cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2020)" : 30 Documents clear
Dimensi Metrik Lokal pada Amalgamasi Graf Lengkap dengan Graf Roda dan Graf Kincir Seagel Levin; Darmaji Darmaji
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.52129

Abstract

Diberikan graf terhubung G dengan himpunan simpul V(G), dan simpul u,v∈V(G). Jarak antara u dan v, dinotasikan d(u,v), didefinisikan sebagai panjang lintasan terpendek dari u ke v pada G. Jika W={w_1,w_2,w_3,…,w_k} himpunan terurut dari simpul-simpul dalam graf terhubung G dan v∈V(G), maka representasi dari v terhadap W adalah r(v│W)=(d(v,w_1 ),d(v,w_2 ),…,d(v,w_k )). Jika r(v│W) untuk setiap v∈V(G) berbeda, maka W dikatakan sebagai himpunan pembeda dari G. Himpunan pembeda dengan banyak anggota minimum disebut dimensi metrik dan dinotasikan dim⁡(G). Apabila representasi untuk setiap dua simpul yang bertetangga di V(G) berbeda terhadap W, maka W dikatakan sebagai himpunan pembeda lokal dari G. Himpunan pembeda lokal dari G dengan banyak anggota minimum disebut dimensi metrik lokal dari G yang dinotasikan dengan 〖dim〗_l (G). Pada penelitian ini diperoleh dimensi metrik lokal dari graf hasil operasi amalgamasi pada graf lengkap dengan graf roda dan graf kincir.
Niat Adopsi dan Preferensi Konsumen terhadap Produk Baru Pupuk Mini Size untuk Petani Kecil Venny Novinita Agustina Putri; Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50487

Abstract

Permasalahan yang dialami petani terkait pupuk non-organik bersubsidi menjadi peluang bagi AMINA (pupuk non-organik hasil samping produksi penyedap masakan PT Ajinomoto Indonesia) untuk memasuki pasar. AMINA selama ini dijual dalam skala besar (tangki) yang hanya bisa dikonsumsi oleh petani skala besar. Demi meningkatkan penjualan, PT Ajinomoto Indonesia hendak menyasar petani kecil dengan meluncurkan produk AMINA skala kecil yang disebut mini size AMINA. Sebagai produk baru, perusahaan melakukan uji coba pasar pada petani jagung dan bawang merah di Lamongan untuk mengetahui tingkat penerimaan mini size AMINA agar terhindar dari kegagalan pasar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat niat adopsi, faktor yang memengaruhi niat adopsi, dan preferensi atribut produk pada petani jagung dan bawang merah di Lamongan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus kepada dua belas petani. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat niat adopsi dari petani jagung dan bawang merah cukup besar, yaitu 7 dari 12 petani (58%) menyatakan memiliki niat adopsi terhadap produk dengan skor kepuasan 8-10 yang diukur dari tampak fisik tanaman dan kemudahan penggunaan produk. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor relative advantage, compatibility, complexity, observability, dan trialability memengaruhi petani untuk berniat mengadopsi produk. Preferensi sebagian besar responden terkait atribut produk mini size AMINA antara lain harga dengan rentang Rp5.000-Rp6.000, volume 20 liter, tidak memiliki keterangan sertifikasi produk, dan tempat pembelian berjarak antara 2-3 kilometer dari lahan bertani.
Evaluasi Efisiensi Penyelenggaraan Pendidikan di Indonesia Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis. Studi Kasus: Jenjang Sekolah Menengah Kejuruan Tahun 2018 Ilun Tisrinasari; Syarifa Hanoum
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50923

