cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Peramalan Jumlah Penumpang Kereta Api Kelas Ekonomi Kertajaya Menggunakan ARIMA dan ANFIS Ilafi Andalita; Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.96 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.11624

Abstract

Kebutuhan masyarakat terhadap penggunaan alat transportasi kereta api kelas ekonomi perlu diperhatikan mengingat jenis  kereta api tersebut telah dipilih masyarakat berdasarkan kenyamanan dan terjangkaunya tarif tiket. Peramalan jumlah penumpang kereta api kelas ekonomi Kertajaya merupakan salah satu upaya penting untuk mengetahui kebutuhan pengguna transportasi tersebut. Namun, time series jumlah penumpang kereta api Kertajaya yang mempunyai fluktuasi tinggi terbukti bersifat nonlinear berdasarkan uji linieritas. Pemodelan menggunakan pendekatan linier seperti ARIMA Box-Jenkins tidak selalu memberikan peramalan yang baik karena terikat beberapa asumsi dalam membangun model. Oleh karena itu penelitian ini mengusulkan penggunaan metode ANFIS yang diharapkan memberikan kinerja lebih baik dalam pemodelan nonlinier dan dibandingkan dengan hasil dari ARIMA. Penggunaan ANFIS untuk peramalan jumlah penumpang selama 14 periode ke depan memberikan akurasi ramalan yang lebih tinggi daripada ARIMA karena MAPE dan RMSE yang dihasilkan lebih kecil. Model ANFIS terbaik dihasilkan dari input jumlah penumpang pada satu, tujuh, dan delapan hari sebelumnya dan fungsi keanggotaan pi.
Analisis Six Sigma Pada Produk Casing Pompa Tipe X di PT. Zenith Allmart Precisindo Sebagai Metode Perbaikan Kualitas Produk Nanda Praba Pramudita; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.384 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.11816

Abstract

Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur baja adalah PT. Zenith Allmart Precisindo (ZAP). Namun pada proses produksi casing pompa Tipe X terjadi reject yang melebihi batasan perusahaan. Reject pada bulan Februari mencapai 3,2% (level sigma 3,35). Padahal batasan reject hanya 2% (level Sigma 3,55). Selain itu sistem pengukuran visual masih belum diketahui kapabilitasnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapabilitas proses produksi serta level sigmanya dan kapabilitas sistem pengukuran menggunakan metode six sigma yang didalamnya terdapat metode kappa statistik. Setelah dilakukan analisis terhadap data inspeksi visual terhadap produk pada Maret dan April 2015 diperoleh hasil bahwa sistem pengukuran inspeksi visual di PT. ZAP sudah kapabel untuk masing-masing hasil within appraiser dan between appraiser. Hal ini menandakan bahwa sistem pengukuran visual tidak memerlukan perbaikan.  Level Sigma dari proses produksi casing pompa tipe x secara keseluruhan di PT ZAP adalah 3,65 yang artinya terdapat 15647 produk cacat dari 1 juta produksi casing pompa tipe x. Jenis defect bocor menjadi jenis defect yang paling sering dijumpai di dalam area produksi Dipping. Area produksi tersebut memiliki level sigma terkecil yaitu hanya 3.25. Hal-hal yang paling berpengaruh terhadap jenis defect bocor adalah cetakan keramik kurang tebal dan bahan campuran yang kurang sesuai dengan spesifikasi.
PERAMALAN RETURN SAHAM BANK CENTRAL ASIA MENGGUNAKAN SELF EXCITING THRESHOLD AUTOREGRESSIVE – GENETIC ALGORITHM Tesalonika Putri; Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.244 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.14599

