cover
Contact Name
M.A. HANNY FERRY FERNANDA
Contact Email
apt.fernanda@unesa.ac.id
Phone
+6285733115522
Journal Mail Official
s1pendidikantatarias@unesa.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya | Gedung A1, Jl. Ketintang, UNESA, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231 Telp : (031) 8280009 | Fax : (031) 8280796 | Contact : 085733115522
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : 3063718X     DOI : https://doi.org/10.26740/jtr
Jurnal Tata Rias publishes high-quality research and scholarly articles focused on cosmetology education. It covers curriculum development, teaching methodologies, professional training, trends, innovations, educational technology, and practical applications in cosmetology. Managed by the S-1 Pendidikan Tata Rias program of the Faculty of Engineering at Universitas Negeri Surabaya (UNESA), the journal is published three times a year in April, August, and December. It employs a rigorous double-blind peer-review process and adheres to an open access policy, ensuring global accessibility of its content.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2020)" : 84 Documents clear
KAJIAN MODEL PEMBELAJARARAN KOOPERATIF TIPE TGT PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN KESELAMATAN KERJA BIDANG KECANTIKAN Margarina Dewi, Frida; YESI WILUJENG, BIYAN
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34752

Abstract

Abstrak Model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam kelompok-kelompok belajar yang beranggotakan 5 sampai 6 orang siswa yang memiliki kemampuan, jenis kelamin, suku kata atau ras yang berbeda. Dalam penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe TGT dapat mengetahui: 1) keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada kompetensi dasar menerapkan keselamatan kerja, 2) keaktifan siswa selama proses pembelajaran,3) peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran tipe TGT pada pengetauan keselamatan kerja, 4) respon siswa setelah pelaksanaan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) pada kompetensi dasar menerapkan keselamatan kerja. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku-buku dan jurnal-jurnal terkait untuk kemudian dibaca dan dikaji. Setelah data terkumpul, dilakukan pengujian dan perbandingan data yang ditemukan. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pengutipan pendapat-pendapat yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) merupakan model yang sangat baik digunakan dalam kompetensi dasar menerapkan keselamatan kerja merupakan model yang sangat baik digunakan dalam kompetensi dasar menerapkan keselamatan kerja. Hal ini terlihat dari banyaknya teori belajar yang mendukung model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) serta siswa menjadi lebih mudah mengingat teori yang disampaikan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT, Keselamatan Kerja, bidang kecantikan Abstract The TGT (Team Games Tournament) cooperative learning model is a type of cooperative learning that places students in study groups of 5 to 6 students who have different abilities, genders, syllables or races. The purpose of this study is to find out : 1) the implementation of the TGT cooperative learning model on te basic competencies of implementing occupational safety, 2) the activeness of students during te learning process, 3) te improvement of student learning outcomes after participating in the TGT learning in work safety knowledge, 4) student responses after implementing te learning process. The purpose of this study is to examine the literature on te aplplication of the TGT (Team Games Tournament) type of cooperative lerning model on basic occuptional safety competencies. Data collection is carried out by collecting related books and journals for later reading and review. After te data has been collected, testing and comparison of the data found. The data analysis technique was carried out qualitatively by citing appropriate opinions. The result showed that the application of the TGT (Team Games Tournament) type of cooperative learning model was an excellent model used in basic occupational safety competencies as a very good model used in basic occupational safety competencies. This is evident from te many learning teories tat support the aplication of the TGT (Team Games Tournament) type of cooperative learning model and students become easier to remember te theory presented. Keywords: TGT (Team Games Tournament) type of Cooperative Learning Model, Basic Competence for Applying Work Safety.
KAJIAN MODEL PEMBELAJARARAN KOOPERATIF TIPE TGT PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN KESELAMATAN KERJA BIDANG KECANTIKAN Margarina Dewi, Frida; YESI WILUJENG, BIYAN
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34753

