cover
Contact Name
Citra Puspa Juwita
Contact Email
helfinjurnal@gmail.com
Phone
+62881010177227
Journal Mail Official
helfinjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Vokasi Gedung AB Kampus Cawang - Jl. Mayjen Sutoyo No.2 Cawang, Jakarta Timur 13630, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
HelFin Journal
ISSN : -     EISSN : 30267374     DOI : https://doi.org/10.33541/helfin.v2i2.6920
HelFin (Health and Financial Journal) is a journal contains appropriate and applied research in the fields of health and finance, which is published twice a year (January and July). This journal is published by the Vocational Faculty of the Indonesian Christian University, which has the aim of producing good and quality publications, carrying out valid and trustworthy journal management and collaborating with national journal associations. The scope/focus of issues covered in the Journal are neuroscience, musculoskeletal, cardiovascular pulmonary, pediatrics, sports health, and exercise therapy, elderly health, medical surgery, maternity, community, mental, critical, emergency, and family, management, accounting, analysis finance and banking, and marketing, tax management, tax litigation, logistics tax, and export & import tax.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
IMPLEMENTASI TERAPI WOOLWICH MASSAGE MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI RS TK.II MOH. RIDWAN MEURAKSA JAKARTA Anggrayeni Purba
HelFin Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i1.6435

Abstract

Ibu post sectio caesarea sering mengalami masalah kurangnya produksi ASI. Masalah ini memicu kecemasan dan menghambat hormon prolaktin serta oksitosin. Woolwich massage merupakan terapi non farmakologis untuk meningkatkan produksi susu ibu setelah persalinan. Terapi woolwich Massage, yakni memberikan pijatan pada area 1-1,5 cm di atas areola mammae, digunakan untuk meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada ibu yang mengalami masalah produksi ASI yang tidak efektif setelah operasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif, menggunakan pendekatan proses keperawatan. Dilakukan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pengisian kuesioner tentang produksi ASI pada dua orang responden. Hasil menunjukkan terapi woolwich massage efektif dalam meningkatkan produksi ASI.
TERAPI MENGGAMBAR MEMBANTU MENGONTROL KEKAMBUHAN HALUSINASI PENDENGARAN: DRAWING THERAPY HELP CONTROL RECURRENCE OF AUDITING HALLUCINATIONS Balbina Antonelda Marled Wawo
HelFin Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i1.6437

Abstract

Terapi menggambar merupakan jenis terapi okupasi yang mampu mendorong klien halusinasi mengekspresikan dan memahami emosi. Terapi menggambar dapat meningkatkan fungsi kognitif, afektif, dan psikomotorik sehingga mengurangi pengalaman halusinasi klien. Tujuan studi kasus ini mengimplementasikan terapi menggambar untuk mengurangi halusinasi pendengaran pasien gangguan sensori persepsi di RSKD Duren Sawit Jakarta Timur. Metode penelitian studi kasus dengan pendekatan deskriptif proses keperawatan mulai dari tahap pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Terapi menggambar dilakukan kepada dua pasien gangguan jiwa dengan masalah keperawatan gangguan sensori persepsi halusinasi pendengaran bertempat RSKD Duren Sawit. Hasil studi kasus implementasi terapi gambar pada kedua pasien halusinasi pendengaran diperoleh penurunan tanda gejala halusinasi. Kesimpulan terapi menggambar membantu mengendalikan tanda gejala halusinasi jika diberikan secara rutin.
PERAN TIM KESEHATAN DALAM MENDUKUNG SELEKSI ATLET WANITA KARATE INSTITUT KARATE-DO INDONESIA (INKAI) CLUB REGION 1 SUMATERA UTARA: THE ROLE OF THE HEALTH TEAM IN SUPPORTING THE SELECTION OF FEMALE KARATE ATHLETES FROM THE INDONESIAN KARATE-DO INSTITUTE (INKAI) CLUB REGION 1 NORTH SUMATRA Dealita, Dealita Khairani Daulay
HelFin Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i1.6444

