cover
Contact Name
Murtiyana Sari
Contact Email
murtiyana.sari@universitasmulia.ac.id
Phone
+6285247539679
Journal Mail Official
farmasi@universitasmulia.ac.id
Editorial Address
Program Studi Farmasi Universitas Mulia Jl. Letjend Z.A. Maulani No. 9 Kel. Damai Bahagia Kota Balikpapan
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Pharmacia
Published by Universitas Mulia
ISSN : 30896142     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Pharmacia Jurnal merupakan Jurnal farmasi yang berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi bidang-bidang: farmasi klinis, manajemen farmasi, teknologi farmasi, dan bahan alam, serta penelitian-penelitian lain yang terkait dengan bidang-bidang tersebut. Terbit dua kali dalam setahun bulan Maret dan September. Pharmacia Jurnal pertama kali publikasi untuk Volume 1 No 1 Tahun 2023 oleh Program Studi Farmasi Universitas Mulia. Jurnal PHARMACIA adalah jurnal Program Studi Farmasi yang berfokus pada: Analisis Farmasi Farmakologi dan Toksikologi Farmasi Klinik Farmakognosi Fitokimia Bioteknologi Farmasi Formulasi dan Teknologi sediaan Manajemen Farmasi Undang - Undang dan Etika Kefarmasian
Articles 32 Documents
Evolusi Historis Pelayanan Farmasi Klinik: Dari Peracikan dan Penyerahan Obat hingga Manajemen Terapi Obat yang Komprehensif Alfira Divananda Rachmaningsih; Nadyta Chalisa; Mutia Naura Aila Syakira; Mada Aditia Wardana
PHARMACIA 2026: Edisi Khusus : Manajemen Farmasi
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/qthdjn87

Abstract

Layanan farmasi klinis telah berevolusi dari fokus tradisional pada dispensing menjadi layanan yang berorientasi pasien dan komprehensif, meliputi rekonsiliasi obat, tinjauan terapi, edukasi pasien, dan identifikasi masalah terkait obat (DRPs). Implementasinya mencakup berbagai lingkungan perawatan, termasuk rawat inap, bedah khusus, dan telekonsultasi. Bukti menunjukkan efektivitas signifikan dalam meningkatkan hasil klinis (seperti penurunan mortalitas dan kesalahan pengobatan), kepatuhan pasien, penghematan biaya kesehatan, serta kolaborasi interprofesional. Namun, tantangan seperti kurangnya dukungan manajemen, beban kerja tinggi, resistensi tenaga kesehatan, dan infrastruktur yang terbatas masih menghambat. Faktor pendorong mencakup sikap positif tenaga kesehatan dan penggunaan Key Performance Indicators (KPIs) terstandar. Kesenjangan penelitian masih ada dalam pengukuran hasil jangka panjang, otomatisasi data, dan evaluasi ekonomi. Rekomendasi praktis meliputi peningkatan pelatihan klinis, penambahan staf, dan otomatisasi sistem, sementara penelitian ke depan perlu fokus pada hasil jangka panjang, studi berskala besar, dan penelitian kualitatif multidisplin untuk mendukung keberlanjutan dan dampak optimal layanan farmasi klinis. 
GAMBARAN PENGENDALIAN SEDIAAN FARMASI, ALAT KESEHATAN, DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI (BMHP) DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT SWASTA DI BALIKPAPAN Nurazizah M; Warrantia Citta Citti Putri
PHARMACIA Vol. 3 No. 1 (2025): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/j45pp645

Abstract

Pelayanan kefarmasian di rumah sakit memegang peranan penting dalam menjamin mutu dan kesinambungan terapi pasien, terutama melalui pengendalian sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai (BMHP). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pengendalian sediaan farmasi, alat kesehatan, dan BMHP di instalasi farmasi rumah sakit swasta di Balikpapan. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan naratif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen terhadap informan yang terdiri dari kepala instalasi farmasi, apoteker penanggung jawab, dan tenaga teknis kefarmasian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian sediaan dilakukan melalui tahapan perencanaan, pengadaan, dan evaluasi yang mengacu pada metode kombinasi konsumsi dan epidemiologi, serta didukung oleh penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi data. Kendala utama yang dihadapi adalah kekosongan stok akibat keterbatasan pasokan distributor, yang diatasi melalui koordinasi antara apoteker dan dokter dalam pemilihan obat pengganti. Secara keseluruhan, pengendalian sediaan farmasi, alat kesehatan, dan BMHP telah berjalan efektif dan adaptif, namun masih memerlukan penguatan sistem prediksi kebutuhan dan diversifikasi pemasok untuk mendukung ketahanan logistik dan mutu pelayanan rumah sakit.

Page 4 of 4 | Total Record : 32