Abstract

Abstrak Model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam kelompok-kelompok belajar yang beranggotakan 5 sampai 6 orang siswa yang memiliki kemampuan, jenis kelamin, suku kata atau ras yang berbeda. Dalam penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe TGT dapat mengetahui: 1) keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada kompetensi dasar menerapkan keselamatan kerja, 2) keaktifan siswa selama proses pembelajaran,3) peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran tipe TGT pada pengetauan keselamatan kerja, 4) respon siswa setelah pelaksanaan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) pada kompetensi dasar menerapkan keselamatan kerja. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku-buku dan jurnal-jurnal terkait untuk kemudian dibaca dan dikaji. Setelah data terkumpul, dilakukan pengujian dan perbandingan data yang ditemukan. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pengutipan pendapat-pendapat yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) merupakan model yang sangat baik digunakan dalam kompetensi dasar menerapkan keselamatan kerja merupakan model yang sangat baik digunakan dalam kompetensi dasar menerapkan keselamatan kerja. Hal ini terlihat dari banyaknya teori belajar yang mendukung model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) serta siswa menjadi lebih mudah mengingat teori yang disampaikan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT, Keselamatan Kerja, bidang kecantikan Abstract The TGT (Team Games Tournament) cooperative learning model is a type of cooperative learning that places students in study groups of 5 to 6 students who have different abilities, genders, syllables or races. The purpose of this study is to find out : 1) the implementation of the TGT cooperative learning model on te basic competencies of implementing occupational safety, 2) the activeness of students during te learning process, 3) te improvement of student learning outcomes after participating in the TGT learning in work safety knowledge, 4) student responses after implementing te learning process. The purpose of this study is to examine the literature on te aplplication of the TGT (Team Games Tournament) type of cooperative lerning model on basic occuptional safety competencies. Data collection is carried out by collecting related books and journals for later reading and review. After te data has been collected, testing and comparison of the data found. The data analysis technique was carried out qualitatively by citing appropriate opinions. The result showed that the application of the TGT (Team Games Tournament) type of cooperative learning model was an excellent model used in basic occupational safety competencies as a very good model used in basic occupational safety competencies. This is evident from te many learning teories tat support the aplication of the TGT (Team Games Tournament) type of cooperative learning model and students become easier to remember te theory presented. Keywords: TGT (Team Games Tournament) type of Cooperative Learning Model, Basic Competence for Applying Work Safety.
MAKNA TEMU TEMANTEN NEMBE PADA UPACARA PERNIKAHAN DI TUBAN TIFTAANI DIAN AGUSTINA, SASTRI; FAIDAH, MUTIMMATUL
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34754

Abstract

Abstrak Temu temanten nembe merupakan prosesi perkawinan yang dilaksanakan masyarakat Tuban ketika menikahkan anak yang pertama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan (1) tahapan upacara temu temanten nembe, dan (2) makna upacara temu temanten nembe. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, pedoman observasi dan pedoman dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan model analisis interaktif yang mana di dalamnya terdapat tiga komponen pokok yang harus dimengerti dan dipahami oleh setiap peneliti. Tiga komponen tersebut adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) tahapan pada temu temanten nembe meliputi tiga hal yaitu: yang pertama menyiapkan sarana dan prasarana temu temanten nembe, yang kedua pelaksanaan temu temanten nembe, dan yang ketiga adalah tahapan setelah temu temanten nembe. (2) kandungan makna yang terdapat dalam temu temanten nembe terletak pada sarana dan prasarana temu temanten nembe yaitu nasi kuning, kembang mayang, iyan, ilir, jebor, irus, entong, kukusan, tombak, kendi dan kinangan yang kesemuanya memiliki makna yang berbeda-beda. Temu temanten nembe merupakan sarana untuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya diberi kelancaran dalam melangsungkan prosesi pernikahan dan tidak diganggu oleh roh-roh halus, dan diharapkan supaya menjadi keluarga yang selalu bahagia, bisa saling menghargai pasangan, bertanggung jawab dan selamat dunia serta akhiratnya. Kata Kunci: Makna, Temu Temanten Nembe, Upacara Pernikahan, Budaya Abstract Temu Temanten Nembe is a local cultural heritage of Tuban that is worth preserving. Temu Temanten Nembe must be done by the Tuban community in marrying their first child. The purpose of this study is to describe (1) the stages of Temu Temanten Nembe, and (2) the meaning of temu temanten nembe. This type of research uses descriptive qualitative data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The instruments used in this study were interview guidelines, observation guidelines and documentation guidelines. This research data analysis uses an interactive analysis model in which there are three main components that must be understood and understood by each researcher. The three components are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate (1) the stages of the temu temanten nembe include three things: the first is preparing the facilities and infrastructure of the temu temanten nembe, the second is the implementation of the temu temanten nembe, and the third is the stage after the temu temanten nembe. (2) the content of cultural values contained in the temu temanten nembe lies in the facilities and infrastructure of temu temanten nembe namely yellow rice, kembang mayang, iyan, ilir, jebor, irus, entong, steaming, spear, jug and kinangan all of which have different meanings. Temu temanten nembe is a means for supplication to God Almighty to be given a smooth process of marriage and not be disturbed by spirits, and is expected to be a family that is always happy, can respect each others partners, take responsibility and be safe in the world and the hereafter. Keywords: Meaning, Temu Temanten Nembe, Wedding Ceremony, Culture
KEMAMPUAN MERIAS WAJAH KOREKTIF UNTUK PESTA MALAM MELALUI PELATIHAN BAGI ANGGOTA PKK DI DESA WIROBITING SIDOARJO DINI PRILIASARI, AYU; USODONINGTYAS, SRI
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34785