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran tim kesehatan dalam mendukung seleksi atlet wanita karate di Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Club Region 1 Sumatera Utara, dengan fokus pada aspek kesehatan reproduksi sebagai elemen kunci dalam pembinaan holistik. Pendekatan POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) diterapkan untuk memahami bagaimana tim kesehatan merencanakan, mengorganisir, melaksanakan, dan mengawasi program yang memastikan kesehatan reproduksi atlet wanita tetap optimal. Fokus penelitian adalah pada penerapan manajemen pembinaan olahraga berbasis teori POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) guna meningkatkan performa sekaligus menjaga kesehatan fisik dan reproduksi atlet wanita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tim kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan reproduksi atlet wanita selama proses seleksi. Pada tahap Planning (perencanaan) , tim kesehatan menyusun program latihan yang mempertimbangkan siklus menstruasi, kebutuhan nutrisi, dan risiko kesehatan reproduksi. Dalam Organizing, tim memastikan adanya sistem pemantauan kesehatan yang mencakup pemeriksaan rutin untuk mendeteksi gangguan kesehatan reproduksi, serta edukasi kepada atlet terkait menjaga kesehatan reproduksi selama aktivitas fisik intensif. Pada tahap Actuating, tim memberikan pendampingan langsung, termasuk penanganan masalah reproduksi seperti nyeri menstruasi atau kelelahan terkait siklus hormonal. Sedangkan pada tahap Controlling, tim bertanggung jawab terhadap evaluasi kondisi kesehatan reproduksi atlet, pelaporan, dan rekomendasi program perbaikan kesehatan. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi, pengawasan, dan pendampingan, tim kesehatan membantu meningkatkan performa atlet dan mengurangi risiko cedera, mendukung pencapaian prestasi yang lebih baik di tingkat nasional dan internasional.
PERAN FISIOTERAPI TERHADAP KEMANDIRIAN LANSIA: KAJIAN LITERATUR: THE ROLE OF PHYSIOTHERAPY IN INDEPENDENCE IN THE ELDERLY: LITERATURE REVIEW Napitupulu, Rosintan
HelFin Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i1.6445

Abstract

Sehat, mandiri dan bahagia adalah impian semua orang saat memasuki usia lanjut. Permasalahan kesehatan yang umumnya diderita Lansia selain penyakit adalah kemunduran fungsi tubuh. Hal ini sangat mempengaruhi kemandirian lansia dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran fisioterapi terhadap kemandirian lansia. Desain penelitian menggunakan kajian literatur, dengan pencarian artikel menggunakan google scholar dengan tahun terbitan lima tahun kebelakang antara tahun 2020 sampai 2024. Pencarian artikel dengan kata kunci” Peran Fisioterapi Terhadap Kemandirian Lansia”. Hasil pencarian didapat lima artikel dan semua artikel merupakan penelitian eksperimental pada lansia. Peran fisioterapi terhadap kemandirian Lansia pada lima artikel ini, 80% berfokus pada pelayanan kuratif berupa pemberian latihan keseimbangan, latihan ankle strategy exercise, latihan dual-task training, latihan ROM dan senam lansia. Dosis latihan yang diberikan rata-rata dengan durasi selama 40 menit dengan frekuensi 3x/minggu dan diberikan selama 2 minggu. Peran fisioterapi pada pelayanan promotif hanya 20% yaitu berupa kegiatan penyuluhan kesehatan.
HUBUNGAN ANTARA PERSENTASE KENAIKAN HEMATOKRIT DENGAN WARNING SIGN DENGUE PADA ANAK DI RSU UKI TAHUN 2015-2022: THE RELATIONSHIP BETWEEN THE PERCENTAGE OF INCREASE IN HEMATOCRIT AND THE WARNING SIGN OF DENGUE IN CHILDREN AT UKI HOSPITAL IN 2015-2022 Utami, Catharina Dian Wahju
HelFin Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i1.6448

