cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Morbiditas Penduduk Jawa Timur dengan Multivariate Geographically Weighted Regression (MGWR) Dinarta Dinarta Hanum Hanum; Purhadi Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.419 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4957

Abstract

Abstrak – Penelitianini menjelaskan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi morbiditas (kesakitan)penduduk Jawa Timur. Setiap hari gaya hidup dan pola makan penduduk yang salah, serta lingkungan yang kotor dapat meningkatkan angka morbiditas (kesakitan). Karena kondisi tanah yang berbeda, pengeluaran rumahtangga untuk makanan dan pelayanan kesehatan gratis yang berbeda tiapkabupaten/kota maka ada kemungkinan pola morbiditas antar kabupaten/ kotaberbeda. Sehingga Multivariate Geographically Weighted Regression (MGWR)dapat diterapkan untuk pemodelan morbiditas (kesakitan) di Jawa Timur. Dalam analisis regresi multivariat dan MGWR digunakan duavariabel respon yaitu Persentase penduduk yang mengalami morbiditas (Y1)dan Indeks Kesejahteraan Rakyat (Y2) dan enam variabel prediktoryaitu Angka HarapanHidup (X1), Angka Buta Huruf (X2), Persentase PendudukDengan Sumber Air Minum Sumur Terlindungi (X3), Persentase PendudukBerobat Jalan di Praktek Nakes (X4), Persentase Penduduk denganJarak sumber Air Minum Ke Tempat Penampungan Kotoran > 10 meter (X5) danPersentasePenduduk dengan Pengeluaran Perkapita Sebulan 200.000 s/d 299.999 untuk Makananyang Bergizi (X6). Faktor-faktor yang mempengaruhi morbiditaspenduduk Jawa Timur menggunakan model regresi multivariat hanya variabel X4dan X6 yang berpengaruh signifikan terhadap persentasependuduk yang mengalami morbiditas sedangkan hanya variabel X1 yangberpengaruh signifikan terhadap indeks kesejahteraan rakyat di Jawa Timur.Sedangkan pada model MGWR didapatkan variabel X1, X2, X3, X4, X5dan X6 berpengaruh signifikan terhadap persentase pendudukyang mengalami morbiditas dan variabel X1 yang berpengaruhsignifikan terhadap indeks kesejahteraan rakyat di Jawa Timur.
Analisis Regresi Logistik Ordinal terhadap Faktor-faktor yang Mempengaruhi Predikat Kelulusan Mahasiswa S1 di ITS Surabaya Sitti Imaslihkah; Madu Ratna; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.023 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4959

Abstract

Abstrak—Setiap perguruan tinggi memilikikewajiban dalam mengontrol prestasi mahasiswanya untuk menghasilkan lulusanyang berkualitas. Ukuran prestasi mahasiswa diantaranya adalah indeks prestasidan lama studi yang menghasilkan predikat kelulusan. Predikat kelulusandipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu. Dalam penelitian ini, variabelrespon adalah predikat kelulusan yang terdiri dari dengan pujian, sangatmemuaskan, dan memuaskan. Analisis regresi logistik ordinal merupakan salahsatu metode yang tepat karena variabel respon mempunyai skala ordinal(bertingkat). Terdapat beberapa variabel prediktor yang diduga berpengaruh padapredikat kelulusan antara lain fakultas, jenis kelamin, asal daerah, jalurmasuk ITS, status SMA, pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, dan pendapatan orang tua.Data merupakan data sekunder dari Badan Akademik ITS. Mayoritas lulusanmahasiswa mempunyai predikat sangat memuaskan. Predikat kelulusan denganpujian telah menunjukkan angka sebesar 23%, hal ini berarti jumlah lulusan mahasiswadengan mudah mencapai predikat tersebut. Secara pengujian serentak, faktor yang berpengaruh adalahfakultas, jenis kelamin, jalur penerimaan, pekerjaan ayah, peker­jaan ibu danpendapatan.
Pemetaan dan Pemodelan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Perempuan di Provinsi Jawa Timur dengan Pendekatan Model Probit Rizky Amalia Yulianti; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1239.927 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4960