Abstract

ANALISIS PRODUK KOSMETIK MAKE UP SALAH SATU MEREK GLOBAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SANIATI, FARRAILA; YESI WILUJENG, BIYAN
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34786

Abstract

Abstrak Kosmetik adalah produk yang digunakan untuk mempercantik dan mengubah penampilan tanpa mempengaruhi struktur atau fungsi tubuh. Kebutuhan kosmetik bagi konsumen berbeda-beda, produsen kosmetik berlomba-lomba untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Perkembangan industri kosmetik di Indonesia semakin besar, persaingan juga semakin ketat. Tren kosmetik di indonesia memunculkan berbagai jenis kosmetik dari banyak brand dan tersedia di berbagai pusat perbelanjaan. Produsen kosmetik memiliki strategi pemasaran yang baik dan tepat agar dapat mempertahankan dan mendapatkan lebih banyak pangsa pasar yang ada di Indonesia antaralain melalui media sosial dan media iklan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keputusan pembelian produk merek global yang mempunyai kualitas produk luxury brand dengan harga ramah dikantong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang merujuk pada buku-buku, karya ilmiah, dan internet. Hasil penelitian ini berupa penjelasan tentang pengaruh dari Beauty Vlogger Riview dan iklan terhadap keputusan pembelian pada produk kosmetik make up. Kata Kunci: Produk Kosmetik, Merek Global, Keputusan Pembelian. Abstract Cosmetics are products that are used to enhance and change their appearance without affecting the structure or function of the body. Cosmetics needs for consumers different, cosmetics producer are competing to meet consumer needs. The development of the cosmetics industry in Indonesia is getting bigger, competition is also getting strict. Cosmetic trends in Indonesia bring up various types of cosmetics from many brands and are available in various shopping centers. Cosmetics producers have a good and appropriate marketing strategy to be able to maintain and gain more market share in Indonesia, among others through social media and advertising media. This study aims to describe the purchasing decisions of global brand products that have quality luxury brand products at bag-friendly prices. This research uses the method of library research that is research that refers to books, scientific works, and internet. The results of this study are in the form of an explanation of the effect of Riview Beauty Vlogger and advertisements on purchasing decisions on make up cosmetic products. Keywords: Product Cosmetic, Global Brands, Purchasing Decisions.
ANALISIS PRODUK KOSMETIK MAKE UP SALAH SATU MEREK GLOBAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SANIATI, FARRAILA; YESI WILUJENG, BIYAN
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34787