Abstract

Tujuan utama investor melakukan investasi adalah mendapatkan return investasi yang sesuai dengan apa yang telah diinvestasikannya. Untuk mendapatkan hasil investasi yang te-pat, investor perlu mengetahui kondisi return saham di masa yang akan datang dengan tingkat resiko yang kecil. BCA meru-pakan salah satu perusahaan yang paling diminati oleh investor karena BCA menduduki peringkat ke 4 berdasarkan pengu-kuran kinerja perusahaan dalam peningkatan kekayaan yang dihasilkan perusahaan di atas return minimal. Kasus return sa-ham BCA mengikuti pola deret waktu nonlinear sehingga dide-kati dengan salah satu metode deret waktu nonlinear Self Exci-ting Threshold Autoregressive (SETAR). Model SETAR mem-bagi data menjadi beberapa regime berdasarkan nilai threshold yang diambil dari lag deret waktu return saham BCA tersebut. Namun sering dijumpai permasalahan dalam memperoleh model terbaik. Pada penelitian ini dilakukan optimasi estimasi para-meter model SETAR dengan genetic algorithm (GA) untuk me-ngatasi hal tersebut. GA melakukan proses pencarian solusi ter-baik berdasarkan kumpulan solusi. Pemodelan return saham BCA dilakukan menggunakan model SETAR, SETAR GA dan ARIMA. Model terbaik adalah model subset SETAR (2,[1,3,4],1) menggunakan optimasi genetic algorithm, karena menghasilkan akurasi peramalan paling tinggi dibandingkan model.
PERAMALAN INFLOW DAN OUTFLOW UANG KARTAL BANK INDONESIA DI WILAYAH JAWA TENGAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE ARIMA, TIME SERIES REGRESSION, DAN ARIMAX Noorgam Ika Rachmawati; Setiawan Setiawan; Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.732 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.12401

Abstract

Banyaknya uang yang beredar di masyarakat akan berpengaruh pada kondisi perekonomian suatu negara, sehingga Bank Indonesia (BI) menyusun perencanaan kebutuhan uang rupiah. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan inflow dan outflow uang kartal di setiap KPw BI BI wilayah Jawa Tengah berdasarkan model terbaik. Hasil analisis menunjukan bahwa karakteristik inflow dan outflow uang kartal dipengaruhi oleh efek variasi kalender, yaitu adanya hari raya Idul Fitri serta pola musiman. Selain itu periode minggu tertentu saat kejadian hari raya juga berpengaruh terhadap peningkatan jumlah inflow dan outflow uang kartal. Hasil peramalan menghasilkan model terbaik yang berbeda-beda untuk setiap KPw BI BI di wilayah Jawa Tengah. Berdasarkan nilai Root Mean Square Error (RMSE) terkecil, model terbaik untuk meramalkan data inflow baik di KPw BI BI Semarang, KPw BI BI Solo, KPw BI BI Purwokerto dan KPw BI BI Tegal adalah model ARIMA. Sedangkan model terbaik untuk meramalkan data outflow di KPw BI BI Purwokerto adalah  model Time Series Regression. Selain itu model terbaik untuk meramalkan  data outflow di KPw BI BI Semarang, KPw BI BI Solo dan  KPw BI BI Tegal yaitu model ARIMAX ataupun Time Series Regression, karena keduanya memiliki model yang sama. Hasil ramalan periode 2015 menunjukan bahwa kenaikan inflow uang kartal terjadi pada bulan Agustus, sedangkan kenaikan outflow uang kartal terjadi pada bulan Juli.
Pengembangan Jaringan Distribusi Uang dan Layanan Kas untuk Menentukan Lokasi Baru Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN) Bank Indonesia di Pulau Sulawesi Menggunakan Analisis Faktor Fakhrul Azizi Indillah; Santi Puteri Rahayu; Suhartono Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.369 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.14363

Abstract

Tugas Bank Indonesia terutama dalam pengelolaan uang rupiah, khususnya pendistribusiannya ke seluruh daerah, menghadapi tantangan yang tidak mudah. Salah satu tantangan terbesar dalam pengedaran uang rupiah adalah ketersediaan moda dan jalur transportasi reguler yang terbatas, serta kondisi geografis maupun alam Indonesia, termasuk di dalamnya kondisi iklim dan cuaca yang sering mengalami perubahan. Dalam kasus ini akan dilakukan analisis menggunakan analisis faktor yang selanjutnya dibuat skor faktor untuk membuat pengelompokan daerah mana yang perlu dibangun KPwDN Bank Indonesia baru. Setelah dilakukan analisis didapatkan hasil pada provinsi Gorontalo, Kabupaten Pohuwato perlu dibangun KPwDN Bank Indonesia. Pada provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar perlu diabangun KPwDN Bank Indonesia. Pada provinsi Sulawesi Utara, Bitung perlu dibangun KPwDN Bank Indonesia. Pada provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai perlu dibangun KPwDN Bank Indonesia. Pada provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Kolaka perlu dibangun KPwDN Bank Indonesia. Pada provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju perlu dibangun KPwDN Bank Indonesia.
Analisis Kurva Survival Kaplan Meier pada Pasien HIV/AIDS dengan Antiretroviral Therapy (ART) di RSUD Prof. Dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto Menggunakan Uji Log Rank Fiscy Aprilia Rahmanika; Santi Wulan Purnami; Nurcahyati Akbar Kusumawardani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.005 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.14995

