cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Analisis Kapabilitas Proses Produksi Monosodium Glutamat (MSG) di PT. Ajinomoto Indonesia Junta Dwi Kurnia; Sri Mumpuni Retnaningsih; Lucia Aridinanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.514 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3120

Abstract

Produk Monosodium Glutamat (MSG) di PT. AJINOMOTO INDO-NESIA pengendalian kualitasnya baru dilakukan secara kimia dan biologi, sedangkan secara statistik masih dianalisis secara sederhana. Karakteristik kualitas MSG ada empat yaitu pH, Moist, Alpha D dan Cl-, sehingga di dalam penelitian ini akan dilakukan analisis untuk mening-katkan kualitas secara statistik yaitu analisis kapabilitas proses. Analisis kapabilitas proses dilakukan setelah membuat peta kendali Multivariat yaitu T2 Hotelling dan Generalized Variance (GV) terkendali. Hasil dari analisis kapabilitas proses secara multivariat adalah proses produksi MSG jenis RC periode Bulan Januari sampai Maret 2012 dikatakan belum kapabel karena memiliki nilai Cp yang kurang dari satu, yaitu sebesar 0,608867.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Angka Harapan Hidup di Jawa Timur Menggunakan Regresi Semiparametrik Spline Ayuk Putri Sugiantari; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.249 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3132

Abstract

Angka Harapan Hidup (AHH) merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menilai derajat kesehatan penduduk. Menurut Statistics Indonesia, angka harapan hidup pada saat lahir (life expectancy at birth) ialah rata-rata tahun hidup yang akan dijalani oleh bayi yang baru lahir pada suatu tahun tertentu. Angka Harapan Hidup di suatu wilayah berbeda dengan wilayah lainnya tergantung dari kualitas hidup yang mampu dicapai oleh penduduk. Banyak faktor yang mempengaruhi Angka Harapan Hidup di Provinsi Jawa Timur, sehingga perlu dilakukan pemodelan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang secara signifikan mempengaruhi Angka Harapan Hidup. Penelitian ini menggunakan 6 faktor yang diduga mempengaruhi Angka Harapan Hidup di Jawa Timur yang meliputi faktor sosial, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Data Angka Harapan Hidup dan 6 faktor tersebut merupakan data  tahun 2010 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur. Metode yang digunakan untuk memodelkan Angka Harapan Hidup ialah regresi semiparametrik spline. Adapun variabel yang memberikan pengaruh signifikan adalah angka kematian bayi, persentase bayi berusia 0-11 bulan yang diberi ASI selama 4-6 bulan, dan variabel persentase balita berusia 1-4 tahun yang mendapatkan imunisasi lengkap.
Pemodelan VAR-NN dan GSTAR-NN untuk Peramalan Curah Hujan di Kabupaten Malang Kadek Kardya Novi Diani; Setiawan Setiawan; Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.922 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3137

Abstract

Model Vector Autoregressive (VAR) dan Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) merupakan metode pemodelan time series yang menggunakan lebih dari satu variabel. Kedua pemodelan tersebut merupakan kelompok pemodelan yang linier. Adapun Neural Network (NN), merupakan salah satu metode pemodelan yang mampu menangkap pola-pola nonlinier. Dalam penelitian ini, dilakukan penerapan metode pemodelan NN pada data curah hujan di Kabupaten Malang dengan menggunakan variabel input dalam model VAR  dan GSTAR sebagai input layer dalam model NN. Perbandingan antara model VAR-NN dan GSTAR-NN juga dilakukan dalam penelitian ini untuk mengetahui model mana yang dapat memberikan nilai ramalan terbaik. Peramalan menggunakan kedua model tersebut dilakukan untuk 1 tahap, 3 tahap, 6 tahap, 9 tahap, 18 tahap, dan 36 tahap ke depan. Berdasarkan hasil perbandingan antara kedua model tersebut, diketahui bahwa model VAR-NN memberikan hasil peramalan yang lebih baik daripada model GSTAR-NN. Hasil ramalan terbaik dari kedua model tersebut akan diperoleh jika peramalan dilakukan pada 1 tahap ke depan dan dengan 1 neuron dalam hidden layer.
Pengendalian Kualitas Proses Produksi Tube Plastik Di Pt. X Menggunakan Peta Kendali P Multivariat Imam Rido Riarso; Lucia Aridinanti; Muhammad Mashuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.852 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3181