Abstract

Abstrak Kosmetik adalah produk yang digunakan untuk mempercantik dan mengubah penampilan tanpa mempengaruhi struktur atau fungsi tubuh. Kebutuhan kosmetik bagi konsumen berbeda-beda, produsen kosmetik berlomba-lomba untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Perkembangan industri kosmetik di Indonesia semakin besar, persaingan juga semakin ketat. Tren kosmetik di indonesia memunculkan berbagai jenis kosmetik dari banyak brand dan tersedia di berbagai pusat perbelanjaan. Produsen kosmetik memiliki strategi pemasaran yang baik dan tepat agar dapat mempertahankan dan mendapatkan lebih banyak pangsa pasar yang ada di Indonesia antaralain melalui media sosial dan media iklan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keputusan pembelian produk merek global yang mempunyai kualitas produk luxury brand dengan harga ramah dikantong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang merujuk pada buku-buku, karya ilmiah, dan internet. Hasil penelitian ini berupa penjelasan tentang pengaruh dari Beauty Vlogger Riview dan iklan terhadap keputusan pembelian pada produk kosmetik make up. Kata Kunci: Produk Kosmetik, Merek Global, Keputusan Pembelian. Abstract Cosmetics are products that are used to enhance and change their appearance without affecting the structure or function of the body. Cosmetics needs for consumers different, cosmetics producer are competing to meet consumer needs. The development of the cosmetics industry in Indonesia is getting bigger, competition is also getting strict. Cosmetic trends in Indonesia bring up various types of cosmetics from many brands and are available in various shopping centers. Cosmetics producers have a good and appropriate marketing strategy to be able to maintain and gain more market share in Indonesia, among others through social media and advertising media. This study aims to describe the purchasing decisions of global brand products that have quality luxury brand products at bag-friendly prices. This research uses the method of library research that is research that refers to books, scientific works, and internet. The results of this study are in the form of an explanation of the effect of Riview Beauty Vlogger and advertisements on purchasing decisions on make up cosmetic products. Keywords: Product Cosmetic, Global Brands, Purchasing Decisions.
Upacara tumplak punjen dalam prosesi panggih pernikahan adat jawa di kota malang YADIANA, ROCHMATINI; FAIDAH, MUTIMMATUL
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34788

Abstract

Abstrak Upacara tumplak punjen merupakan upacara yang dilaksanakan ketika orang tua menikahkan anak bungsu atau anak yang terakhir. Tujuan penelitan ini adalah (1) mendeskripsikan asal-usul dan tahapan upacara tumplak punjen; (2) mendeskripsikan makna upacara tumplak punjen; dan (3) menjelaskan peran Dukun Manten dalam upacara tersebut. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini, pertama, asal-usul upacara tumplak punjen sudah dimulai dari jaman kerajaan Majapahit (1293 M) ) kemudian pada jaman kerajaan Mataram Islam (1700 M) diberikan sentuhan Islam sehingga uborampe atau perlengkapan yang dipakai untuk tumplak punjen disederhanakan seperti yang ada pada saat ini. Kedua, makna filosofis dari upacara tumplak punjen adalah sebagai ungkapan syukur kedua orang tua kepada tuhan karena telah selesai menunaikan kewajibannya terhadap semua anak-anaknya dengan cara menikahkan, sebagai curahan kasih sayang orang tua kepada semua anaknya dan tidak membedakan anak yang satu dengan yang lainnya, menyampaikan amanat kepada semua anak cucu agar tetaphidup rukun dan saling tolong menolong, serta memberikan bekal kehidupanuntuk semua anak-anaknya. Ketiga, Dukun Manten bertanggung jawab mengarahkan pelaksanaan upacara Tumplak Punjen sesuai tata aturan adat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang tradisi tumplak punjen dalam prosesi panggih pernikahan adat jawa, sehingga generasi muda dapat melestarikan nilai-nilai budaya leluhur.Kata Kunci: Tumplak Punjen, Makna Filosofis, Pernikahan, JawaAbstractTumplak punjen ceremony is a ceremony that is held when parents marry the youngest child or the last child. The purpose of this research is (1) to describe the origins and stages of the punjen tumplak ceremony; (2) describe the meaning of the punjen tumplak ceremony; and (3) explain the role of the Manten Shaman in the ceremony. This type of research is descriptive qualitative. In this study the techniques used to collect data are interviews, observation, and documentation. The results of this study were, first, the origins of the punjen tumplak ceremony had begun from the era of the Majapahit kingdom (1293 AD) and then in the Islamic Mataram kingdom (1700 AD) a touch of Islam was given so that the uborampe or equipment used for the punjen pudding was simplified like that of the currently. Second, the philosophical meaning of the punjen tumplak ceremony is as an expression of gratitude for both parents to God because they have completed fulfilling their obligations to all their children by marrying off, as an outpouring of parental affection for all their children and not distinguishing one child from another, deliver the mandate to all children and grandchildren so that they can live in harmony and help one another, and provide life supplies for all their children. Third, the Manten Shaman is responsible for directing the implementation of the Tumplak Punjen ceremony in accordance with traditional rules. The results of this research are expected to be able to add insight and knowledge about the tumplak punjen tradition in the procession of Javanese traditional wedding ceremonies, so that the younger generation can preserve ancestral cultural values.Keywords: Tumplak Punjen, Philosophical Meaning, Marriage of Java
Keefektifan Penggunaan Media YouTube Dalam Meningkatkan Keterampilan Face Painting NUR RAHMA, ALFINA; YESI WILUJENG, BIYAN
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34794