Abstract

HIV/AIDS menjadi masalah kesehatan global hingga saat ini. Namun, laporan UNAIDS menyebutkan pada tahun 2012 mengalami penurunan sebesar 33%, salah satunya disebabkan oleh Antirteroviral Therapy (ART). Di Indonesia, provinsi yang menduduki peringkat kedua dengan jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak adalah JawaTimur. Dari 29 Kabupaten yang berada di provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Mojokerto menduduki peringkat 11 pada tahun 2012 dan salah satu rumah sakit yang berada di Kabupaten Mojokerto adalah RSUD Prof. Dr. Soekandar. Oleh karena itu, akan dilakukan penelitian mengenai analisis kurva survival Kaplan Meier pada pasien HIV/AIDS dengan Antiretroviral Therapy (ART) di RSUD Prof. Dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto menggunakan uji Log Rank berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Analisis survival merupakan suatu analisis data dimana outcome variabel yang diperhatikan adalah waktu hingga terjadinya suatu kejadian (event). Pada analisis survival, terdapat kurva survival Kaplan Meier untuk menggambarkan karakteristik pasien berupa peluang survival dan dilanjutkan dengan uji Log Rank untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antar kurva. Hasil analisis dan pembahasan berdasarkan hasi uji Log Rank menunjukkan bahwa faktor stadium saja yang berbeda secara signifikan. Analisis kurva survival Kaplan Meier menjelaskan bahwa peluang survival pasien HIV/AIDS memiliki stadium berat lebih rendah daripada pasien yang memiliki stadium ringan sehingga faktor stadium mampu memberikan pengaruh terhadap survival pasien HIV/AIDS dengan ART.
Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Pada Agency Problems dan Keputusan Stock Repurchase di Indonesia Kurniawan, Christian Yendi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15017

Abstract

Agency problems merupakan suatu permasalahan karena adanya perbedaan kepentingan antara manajemen perusahaan dan shareholder maupun debtholder. Salah satu alternatif untuk memitigasi agency problems, yaitu stock repurchase di mana perusahaan membeli kembali saham yang sudah beredar di pasar modal. Dalam melakukan stock repurchase, perusahaan perlu mempertimbangkan managerial discretion, ownership structure, agency problem, dan valuation, sehingga mampu menunjukkan signal positif dan tingkat kebaikan fundamentalnya kepada pasar. Penelitian ini menggunakan aktivitas stock repurchase pada listed company di Indonesia dari tahun 2002 hingga 2014. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antar variabel yang mempengaruhi agency problems dan pengaruhnya terhadap keputusan stock repurchase antara perusahaan milik swasta dan negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya, yaitu partial least square (PLS-SEM). Penelitian ini menggunakan 108 aktivitas stock repurchase. . Penelitian ini menunjukkan bahwa agency problems pada perusahaan di Indonesia dipengaruhi oleh managerial discretion dan ownership structure khususnya dominasi institutional holdings. Sedangkan stock repurchase pada perusahaan milik negara dipengaruhi oleh managerial discretion. Penelitian ini juga memberikan suatu fakta bahwa perusahaan di Indonesia melakukan stock repurchase di saat harga saham overvalue karena perusahaan ingin memaksimalkan kesejahteraan shareholder. Kata Kunci : Agency Problems, PLS, Overvalue, Stock Repurchase.
Ads Filtering Mengunakan Jaringan Syaraf Tiruan Perceptron, Naïve Bayes Classifier, dan Regresi logistik Achmad Fachrudin Rachimawan; Brodjol Sutijo Suprih Ulama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.948 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.14692

