Articles
2,279 Documents
Pendekatan Biofilik untuk Mengatasi Burnout pada Lingkungan Sekolah
Wicaksono, Ariya Yosea;
Dinapradipta, Asri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i2.84493
Dalam proses belajar, lingkungan sekolah merupakan salah satu lingkungan yang akan berdampak besar dalam membentuk pola pikir, berperilaku, dan kecerdasan manusia untuk kedepannya. Namun tidak jarang dengan kurikulum yang ketat, fasilitas sekolah tidak menunjang kesehatan fisik dan kesehatan mental para siswa yang ada di dalam sekolah saat proses belajar berlangsung selama jangka panjang, yang mana dapat berakibat siswa mengalami stress dan dapat menyebabkan stress tingkat lanjut yang dikenal burnout syndrome. Dengan kebutuhan kualitas hidup manusia yang meningkat, Perlunya strategi bagi kualitas lingkungan supaya dapat membantu siswa untuk membantu mengkoping stress tersebut, sehingga membawa kepada strategi pendekatan desain secara biofilik. Biofilik dapat menjembatani antara kebutuhan kualitas ruang dengan wellbeing manusia dengan afinitas dengan alam. Pendekatan ini menjadi solusi dalam memelihara kesejahteraan penggunanya dalam lingkungan belajar.
Perancangan One-Stop Coffee & Work Area sebagai Respon terhadap Pergeseran Budaya Ngopi
Iszeti, Nabila Vian Vian;
Bararatin, Kirami
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i2.86007
Kegiatan ngopi menjadi budaya tersendiri bagi masyarakat penikmat kopi. Selain sebagai jembatan untuk bersosialisasi, ngopi juga menjadi pendamping bekerja karena khasiat kopi yang dapat meningkatkan produktivitas dan mencegah kantuk. Adanya perkembangan teknologi, khususnya di kota metropolitan Surabaya, menyebabkan pergeseran budaya ngopi akibat munculnya kebutuhan masyarakat untuk berekspresi di media sosial, yang mana hal ini menuntut kedai kopi untuk memiliki suasana yang nyaman dan estetik sehingga dapat menarik lebih banyak peminat. Di sisi lain, banyak para pekerja seperti pegawai kantor yang mengalami kebosanan kerja membutuhkan suasana nyaman kedai kopi beserta minuman kopinya untuk meningkatkan produktivitas. Karena peminat kopi semakin banyak, maka tingkat konsumsi kopi menjadi semakin tinggi dan diperlukan peningkatan produksi kopi untuk mengimbangi hal ini. Pendekatan behaviorology akan menjawab permasalahan produktivitas dengan mensintesis perilaku pengguna ke dalam arsitektur. Selain itu, kedai kopi pada perancangan ini juga menjawab kebutuhan berekspresi dan peningkatan produksi kopi. Metode behavior mapping digunakan untuk merumuskan kriteria umum rancangan dari perilaku user yang kemudian akan disintesis menjadi konsep desain. Objek rancangan yang dihasilkan adalah One-stop Coffee & Work Area yang merupakan mixed-use building bertema kopi, mencakup coffee shop-like co-working space, coffee shop and roastery, dan coffee training center. Objek rancang ini diharapkan dapat mewadahi aktivitas penikmat dan pelaku kopi dalam satu area yang terintegrasi serta merespon permasalahan akibat pergeseran budaya ngopi terkait produktivitas kerja, berekspresi di media sosial, dan peningkatan produksi kopi.
