cover
Contact Name
Muhammad Zainul Arifin
Contact Email
rumahjurnal25@gmail.com
Phone
+6285378329037
Journal Mail Official
rumahjurnal25@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanjung Barangan, Komplek Griya Wijaya Barangan Nomor A76 Bukit Baru, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Psychology and Humans
ISSN : 31092713     EISSN : 31092705     DOI : 10.70656/jopah
Journal of Pschology And Human is a collection of scientific works on research results conducted by researchers, both lecturers and students. This journal contains scientific studies from various branches of science. aim and scope of the journal : Islamic Psychology, Psychology, Behavioral Sciences
Articles 15 Documents
Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Negeri Raden Fatah Palembang Berdasarkan ERQ Nayla Fiza Aryanti; Kiki Cahaya Setiawan; Syahla Kholizah; Irma Mar'atus Sholehah; Abel Ilyas; Aura Virly Rachmalia; Ridho Agasi Putra
Journal of Psychology and Humans Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Psychology and Humans
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jopah.v2i1.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat regulasi emosi pada mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan melibatkan 55 mahasiswa yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Instrumen yang digunakan adalah Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Hasil menunjukkan bahwa instrumen memiliki reliabilitas tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha 0,843 dan seluruh item memenuhi kriteria validitas. Analisis deskriptif menemukan bahwa mahasiswa lebih sering menggunakan cognitive reappraisal dibandingkan expressive suppression. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung mengelola emosinya secara adaptif dan memiliki kemampuan regulasi emosi yang cukup baik.
Self Criticism Pada Mahasiswa Teknik Elektro Di Politeknik Sriwijaya Rifdatul Rizkia; Larissa Dwi Ramadhani Ramadhani; Muhammad Hafizh Hidayatullah; Hidayah Indriati Wibisono; Nurlaila; Aura Rizkia Zalfa
Journal of Psychology and Humans Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Psychology and Humans
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jopah.v2i1.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kritik diri pada mahasiswa Teknik Elektro di Politeknik Negeri Sriwijaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan melibatkan 99 responden yang mengisi Self-Criticism Scale. Uji instrumen menunjukkan 30 item valid dengan reliabilitas sangat tinggi (α = 0,935). Analisis deskriptif menunjukkan skor berada pada rentang 34–150 dengan rata-rata 96,03 dan data berdistribusi normal. Hasil kategorisasi menunjukkan 12,1% mahasiswa berada pada kategori rendah, 74,7% sedang, dan 13,1% tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kritik diri moderat dan membutuhkan dukungan psikologis untuk mencegah dampak negatif terhadap motivasi dan performa akademik.
Body Image Negatif Pada Remaja Putri Di UIN Raden Fatah Palembang Hasnawati; Novera Indrika Mutiara; Zahra Amallia Putri Putri; Zulfaa Jauzaa; Mohammad Fakhri Akbar
Journal of Psychology and Humans Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Psychology and Humans
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jopah.v2i1.693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan body image remaja putri di UIN Raden Fatah Palembang menggunakan instrumen MBSRQ-AS. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan 101 responden berusia 17–22 tahun. Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai mean item berada pada rentang 1.65 hingga 3.24, yang menggambarkan variasi persepsi terhadap penampilan fisik. Beberapa item menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi, sementara item lainnya mengindikasikan ketidakpuasan tubuh yang signifikan. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0.798, yang menunjukkan konsistensi internal instrumen yang baik. Uji normalitas menunjukkan bahwa seluruh item tidak berdistribusi normal, sesuai dengan karakteristik data skala Likert. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan body image negatif pada sebagian responden, yang dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal seperti media sosial dan tekanan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi edukatif untuk meningkatkan penerimaan diri dan mengurangi dampak negatif persepsi tubuh pada remaja putri.
Pelatihan Peningkatan Empati Dan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Pada Mahasiswa Eka Putri Mareta; Purnamawati; Mei Dewi Purwanti; Shendy Aulia; Firli Firmansya; Chintia Viranda
Journal of Psychology and Humans Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Psychology and Humans
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jopah.v2i1.733