Abstract

Abstrak— Jawa Timur merupakan provinsiterbesar kedua di Indonesia, dengan jumlah penduduk perempuan lebih besardaripada laki-laki. Jumlah penduduk di Jawa Timur yang besar mengakibatkanpersedian tenaga kerja juga besar, khususnya tenaga kerja perempuan. Tingkatpartisipasi  angkatan kerja (TPAK)merupakan ukuran untuk menunjukkan keterlibatan perempuan dalam dunia ketenagakerjaan. TPAK juga merupakanindikasi relatif dari pasokan tenaga kerja tersedia yang terlibat dalamproduksi barang dan jasa. semakin banyak perempuan bekerja akan  meningkatkan kesejahteraan, kualitas individudan rumah tangga  serta pertumbuhanekonomi di wilayah tersebut, pertumbuhan ekonomi dapat dilihat melalui PDRB.Tujuan dari penelitian ini antara lain yaitu mendeskripsikan karakteristikangkatan kerja perempuan, pemetaan wilayah Jawa Timur berdasarkan TPAKperempuan jika dilihat dari segi sektoral dengan analisis kelompok. Sertamemodelkan faktor-faktor yang mempengaruhi TPAK perempuan dengan RegresiProbit. Berdasarkan hasil analisis kelompok terdapat empat kelompok bentukanyaitu kelompok wilayah TPAK perempuan di sektor pertanian, perdagangan,industri perdagangan, dan pertanian perdagangan. Hasil  pemodelan probit dengan mengunakan sepuluhvariabel yang diduga mempengaruhi TPAK perempuan adalah variabel pengeluaranperkapita sebulan, tenaga kerja perempuan asal kota, dan PDRB yang berpengaruhsecara signifikan  terhadap TPAKperempuan.
Extreme Value Theory, Generalized Pareto Distribution, Maximum Likelihood Estimation, Peaks Over Threshold, Perubahan iklim Yustika Desi Wulan Sari; Sutikno Sutikno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.759 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4506

Abstract

Jawa Timur memiliki potensi besar dalam sektor pertanian,khususnya produksi padi. Lima kabupatenpenghasil padi terbesar di Jawa Timur adalah Kabupaten Banyuwangi, Bojonegoro,Jember, Lamongan, dan Ngawi. Produksi padi rentanterhadap keberagaman  iklim terutama iklim ekstrim dan terjadinya perubahan iklim. Dalam upaya meminimalkan kerugian akibat iklim, makaperlu mempelajari karakteristik iklim ekstrim dan identifikasi adanya perubahaniklim. Penelitian inidilakukan untuk mengetahui cara mengestimasi parameter bentuk dan skalamenggunakan Maximum Likelihood Estimation (MLE), mengeksplorasi karakteristik curah hujan di wilayah penelitian, dan mengidentifikasiperubahan iklim. Metode yang digunakan menganalisis curahhujan ekstrim adalah Extreme Value Theory.Salah satu  pendekatan  untuk mengidentifikasi nilai ekstrim adalah Peaks Over Threshold yang mengikuti distribusi GeneralizedPareto Distribution (GPD). Data Curah hujan dibagi menjadi dua periode yaitu periode 1 (1981-1990)dan periode 2 (1991-2010). Estimasi parameter bentuk dan skala didapatkanmelalui MLE yang selanjutnya diselesaikan dengan Newton Raphson, karena menghasilkan persamaan yang tidakclosed form. Penelitian inimenghasilkan estimasi parameter bentuk dan skala distribusi GPD, serta confidence interval (1-α)100%dengan α sebesar 5%. Di samping itu disimpulkan bahwa terjadinya perubahan iklim dikelima kabupaten, khususnya pada musim kemarau dan transisi
Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persentase Kriminalitas Di Jawa Timur Dengan Pendekatan Regresi Semiparametrik Spline Sherly Mega Tri Marina; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.468 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4512