Abstract

Warning sign pada kasus dengue membantu tenaga kesehatan dalam memilah kasus simtomatik yang membutuhkan pemantauan dan rawat inap. Studi ini betujuan untuk mengetahui hubungan antara persentase kenaikan hematokrit dengan banyaknya warning sign dengue. Metode penelitian secara observasional analitik dan desain cross sectional. Data berupa data sekunder yang diambil di bagian rekam medis RSU UKI. Didapat jumlah sampel 66 yang dipilih dengan probability sampling tipe random sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman. Berdasarkan data tersebut didapatkan usia terbanyak pada usia anak sekolah dasar (7-12 tahun) sekitar 48,5%, pada anak laki-laki sekitar 56,1%, dengan 3 gejala warning sign terbanyak adalah nyeri perut (31.3%), peningkatan hematokrit dengan penurunan trombosit yang cepat (24.5%) dan muntah persisten (21.5%). Pada penelitian didapatkan peningkatan hematoktrit dari 20,3% sampai 72,7%. Pada kenaikkan 72,7% ditemukan 6 warning sign (nyeri perut, muntah persisten, klinis akumulasi cairan, perdarahan mukosa, letargi/gelisah, peningkatan hematokrit dengan penurunan trombosit yang cepat) dengan hematokrit 52,5%, trombosit 39.000 saat masuk rumah sakit pada anak laki-laki umur 14 tahun. Berdasarkan uji statistik tidak terdapat hubungan yang bermakna antara persentase kenaikan hematokrit terhadap banyaknya gejala warning sign pada infeksi dengue (p=0,204). Warning sign yang paling umum ditemukan pada infeksi dengue adalah nyeri perut, peningkatan hematokrit dengan penurunan trombosit yang cepat dan muntah persisten.
HUBUNGAN SIKAP TUBUH TERHADAP RISIKO NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA PABRIK TAHU DAN TEMPE KOTA DEPOK: RELATIONSHIP BETWEEN BODY POSTURE AND THE RISK OF LOWER BACK PAIN IN TOFU AND TEMPE FACTORY WORKERS IN DEPOK CITY Manik, James
HelFin Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i1.6459

Abstract

Keluhan Muskuloskeletal adalah keluhan pada bagian-bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan yang sangat ringan sampai berat. Jika dalam hal ini otot menerima beban statis secara berulang dan dalam waktu yang lama, maka dapat menyebabkan kerusakan pada otot, saraf, tendon, persendian, kartilago, dan discus invertebrata. Salah satu gangguan akibat keluhan muskuloskeletal ialah nyeri punggung bawah. Nyeri punggung bawah merupakan salah satu masalah umum kesehatan yang sering ditemukan pada masyarakat. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara postur kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pabrik tahu dan tempe. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional jenis korelasi dengan menggunakan kuesioner dan juga Rapid Entire Body Assesment (REBA) untuk mengukur postur kerja. Subjek penelitian yaitu pekerja pabrik tahu dan tempe yang berada di kota X dengan jumlah sebanyak 47 pekerja. Hasil: Berdasarkan hasil dari olah data dengan SPSS didapatkan hasil uji korelasi menggunakan Chi Square yaitu didapat tidak ada hubungan yang signifikan (p value= 0.012). Kesimpulan: bahwa terdapat hubungan antara postur tubuh dengan risiko terjadinya nyeri pinggang bawah.
EVALUASI WAKTU TUNGGU LAYANAN RESEP PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT DI MAKASSAR: EVALUATION OF WAITING TIME FOR OUTPATIENT PRESCRIPTION SERVICES AT HOSPITAL PHARMACY INSTALLATIONS IN MAKASSAR Handayany, Gemy Nastity
HelFin Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i2.6823