Abstract

Pengendalian kualitas proses produksi tube plastik di PT. X pada penelitian sebelumnya Rizka (2011) dilakukan dengan menggunakan peta kendali p. kelemahan dari penelitian Rizka (2011) yaitu tanpa mempertimbangkan jumlah jenis cacat. Penelitian ini mengamati 6 jenis cacat yaitu lubang mulut/orifice tidak tepat, shoulder jebol, orange peel, body bergelombang, potongan mencuat dan black spot yang mungkin timbul. Untuk mengatasi kelemahan sebelumnya, maka pada penelitian ini digunakan metode peta kendali p multivariat dengan data bulan Desember 2010 digunakan untuk fase I sedangkan data Januari 2011 digunakan untuk fase II. Peta kendali p multivariat pada fase I menggambarkan kondisi yang terkendali karena plot pengamatan menyebar secara random, tetapi batas kendali pada fase I tidak layak digunakan pada fase II karena mengalami pergeseran proses yaitu proporsi cacat semakin kecil sehingga dibuat peta kendali yang baru untuk fase II. Jenis cacat yang memiliki frekuensi terjadi lebih tinggi daripada jenis cacat yang lainnya adalah potongan mencuat dan black spot akibat dari pegawai yang lelah dan mengantuk sehingga terjadi kesalahan pengaturan pada mesin.
Pengembangan Indikator Rumah Tangga Miskin Provinsi Jawa Timur Menggunakan Structural Equation Modelling Bootstrap Aggregating (SEM BAGGING) Eko Saputro Eko Saputro; Bambang Widjanarko Otok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.874 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3186

Abstract

Masalah kemiskinan hingga saat ini sangat sulit diatasi. Hal ini dikarenakan tingkat kemiskinan hanya dapat diukur dari masalah ekonomi sedangkan masalah kemiskinan sebenarnya lebih kompleks. Untuk mengatasi masalah kemiskinan pemahaman dan sudut pandang mutlak diperlukan sehingga diperoleh gambaran yang tepat. Dalam penelitian ini menggunakan beberapa variabel antara lain kesehatan, ekonomi, SDM dan kemiskinan itu sendiri yang dipengaruhi berbagai indikator. dengan menggunakan uji kelayakan model pengukuran dan uji kelayakan model struktural mendapatkan model yang cukup baik akan tetapi terdapat hubungan yang tidak signifikan secara t-statistik yaitu antara kesehatan terhadap kemiskinan dan ekonomi terhadap kemiskinan. untuk memperkecil bias dilakukan structural Equation Modelling Bootstrap Aggregating (SEM BAGGING) menggunakan 50, 60, 70, 80, 90, 100. Dimana model terbaik adalah pada jumlah replikasi sebanyak 70 kali. Sehingga diperoleh hasil Kesehatan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ekonomi dengan koefisien jalur sebesar -0,3. SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Ekonomi dengan koefisien jalur sebesar 1,077. Variabel laten kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap SDM dengan koefisien jalur sebesar 0,835. Kesehatan berpengaruh positif dan tidak signifikan pada Kemiskinan dengan koefisien jalur sebesar 0,103. Begitu pula dengan Ekonomi berpengaruh negatif dan tidak signifikan pada Kemiskinan dengan koefisien jalur sebesar -0,19 kurang dari nilai t-tabel sebesar 1,96. SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemiskinan dengan koefisien jalur sebesar -0,76.
Pengembangan Indikator dan Penentuan Rumah Tangga Miskin di Propinsi Jawa Timur Menggunakan Spatial Structural Equation Modeling Ari Fitriani; Bambang Widjanarko Otok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.586 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3187

