cover
Contact Name
Murtiyana Sari
Contact Email
murtiyana.sari@universitasmulia.ac.id
Phone
+6285247539679
Journal Mail Official
farmasi@universitasmulia.ac.id
Editorial Address
Program Studi Farmasi Universitas Mulia Jl. Letjend Z.A. Maulani No. 9 Kel. Damai Bahagia Kota Balikpapan
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Pharmacia
Published by Universitas Mulia
ISSN : 30896142     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Pharmacia Jurnal merupakan Jurnal farmasi yang berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi bidang-bidang: farmasi klinis, manajemen farmasi, teknologi farmasi, dan bahan alam, serta penelitian-penelitian lain yang terkait dengan bidang-bidang tersebut. Terbit dua kali dalam setahun bulan Maret dan September. Pharmacia Jurnal pertama kali publikasi untuk Volume 1 No 1 Tahun 2023 oleh Program Studi Farmasi Universitas Mulia. Jurnal PHARMACIA adalah jurnal Program Studi Farmasi yang berfokus pada: Analisis Farmasi Farmakologi dan Toksikologi Farmasi Klinik Farmakognosi Fitokimia Bioteknologi Farmasi Formulasi dan Teknologi sediaan Manajemen Farmasi Undang - Undang dan Etika Kefarmasian
Articles 22 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT AKAR TANAMAN RAMBUSA (Passiflora foetida L.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Arif, Ratna
PHARMACIA Vol. 2 No. 2 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat dari akar tanaman rambusa (Passiflora foetida L.) terhadap bakteri Streptococcus mutans, patogen utama penyebab karies gigi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode difusi cakram dengan tiga konsentrasi ekstrak (1,5%, 2%, dan 3%). Amoxicillin digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan diuji kandungan metabolit sekundernya secara fitokimia. Hasil skrining menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, dan terpenoid dalam ekstrak. Pengujian antibakteri menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi ekstrak menghasilkan zona hambat kategori kuat, dengan diameter rata-rata tertinggi pada konsentrasi 3% (19,92 mm), sedangkan amoxicillin menghasilkan hambatan sangat kuat (21,38 mm). Uji ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p < 0,001), dan uji lanjut Games-Howell menunjukkan bahwa konsentrasi 3% tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak akar rambusa pada konsentrasi tinggi berpotensi sebagai agen antibakteri alami yang efektif terhadap S. mutans
Evaluasi Pengkajian Pelayanan Resep Manual dan Telemedicine di Apotek Bio's Farma Balikpapan Sinurat, Selvia; Fitri Ayu Wahyuni; Eka Kumala Retno
PHARMACIA Vol. 3 No. 1 (2025): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan layanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien, terutama terkait penyediaan obat yang aman dan rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelengkapan dan kesesuaian pengkajian resep manual dan telemedicine berdasarkan Permenkes No. 73 Tahun 2016 di Apotek Bio’s Farma Kota Balikpapan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan data dikumpulkan secara prospektif dari 96 resep manual dan 96 resep telemedicine pada periode Agustus hingga November 2024. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan checklist pengkajian administratif, farmasetik, dan klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resep telemedicine memiliki tingkat kelengkapan yang lebih tinggi dibandingkan resep manual, terutama dalam aspek klinis seperti cara pakai, lama penggunaan obat, dan deteksi interaksi obat. Resep manual menunjukkan kekurangan signifikan pada pencantuman berat badan, paraf dokter, dan informasi klinis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem telemedicine menunjukkan keunggulan dalam hal kelengkapan dan keamanan pengkajian resep. Oleh karena itu, peningkatan sistem dokumentasi pada resep manual dan pelatihan kepada tenaga kefarmasian sangat diperlukan untuk menurunkan risiko medication error.

Page 3 of 3 | Total Record : 22