cover
Contact Name
Haryo Kunto
Contact Email
haryowibisono@unesa.ac.id
Phone
+6281211037758
Journal Mail Official
innovant@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan
ISSN : -     EISSN : 30261805     DOI : -
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan (Inovant) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan tiga kali dalam setahun dengan akses terbuka. Inovant diterbitkan sejak tahun 2023 oleh Prodi Sarjana Terapan Administrasi Negara, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya. Jurnal ini mencakup pembahasan terkait Kebijakan Publik, Manajemen Pelayanan Publik, Pemerintahan, Manajemen Kepegawaian, dan Inovasi terapan di sektor publik.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "vol. 4 no. 1 (2026)" : 25 Documents clear
Efektivitas Monitoring dan Evaluasi Analisis Beban Kerja Pada Jabatan Pelaksana Analisis Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya Ahmed Qodar El-Firdausy; Gading Gamaputra
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44173

Abstract

Analisis beban kerja merupakan sebuah kegiatan pengelolaan yang dilakukan secara sistematis untuk mendapatkan sebuah informasi yang berhubungan dengan tingkat efisiensi suatu organisasi berdasarkan volume kerja. Program monitoring dan evaluasi analisis beban kerja adalah pelaksanaan pengawasan terhadap organisasi perangkat daerah yang dilakukan oleh Bagian Organisasi Surabaya melalui website ABK2023. Berdasarkan observasi awal, ditemukan beberapa kendala saat pengisian dan kebutuhan pegawai yang masih kurang. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan fokus dari penelitian ini efektivitas monitoring dan evaluasi analisis beban kerja pada jabatan Analisis Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan dikaitkan dengan teori efektivitas (Sutrisno). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jabatan Analisis Lalu Lintas mampu memahami program Monev ABK sehingga pegawai sudah fokus terhadap urain tugas dan fungsi yang diemban. Pelaksanaan urain tugas dan fungsi yang diemban sudah tepat sasaran melalui perhitungan ABK berlebih yang ada pada website sehingga ketepatan sasaran pegawai sudah sesuai dengan perhitungan jumlah pegawai. Ketepatan waktu telah terlaksana sesuai dengan tempo waktu yang di tetapkan pada website ABK2023, meskipun ada beberapa pengisian yang perlu dikoreksi lagi. Tercapainya tujuan belum terlaksana dengan baik, dikarenakan pada jabatan Analisis Lalu Lintas terdapat beberapa uraian tugas dan fungsi yang tidak ada pemangku jabatannyaa, sehingga pada capaian program belum terlaksana secara efektif. Pada jabatan Analisis Lalu Lintas, telah dilakukan perubahan nyata berupa pengisian data pendukung, sesuai dengan masukan yang diberikan oleh Bagian Organisasi. Sehingga, pengisian data pendukung sudah tervalidasi secara baik pada bulan berikutnya.
Strategi Puskesmas Tambak Wedi Kota Surabaya Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat Mufiidah Eka Riyanto Putri; Agus Prastyawan
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44231

Abstract

Pelayanan kesehatan adalah aspek penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Puskesmas adalah fasilitas kesehatan unit pelaksana teknis dinas kabupaten/atau kota yang mempunyai peran dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Tambak Wedi Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori David Osborne dan Peter Plastrik berdasarkan 5 indikator yaitu strategi inti (Core Strategy), strategi konsekuensi (Consequences Strategy), strategi pelanggan (Customer Strategy), strategi pengawasan (Controlling Strategy), dan strategi budaya (Culture Strategy). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi (pengamatan), wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi inti telah berhasil dalam memperjelas tujuan dan arah organisasi. Kemudian, visi dan misi Puskesmas Tambak Wedi telah diterapkan oleh seluruh pegawai sebagai pedoman atas segala kegiatan kesehatan yang ada di puskesmas. (2) Strategi konsekuensi telah berjalan dengan baik dalam memberikan reward dan punishment secara adil dan transparan. (3) Strategi pelanggan menunjukkan upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan telah berjalan dengan baik. (4) Strategi pengawasan menunjukkan belum maksimal terhadap pengawasan pasien yang mematuhi prosedur pelayanan. Hal ini terlihat masih seringnya pasien yang terlambat datang ke puskesmas dari estimasi waktu yang sudah ditentukan. Sehingga Puskesmas Tambak Wedi perlu untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada pasien agar meminimalisir keterlambatan dan gangguan pada sistem antrean. (5) Strategi budaya secara umum telah berjalan dengan baik, akan tetapi pasien masih mengeluhkan perihal pegawai yang kurang ramah pada saat memberikan pelayanan dan membeda-bedakan pasien yang berobat. Sehingga Puskesmas Tambak Wedi perlu melakukan penguatan konsistensi budaya 3S.
Pengelolaan Arsip Dinamis Aktif Sub Bidang Sekretariat Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Tulungagung Lingga Diah Nitasya
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44254

