cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Pengaruh pH dan Suhu Terhadap Aktivitas Protease Penicillium sp. Yusriah Yusriah; Nengah Dwianita Kuswytasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.815 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2744

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pH dan suhu terhadap aktivitas protease pada Penicillium sp.3 T3f2. Selanjutnya, isolat Penicillium sp. di kultur dalam media produksi protease untuk menghasilkan protease. Suhu yang digunakan adalah 300 – 500C sedangkan pH-nya 4 – 8. Aktivitas protease ditentukan dan diukur dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 275 nm, dengan kasein sebagai substrat. Berdasarkan uji ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Duncan dengan taraf kepercayaan 95%, didapatkan bahwa hanya pH yang berpengaruh terhadap aktivitas protease. Aktivitas protease Penicillium sp. tertinggi sebesar 2.416 U/ml, dan dicapai pada pH 8 dan suhu 400C.
Prevalensi dan Derajat Infeksi Anisakis sp. pada Saluran Pencernaan Ikan Kakap Merah (Lutjanus malabaricus) di Tempat Pelelangan Ikan Brondong Lamongan Zainul Muttaqin; Nurlita Abdulgani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.22 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan derajat infeksi Anisakis sp. yang ditemukan pada saluran pencernaan ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) di tempat pelelangan ikan Brondong Lamongan berdasarkan panjang total ikan. Spesimen ikan dibedah dengan cara dibuat sayatan pada bagian ventral ikan. Organ usus dan lambung diletakkan ke dalam cawan petri yang berisi larutan fisiologis NaCl 0,9% dan diidentifikasi dengan menggunakan mikroskop cahaya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ikan kakap merah telah terinfeksi larva 3 (L3) Anisakis sp.. Prevalensi dan derajat infeksi ikan kakap merah berukuran 25-37 cm lebih besar dibandingkan dengan ikan kakap merah yang berukuran 21-24 cm. Nilai prevalensi ikan berukuran 21-24 cm sebesar 66,67 % dengan nilai derajat infeksi sebesar 5,2 parasit/ikan sedangkan pada ikan berukuran 25-37 cm nilai prevalensinya sebesar 80 %. Dengan nilai derajat infeksi sebesar 18,25 parasit/ikan. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Uji T menunjukkan bahwa, jumlah Anisakis sp. pada saluran pencernaan ikan kakap merah berhubungan nyata dengan panjang tubuhnya (P<0,05).
Prevalensi dan Derajat Infeksi Anisakis sp. pada Saluran Pencernaan Ikan Kerapu Lumpur (Epinephelus sexfasciatus) di TPI Brondong Lamongan Syamsul Arifudin; Nurlita Abdulgani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.54 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi dan derajat infeksi Anisakis sp. pada saluran pencernaan ikan kerapu lumpur (Epinephelus sexfasciatus) di tempat pelelangan ikan brondong Lamongan. Pengambilan sampel sebanyak 30 ekor ikan dengan ukuran ≥22 cm. Organ yang diamati lambung dan usus, kemudian dilakukan perhitungan prevalensi dan derajat infeksi Anisakis sp. Hasil dari penelitian ini menunjukkan prevalensi Anisakis sp. pada saluran pencernaan (meliputi lambung dan usus) ikan kerapu lumpur (Epinephelus sexfasciatus) sebesar 100%. Sedangkan derajat infeksi Anisakis sp. sebesar 4 individu Anisakis sp. pada organ lambung dan 7 individu Anisakis sp. pada organ usus dalam satu individu ikan kerapu lumpur (Epinephelus sexfasciatus).
Aktifitas Enzim Lignin Peroksidase oleh Gliomastix sp. T3.7 pada Limbah Bonggol Jagung dengan Berbagai pH dan Suhu Ima Mufidatul Ilmi; Nengah Dwianita Kuswytasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.993 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2747