Implementasi Budaya Mataraman-Nganjuk pada Interior Ruang Tunggu Penumpang Terminal Bus Anjuk Ladang
Fijayarty, Novita;
Hawari, Firman
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i2.106039
Secara awam, terminal dapat dikategorikan sebagai salah satu ruang layanan publik dan merupakan komponen sistem pengadaan moda yang berfungsi sebagai tempat pemberhentian secara temporer bagi angkutan umum untuk mengangkut atau menurunkan penumpang serta barang ke tempat tujuan final serta berfungsi menjadi sistem kendali, tempat pengawasan, pengaturan, dan pengelolaan arus jalur penumpang dan/atau kargo. Terminal Bus Anjuk Ladang adalah terminal penumpang tipe B dan merupakan terminal utama terbesar di Kabupaten Nganjuk. Setelah pengelolaan terminal dialihkan kembali kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan telah selesai renovasi pada tahun 2018, desain eksterior maupun interior terminal menjadi semakin modern. Namun desain ini juga memiliki kekurangan, yaitu minimnya identitas yang diterapkan pada desain interior. Terutama pada ruang tunggu penumpang di terminal yang memiliki peran krusial dalam ruang pelayanan publik ini, memiliki alur sirkulasi yang kurang jelas dan desain yang umum.Penulis memperoleh data-data yang diperlukan untuk mendukung perancangan dengan menerapkan metode observasi, wawancara dan studi literatur. Data tersebut dianalisis menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif. Untuk penyelesaian permasalahan, penulis merancang desain interior pada ruang tunggu terminal dengan pengaplikasian budaya Mataraman-Nganjuk. Dengan mengimplementasi kebudayaan lokal Mataraman yang merupakan sejarah terbentuknya Kabupaten Nganjuk sehingga dapat menjadi identitas lingkungan.
Perancangan Fasilitas Wisata Edukasi pada Turtle Conservation and Education Center dengan Konsep Fun Learing Berbasis Teknologi
Haya, Salza Fadya;
Kristianto, Thomas Ari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i2.108860
Turtle Conservation and Education Center (TCEC) merupakan salah satu konservasi dan edukasi tentang penyu yang ada di Pulau Serangan, Bali. Sehubung dengan tingginya kunjungan wisatawan ke Bali, Pulau Serangan berpeluang dalam menjadi salah satu tujuan wisata. Dengan potensi yang ada serta program yang bermanfaat, TCEC berpotensi untuk menarik pengunjung untuk berkunjung. Melihat wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Bali, seharusnya TCEC dapat menjadi salah satu destinasi wisata edukasi dengan antusiasme pengunjung yang tinggi. Selain itu, berbagai program yang ditawarkan perlu dimaksimalkan terutama dalam edukasi yang menyenangkan sehingga tujuan dan value yang didapat pengunjung dapat diterapkan dalam kehidupan sehari - hari. Dengan program yang bermanfaat, TCEC memiliki tujuan untuk melestarikan penyu yang terancam punah, mengedukasi masyarakat dan wisatawan, mengontrol jumlah penyu yang digunakan dalam upacara adat, dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Dari tujuan tersebut perancangan ini ingin menunjang karakteristik dari TCEC sehingga dapat dirasakan pengguna, mengupayakan program edukasi yang ramah terhadap berbagai segmen, dan membantu mengoptimalkan program edukasi untuk rekreasi yang edukatif. Mengaplikasikan konsep fun learning berbasis teknologi untuk fasilitas edukasi untuk menunjang informasi agar mudah tersampaikan sehingga nantinya diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat lokal hingga turis mancanegara. Hasil perancangan berupa konsep desain dan aplikasinya dalm bentuk render 3D dan animasi.
Perancangan Interior Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia Berkonsep Edutainment Eco-Multisensori dengan Implementasi Self Learning Creativity Place (SLCP) sebagai Atraktivitas Edukasi Rekreatif Pengunjung
Rahmatullah, Muhammad Zaky;
Wardhana, Mahendra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i2.108610
Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia merupakan satuan pendidikan nonformal yang didirikan pada tanggal 13 Oktober 2008, berlokasi di Asrama Batalyon Kesehatan 2 Divisi Infanteri 2 Kostrad TNI AD, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan harapan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia dalam berbagai aspek pendidikan formal maupun nonformal kepada masyarakat.Fasilitas Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia memiliki beragam sentra edukasi yang menjembatani para anak-anak untuk menggali dan mengembangkan kecerdasan dan kreativitas melalui berbagai aktivitas yang bermakna secara bersama-sama dalam suasana fun dan friendly. Meskipun sudah lama beroperasi, sebagian besar sistem tata ruang dan fasilitas sentra edukasi yang terdapat pada Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia menggunakan tampilan ruang yang kurang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang berkelanjutan. Hal tersebut berpengaruh terhadap visi misi dan value yang diharapkan dalam tujuan pengelolaan. Oleh karena itu diperlukan sebuah pembaharuan konsep interior untuk menunjang optimalisasi materi pada sentra secara edukatif dan rekreatif. Pembaharuan tersebut dilaksanakan dengan metode perancangan berupa observasi, wawancara serta studi literatur yang berkaitan dengan objek penelitian. Pengaplikasian konsep Edutainment Eco-Multisensori dengan Self Learning Creativity Place (SLCP) menjadi salah satu cara untuk meningkatkan atraktivitas edukasi rekreatif bagi pengunjung. Diharapkan melalui rancangan Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia, dapat meningkatkan kualitas sarana pendidikan yang lebih maju di Indonesia.