Abstract

Dalam era tata kelola pemerintahan yang menuntut transparansi dan efisiensi, arsip memegang peran penting sebagai sumber informasi, bukti hukum, dan dasar pengambilan keputusan. Pengelolaan arsip yang baik mencerminkan profesionalisme organisasi sekaligus menunjukkan kualitas pelayanan publik. Namun, pengelolaan arsip dinamis aktif pada Sub Bidang Sekretariat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Tulungagung masih menghadapi hambatan, seperti keterbatasan ruang, belum adanya sistem peminjaman arsip formal, dan kurangnya pemeliharaan rutin. Hal ini menuntut penelitian mendalam untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan arsip dan merumuskan solusi strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta validasi dengan triangulasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tahap pengelolaan arsip mulai dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga penyusutan belum optimal. Penciptaan arsip masih dilakukan secara manual tanpa dukungan aplikasi digital seperti “Sri Kandi”. Prosedur peminjaman belum tertata sehingga berisiko menimbulkan kehilangan dokumen. Pemeliharaan arsip terkendala ruang, pengkodean, dan jadwal yang belum rutin. Evaluasi penyusutan pun belum dilakukan secara berkala. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara praktik dengan standar pengelolaan arsip yang seharusnya. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan kearsipan, penerapan sistem digital, aturan peminjaman yang jelas, pemeliharaan arsip dengan penataan terstruktur, serta penambahan tenaga arsiparis. Penyusunan dan penerapan SOP di setiap tahap juga direkomendasikan.
Tata Ruang Kantor Di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jombang (Studi Pada Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah) Iqra Vidi; Dian Arlupi Utami
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44266

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah penataan ruang kantor pada Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jombang yang belum optimal sehingga menghambat kelancaran pelaksanaan tugas pegawai. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk tata ruang kantor gabungan, penerapan asas-asas tata ruang, dan faktor-faktor lingkungan fisik seperti cahaya, warna, udara, bunyi, dan musik yang memengaruhi kinerja pegawai. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data dan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan penataan ruang kantor gabungan memiliki keterbatasan ruang gerak karena ukuran ruangan yang kecil. Tata letak peralatan dan perlengkapan kantor sudah cukup sesuai dengan asas tata ruang, namun belum optimal pada aspek perubahan susunan dan keamanan kerja. Faktor yang mempengaruhi tata ruang belum sepenuhnya mendukung aktivitas kerja pegawai, pencahayaan alami cukup tetapi jumlah lampu kurang, warna biru muda memberi kesan cerah namun cat mulai mengelupas, dua unit AC belum cukup ideal untuk sirkulasi udara, suara dari ruangan sebelah masih mengganggu, dan musik hanya sesekali diperdengarkan namun mampu menambah semangat kerja. Penataan ruang kantor Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Jombang perlu diperbaiki dengan menerapkan konsep semi-terbuka, menata ulang posisi meja secara ergonomis, serta memisahkan ruang gudang dan tamu untuk memperluas area kerja. Renovasi fisik seperti perbaikan pintu, plafon, dan atap agar lingkungan kerja lebih aman dan nyaman. Perbaikan pencahayaan, warna ruangan, sirkulasi udara, dan pengendalian suara juga diperlukan, sementara pengelolaan musik dapat terus dimanfaatkan untuk menambah kenyamanan kerja
Evaluasi Dampak Kebijakan Program Jombang Berkadang di Desa Keras Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang dalam Program Prioritas Penurunan dan Pencegahan Stunting Dea Alifviya; Yuni Lestari
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44267