Abstract

Enzim Lignin Peroksidase (LiP) merupakan enzim ekstraseluler yang mempunyai manfaat  dalam berbagai bidang industri. Gliomastix sp. merupakan salah satu spesies yang mempunyai kemampuan mendegradasi lignin paling besar diantara kapang koleksi laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi ITS lainnya, sehingga diduga memiliki aktifitas enzim lignin peroksidase (LiP) yang besar pula. Aktifitas enzim dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya suhu dan pH. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pH dan suhu yang berbeda terhadap aktivitas enzim lignin peroksidase  dari Gliomastix sp. yang ditumbuhkan pada  limbah bonggol jagung. Uji aktifitas enzim Lignin peroksidase dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis Boeco 22. Aktifitas Lignin Peroksidase (LiP) diukur pada panjang gelombang  310 nm dengan menggunakan Veratryl alkohol sebagai substrat. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa Gliomastix sp. T3.7 merupakan kapang yang mampu menghasilkan enzim Lignin Peroksidase pada limbah bonggol jagung, dimana aktifitas enzim LiP maksimum terdapat pada pH 6 dan suhu 350C sebesar 8,088 U/ml
Pengaruh Konsentrasi ZPT 2,4-D dan BAP terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Biji Dendrobium laxiflorum J.J Smith secara In Vitro Endang Lestari; Tutik Nurhidayati; Siti Nurfadilah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.201 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh 2,4 Dichlorophenoxyacetic Acid (2,4 D) dan 6-Benzylaminopurine (BAP) terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji anggrek Dendrobium laxiflorum. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi 2,4-D yang terdiri dari 0 mg/l ; 0,1 mg/l ; 0,3 mg/l dan 0,5 mg/l dan faktor kedua adalah konsentrasi BAP, yaitu 0 mg/l ; 0,5 mg/l ; 1 mg/l ; 1,5 mg/l dan 2 mg/l. Pengamatan dilakukan 3 bulan setelah inokulasi. Hasil uji ANOVA menunjukkkan bahwa konsentrasi 2,4-D dan konsentrasi BAP serta interaksi antara kedua faktor tersebut berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji anggrek D. laxiflorum ( P ≤ 0,05). Persentase pertumbuhan dan perkembangan biji D. laxiflorum pada penelitian ini berkisar antara 0,76% - 36,34 %. 2,4-D 0,1 mg/l dengan BAP 2 mg/l menunjukkan persentase pertumbuhan dan perkembangan biji tertinggi (36,34 %)
Pengaruh Medium MS dengan Penambahan Arginin 100 ppm Terhadap Pertumbuhan Tunas Apikal Tebu (Saccharum officinarum) Varietas NXI 1-3, HW-1 dan THA Secara In-vitro Yullis Remita; Tutik Nurhidayati; Nurmalasari Nurmalasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.747 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3628

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh medium MS modifikasi arginin 100 ppm yang digunakan terhadap pertumbuhan organogenesis eksplan nodus meristem apikal tunas pucuk tebu (Saccharum officinarum) pada varietas NXI1-3, HW-1 dan THA secara in vitro. Parameter yang dihitung adalah jumlah tunas yang terbentuk per eksplan dan panjang tunas tertinggi. Data yang diperoleh untuk tiap varietas tebu akan dianalisis dengan uji t dua sampel berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf kepercayaan 95%. Arginin 100 ppm yang ditambahkan dalam medium MS digunakan oleh eksplan sebagai donor nitrogen. Sehingga penambahan arginin 100 ppm mampu memicu respon pertumbuhan tunas. Hasil penelitian ini adalah medium MS dengan penambahan arginin 100 ppm tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan organogenesis eksplan nodus meristem apikal tunas pucuk tebu (Saccharum officinarum) pada varietas NXI1-3, HW-1 dan THA
Potensi Isolat Kapang Koleksi Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi Biologi ITS Dalam Mendegradasi Pewarna Azo Orange II Aprilia Fitriana; Nengah Dwianita Kuswytasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.023 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3591