Abstract

Email merupakan fasilitas yang mutlak diperlukan dalam berbagai bidang. Pentingnya email dan jumlahnya yang begitu banyak menyebabkan penyalahgunaan. Salah satu penyalahgunaan yang sering ditemui adalah email iklan yang dikirimkan oleh perusahaan penyedia konten internet saat pengguna mendaftar pada situs perusahaan tersebut. Terdapat metode agar email iklan dari perusahaan-perusahaan tersebut bisa secara otomatis dikenali yaitu klasifikasi. Data email berbentuk teks, sehingga jauh lebih rumit dan perlu proses untuk mempersiapkan data. Salah satu prosesnya adalah pembobotan ads atau adicity. Untuk metode klasifikasi yang digunakan adalah Naive Bayes Classifier (NBC) yang secara umum sering digunakan dalam data teks dan Perceptron yang diketahui keduanya merupakan metode yang cukup sederhana untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks. Kedua metode tersebut akan dibandingkan untuk mengetahui hasil klasifikasi yang paling baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NBC lebih unggul dibanding Perceptron, dan pada NBC False Positive Ratio lebih mudah untuk dikontrol.
Peramalan Inflasi Kota Surabaya dengan Pendekatan ARIMA, Variasi Kalender dan Intervensi Novi Wulandari; Setiawan Setiawan; Imam Safawi Ahmad
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.517 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.14693

Abstract

Inflasi di Kota Surabaya seringkali menduduki posisi tertinggi. Namun, Kota Surabaya belum memiliki Tim Pengendali dan Pemantau Inflasi Daerah (TPID). Oleh karena itu, peramalan inflasi Kota Surabaya menjadi hal yang penting dilakukan. Peramalan dilakukan dengan pendekatan model ARIMA, variasi kalender dan intervensi pada inflasi Kota Surabaya baik pada inflasi umum maupun infasi tujuh kelompok pengeluaran. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dengan menggunakan data inflasi umum dan inflasi tujuh kelompok pengeluaran periode 2003-2015, menunjukkan bahwa model intervensi menjadi model yang paling sesuai pada Inflasi Surabaya terkecuali pada inflasi kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dan kelompok sandang. Pada kelompok tersebut model yang sesuai masing-masing adalah variasi kalender dan ARIMA. Secara keseluruhan model terbaik yang diperoleh baik digunakan untuk meramalkan tingkat inflasi hanya untuk satu periode ke depan kecuali inflasi kelompok sandang yang masih dapat digunakan maksimal tujuh periode ke depan. Tingkat inflasi di Kota Surabaya selalu dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar.
Pengendalian Kualitas Proses Produksi Kaca Lembaran Jenis Laminated di PT. X dengan Metode Six Sigma Niken Dwi Larasati; Lucia Aridinanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.372 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.14194

Abstract

PT. X merupakan salah satu produsen kaca lembaran di Indonesia, dimana produk yang paling banyak diproduksi adalah  LNFL 2 mm. Masalah kualitas produksi yang terjadi pada bulan Januari hingga Maret 2015 adalah peningkat-an jumlah cacat primer, khususnya bubble yang meningkat hingga 321 persen pada bulan Maret. Hal tersebut menyebabkan indeks kapabilitas karakteristik atribut kaca untuk tipe DN dan E sangat rendah, dimana masing-masing bernilai 0,29 dan 0,33. Untuk meningkatkan indeks kapabilitas, dilakukan perbaikan dengan metode six sigma dengan hasil perbaikan telah mampu menurunkan jumlah cacat atribut. Sehingga, level sigma atribut kaca tipe DN mengalami kenaikan dari 3,24σ menjadi 3,46σ dan untuk tipe E naik dari 3,31σ menjadi 3,59σ. Kenaikan mengindi-kasikan bahwa jumlah produk yang berada di luar batas spesifi-kasi atribut semakin berkurang. Level sigma variabel kaca tipe E juga mengalami kenaikan dari 2,91σ menjadi 3,52σ. Sebaliknya, level sigma variabel kaca tipe DN mengalami penurunan dari 3,63σ menjadi 2,98σ. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan berkelanjutan untuk mengidentifikasi penyebab turunnya level sigma variabel kaca tipe DN.

Page 34 of 228 | Total Record : 2279