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam perekonomian suatu negara, salah satu cara untuk memeroleh sumber daya manusia yang berkualitas adalah dengan penyelenggaraan sistem pendidikan yang berkualitas pula. Pendidikan termasuk dalam pertimbangan penting yang diupayakan pemerintah, terbukti dari besarnya anggaran yang diperuntukan untuk pendidikan. Oleh karena itu, mengevaluasi efisiensi penyelenggaraan pendidikan di Indonesia diperlukan untuk dapat mengetahui kondisi kinerja sektor pendidikan. Salah satu jenjang pendidikan di Indonesia adalah jenjang sekolah menengah kejuruan, jenjang ini merupakan jenjang pendidikan yang bertujuan menyiapkan lulusan yang siap untuk bekerja. Tujuan penelitian ini dapat diselesaikan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini akan mengukur jenjang pendidikan sekolah menengah kejuruan pada tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 provinsi pada sekolah menengah kejuruan yang mengalami efisiensi. Selain itu, diperoleh juga referensi dan perbaikan untuk provinsi yang belum efisien, salah satunya pada Provinsi Maluku Utara yang memiliki nilai terkecil. Analisis skala efisiensi juga menunjukkan bahwa sebagian besar provinsi beroperasi dalam skala decreasing return to scale.
Pemodelan Survival pada Kejadian Demam Berdarah Dengue di Surabaya Timur dengan Pendekatan Bayesian Ni Luh Putu Ika Candrawengi; Nur Iriawan; Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50505

Abstract

Salah satu penyakit yang paling sering dialami di Indonesia khususnya pada saat musim penghujan adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti betina. Untuk mengetahui laju kesembuhan pasien maka perlu diketahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah analisis survival. Analisis survival merupakan analisis mengenai data yang diperoleh dari catatan waktu yang dicapai suatu objek sampai terjadinya event. Dalam penelitian ini event yang digunakan adalah waktu hingga sembuh (lama rawat inap) pasien. Analisis Bayesian memperlakukan semua parameter yang tidak diketahui sebagai variabel random dan memiliki distribusi. Dalam mengestimasi parameter digunakan pendekatan bayesian untuk mengatasi kasus jumlah data terbatas karena pada bayesian menggunakan estimasi dengan mempertimbangkan distribusi prior. Digunakan dua macam distribusi yang berbeda untuk memodelkan survival untuk kasus demam berdarah dengue. Distribusi yang digunakan adalah distribusi Generalized Gamma dan Weibull. Model yang terbaik yang ditunjukkan dengan nilai WAIC terkecil adalah model survival dengan menggunakan distribusi Weibull.
Pengukuran Tingkat Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan terhadap Toko Ritel Kosmetik Make Over di Surabaya Meutia Fatha Aulia; Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50591

Abstract

Semakin banyaknya produk kosmetik yang beredar membuat pelanggan memiliki lebih banyak alternatif, sehingga akan lebih sulit untuk mendapat kepuasan yang dapat menimbulkan loyalitas pelanggan terhadap suatu merek atau toko. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap setiap format toko ritel Make Over untuk memberikan rekomendasi strategi pemasaran yang dapat meningkatkan dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan data didapatkan dari kuesioner kepada 150 responden dengan penyebaran kuesioner secara langsung (direct survey) ke toko-toko Make Over di pusat perbelanjaan di Kota Surabaya. Berdasarkan perhitungan ACSI dan CLI, pelanggan yang mengunjungi toko ritel Make Over baik Single-Brand Store dan Multi-Brand Store dirasa sudah puas dan loyal. Penelitian ini juga merumuskan implikasi manajerial yang dapat diterapkan oleh Make Over sebagai referensi tambahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di toko ritelnya dengan fokus pada peningkatan kepuasan untuk Independent Store serta peningkatan kepuasan dan kepercayaan untuk Multi-Brand Store, memaksimalkan customer in-store experience dan customer recovery, serta pembuatan loyalty dan membership program untuk meningkatkan frekuensi pembelian ulang.
Analisis Penentuan Prioritas Platform Media Sosial Pada Performa Pemasaran UKM: Kasus di Kota Surabaya Faras Pramesti; Berto Mulia Wibawa; Puti Sinansari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50604

