cover
Contact Name
Rahma Oktavia
Contact Email
rahma@iphorr.com
Phone
-
Journal Mail Official
mail@iphorr.com
Editorial Address
Jl. Raden Imba Kusuma Ratu Gang Durian No.40, Sukadana Ham, 3 Kota Bandar Lampung 5247
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
TMI JOURNAL OF Tropical Medicine Issues
ISSN : 28089227     EISSN : 28088727     DOI : 10.56922
Core Subject : Health,
Jurnal kedokteran hasil penelitian di daerah iklim tropis meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua tingkat usia. Penelitian yang diutamakan kejadian yang sedang tren di dunia kedokteran. Begitupun pengobatan alternatif dari sumber alam yang mudah didapatkan didaerah tropis. Terbit 2 kali dalam satu tahun bulan April dan Desember.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): Edition April 2024" : 5 Documents clear
Tingkat kepatuhan minum obat pada penderita penyakit hipertensi di puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang bulan juni-juli tahun 2021 Nurmalasari, Yesi; Mustofa, Ladyani; Pradana, Mohammad Amin
JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Vol. 1 No. 2 (2024): Edition April 2024
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/tmi.v1i2.92

Abstract

Background: Hypertension is one of the not contagious disease that occur as a result of an increase in pressure of blood . Increased pressure of  blood is also influenced by several factors of risk among others include age, sex, family background , obesity , and the levels of salt high . Obedience Treatment is generally defined as the level of behavior in which the patient uses the drug, obeys all rules and advice and is continued by health workers . Noncompliance patient becomes a serious problem that faced the  health professionals . It is caused due to hypertension is a disease that many experienced by people without no symptoms are significant and also the diseases that cause other dangerous disease if not treated immediately . Purpose: To knowing overview level compliance drink drugs in hypertension disease patients. Method: Descriptive and mechanical decision sampling in research this is a non-probability sampling by type of purposive sampling is taking samples of the whole of the number of respondents . Results: Number of samples 50 of 200 population , the level of adherence to drink medicine patients of hypertension obtained dalah category are not obedient ie 25 respondents (50%).    Conclusion: The level of adherence to drink the drug in patients with hypertension in puskesmas Kedaung Wetan city of Tangerang not obedient taking medication . Keywords: Compliance; Hypertension; Patient. Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah. Peningkatan tekanan darah juga dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko antara lain meliputi usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, obesitas, dan kadar garam tinggi. Kepatuhan terhadap penggobatan diartikan secara umum sebagai tingkatan perilaku dimana pasien menggunakan obat, menatati semua aturan dan nasihat serta dilanjutkan oleh tenaga kesehatan. Ketidakpatuhan pasien menjadi masalah serius yang dihadapi para tenaga kesehatan profesional. Hal ini disebabkan karena hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak dialami oleh masyarakat tanpa ada gejala yang signifikan dan juga merupakan penyakit yang menimbulkan penyakit lain yang berbahaya bila tidak diobati secepatnya. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan minum obat pada penderita penyakit ipertensi di Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang bulan Juni - Juli Tahun 2021. Metode: Penelitian ini deskriptif serta teknik pengambilan sampling dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan jenis Purposive Sampling yaitu pengambilan sampel keseluruhan dari jumlah responden. Hasil: Jumlah sampel 50 dari 200 populasi, tingkat kepatuhan minum obat pasien hipertensi didapatkan dalah katagori tidak patuh yaitu 25 responden (50 %). Simpulan: Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang tidak patuh meminum obat. Kata Kunci: Hipertensi; Kepatuhan; Pasien.
Evaluasi pelayanan posbindu penyakit tidak menular selama pandemi covid-19 Handayani, Opsi Okta; Muhani, Nova
JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Vol. 1 No. 2 (2024): Edition April 2024
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/tmi.v1i2.135

Abstract

Pendahuluan: Transisi epidemiologi penyebab kematian di dunia 71% disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) dan 22% oleh penyakit menular. Dari jumlah tersebut, hampir tiga perempat (72,3%) berasal dari penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker. Tujuan: evaluasiPosbindu Penyakit Tidak Menular Pelayanan(PTM) pada masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo. Metode: Jenis evaluasi penelitian kualitatif dengan model context, input, process, product (CIPP). Instrumen menggunakan pedoman wawancara. Analisis data dengan triangulasi sumber, metode dan teori. Hasil: Hasil evaluasi masukan dari Posbindu Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) di Puskesmas Yosomulyo Kota Metro tahun 2021 terdiri dari upaya sosialisasi yang dilakukan berkoordinasi dengan dinas kesehatan terkait zona penyebaran covid-19, dengan exit dan RT RW sesegera mungkin memberikan pembahasan tentang tempat dan jadwal pelaksanaan posbindu serta pelaksanaan protokol kesehatan. Simpulan: hasil pelaksanaan protokol kesehatan telah dilakukan walaupun tindakan sterilisasi tempat dan peralatan secara berkala tidak timbul dari hasil wawancara dan observasi di lapangan. Jumlah kunjungan yang sebagian besar menyatakan terjadi penurunan jumlah kunjungan, target target yang tidak tercapai terutama untuk target remaja dan bapak-bapak.
Hubungan antara hipertensi dengan letak dan jenis perdarahan intrakranial spontan pada pemeriksaan ct scan kepala Fatabuana, Anggi Ola; Yunus , Muhamad; Jhonet , Aswan; Fitriyani, Fitriyani
JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Vol. 1 No. 2 (2024): Edition April 2024
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/tmi.v1i2.147