Abstract

Kondisi ekonomi yangsemakin tidak menentu dan suasana sosial yang tidak mendukung dapat menimbulkanmasalah yang meresahkan masyarakat seperti tindak kriminal. Padahal, rasa amanadalah salah satu kebutuhan manusia yang harus terpenuhi. Menurut publikasi BPSberjudul Statistik Indonesia, pada tahun 2009 hingga tahun 2011 Provinsi JawaTimur  termasuk dalam lima besar Provinsidengan angka tindak pidana  tertinggi diIndonesia. Melihat betapa krusialnya masalah kriminalitas khususnya di JawaTimur, pemodelan faktor-faktor yang mendorong adanya tindak kriminal sangatdibutuhkan. Pemodelan faktor-faktor yang mempengaruhi persentase kriminalitasini dilakukan dengan menggunakan regresi semiparametrik Spline. Regresi Splinememiliki titik-titik knot dimana terdapat perubahan pola perilaku data. Titikknot dipilih berdasarkan nilai GCV minimum dan prinsip parsimoni. Berdasarkanpenelitian yang telah dilakukan, terdapat enam variabel yang berpengaruhsignifikan terhadap persentase kriminalitas di Jawa Timur. Variabel tersebutantara lain kepadatan penduduk, tingkat pengangguran terbuka, persentasependuduk miskin, persentase penduduk yang tidak pernah sekolah, persentasekorban penyalahgunaan NAPZA, dan persentase keluarga bermasalah. Model tersebutdapat menjelaskan variabilitas persentase kriminalitas di Jawa Timur sebesar92,13% dengan MSE sebesar 0,00018.
Analisis Pengaruh Servqual, Kepuasan dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Nasabah Penguna Layanan Internet Banking dengan Menggunakan Metode Structural Equation Modelling (Studi Kasus : Bank “X”) Rahmat Rahmat; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1237.107 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4522

Abstract

Perkembangan Electronic commerce semakin pesat  khususnya dalam dunia perbankan.  Lahirnya Internet Banking telah mengubah paradigma nasabah dalam melakukan transaksi perbankan.Paradigma tersebut tercipta karena dalam Internet Banking tidak ada interaksifisik antara pihak Bank dengan nasabah.Sehingga aspek kepercayaan nasabah memegang peranan penting. Penelitian ini mengkaji dan menganalisis pengaruh hubungan antara SERVQUAL terhadap Kepuasan, Kepuasan terhadap Kepercayaan,Kepuasan terhadap Loyalitas dan Kepercayaan terhadap Loyalitas serta pengaruhvariabel Kepercayaan sebagai variabel moderating. Analisis yang digunakanadalah structural equation modelling.Dari hasil analisis yang diperoleh SERVQUAL berpengaruhsinifikan terhadap Kepuasan nasabah, Kepuasan yangberpengaruh signifikanterhadap Kepercayaan dan Kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas.Namun Kepuasan tidak berpengaruh terhadap Loyalitas.Hasil analisis menunjukkan variabel interaksiberpengaruh signifikan sehinggavariabel Kepercayaan merupakan variabelmoderatingyang mempengaruhi  hubungan antara Kepuasan dan Loyalitas nasabah.
Peramalan Jumlah Tamu di Hotel “X” dengan Pendekatan Arima, Fungsi Transfer, dan Anfis Vinny Merlinda Hardiana; Destri Susilaningrum; Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.823 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4637

Abstract

Perencanaan yang berkaitan dengan tamuhotel dan pengunjung restauran padabisnisperhotelan sangat kompleks dengan resiko yang tinggi. Hal ini dikarenakan salah satunya antara lain belum adanya sistem perencanaanmanajemen yang berlandaskan kejadianmasa lalu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu modelyang sesuai untuk peramalan tamu hotel berdasarkan ARIMA, Fungsi Transfer, danANFIS serta meramalkan tamu hotel dengan me-todeperamalan data time series hirarki. Data yang digunakan adalah data pengunjung hotel yangmenginap dan data pengun-jung restauran tahun 2006 sampai 2012. Hasilpenelitian peramalan Hirarki menunjukkan bahwa pendekatan terbaik untuk pengunjunghotel total adalah  pendekatanbottom-upsedangkan untuk pengunjungmancanegara dan pengunjung lokal menggunakan pendekatan top-down proporsi peramalan model ARIMA dantop-down proporsi data 2011 model ANFIS.Hasil dari analisis FungsiTransfer menunjukkan bahwa pengunjung restauran pada saat dinner tidak memiliki keter-kaitan dengan pengunjung hotel yangmenginap.
Estimasi Value at Risk (VaR) pada Portofolio Saham dengan Copula Novella Putri Iriani; Muhammad Sjahid Akbar; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.851 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4653