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan kondisi anak lebih pendek dibandingkan usia sebayanya dan dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan dan perkembangan kecerdasan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang per Februari 2024, angka prevalensi stunting mencapai 4,46 persen, menunjukkan penurunan dari 6,29 persen pada tahun 2023. Program intervensi yang dilakukan meliputi Taman Pemulihan Gizi (TPG), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pendampingan gizi, serta sosialisasi edukasi yang melibatkan lintas sektor. Hasil penelitian menunjukkan masih adanya kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting. Beberapa keluarga penerima bantuan belum sepenuhnya memahami cara merawat dan memenuhi kebutuhan gizi anak secara tepat, meskipun intervensi telah didistribusikan secara cepat dan menyeluruh. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi, sosialisasi yang lebih intensif, dan pendekatan partisipatif agar program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan dalam menjawab permasalahan kesehatan anak di Kabupaten Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kebijakan Program Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing di Desa Keras Kabupaten Jombang, dengan fokus pada evaluasi Peraturan Bupati Jombang Nomor 1 Tahun 2022. Salah satu tujuan program yaitu Pencegahan dan penanganan Gizi Buruk dan Stunting yang dijelaskan dalam Peraturan Bupati Jombang Nomor 1 Tahun 2022, oleh karena itu peneleti meneliti terkait adanya dampak dari kebijakaan program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data berdasarkan model evaluasi kebijakan William N. Dunn, yang meliputi enam kriteria: efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan untuk perbaikan kebijakan serupa di masa depan dan menghasilkan strategi inovativ dalam mewujudkan dalam keberhasilan kebijakan program jombang berkadang.Kata Kunci: Stunting, kebijakan publik, evaluasi kebijakan, evaluasi program
Pengelolaan Sistem Kearsipan Elektronik “Sinora” Di Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemerintah Kota Surabaya Sovianti Octaviasari
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44273

Abstract

Pengelolaan arsip secara elektronik merupakan bagian dari transformasi digital dalam administrasi pemerintahan yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Dalam upaya mendukung hal tersebut, BKPSDM Kota Surabaya mengembangkan sistem kearsipan elektronik bernama SINORA untuk mencatat dan mengelola arsip secara digital. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengelolaan sistem kearsipan elektronik “SINORA” di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, serta studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi petugas pencatat surat, pengelola teknis sistem, dan staf sekretariat yang bekerja di lingkungan BKPSDM Kota Surabaya. Proses analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari hasil temuan di lapangan. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada fase penciptaan dan penyimpanan, sistem hanya digunakan untuk mencatat informasi dasar surat; proses penciptaan surat masih dilakukan melalui aplikasi lain. Pada fase distribusi dan penggunaan, SINORA belum menyediakan fitur pengiriman atau tindak lanjut surat, dan pengguna hanya memanfaatkan sistem untuk pelacakan arsip. Dalam fase pemeliharaan, tidak ditemukan mekanisme retensi atau pemutakhiran konten arsip. Pada fase disposisi, sistem belum mendukung proses penentuan status akhir arsip, sehingga proses disposisi masih dilakukan di luar sistem. Dapat disimpulkan bahwa sistem SINORA baru berperan dalam tahapan awal pengelolaan arsip elektronik, dan belum mampu mendukung seluruh siklus hidup arsip elektronik secara menyeluruh sesuai teori yang digunakan.
Kualitas Pelayanan Publik di Desa Sidorejo Kecamatan Krian Kabupaten Sidaorjo : Studi Kasus Pada Aplikasi Plavon Inayah Ayu Rachmawati
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44290

Abstract

Plavon (Pelayanan Via Online) merupakan suatu layanan yang dikembangkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo untuk mempermudah permohonan administrasi kependudukan secara online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo : Studi Kasus Pada Aplikasi Plavon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan berdasarkan Zeithml et al. (1990) dengan lima (5) Indikator yaitu (1) Tangibles (Berwujud) (2) Reliability (Kehandalan) (3) Responsiveness (Ketanggapan) (4) Assurance (Jaminan) (5) Empathy (Empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik melalui Aplikasi Plavon di Desa Sidorejo. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik melalui Aplikasi Plavon di Desa Sidorejo tergolong cukup baik. Indikator berwujud seperti penampilan pegawai dan fasilitas fisik dinilai positif, meskipun kenyamanan tempat dan kemudahan proses layanan masih perlu ditingkatkan. Keandalan petugas cukup baik, namun standar pelayanan dan pemanfaatan aplikasi oleh masyarakat belum optimal karena keterbatasan digital. Ketanggapan terhadap keluhan baik, tetapi kecepatan layanan belum konsisten akibat kurangnya koordinasi dan berkas tidak lengkap. Jaminan biaya dinilai sangat baik karena seluruh layanan gratis, namun penyelesaian sering terlambat karena kendala teknis. Pegawai menunjukkan empati tinggi dengan penerapan prinsip 5S. Saran perbaikan mencakup peningkatan kenyamanan ruang, sosialisasi aplikasi, penguatan literasi digital, perbaikan jaringan, dan koordinasi antar instansi.
Implementasi Program Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kelurahan Perak Barat Kota Surabaya Evita Dwiyanti Agustin Evita; Prasetyo Isbandono
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44647