Abstract

Rumah sakit berperan penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan pedoman mengenai jenis dan mutu layanan dasar yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan harus diberikan kepada setiap warga. Waktu tunggu pelayanan obat merupakan salah satu indikator dalam SPM bidang farmasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi durasi waktu tunggu pelayanan obat bagi pasien rawat jalan di RS Labuang Baji, RS Haji, dan RS Dadi di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional kuantitatif terhadap seluruh resep yang dilayani pada bulan Juni, Juli, dan Agustus 2023, masing-masing satu bulan per rumah sakit. Terdapat 3.788 lembar resep, terdiri dari 2.697 resep obat jadi dan 1.091 resep racikan. Rata-rata waktu tunggu pelayanan resep di RS Labuang Baji adalah 16 menit untuk obat jadi dan 26 menit untuk obat racikan. Di RS Haji masing-masing 15 menit dan 26 menit. Sementara di RS Dadi, 22 menit dan 31 menit. Seluruh hasil ini sesuai dengan standar Permenkes No. 129 tahun 2014 yang menyatakan bahwa waktu tunggu untuk obat jadi adalah ≤ 15 menit, dan untuk racikan ≤ 30 menit.
PROFITABILITAS DAN KEWAJIBAN PAJAK: STUDI KASUS PENGARUH GROSS PROFIT MARGIN TERHADAP CORPORATE TAX TURNOVER RATIO : PROFITABILITY AND TAX LIABILITY: A CASE STUDY OF THE IMPACT OF GROSS PROFIT MARGIN ON THE CORPORATE TAX TURNOVER RATIO Gulo, Chrisman Novamati; Siboro, Winda Sari Siboro; Ferdani, Salwa Ferdani; Haloho, Elisa Haloho; Siburian, Dinasti Siburian
HelFin Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i2.6920

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh gross profit margin (GPM) terhadap corporate tax turn over ratio (CTTOR) pada perusahaan produsen batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2021–2023. Profitabilitas merupakan salah satu faktor fundamental yang dipertimbangkan dalam menilai kinerja keuangan perusahaan, dan kewajiban pajak adalah kontribusi penting perusahaan kepada penerimaan negara. Pemahaman mendalam mengenai hubungan antara GPM dan CTTR dapat memberikan wawasan bagi manajemen perusahaan dalam mengelola keuangan dan kewajiban perpajakannya secara efektif, serta bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan terkait penerimaan pajak. Sehingga sangatlah tepat menjadikan gross profit margin sebagai variabel independen karena dapat dijadikan sebagai indikator utama dalam mengukur profitabilitas dan efisiensi operasional perusahaan, sementara CTTOR digunakan sebagai variabel dependen untuk menilai kepatuhan serta efisiensi perusahaan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dipilih sebagai metode penelitian dan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan menggunakan perangkat lunak SPSS sebagai alat bantu pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gross profit margin berpengaruh signifikan terhadap CTTOR baik secara parsial maupun simultan, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Uji koefisien determinasi menghasilkan nilai sebesar 0,344 yang berarti gross profit margin memberikan kontribusi sebesar 34,4% terhadap variasi CTTOR, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain selain variabel gross profit margin. Sehingga, temuan ini menunjukkan pentingnya profitabilitas dalam menentukan kewajiban pajak perusahaan dan merekomendasikan pengembangan model dengan menambahkan variabel lain dalam penelitian selanjutnya.
PRAKTEK WASH PADA ANAK STUNTING DI BABAKAN MANDANG SENTUL, JAWA BARAT: WASH PRACTICES IN CHILDREN STUNTING IN BABAKAN MANDANG SENTUL, WEST JAVA Reviani, Nia; Manalu, Erida; Kusumo, Pratiwi Dyah
HelFin Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i2.7122

