cover
Contact Name
Muhammad Jibril
Contact Email
kuliah.jibril@gmail.com
Phone
+6289610649844
Journal Mail Official
muhammad.jibril@nawansa.com
Editorial Address
Jalan Tanjung periok, Lorong tanjung pasir no 57
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Abdimas, Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30264464     DOI : -
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah sebagai sarana untuk menampung artikel-artikel ilmiah yang berasal dari hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang di Lakukan para Dosen-dosen yang ada di Indonesia maupun Luar Negeri berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Pengabdian masyarakat jurnal ini sebagai sarana untuk menampung artikel-artikel ilmiah yang berasal dari hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang di Lakukan para Dosen-dosen yang ada di Indonesia maupun Luar Negeri berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya : - Pendidikan - Teknik - Pertanian - Sosial humaniora - Komputer - Kesehatan - Manajemen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 134 Documents
Pendampingan Komunikasi Digital Inovatif bagi Pengrajin Tahu Sumedang dalam Mendukung Gastrodiplomasi Daerah Setiawati, Sri Dewi; Lusy Mukhlisiana; Martha Tri Lestari
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahu Sumedang merupakan produk gastronomi khas yang merepresentasikan identitas budaya dan potensi ekonomi Kabupaten Sumedang. Namun, industri Tahu Sumedang yang didominasi oleh UMKM masih menghadapi tantangan berupa pola komunikasi dan pemasaran yang cenderung konservatif serta belum optimal memanfaatkan media digital. Kondisi ini membatasi peran Tahu Sumedang sebagai instrumen gastrodiplomasi daerah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan kompetensi komunikasi digital pengrajin Tahu Sumedang melalui pendampingan komunikasi digital inovatif untuk mendukung penguatan gastrodiplomasi Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif berbasis komunitas yang dilaksanakan secara bertahap, meliputi pemetaan awal kompetensi komunikasi digital, literasi gastrodiplomasi, pendampingan digital storytelling, aktivasi media digital, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan kapasitas pengrajin dalam memaknai komunikasi digital tidak hanya sebagai sarana promosi, tetapi sebagai media pembentukan narasi, identitas, dan citra gastronomi daerah. Pengrajin mulai mampu menyusun cerita produk yang menonjolkan nilai tradisi, keaslian, dan identitas lokal, serta mengelola komunikasi digital secara lebih konsisten. Analisis menunjukkan bahwa integrasi literasi digital, narrative persuasion, dan brand trust memperkuat komunikasi digital sebagai instrumen gastrodiplomasi berbasis komunitas.
Evaluasi Pelaksanaan Posyandu ILP di Wilayah Kerja Wringinanom Kabupaten Gresik Tahun 2025 Chandra Wibowo, Febrian; Kezia Chriselda Efrayin; Yobby Kurniawan Hadi; Lisa Puspita Angky; Antonius Kevin Khoesasih; Jessica Julia Bulain; Viona Patricia; Amalia Uswatun Chasanah; Ni Nengah Krisnina Fajarini; Vincentius Kevin Sunjaya; Albertus Magnus Yubel Andro; Axela Elisabeth Simon; Belinda Peregrina M. Nahak; Caecilia Elva; Camillians Ninik L.
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pos Pelayanan Terpadu Integrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang bertujuan memperluas cakupan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup. Implementasi ILP yang relatif baru berpotensi mempengaruhi pencapaian indikator posyandu aktif, sehingga diperlukan evaluasi pada periode awal penerapannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Posyandu ILP berdasarkan indikator posyandu aktif di wilayah kerja Puskesmas Wringinanom Kabupaten Gresik periode Desember 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian adalah seluruh Posyandu ILP di wilayah kerja Puskesmas Wringinanom yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar checklist indikator Posyandu Aktif serta konfirmasi kepada kader posyandu. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebanyak 36 Posyandu ILP dievaluasi. Seluruh posyandu melaksanakan kegiatan rutin bulanan, dan 97,2% memenuhi kriteria jumlah kader minimal. Pelayanan kesehatan ibu, anak, dewasa, dan lansia sebagian besar telah dilaksanakan sesuai konsep siklus hidup. Namun, cakupan pelayanan imunisasi anak masih terbatas dan layanan keluarga berencana belum dilaksanakan secara menyeluruh. Berdasarkan indikator Posyandu Aktif, 97,2% posyandu dikategorikan aktif. Kesimpulan: Sebagian besar Posyandu ILP di wilayah kerja Puskesmas Wringinanom telah memenuhi kriteria posyandu aktif, namun masih diperlukan penguatan pada aspek pelayanan tertentu untuk optimalisasi pelaksanaan ILP .
Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat dengan Pelaksanaan CKG Desa Kesambenwetan Tahun 2025 Laurensius Raka Dewantara Pramudyo; Dewa Ayu Liona Dewi; Steven Wijono; Yudhiakuari Sinchihu; Stefanus Hersanta Wisnu; Theresia Dellia Rossa Amanda; Santa Theresia Puela Pulchra; Balqis Laydanti Kurniawan; Martha Elvira Widiasri; Catherine Lucetta Wijaya; Dewa Nyoman Pandhu Artha Wijaya; Velinda Huang; Ni Made Ayu Deby Ariyani; Ivana Marcelia Tanwijaya; Leonora Rumfaan; Jennifer; Abel Muhammad Naufal Cosa Aranda; Caecilia Clarissa Gilberta; Sukadi
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan meningkatkan deteksi dini penyakit, khususnya penyakit tidak menular, melalui upaya promotif dan preventif. Namun, partisipasi masyarakat dalam program ini masih belum optimal, yang diduga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis pada usia dewasa di Desa Kesamben Wetan. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 97 responden berusia ≥18 tahun dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden belum mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (60,8%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan pelaksanaan program (p = 0,000). Responden dengan tingkat pengetahuan baik lebih cenderung mengikuti program dibandingkan dengan responden yang memiliki pengetahuan sedang atau kurang. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis. Kesimpulan: Peningkatan edukasi kesehatan dan sosialisasi program sangat diperlukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
Pendampingan Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Keripik Singkong dan Pisang Ramadhani, Nafika Riza; Hendrawan, Fathur; Salwa, Adinda Naila; Wulandari, Diana; Triandira, Nandia Septi; Hidayah, Fajar Nurul; Octadhea, Lucia Linda; Liwiya, Aibon; Pramono, Joko
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memainkan peran strategis dalam mendukung perekonomian regional, namun banyak perusahaan ini masih menghadapi kendala dalam manajemen bisnis dan pemasaran. Salah satu contohnya adalah UMKM yang memproduksi keripik singkong dan pisang di Dusun Gruneng, Desa Jatirejo.  Meskipun telah beroperasi selama bertahun-tahun, perusahaan ini belum secara optimal menerapkan manajemen bisnis digital atau pemasaran digital. Situasi ini telah menyebabkan penurunan daya saing produk dan keterbatasan penetrasi pasar. Inisiatif kontribusi komunitas ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing usaha kecil dan menengah dengan mendukung manajemen bisnis digital dan pemasaran. Pendekatan dukungan partisipatif diterapkan, yang terdiri dari tiga tahap: pengamatan dan identifikasi masalah, perencanaan dan implementasi program serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pencatatan keuangan yang lebih sistematis, perbaikan identitas dan promosi produk melalui desain label dan media promosi offline, serta peningkatan visibilitas usaha melalui pemanfaatan media sosial dan Google Maps. Pendampingan ini terbukti mampu meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha dan memperkuat daya saing UMKM. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan UMKM dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.