Abstract

AbstrakLukisan wajah merupakan seni melukis wajah dengan menggunakan kosmetik tertentu. Lukisan wajah bukan hanya satu warisan budaya di beberapa Negara. Selama perkembangan zaman, Hiasan wajah digemari anak muda dalam beberapa kesempatan seperti perayaan hellowenperayaan natal dan perayaan lainnya. Salah satu ajang kompetisi internasional. Salah satu cara melatih keterampilan melukis wajah adalah melalui media yang menarik yaitu denngan menggunakan media YouTube. Penelitian ini menggunakan media YouTube untuk meningkatkan keterampilan melukis wajah. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelurusan pustaka yang berbentuk jurnal. Jurnal yang diterima bertanggung jawab atas lukisan wajah dan media YouTube. Analisis penelitian yang menguji prosedur penelitian di studio pustaka. Kata Kunci: YouTube, Lukisan wajah, studi pustaka AbstrakLukisan wajah adalah seni melukis wajah manusia menggunakan kosmetik tertentu. Lukisan wajah bukan hanya salah satu warisan budaya di beberapa negara. Dengan cara zaman, lukisan wajah menjadi disukai oleh orang dewasa muda pada beberapa kesempatan seperti perayaan Halloween dan perayaan lainnya. Bahkan menjadi salah satu kompetisi internasional. Salah satu cara untuk melatih keterampilan melukis wajah adalah melalui media yang menarik seperti dengan menggunakan media Youtube. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Youtube sebagai media peningkatan keterampilan melukis wajah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dalam bentuk jurnal. Jurnal yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan sebagai lukisan wajah dan Youtube sebagai media. Analisis penelitian menggunakan prosedur penelitian studi literatur ini.Kata kunci: YouTube, Lukisan wajah, studi literatur
KAJIAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR AND SHARE (TPS) MENGGUNAKAN MEDIA SCRABBLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KEPARIWISATAAN KELAS X SMK NEGERI 3 KEDIRI ANDINI SUYONO, RISTA; DWIYANTI, SRI
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34795

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan perwujudan kekayaan manusia yang dinamis dan sarat perkembangan. Pendidikan formal tidak hanya fokus pada teori, tetapi kepada kemampuan peserta didik dalam menyerap pengetahuan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empirik penggunaan media scrabble pada model pembelajaran think pair share dalam meningkatkan hasil belajar dan menarik minat belajar peserta didik. Metode penelitian ini adalah kualitatif pre experimental design dengan menggunakan rancangan penelitian one-shoot case study untuk menggambarkan bentuk kasar dari suatu eksperimen. Peneliti menggunakan google form untuk mengetahui efektivitas dari media scrabble. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada aspek ketertarikan pembaca pada media scrabble yaitu sebanyak 95.7%, dan pada peningkatan hasil belajar sebanyak 95.70%. Kata Kunci : Media Scrabble, Think Pair Share, hasil belajar. Abstract Education is a form of embodiment of human wealth that is dynamic and full of development. The education process in schools does not only emphasize the accumulation of knowledge of subject matter, but the priority isi the ability of students to obtain their own knowledge. The purpose of this study was to determine the use of scrabble media in the think pair share learning model. This research method is a qualitative pre-experimental design using a one-shoot case study design to describe the rough form of an experiment. Researchers use Google form to determine the effectiveness of scrabble media. The results of the study can be conclude that the aspect of reader interest in scrabble media is as much as 95.7%, at the informative level as much as 69.6% and at increasing learning outcomes as much as 95.70%. Keywords : Srabble Media, Think Pair Share (TPS), learning outcome.
KAJIAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR AND SHARE (TPS) MENGGUNAKAN MEDIA SCRABBLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KEPARIWISATAAN KELAS X SMK NEGERI 3 KEDIRI ANDINI SUYONO, RISTA; DWIYANTI, SRI
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34796