Abstract

Salah satu fenomena sosial yang menjadi persoalan bagi banyak  kalangan, adalah kemiskinan. Kemiskinan merupakan permasalahan yang mendasar bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia. Banyak kalangan akademisi yang mengangkat masalah ini dalam penelitian. Kemiskinan tidak hanya menggunakan faktor ekonomi tapi  juga faktor lain seperti faktor sosial politik, lingkungan, kesehatan, pendidikan dan budi pekerti. Dalam penelitian ini digunakan beberapa variabel laten antara lain kesehatan, ekonomi, SDM dan kemiskinan yang dipengaruhi berbagai indikator. Namum, karena kondisi geografis setiap wilayah Indonesia khususnya di Jawa Timur berbeda maka terdapat indikasi adanya efek spasial. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan penggabungan antara Structural Equation Modeling dan spatial agar kesimpulan yang dihasilkan lebih akurat. Setelah dilakukan analisis didapatkan hasil bahwa seluruh variabel indikator signifikan terhadap konstruk. Model pengukuran yang didapatkan adalah kesehatan berpengaruh negatif terhadap ekonomi dengan koefisien jalur sebesar 0,543, SDM berpengaruh positif terhadap ekonomi dengan koefisien jalur sebesar 1,305. Variabel laten kesehatan berpengaruh positif terhadap SDM dengan koefisien jalur sebesar 0,883, dan SDM berpengaruh negatif terhadap kemiskinan dengan koefisien jalur sebesar 0,98.
Pengukuran Tingkat Efisiensi Pelayanan Unit Hemodialisis di Rumah Sakit H1 dan H2 Riza Ayu Alchusna; Destri Susilaningrum
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.93 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3188

Abstract

Unit hemodialisis merupakan salah satu bagian bentuk layanan kesehatan dari suatu rumah sakit yang mahal dan sangat penting khususnya bagi pasien penderita penyakit gagal ginjal. Ketika fasilitas yang tersedia terbatas sedangkan jumlah pasien terus meningkat maka penilaian efisiensi suatu unit hemodialisis sangat penting untuk peningkatan kinerja rumah sakit sebagai penyedia jasa layanan kesehatan bagi masyarakat. Dikenal ada metode Data Envelopment Analysis (DEA) yang digunakan dalam pengukuran efisiensi suatu unit. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran tingkat efisiensi pelayanan unit hemodialisis menggunakan DEA-BCC yang berorientasi output. Data yang digunakan adalah data sekunder dari RS H1 dan RS H2, meliputi nilai rata-rata jumlah perawat di unit hemodialisis per bulan, nilai rata-rata jumlah mesin dialisis per bulan, dan nilai rata-rata jumlah tindakan hemodialisis per bulan pada tahun 2010 dan 2011. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan DEA-BCC, tingkat efisiensi pelayanan Unit Hemodialisis di RS H1 pada tahun 2010, RS H1 pada tahun 2011, RS H2 pada tahun 2010 dan RS H2 pada tahun 2011 berturut-turut sebesar 100%, 79.11%, 100%, dan 100%. Selain itu juga dilakukan pemeringkatan menggunakan model super-efficiency dan dihasilkan peringkat pertama adalah RS H2 pada tahun 2010, selanjutnya diikuti RS H1 pada tahun 2010, kemudian RS H2 pada tahun 2011, dan yang terakhir adalah RS H1 tahun 2011.
Analisis Survival dengan Model Regresi Cox Weibull pada Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah Sakit Haji Sukolilo Surabaya Endhy Bastyan; I Nyoman Latra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.448 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4632