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini berdampak pada peningkatan pemanfaatan media sosial yang dapat mempermudah segala aktivitas. Pengguna media sosial terbesar di Indonesia didominasi oleh usia kerja produktif, salah satunya pelaku usaha kecil menengah (UKM). Peralihan UKM yang bersifat konvensional menjadi digital melalui media sosial dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, namun di Kota Surabaya jumlah pelaku UKM yang memanfaatkan media sosial tergolong rendah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis faktor-faktor penyebab beberapa UKM di Kota Surabaya memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran, dampaknya terhadap performa pemasaran, dan urutan prioritas platform media sosial yang paling berpengaruh pada performa pemasaran. Desain penelitian yang digunakan adalah exploratory-direct bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan in-depth semi-structured interview dan kuesioner perbandingan berpasangan AHP. Analisis data menggunakan metode analisis thematic dan analytic hierarchy process (AHP). Proses pengumpulan data dilakukan kepada 9 pelaku UKM di Kota Surabaya dari 4 subsektor berbeda yang telah memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran berupa Facebook, Instagram, YouTube, dan website atau blog selama minimal 2 tahun. Temuan dari analisis thematic pada penelitian ini yaitu terdapat 6 faktor penyebab pelaku UKM di Kota Surabaya memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran, kemudian ditemukan sejumlah 8 dampak positif pada performa pemasaran yang diakibatkan oleh pemanfaatan media sosial. Selain itu, melalui in-depth semi structured interview dilakukan pula pengumpulan data platform media sosial yang paling banyak dimanfaatkan oleh tiap pelaku UKM tersebut melalui electronic word of mouth (eWOM), viral marketing, dan social presence. Berdasarkan analisis AHP urutan platform media sosial yang paling berpengaruh pada performa pemasaran UKM di Kota Surabaya adalah platform Instagram, kemudian secara berurutan yaitu platform Facebook, website atau blog, dan YouTube. Terdapat beberapa implikasi manajerial pada penelitian ini yang bertujuan untuk memberikan kontribusi pengembangan UKM secara tepat dalam memanfaatkan media sosial dan berdampak pada peningkatan performa pemasaran UKM.
Identifikasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perceived Value Terhadap Niat Adopsi Mobil Ramah Lingkungan Atika Isti Aditya Putri; Janti Gunawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50611

Abstract

Industri otomotif merupakan industri yang memainkan peran penting dalam perekonomian dan ketenagakerjaan Indonesia. Namun, peran industri otomotif tidak hanya dilihat dari kedua aspek tersebut tetapi juga dari aspek lingkungan. Maka munculah tren kendaraan ramah lingkungan salah satunya Mobil Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Namun, penjualan mobil Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) tergolong sedikit karena peminat mobil masih rendah. Masyarakat masih enggan beralih menggunakan mobil LCEV karena berbagai faktor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi masyarakat Indonesia dalam mengadopsi mobil LCEV serta sikap dan kepercayaan mereka terhadap atribut mobil. Tujuan penelitian ini diselesaikan dengan menggunakan metode Partial Least Square­ – Structural Equation Model (PLS-SEM) dan analisis multiatribut. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran online survey pada 99 sampel menggunakan teknik snowball, purposive dan convenience sampling. Penelitian yang mengadopsi model Value Based Adoption Model (VAM) ini menghasilkan temuan bahwa bahwa operational economic benefit, eco-friendly benefit, dan driving enjoyment benefit berpengaruh positif signifikan sedangkan charging risk berpengaruh negatif terhadap perceived value pada mobil Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Disisi lain, non-financial policies memoderasi hubungan perceived value secara positif terhadap niat adopsi. Atribut keamanan, usia baterai dan pengurangan polusi dianggap penting bagi pengguna mobil LCEV. Implikasi manajerial dapat digunakan untuk meningkatkan niat adopsi yang ditujukan kepada perusahaan otomotif, start-up, dan pemerintah Indonesia.
Identifikasi Sepeda Motor Listrik Terhadap Niat Membeli: Kasus di Indonesia Ade Ana Pratiwi; Berto Mulia Wibawa; Imam Baihaqi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50819

Abstract

Sepeda motor menjadi alat transportasi yang banyak digunakan di Asia Tenggara. Salah satunya di negara Indonesia. Penggunaan sepeda motor merupakan salah satu penyumbang gas emisi buang yang dapat mencemari lingkungan. Munculnya sepeda motor listrik sebagai produk inovasi menjadi salah satu cara dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Pada penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik calon pelanggan, menganalisis atribut sepeda motor listrik yang menjadi preferensi atau kecenderungangan konsumen dalam memiliki niat membeli sepeda motor listrik. Selain itu juga untuk mengetahui atribut yang mempengaruhi calon konsumen dalam mengadopsi sepeda motor listrik. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Multriatribut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 300 sampel yang tersebar di 34 provinsi yang ada di Indonesia. terdapat temuan yang menunjukkan bahwa atribut yang memiliki kepentingan paling tinggi adalah keamanan dan waktu pengisian baterai. Terdapat implikasi manajerial yang dapat diaplikasikan oleh pemasar produk sepeda motor listrik dengan memperhatikan karakteristik konsumen, diantaranya adalah menyelenggarakan acara yang bertujuan untuk memberikan informasi pengetahuan produk kepada para calon konsumen.
Perbandingan Faktor Atribut pada Toko Nol Limbah di Kota Surabaya: Pendekatan Semantic Differential Annisa Deaneke Prabowo Putri; Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50828