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah isolat kapang koleksi Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi Biologi ITS berpotensi dalam mendegradasi pewarna azo jenis Orange II. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menumbuhkan isolat kapang pada Medium Basal Agar yang mengandung 100 ppm Orange II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ke 37 isolat kapang yang digunakan berpotensi dalam mendegradasi Orange II. Semua isolat kapang dapat tumbuh dengan baik pada medium tersebut dan menunjukkan aktivitas degradasi dengan berubahnya warna medium. Isolat yang menunjukkan skoring perubahan warna tertinggi adalah Gliomastix sp. (LM 1020)
Studi Potensi Isolat Kapang Wonorejo Surabaya dalam Mendegradasi Polimer Bioplastik Poly Hydroxy Butyrate (PHB) Talitha Rahma Nathania; Nengah Dwianita Kuswytasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.737 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3592

Abstract

PHB merupakan salah satu polimer sintetis berbahan dasar dari sumber daya terbaharukan yang oleh aktivitas mikroorganisme akan disintesis menjadi bioplastik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi isolat kapang tanah Wonorejo Surabaya dalam mendegradasi polimer bioplastik, khususnya golongan Poly Hydroxy Butyrate (PHB). Parameter yang digunakan untuk pengamatan adalah skrinning rasio zona bening. Dari 21 isolat yang diujikan, terdapat 5 isolat yang mampu menghasilkan zona bening. Terbentuknya zona bening mengindikasikan adanya penguraian polimer PHB dan kopolimernya. Gliomastix sp.2 menunjukkan rasio zona bening tertinggi yaitu 0,98 cm, diikuti nilai terbesar hingga terkecil selanjutnya adalah Chaetomium sp. (0,97 cm), Fusarium sp. (0,94 cm), Mortierella sp. (0,89 cm) dan Paecilomyces sp.4 (0,86 cm). Pertumbuhan diameter koloni kapang lebih besar daripada diameter zona bening sehingga hasil rasio zona bening menunjukkan nilai < 1 cm
Studi Potensi Bioherbisida Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia catappa) terhadap Gulma Rumput Teki (Cyperus rotundus) Denada Visitia Riskitavani; Kristanti Indah Purwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.047 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3593

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa) dapat menghambat pertumbuhan gulma rumput teki (Cyperus rotundus) dan untuk mengetahui berapakah konsentrasi ekstrak daun ketapang (T. catappa) dapat menghambat pertumbuhan gulma rumput teki (C. rotundus). Penelitian ini dilakukan dengan cara maserasi ekstrak daun ketapang (T. catappa) dengan pelarut polar yaitu (ethanol 96%) kemudian di aplikasikan terhadap pertumbuhan gulma rumput teki (C. rotundus). Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak daun ketapang (T. catappa) dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk menghambat pertumbuhan tinggi gulma rumput teki (C. rotundus) serta konsentrasi ekstrak daun ketapang (T. catappa) yang dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk menghambat pertumbuhan tinggi gulma rumput teki (C. rotundus) adalah konsentrasi 50% ekstrak
Pengaruh Glomus fasciculatum Pada Pertumbuhan Vegetatif Kedelai yang Terinfeksi Sclerotium rolfsii Ella Ratih Wahyu; Kristanti Indah Purwani; Sri Nurhatika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.236 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i2.3622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pemberian Glomus fasciculatum terhadap Sclerotium rolfsii penyebab penyakit layu pada kedelai serta mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan vegetatif kedelai. Penelitian ini menggunakan perlakuan level dosis mikoriza yaitu 0 gram mikoriza dan tanpa jamur patogen, 0 gram mikoriza dengan jamur patogen, 10 gram mikoriza, 20 gram mikoriza, 30 gram mikoriza, 40 gram mikoriza, dan 50 gram mikoriza. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 50 gram mikoriza G. fasciculatum merupakan dosis yang paling berpengaruh positif terhadap pertumbuhan kedelai pada berat kering akar yaitu sebesar 0,815 gram dan berat kering tajuk sebesar 7,0675 gram

Page 87 of 228 | Total Record : 2279