian ini akan meneliti pengaruh berbagai gaya kepemimpinan antara lain transformasional, transaksional, dan passive-avoidant terhadap turnover karyawan UMKM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan desain multiple cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan kepada 88 UMKM yang bergerak di bidang industri kreatif di Surabaya. Data primer didapatkan melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis yang digunakan adalah regresi yang diolah dengan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berasosiasi negatif terhadap turnover karyawan, gaya kepemimpinan transaksional berasosiasi positif terhadap turnover karyawan, dan gaya kepemimpinan passive-avoidant tidak berasosiasi terhadap turnover karyawan. Hasil penelitian ini merumuskan implikasi manajerial untuk UMKM dan pemerintah serta Perguruan Tinggi terkait hasil yang ditemukan untuk mempertahankan karyawan UMKM.
Perancangan Perencanaan dan Pengelolaan Rantai Pasok Produksi Pakan Ternak Unggas di PT Charoen Pokphand Indonesia (Tbk) Sidoarjo, Jawa Timur Azmi Maulidya; Janti Gunawan; Dewie Saktia Ardiantono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.474 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48220

Abstract

Industri peternakan unggas adalah salah satu industri yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia dan provinsi Jawa Timur adalah provinsi Indonesia yang memiliki jumlah perusahaan pakan ternak unggas terbesar. Perusahaan pakan ternak unggas terbagi menjadi perusahaan nasional dan perusahaan multinasional. Salah satu cabang pabrik perusahaan multinasional di Indonesia adalah PT Charoen Pokphand Indonesia (Tbk) Sidoarjo. Persaingan industri yang semakin kompetitif menekankan bahwa perlu mengembangkan hubungan yang baik dengan perusahaan, pemasok, dan pelanggan. CPFR (Collaborative Planning, Forecasting and Replenishment) adalah pendekatan yang dapat membantu memperkuat koordinasi rantai pasokan di perusahaan. Ini meningkatkan kerja sama, koordinasi, dan informasi pihak terkait di sepanjang rantai pasokan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi implementasi CPFR di perusahaan pakan ternak unggas yaitu PT Charoen Pokphand Indonesia (Tbk) Sidoarjo. Hasil dari penelitian ini dapat meningkatkan manajemen peramalan, kegiatan produksi, manajemen persediaan, manajemen distribusi yang lebih efektif dan efisien daripada sebelumnya yang disusun dengan baik dengan adanya komitmen dan semangat kerja sama saling menguntungkan antara mitra rantai pasok.
Pemodelan Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Novia Asri Kurniawati; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.424 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48239

Abstract

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) merupakan indikator yang digunakan untuk menilai kesejahteraan sosial masyarakat. Badan Pusat Statistika (BPS) tahun 2018 merilis data  TPT di Indonesia menurut provinsi yang menunjukan Provinsi Jawa Barat memiliki TPT tertinggi yaitu sebesar 8,22. Terdapat empat faktor dari indikator sosial kependudukan yang diduga berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Barat tahun 2017 yaitu Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), Dependency Ratio, Rata-rata Lama Sekolah dan Laju Pertumbuhan Ekonomi. Berdasarkan analisa menggunakan scatterplot data yang telah diperoleh dari Badan Pusat Statistika Provinsi Jawa Barat tahun 2017 menunjukan tidak adanya pola hubungan antara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dengan faktor-faktor yang diduga berpengaruh sehingga pada penelitian ini digunakan metode regresi nonparametrik spline truncated. Hasil analisa menunjukan bahwa variabel TPAK, Dependency Ratio, Rata-rata Lama Sekolah dan Laju Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh secara signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Jawa Barat tahun 2017 dengan nilai koefisien determinasi 95,23.

Page 5 of 12 | Total Record : 119