Re-Desain Interior Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo Yang Informatif dan Aesthetics Dalam Pelayanan Secara Terpadu
Huda, Moch Miftahul;
Firman, Firman Hawari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i2.109099
Perpustakaan merupakan sebuah media atau fasilitas yang berfungsi sebagai tempat mencari refrensi, membaca buku, dan juga sebagai fasilitas rekreasi, serta di titik lain perpustakaan juga berfungsi sebagai media pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia terutama. Sebagai negara berkembang Indonesia masih mempunyai nilai yang cukup rendah terutama dari parameter indeks alibaca itu sendiri dan permasalahan ini sudah berlangsung lama dan belum ada peningkatan signifikan selama permasalahan itu ada. Dari beberapa kajian dan pemantauan terdapat banyak sekali faktor yang mempengeruhi rendahnya indeks alibaca di Indonesia terutama pada faktor fasilitas yang digunakan dimana masih kurang optimal misalnya pada kasus ini adalah perpustakaan. Perpustakaan di Indonesia kurang optimal guna memenuhi penilaian baik baik dari jumlah maupu kualitas perpustakaan itu sendiri Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo sebagai perpustakaan tingkat kabupaten yang ada di Sidoarjo merupakan satu-satunya perpustakaan di Sidoarjo, dan dengan informatif dan definitif dalam pelayanan secara terpadu dalam desain interior harapannya fasilitaas ini bisa menjadi dukungan dalam upaya menghasilkan sumber informatif dan definitif terutama di Jawa Timur.
Perancangan Buku Visual Karya Tulis Ir. Soekarno 'Sarinah' Melalui Alih Wahana
Fidawiyanti, Alya Lintang;
Darmawati, Nurina Orta
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i3.82720
Ir. Soekarno merupakan tokoh proklamator yang banyak menuangkan pemikirannya dalam bentuk tulisannya, salah satunya adalah karya tulis yang berjudul Sarinah. Di dalam buku tersebut berisi tentang pemahaman mengenai peran perempuan bukan hanya dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, melainkan juga dalam peradaban umat manusia. Oleh karena itu, penulis merancang buku visual sebagai media baru untuk karya tulis Sarinah yang berisi pemikiran Ir. Soekarno mengenai perempuan kepada generasi muda Indonesia. Dalam perancangan ini, metode yang digunakan adalah depth interview,kuisioner, studi literatur, studi eksisting, alih wahana, studi artefak visual, studi eksplorasi visual, serta user testing. Perancangan ini menghasilkan buku visual berupa jilid pertama buku visual Sarinah: Kewajiban Wanita dalam Kemerdekaan Republik Indonesia dengan konsep ‘Semangat Kebangkitan Perempuan Indonesia’ yang memuat sudut pandang Ir. Soekarno mengenai perempuan yang dikemas dengan menggunakan bahasa komunikatif yang ringkas dan ringan untuk target audiens kelompok usia 18-25 tahun.