Abstract

Investasi merupakan salah satu cara yang banyakdilakukan orang untuk mencapai keuntungan di masa mendatang. Saham sebagaisalah satu financial asset menjadisalah satu alternatif banyak orang untuk melakukan investasi. Return yang diperoleh dalam berinvestasisaham lebih tinggi dibandingkan berinvestasi pada perbankan, maka resiko yangditanggung apabila seseorang berinvestasi saham juga lebih tinggi. Penelitianini menggunakan metode Copula untuk mengestimasi Value at Risk (VaR)  pada returnsaham Indofood Sukses Makmur (INDF), Telekomunikasi Indonesia (TLKM), GudangGaram (GGRM), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Astra International (ASII) padaperiode 1 September 2005 hingga 30 November 2010. Penelitian ini menggunakanpemodelan ARMA-GARCH untuk mendapatkan residual GARCH (1,1) yang selanjutnyadigunakan untuk pemodelan copula dan estimasi VaR. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemodelan copula claytonsebagai model copula terbaik mampu menangkap heavy tail lebih baik berdasarkan VaR yang dihasilkan.
Penerapan Bootstrap pada Neural Network untuk Peramalan Produksi Minyak Mentah di Indonesia Ida Bagus Oka Ari Adnyana; Dwiatmono Agus Widodo; Brodjol Sutijo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.436 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4694

Abstract

Sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui adalahminyak bumi. Saat jumlah konsumsi mengalami peningkatan, tetapi tidak sejalan denganpeningkatan jumlah produksinya, maka terjadi kesenjangan antara konsumsi minyakmentah dan produksi minyak mentah. Produksi minyak mentah dapat diramalandengan menggunakan time series forecastingatau dengan metode ARIMA dimana modeldiasumsikan sebagai fungsi linier. Ketikamodel linier menghasilkan akurasi peramalan yang kecil, kemungkinan modelnonlinier mampu menjelaskan. Salah satu model nonlinier untuk time series forecasting adalah artificial neural network. Pada penelitan ini dilakukan resampling terhadap unit input untuk melihat signifikan bobot neural network dengan melihat selangkepercayaan dari bootstrap.Perbandingan model antara model ARIMA, neuralnetwork dan neural network dengan bootstrap dalam peramalan produksiminyak mentah di Indonesia didapat bahwa model yang paling baik menggambarkandata adalah model neural network. Tetapiuntuk jumlah input neural network palingsedikit dengan menggunakan hasil dari bootstrapyang sudah di hilangkan input yang tidak signifikan, yaitu hanya memasukkan duaunit input layer. HHH
Pemodelan Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Hiv dan Aids Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Poisson Bivariat Novi Tri Ratnasari; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.352 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4823

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang faktor yang mempengaruhiHIV dan AIDS di  kabupaten dan kota diJawa Timur. Kasus HIV dan AIDS merupakankedua kasus yang berbeda tetapi mempunyaiketerkaitan satu dengan yang lain, karena itu regresi poisson bivariat diduga menjadimetode yang baik untuk memodelkanjumlah kasus HIV dan jumlah kasus AIDS.Terdapat tiga buah model regresi poisson bivariat yang dibangun. Nilai parameter yangdidapatkan dari ketiga buah regresi tersebut berbeda-beda, karena itu perlumemilih salah satu dari ketiga model tersebut.Model terbaik dari regresi poisson bivariatadalah model dengan nilai                         melibatkanvariabel prediktor. Pada model terbaiktidak semua variabel prediktor berpengaruh terhadap respon jumlah kasus AIDS.Variabel prediktor yang berpengaruh pada model jumlah kasus AIDS adalahpersentase penduduk tamat SMA, persentase pengguna kondom, persentase pendudukkelompok umur 25-29 tahun, persentase daerah berstatus desa dan persentasependuduk miskin di tiap kabupaten dan kota.

Page 19 of 228 | Total Record : 2279