Abstract

Terdapat berbagai tantangan yang dihadapi bisnis dengan konsep ramah lingkungan, seperti dampak dari fenomena perubahan preferensi konsumen yang mempertimbangkan aspek ramah lingkungan pada konsumsinya. Tantangan tersebut yakni adanya fenomena greenwashing serta pertumbuhan jumlah kompetitor di pasar seiring waktu. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan profil antara dua toko nol limbah yang terdapat di Kota Surabaya, yakni Alang-Alang Zero Waste Store dengan kompetitornya, yakni Mamaramah Eco Bulk Store. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 22 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetitor Alang-Alang Zero Waste Store, yakni Mamaramah Eco Bulk Store, lebih unggul dibandingkan Alang-Alang Zero Waste Store dengan mengungguli di 9 faktor atribut dari total 15 faktor atribut. Terdapat implikasi manajerial yang dapat dimplementasikan pihak Alang-Alang Zero Waste Store dengan tujuan mengoptimalkan faktor atribut produk dan toko yang dimiliki merek. Implikasi manajerial tersebut adalah menambahkan pilihan metode pembayaran, mengadakan event marketing serta in-store marketing, dan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh pramuniaga toko.
Pengaruh Penggunaan IFS terhadap Kinerja dan Kreativitas Karyawan PT PAL Indonesia (Persero) dengan Pendekatan Task-Tchnology Fit (TTF) dan Technology Acceptance Model (TAM) Evita Dhany; Syarifa Hanoum; Muniroh Soemarsono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50834

Abstract

Penggunaan teknologi yang semakin canggih memberikan dampak yang positif bagi banyak perusahaan. Hal ini juga mendorong perusahaan untuk menggunakan teknologi di dalam segala aktivitas bisnisnya. Sebagai contoh penggunaan sistem informasi IFS di PT PAL Indonesia (Persero). Perusahaan yang besar memerlukan sistem informasi berupa ERP untuk dapat membantu menyelesaikan pekerjaan karyawan. Sistem informasi yang dimaksud adalah IFS. Beberapa penelitian terdahulu telah menganalisis penggunaan sistem informasi dengan beberapa pendekatan model TAM, TTF, UTAUT dan beberapa model yang lainnya dan telah dijadikan acuan untuk penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan IFS yang diterapkan di PT PAL Indonesia (Persero) mengenai kinerja karyawan dengan pendekatan Task Technology Fit (TTF) dan Technology Acceptance Model (TAM). Selain itu tujuan yang kedua adalah menganalisis pengaruh kinerja terhadap kreativitas karyawan PT PAL Indonesia (Persero). Jenis penelitian yang digunakan adalah conclusive descriptive dan survey dan menggunakan SEM PLS untuk menguji hipotesis yang dibuat dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan lembaran kuisioner kepada 320 karyawan pengguna IFS di PT PAL Indonesia (Persero). Hasil penelitian menunjukkan adanya 9 hipotesis yang berhubungan signifikan. Sedangkan, terdapat 2 hipotesis yang berhubungan negatif antar variabel. Dari hasil 2 hipotesis yang bertolak belakang perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan dari penggunaan IFS sehingga dapat menghasilkan kinerja dan kreativitas karyawan yang lebih baik lagi. Selain itu, perlu meningkatkan pengetahuan mengenai penggunaan IFS dan perlu adanya pelatihan penggunaan IFS dan mmbagikan manfaat menggunakan sistem informasi IFS dalam bekerja karena akan meningkatkan kinerja dan kreativitas karyawan PT PAL Indonesia (Persero).

Page 1 of 3 | Total Record : 30