cover
Contact Name
Citra Puspa Juwita
Contact Email
helfinjurnal@gmail.com
Phone
+62881010177227
Journal Mail Official
helfinjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Vokasi Gedung AB Kampus Cawang - Jl. Mayjen Sutoyo No.2 Cawang, Jakarta Timur 13630, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
HelFin Journal
ISSN : -     EISSN : 30267374     DOI : https://doi.org/10.33541/helfin.v2i2.6920
HelFin (Health and Financial Journal) is a journal contains appropriate and applied research in the fields of health and finance, which is published twice a year (January and July). This journal is published by the Vocational Faculty of the Indonesian Christian University, which has the aim of producing good and quality publications, carrying out valid and trustworthy journal management and collaborating with national journal associations. The scope/focus of issues covered in the Journal are neuroscience, musculoskeletal, cardiovascular pulmonary, pediatrics, sports health, and exercise therapy, elderly health, medical surgery, maternity, community, mental, critical, emergency, and family, management, accounting, analysis finance and banking, and marketing, tax management, tax litigation, logistics tax, and export & import tax.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
PENERAPAN TERAPI ASERTIF PADA PASIEN DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSKD DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR: IMPLEMENTATION OF ASSERTIVE THERAPY IN PATIENTS WITH A RISK OF VIOLENT BEHAVIOR AT DUREN SAWIT DRUG CENTER, EAST JAKARTA Risha, Elizabeth
HelFin Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i2.7182

Abstract

Risiko perilaku kekerasan merupakan salah satu respon marah yang diekspresikan dengan melakukan ancaman, mencederai diri sendiri maupun orang lain. Strategi preventif untuk mencegah risiko perilaku kekerasan mencakup meningkatkan kemampuan perawat, melatih penderita berkomunikasi dan mengungkapkan kemarahan, serta Terapi Asertif untuk meningkatkan interpersonal dalam berbagai situasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan jiwa dan penerapan terapi asertif pada pasien risiko perilaku kekerasan dalam meningkatkan periaku yang asertif supaya dapat memutuskan beperilaku sesuai keinginan dan mampu mengekspresikan diri dengan nyaman. Metode yang digunakan adalah deskriptif berupa studi kasus menggunakan pendekatan proses keperawatan yang meliputi tahap pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi keperawatan.Studi kasus ini diberikan pada dua pasien dimulai dari pre-test menggunakan scooring RUFA, diikuti dengan pemberian strategi pelaksanaan (SP) 1-5 antara lain secara fisik dengan tarik nafas dalam dan memukul bantal/kasur; secara sosial/verbal dengan meminta, menolak, dan mengungkapkan perasaan dengan sopan dan baik; secara spiritual dengan dzikir/berdoa, meditasi berdasarkan agama yang dianut; psikomarkologi dengan rutin minum obat, tidak putus obat, mampu mengenali obat, pemberian terapi asertif, dan diakhiri dengan post-test menggunakan scooring RUFA. Hasil studi kasus pada kedua pasien menunjukkan perbedaan hasil scooring RUFA dan perbedaan reaksi ketika dilakukan pendekatan dan strategi pelaksanaan. Memberikan asuhan keperawatan jiwa harus membangun hubungan saling percaya antara pasien dengan perawat supaya dapat meningkatkan rasa percaya diri pasien karena membuat situasi pasien lebih tenang dan suasana hati yang baik akan mengurangi risiko perilaku kekerasan.
TERAPI MUSIK KLASIK MOZART MENGONTROL INTENSITAS HALUSINASI PENDENGARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN AUDITORY HALLUCINATION RATING SCALE: MOZART'S CLASSICAL MUSIC THERAPY CONTROLS AUDITORY HALLUCINATION INTENSITY USING THE AUDITORY HALLUCINATION RATING SCALE APPROACH Balbina Antonelda Marled Wawo
HelFin Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i2.7186

Abstract

Halusinasi merupakan gejala perubahan persepsi sensorik sehingga individu merasakan sensasi yang tidak nyata. Halusinasi jika tidak ditangani intensif, dapat menyebabkan kehilangan kontrol diri, pasien panik dan sulit dikendalikan. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk menerapkan manajemen fungsi persepsi sensori terapi musik klasik dalam mengontrol halusinasi pendengaran di RSKD Duren Sawit Jakarta Timur. Metode studi kasus ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan rancangan asuhan keperawatan sesuai tahapan proses keperawatan. Partisipan studi kasus berjumlah dua orang pasien dengan kriteria inklusi pasien yang mengalami manifestasi klinis halusinasi auditori, pasien dewasa, pasien yang mendapatkan persetujuan oleh perawat penanggung jawab sebagai partisipan, pasien yang suka dan bersedia mendengar musik klasik mozart. Studi kasus ini dilakukan selama enam hari dengan penerapan terapi musik klasik 1 kali setiap hari selama 15 menit di sore hari. Pengumpulan data menggunakan instrument Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) dan dianalisis skor pre dan postnya. Hasil studi kasus skor AHRS pre dan post pasien satu dari 33 menjadi 14 sedangkan skor AHRS pre dan post pasien dua dari 29 menjadi 11, hasil evaluasi berdasarkan AHRS terlihat gejala yang kuat dari halusinasi pendengaran yaitu masih mendengar suara dengan intensitas rendah durasi lima sampai 1 menit. Rekomendasi terapi musik klasik efektif menurunkan intensitas dan durasi halusinasi pendengaran.
MONITORING GULA DARAH SEWAKTU DAN PEMBERIAN TERAPI INSULIN UNTUK MENGATASI KEGAWATDARURATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI IGD RSUD BUDHI ASIH JAKARTA: MONITORING BLOOD SUGAR LEVELS AND PROVISION OF INSULIN THERAPY TO OVERCOME EMERGENCIES IN PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS IN THE EMERGENCY ED OF BUDHI ASIH HOSPITAL, JAKARTA Mahendra, Donny
HelFin Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i2.7195

Abstract

Hiperglikemia berat pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan metabolik yang sering ditemukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan dapat berujung pada penurunan kesadaran hingga syok hipovolemik apabila tidak segera ditangani. Tujuan penelitian untuk menggambarkan proses monitoring gula darah sewaktu dan intervensi pemberian insulin pada pasien dengan kegawatdaruratan DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan kegawatdaruratan, pengumpulan data dengan lembar pengkajian (anamnesa) dengan melibatkan sebanyak 2 pasien. Penelitian ini dilakukan di IGD RSUD Budhi Asih Jakarta, pada tanggal 20 April 2024 sampai 05 Mei 2024.  Hasil monitoring dan pemberian terapi insulin secara berkelanjutan efektif menurunkan kadar gula darah pada kedua pasien. P1 membutuhkan waktu selama kurang lebih 7 jam  dan P2 membutuhkan waktu 5 jam untuk mencapai perbaikan kadar gula darah secara bertahap untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat atau hilangnya kesadaran. Intervensi keperawatan kolaboratif, pemberian insulin dan monitoring gula darah secara berkala  secara signifikan terbukti dapat mengatasi kegawatdaruratan pasien DM tipe 2 dengan hiperglikemia berat.

Page 4 of 4 | Total Record : 33