Abstract

Pendahuluan: Perdarahan intrakranial spontan merupakan perdarahan atau akumulasi darah dalam rongga intrakranium yang dapat terjadi pada parenkim otak dan pada ruang meninges sekitarnya. Perdarahan intrakranial spontan dapat disebabkan oleh kejadian nontraumatik. Hipertensi adalah faktor resiko yang paling umum atau utama. Tujuan: Untuk Mengetahui hubungan antara hipertensi dengan letak dan jenis perdarahan intrakranial spontan pada pemeriksaan CT Scan kepala di RSUD dr.H.Abdul Moeloek, provinsi lampung tahun 2020 Metode: Desain Penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dan dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel sebanyak 124 orang. Analisa menggunakan uji korelasi Spearman’s. Hasil:. Sebagian besar responden mengalami hipertensi derajat 2 sebanyak (56.5%). letak perdarahan intracranial spontan banyak ditemukan pada hemisfer/lobar (38.7%) dan jenis ditemukan pada intraserebral sebanyak (73.47%). Ada hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan letak perdarahan intrakranial spontan (p- value=0.011) dan ada hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan jenis perdarahan intrakranial spontan (p-value=0.028). Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan letak perdarahan intrakranial spontan (p-value=0.011) dan jenis perdarahan intrakranial spontan (p- value=0.028).
Faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar Covid-19 meski telah diberikan vaksinasi Yunus, Muhamad; Alfarisi, Ringgo; Reni Setiawati, Octa; Carolina, Wina
JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Vol. 1 No. 2 (2024): Edition April 2024
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/tmi.v1i2.223

Abstract

Pendahuluan: Pengembangan vaksinasi covid-19 dilapangan banyak mendapat respon, tiga jenis sikap kelompok masyarakat terhadap vaksinasi, penerima vaksin, kelompok ragu-ragu, dan kelompok penolak vaksin. Keragu-raguan muncul ketika vaksin yang diperkenalkan kefektifan dan potensi keamanannya masih samar, penerima vaksin akan terjadi apabila ada rasa puas tidak tertular, kemudahan mencari layanan dan biaya yang lebih tinggi dari yang diharapkan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar covid-19 meski telah di berikan vaksinasi di Puskesmas Padarincang Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang Provinsi Banten tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis analitik dan dengan menggunakan mode cross sectional, untuk alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuisioner, serta untuk sampel teknik yang digunakan yaitu teknik total quota Sampling. Hasil: Hubungan regresi ganda antara pengetahuan, sikap, sumber informasi dan pengalaman terhadap persepsi tenaga kesehatan tentang vaksinasi Covid-19 di dapat hasil nilai p-value < 0,25 yaitu sumber informasi, sedangkan p-value dengan> 0,25 yaitu pengetahuan, sikap dan pengalaman. Simpulan: Ada  hubungan pengetahuan,  sikap, pengalaman dan sumber informasi dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar Covid-19 meski telah menerima vaksinasi di Puskesmas Padarincang Kecamatan Padarincang Kabupaten Serangtahun 2021.
Pengaruh pemberian rebusan daun sirsak terhadap penurunan kadar asam urat Widia Sari, Melda; Erwin, Tubagus; Kustiani, Ai
JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Vol. 1 No. 2 (2024): Edition April 2024
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/tmi.v1i2.243

Abstract

Background: Treatment of gout sufferers can be done in 2 ways, namely pharmacological and non-pharmacological. Pharmacological management is done with NSAID treatment, such as; colchicine and corticosteroids during acute episodes, while non-pharmacological management or traditional medicine can be done by giving traditional medicines, such as giving soursop leaf decoction which can reduce uric acid levels. Purpose: To determine the effect of soursop leaf decoction on reducing uric acid levels. Methods: This type of research is quantitative, quasi-experimental design with a one-group pretest and post-test design approach. The sample in this study were all people who experienced gout in the work area of ​​the Bangun Rejo Health Center, Bangun Rejo District, Central Lampung Regency in July 2022, totaling 36 respondents. In this study the sampling technique used is total sampling Results: The results of statistical tests, T-test obtained p-value 0.000, or p-value <0.05, it can be concluded that giving soursop leaf decoction can reduce uric acid levels. Suggestion: It is hoped that with the results of this study respondents can apply soursop leaf decoction therapy, so that with soursop leaf decoction therapy, uric acid levels can be resolved properly.   Pendahuluan: Pengobatan pada penderita gout dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu farmakologis dan nonfarmakologis. Penatalaksanaan secara farmakologis dilakukan dengan pengobatan OAINS, seperti; kolkisin dan kortikosteroid selama episode akut, sedangkan penatalaksanaan non farmakologi atau pengobatan tradisional yang dapat dilakukan dengan cara pemberian obat tradisional, seperti pemberian rebusan daun sirsak yang dapat menurunkan kadar asam urat. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun sirsak terhadap penurunan kadar asam urat. Metode: Jenis penelitian kuantitatif, rancangan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretes dan post tes design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh orang yang mengalami asam urat di wilayah kerja Puskesmas Bangun Rejo Kecamatan Bangun Rejo Kabupaten Lampung Tengah pada bulan Juli 2022 yang berjumlah 36 responden. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah total sampling Hasil: Hasil uji statistik, Uji T di dapatkan p-value 0,000, atau p-value < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa pemberian rebusan daun sirsak dapat menurunkan kadar asam urat. Saran: Diharapkan dengan hasil penelitian ini responden dapat menerapkan terapi rebusan daun sirsak, sehingga dengan terapi rebusan daun sirsak maka kadar asam urat dapat teratasi dengan baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5