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan perwujudan kekayaan manusia yang dinamis dan sarat perkembangan. Pendidikan formal tidak hanya fokus pada teori, tetapi kepada kemampuan peserta didik dalam menyerap pengetahuan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empirik penggunaan media scrabble pada model pembelajaran think pair share dalam meningkatkan hasil belajar dan menarik minat belajar peserta didik. Metode penelitian ini adalah kualitatif pre experimental design dengan menggunakan rancangan penelitian one-shoot case study untuk menggambarkan bentuk kasar dari suatu eksperimen. Peneliti menggunakan google form untuk mengetahui efektivitas dari media scrabble. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada aspek ketertarikan pembaca pada media scrabble yaitu sebanyak 95.7%, dan pada peningkatan hasil belajar sebanyak 95.70%. Kata Kunci : Media Scrabble, Think Pair Share, hasil belajar. Abstract Education is a form of embodiment of human wealth that is dynamic and full of development. The education process in schools does not only emphasize the accumulation of knowledge of subject matter, but the priority isi the ability of students to obtain their own knowledge. The purpose of this study was to determine the use of scrabble media in the think pair share learning model. This research method is a qualitative pre-experimental design using a one-shoot case study design to describe the rough form of an experiment. Researchers use Google form to determine the effectiveness of scrabble media. The results of the study can be conclude that the aspect of reader interest in scrabble media is as much as 95.7%, at the informative level as much as 69.6% and at increasing learning outcomes as much as 95.70%. Keywords : Srabble Media, Think Pair Share (TPS), learning outcome.

Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 3 Tahun 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 2 Tahun 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 1 Tahun 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 3 Tahun 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 2 Tahun 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 1 Tahun 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): Berikut publikasi nomer 3 tahun 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): Berikut publikasi nomer 2 tahun 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Berikut publikasi nomer 1 tahun 2023 Vol. 12 No. 4 (2023): Jurnal Tata Rias Edisi Khusus Tahun 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Tata Rias Vol. 11 No. 1 (2022): jurnal tata rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Vol. 10 No. 1 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): jurnal tata rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020) Vol. 8 No. 3 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019) Vol. 7 No. 01 (2018): Vol.07 N0.1 Edisi Yudisium Februari 2018 Vol. 7 No. 2 (2018): Vol.07 No.2 Edisi Yudisium Juni 2018 Vol. 7 No. 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018) Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017 Vol. 6 No. 3 (2017): Vol. 6 No.3 Edisi Yudisium Oktober 2017 Vol. 6 No. 2 (2017): Vol.6 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2017 Vol. 5 No. 03 (2016): Vol.05 N0.03Edisi Yudisium Oktober 2016 Vol. 5 No. 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016 Vol. 5 No. 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016 Vol. 4 No. 03 (2015): Vol.04 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2015 Vol. 4 No. 02 (2015): Vol.04 No.02 Edisi Yudisium Juni 2015 Vol. 4 No. 01 (2015): Vol.04 No. 01 Edisi Yudisium Februari 2015 Vol. 3 No. 03 (2014): Vol.03 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2014 Vol. 3 No. 02 (2014): Vol. 03 No. 02 Edisi Yudisium Juni 2014 Vol. 3 No. 01 (2014): Vol. 03 no. 01, Edisi Yudisium Februari, tahun 2014 Vol. 2 No. 02 (2013): Vol. 02 No. 02, edisi Yudisium periode Mei 2013 Vol. 2 No. 3 (2013): e-journal vol.2 No. 03, Edisi Yudisium Oktober 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): volume 2, nomor 1, tahun 2013 More Issue