Abstract

Komunikasi interpersonal dan empati merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa psikologi untuk mendukung interaksi akademik maupun praktik profesional di masa depan. Namun, mahasiswa semester awal masih banyak mengalami kesulitan dalam mendengarkan secara aktif, memahami perspektif orang lain, menyampaikan pendapat secara efektif, serta membangun hubungan interpersonal yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan peningkatan empati dan keterampilan komunikasi interpersonal pada mahasiswa semester II Program Studi Psikologi Islam UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one group pretest-posttest design. Partisipan penelitian berjumlah 35 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala empati dan komunikasi interpersonal yang diberikan sebelum dan sesudah pelatihan. Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, active listening, simulasi, dan role play. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pre-test sebesar 69,47 menjadi 74,63 pada post-test. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan peningkatan empati dan keterampilan komunikasi interpersonal efektif dalam meningkatkan kemampuan interpersonal mahasiswa. Dengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi salah satu alternatif program pengembangan kompetensi sosial dan interpersonal mahasiswa di perguruan tinggi.
Properti Psikometrik Skala Academic Burnout, Resilient Coping, dan Spiritualitas/Religiusitas Pada Mahasiswa Muslim Dina Nazriani; Dwi Dinnur Riszki
Journal of Psychology and Humans Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Psychology and Humans
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jopah.v2i1.746

Abstract

Abstract Self-report instruments must demonstrate sound psychometric properties before scores can be meaningfully interpreted. This study examined the item characteristics, internal-consistency reliability, and factor structure of three instruments administered to Muslim university students: the Burnout Assessment Tool (BAT) for academic burnout, the Brief Resilient Coping Scale (BRCS), and a spirituality/religiousness scale based on the IPIP-VIA Spirituality/Religiousness items augmented with Islamic ritual-practice items. A total of 158 students completed all items, which were rated on a five-point scale. Item analysis used corrected item-total correlations, reliability was estimated with Cronbach's alpha and McDonald's omega, and the hypothesized factor structures were tested with confirmatory factor analysis (CFA). All items showed corrected item-total correlations above .30, and every subscale reached good reliability (alpha .77-.91; omega .78-.91). The four-factor BAT core model fit the data acceptably and the BRCS one-factor model fit excellently, whereas the spirituality/religiousness model fit poorly, mainly because of ceiling effects on belief and ritual items. Construct correlations were theoretically coherent: academic burnout related negatively to resilient coping and to spirituality/religiousness, while coping and spirituality/religiousness were positively related. The instruments are reliable and largely valid for this population, with the spirituality/religiousness scale requiring refinement. Keywords: academic burnout, resilient coping, spirituality/religiousness, reliability, confirmatory factor analysis Abstrak Instrumen laporan-diri perlu memiliki properti psikometrik yang memadai sebelum skornya dapat ditafsirkan secara bermakna. Penelitian ini menguji karakteristik item, reliabilitas konsistensi internal, dan struktur faktor tiga instrumen yang diberikan kepada mahasiswa Muslim: Burnout Assessment Tool (BAT) untuk academic burnout, Brief Resilient Coping Scale (BRCS), dan skala spiritualitas/religiusitas yang berbasis item IPIP-VIA Spirituality/Religiousness dengan tambahan item praktik ritual keislaman. Sebanyak 158 mahasiswa menjawab seluruh item yang diukur dengan skala lima poin. Analisis item menggunakan korelasi item-total terkoreksi, reliabilitas diestimasi dengan Cronbach's alpha dan McDonald's omega, serta struktur faktor diuji melalui confirmatory factor analysis (CFA). Seluruh item memiliki korelasi item-total terkoreksi di atas .30 dan setiap subskala mencapai reliabilitas yang baik (alpha .77-.91; omega .78-.91). Model empat-faktor inti BAT memiliki kecocokan yang dapat diterima dan model satu-faktor BRCS sangat cocok, sedangkan model spiritualitas/religiusitas memiliki kecocokan yang kurang baik akibat efek langit-langit pada item keyakinan dan ritual. Korelasi antarkonstruk koheren secara teoretis: academic burnout berkorelasi negatif dengan resilient coping dan spiritualitas/religiusitas, sementara coping dan spiritualitas/religiusitas berkorelasi positif. Instrumen ini reliabel dan sebagian besar valid untuk populasi ini, dengan skala spiritualitas/religiusitas yang masih perlu disempurnakan. Kata Kunci: academic burnout, resilient coping, spiritualitas/religiusitas, reliabilitas, analisis faktor konfirmatori

Page 2 of 2 | Total Record : 15