Abstract

Stunting merupakan kondisi defisiensi nutrisi kronis yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Kondisi stunting juga dipengaruhi oleh kesehatan lingkungan, kondisi keluarga, pola asuh anak, riwayat infeksi, sanitasi (sarana pembuangan limbah, perilaku hidup sehat), kondisi air minum, perilaku hidup sehat (pembuangan limbah, perilaku kebersihan tubuh dan lingkungan).  Oleh karenanya gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku dalam masyarakat khususnya ibu dan subyek dianalisis dengan menggunakan kuesioner WASH (Water, Sanitation, Hygiene). Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk menganalisa perbedaan WASH pada anak stunting dan non-stunting di Posyandu Bidan Mega, Babakan Mandang, Sentul Jawa Barat pada Tahun 2022-2023. Metode penelitian Studi Kasus desain potong lintang, dengan 23 balita stunting dan 21 balita sehat usia 0-¬59 bulan. Wawancara orangtua/wali subyek dilakukan setelah penetapan status nutrisi (stunting) subyek berdasarkan ketentuan WHO dan Kemenkes. Hasil wawancara WASH menunjukkan adanya kecenderungan anak stunting tidak memiliki riwayat imunisasi yang lengkap dan lebih sering terkena penyakit infeksi khususnya Diare dan rawat inap. Terkait aspek WASH, aspek Sanitasi pola pembuangan sampah dan pengelolaan limbah lebih buruk pada anak stunting dibandingkan non-stunting, sedangkan pola praktek perilaku (hygiene practice) menjaga kebersihan sudah baik pada semua subyek. Pada aspek pengelolaan air tidak ada perbedaan yang mencolok antara anak stunting dan non-stunting. Dengademikian dapat disimpulkan bahwa Kesimpulan penelitian ini adalah Hygiene Practice Sanitasi lingkungan diasumsikan memengaruhi kejadian anak stunting di Babakan Mandang Sentul terutama pada aspek pengelolaan limbah atau sampah, sedangkan aspek hygiene practice dan pengelolaan air sudah baik.
PENATALAKSANAAN METODE SENSORI INTEGRASI MELALUI PENDEKATAN PLAY THERAPY UNTUK MEMBANTU MENGURANGI TEMPER TANTRUM PADA ANAK DENGAN KONDISI AUSTISM SPEKTRUM DISORDER: STUDI LITERATUR: IMPLEMENTATION OF SENSORY INTEGRATION METHOD THROUGH PLAY THERAPY APPROACH TO HELP REDUCE TEMPER TANTRUM IN CHILDREN WITH AUTISM SPECTRUM DISORDER: LITERATURE REVIEW Yusmanningsih, Nurhayati Lisa; Nur Alpiah, Dini
HelFin Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v2i2.7151

Abstract

Latar Belakang: Autism Spectrum Disorder (ASD) dianggap    sebagai    serangkaian    gangguan perkembangan saraf multifaktorial.  Hal ini ditandai dengan gangguan dalam keterampilan sosial, komunikasi dan dengan munculnya perilaku yang berulang dan stereotip. Hasil penelitian melaporkan bahwa 95% anak autis mengalami kesulitan modulasi sensorik yang mengakibatkan masalah tingkah laku, salah satunya perilaku temper tantrum. Munculnya temper tantrum pada autis disebabkan adanya kelainan pada sistem limbic, hambatan komunikasi dan adanya hipersensitivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi fisioterapi dengan metode Sensori Integration  terhadap penurunan durasi, frekuensi, dan intensitas Temper Tantrum pada anak ASD. Metode: Penelitian literature review dilakukan dengan menggunakan pencarian PICO di database Google Scholar, Pubmed, Scopus dll. Didapat 5 jurnal yang memenuhi kriteria dan menyatakan bahwa intervensi fisioterapi berupa Sensori Integrasi melalui pendekatan Play Therapy dapat membantu menurunkan level Temper Tantum anak dengan kondisi ASD. Hasil: Penatalaksanaan intervensi fisioterapi dengan metode Sensori Integration melalui pendekatan Play Therapy kepada anak ASD menunjukan adanya penurunan durasi, frekuensi dan intensitas Temper Tantrum. Kesimpulan: Anak dengan kondisi ASD mengalami kesulitan modulasi sensorik yang mengakibatkan masalah perilaku temper tantrum sehingga perlu mendapatkan penanganan yang tepat dari berbagai disiplin ilmu termasuk fisioterapi dalam hal ini menggunakan metode Sensori Intergrasi melalui pendekatan Play Therapy yang teratur dan terprogram terbukti mampu mengurangi tantrum.

Page 3 of 4 | Total Record : 33