Abstract

Kota Surabayamerupakan salah satu daerah endemik DBD dengan kasus DBD tertinggi di provinsi JawaTimur. Jumlah penderita penyakit DBD selama februari-Maret 2011 berdasarkandata Dinas Kesehatan Kota Surabaya tergolong cukup tinggi, yaitu mencapai 289orang. RSUHaji Surabaya adalah salah satu Rumah Sakit yang dituju oleh penderita DBD diSurabaya, sehingga dilakukan analisis survival dengan regresi Cox terhadapfaktor-faktor usia, jenis kelamin, hemoglobin, leukosit, hematokrit,  trombosit, suhu tubuh, dan pemberiantransfusi darah di RSUHaji Surabaya. Data waktu survival penderita DBD berdistribusi Weibull serta diketahui faktor-faktor yang mempengaruhiketahanan hidup pasien melalui regresi Cox Weibull adalah faktor usia danhemoglobin. Dimana setiap pertambahan usia satu tahun pada pasienpenderita penyakit DBD di RSU Haji Surabaya maka kemungkinan untuk mencapailaju kesembuhan akan naik sebesar 0,97706 kali.
Contagions Effect Kurs 5 Negara ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) Menggunakan Vector Autoregressive (VAR) Mirna Chairany; Wiwiek Setya Winahju; Adatul Mukarromah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.112 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3248

Abstract

Nilai tukar atau dikenal pula sebagai kurs meru-pakan sebuah perjanjian terhadap pembayaran saat kini atau dikemudian hari antara dua mata uang masing-masing negara atau daerah. Hubungan perdagangan internasional dapat mem-pengaruhi nilai tukar mata uang suatu negara terhadap negara lainnya atau dikenal sebagai efek menular. Metode Vector Auto-regresive (VAR) adalah salah satu metode yang dapat digu-nakan untuk mendeteksi efek menular tersebut. Dalam pene-litian ini, metode VAR digunakan untuk mengetahui efek menu-lar nilai tukar mata uang antar negara Piliphina, Malaysia, Indonesia, Singapura dan Thailand. Selain itu dilakukan pula Granger Causality Test sebagai pendukung kesimpulan. Data yang digunakan merupakan data harian periode Oktober 2011 sampai Oktober 2012. Berdasarkan Akaike’s Information Criterion (AIC) maka model yang terbaik adalah model VAR(4) dengan 10 parameter yang signifikan. Parameter tersebut men-jelaskan bahwa Kurs Philipina dipengaruhi oleh dirinya sendiri dan kurs Singapura pada waktu ke t-1, kurs Malaysia dipenga-ruhi oleh dirinya sendiri dan kurs Indonesia pada waktu ke t-3 dan t-4, kurs Singapura dipengaruhi oleh kurs Malaysia pada waktu ke t-4, kurs Thailand dipengaruhi oleh kurs Indonesia pada waktu ke t-4, serta kurs Indonesia yang hanya dipenga-ruhi oleh dirinya sendiri pada waktu ke t-1, t-3 dan t-4.
Analisis Fungsi Transfer pada Harga Cabai Merah yang Dipengaruhi oleh Curah Hujan Di Surabaya Putri Rintan Aryasita; Adatul Mukarromah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.375 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.4848

Abstract

Sayuran merupakan salah satu jenis tanaman horti-kultura yang memiliki komoditas unggulan diantaranya cabai besar dan cabai rawit. Jumlah cabai yang ditawarkan mengalami perubahan setiap tahunnya. Perubahan ini terjadi karena adanya fluktuasi dari luas panen dan produksi cabai, selain fluktuasi luas panen dan produksi cabai jumlah cabai yang ditawarkan juga dipengaruhi curah hujan. Curah hujan yang tinggi akan menyebabkan jumlah produksi cabai lebih sedikit sehingga harga cabai dipasaran semakin mahal. Sehingga pada penelitian ini akan dilakukan pemodelan dan peramalan harga cabai rawit yang dipengaruhi oleh curah hujan di Surabaya dengan pendekatan fungsi transfer. Data yang digunakan merupakan data bulanan dari harga cabai rawit dan curah hujan pada tahun 2001-2012. Model terbaik menunjukkan bahwa harga cabai rawit bulan ini dipengaruhi oleh harga cabai rawit dua bulan sebelumnya dan bulan yang sama pada tahun sebelumnya dan juga dipengaruhi oleh curah hujan dua bulan sebelumnya. Hasil ramalan tahun 2013 menunjukkan bahwa harga cabai rawit berkisar antara 14.000-58.000 Rp/Kg.

Page 18 of 228 | Total Record : 2279