Desain Car Body Double Deck Bus Sleeper Class Rute Surabaya Jakarta Via Tol Trans Jawa
Junior, Ian Reyhan;
Windharto, Agus;
Kurniawan, Arie
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i3.86100
Semakin berkembangnya infrastruktur jalan di pulau jawa, terutama dengan adanya pembangunan Tol Trans Jawa yang ditargetkan akan rampung pada 2020 memicu kemajuan dibidang transportasi. Tren kenaikan kebutuhan akan Bus Antar Kota Antar Provinsi menjadi pondasi hadirnya bus terbaru dengan pelayanan yang semakin memuaskan konsumen. Dipulau jawa rute Surabaya – Jakarta menjadi rute transportasi jarak jauh yang paling ramai. Hal ini dikarenakan menghubungkan dua kota besar di pulau jawa. Kebutuhan atas rute bus AKAP ini juga harus diiringi kenyamanan penumpang yang akan menempuh perjalanan dengan total waktu kurang lebih 10 jam. Ruang kabin dengan konfigurasi kursi Sleeper sangat berpotensi untuk berkembang di rute ini. Penggunaan Bus Double Decker menjadi jawaban atas banyaknya ruang yang dibutuhkan untuk dapat mengakomodir Bus Sleeper Class. Dengan kelas yang mewah ini penumpang dapat dimanjakan dengan fasilitas yang ada di dalam kabin. Selain itu pemilihan material interior, dan chassis kendaraan menjadi penting dalam mewujudkan kenyamanan penumpang.
Perancangan Video Animasi Eksplainer Tentang Pembelajaran Literasi Finansial untuk Milenial Usia 18-25 Tahun (Studi Kasus: Manajemen Arus Kas)
Ramadhani, Ilham Sahrul;
Indrojarwo, Baroto Tavip
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i3.82884
Literasi finansial merupakan suatu hal yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar tiap-tiap individu atau masyarakat dalam mengelola keuangan. Berdasarkan fakta di lapangan, banyak generasi muda tidak mempunyai literasi finansial yang baik. Untuk itulah dirancanglah sebuah video animasi eksplainer literasi finansial untuk milenial usia 18-25 Tahun dengan strategi dan media yang sesuai dengan preferensi audiens. Perancangan media edukasi interaktif ini disusun dengan beberapa metode. Data-data terkait dengan objek dan subjek penelitian didapatkan melalui studi literatur dan studi eksisting. Selain itu dilakukan juga pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif. Pesan utama akan disajikan dalam bentuk serial video animasi eksplainer yang akan diunggah ke Youtube dan Instagram, serta media pendukung lainnya seperti konten media sosial. Perancangan video animasi eksplainer tentang literasi finansial yang mengusung konsep “EaZY & Fund” diharapkan dapat mengajak target audiens agar mampu melakukan perencanaan keuangan secara lebih baik serta aware dengan isu keuangan. Dalam jangka panjang, perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat literasi finansial milenial Indonesia.
Perancangan Video Eksplainer Tentang Perkembangan Gaya Desain Art Nouveau
Sanusi, Salma Aulia Zamala;
Lakoro, Rahmatsyam
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v12i3.83005
Video eksplainer merupakan salah satu media berbasis IoT yang populer dalam pengembangan dan persebaran ilmu pengetahuan. Jumlah ketersediaannya juga mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Desain grafis, merupakan salah satu bidang yang digemari oleh masyarakat, khususnya remaja berusia 13-18 tahun. Fakta tersebut bertolak belakang dengan minimnya ketersediaan video eksplainer di bidang keilmuan desain grafis, khususnya gaya desain. Gaya desain sendiri merupakan bidang keilmuan desain yang mengandung unsur sejarah serta menarik untuk dipelajari. Maka dari itu dirancanglah sebuah video eksplainer tentang perkembangan gaya desain, dimana strategi perancangannya disesuaikan dengan preferensi remaja berusia 13-18 tahun. Dalam perancangan ini, metode yang digunakan adalah studi literasi, eksperimental, serta depth interview. Dilakukan juga pengumpulan data secara kuantitatif yang akan digunakan sebagai bahan evaluasi. Pada perancangan ini digunakan konsep "travel back in time”, dimana gaya gambar dan aspek pendukungnya disesuaikan dengan gaya desain yang sedang dibahas. Pada perancangan ini, gaya desain yang akan dijadikan studi kasus adalah gaya desain Art Nouveau. Art Nouveau sendiri merupakan gaya desain internasional pertama yang membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat. Perancangan video eksplainer ini diharapkan dapat membantu target audiens dalam mempelajari gaya desain Art Nouveau. Dalam jangka panjang, perancangan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan dan persebaran ilmu pengetahuan berbasis video eksplainer di bidang desain.