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan data, dan kemudahan akses administrasi kependudukan melalui transformasi digital. Inovasi ini program Identitas Kependudukan Digital (IKD) memungkinkan masyarakat mengakses dokumen kependudukan secara online. Kelurahan Perak Barat adalah salah satu daerah yang melaksanakan program ini sesuai dengan kebijakan nasional yang diatur dalam Permendagri Nomor 72 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Program Identitas Kependudukan Digital di Kelurahan Perak Barat serta mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari Lurah, Kasi Pemerintahan, staf SIAK, staf pelaksana, dan masyarakat penerima layanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model interaktif menurut Miles dan Huberman dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Identitas Kependudukan Digital di Kelurahan Perak Barat cukup berjalan baik ditinjau dari indikator komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi didasarkan pada teori George C. Edward III. Namun, ditemukan kendala seperti: kurangnya literasi digital (komunikasi); keterbatasan akses perangkat teknologi (sumber daya); tidak ada insentif khusus (disposisi); kekhawatiran terhadap keamanan data (struktur birokrasi). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya optimalisasi sumber daya serta penguatan koordinasi antar berbagai pihak agar Program Identitas Kependudukan Digital dapat berjalan dengan lebih efisien dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Peneliti merekomendasikan perlunya peningkatan literasi digital masyarakat melalui edukasi berkelanjutan, penguatan sistem keamanan data untuk membangun kepercayaan publik. Kata Kunci: Identitas Kependudukan Digital, Implementasi Kebijakan, Administrasi Kependudukan Digital
Efektivitas Pelaksanaan Perencanaan Analisis Beban Kerja Melalui E-ABK Pada Jabatan Pengolah Data dan Informasi RSUD Bhakti Dharma Husada Kota Surabaya Tahun 2024 Hesti Inggrit Noviani; Weni Rosdiana
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44688

Abstract

Pelaksanaan Analisis Beban Kerja merupakan kewajiban dari setiap instansi atau pemerintah daaerah dalam melaksanakan manajemen kepegawaian untuk memperoleh informasi mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja dari organisasi yang berdasarkan dengan volume kerja. Kota Surabaya dalam melaksanakan Analisis Beban Kerja menggunakan media digital yaitu Electronic Beban Kerja atau E-ABK. Pada tahun 2024 pelaksanaan Analisis Beban Kerja di lingkup pemerintah Kota Surabaya berfokus pada mengoptimalkan tingkat validitas isian perencanaan ABK di Perangkat Daerah. RSUD Bhakti Dharma Husada sebagai salah satu Perangkat Daerah di Kota Surabaya juga melaksanakan sebuah Perencanaan ABK 2024. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengenai efektivitas dari Perencanaan Analisis Beban Kerja pada Jabatan Pengolah Data dan Informasi di Bidang Umum dan Keuangan RSUD Bhakti Dharma Husada Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian diianalisis dengan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berfokus pada empat indicator pengukuran efektivitas menurut Subagyo yaitu ketepatan sasaran, Sosialisasi Program, Pencapaian Tujuan Program serta Pemantauan Program. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan perencanaan ABK melalui E-ABK 2024 pada Jabatan Pengolah Data dan Informasi secara keseluruhan cukup efektif. Pada indicator Ketepatan Sasaran telah dilaksanakan sesuai regulasi sudah tepat, namun implementasi teknisnya masih menghadapi tantangan pada kapasitas SDM. Pada indicator Sosialisasi Program sudah efektif karena proses penyampaian informasi cukup jelas dan mudah dipahami oleh RSUD Bhakti Dharma Husada dan Mahasiswa sebagai pendamping Perencanaan ABK 2024. Pada indicator Pencapaian Tujuan Program dilaksanakan dengan efektif ditunjukan dengan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Selanjutnya pada indicator Pemantauan Program dikatakan efektif, karena Bagian Organisasi melakukan pemantauan saat pelaksanaan Perencanaan ABK hingga setelah Perencanaan ABK. Terdapat juga evaluasi atau eksekusi yang dilakukukan setelah program selesai. Serta adanya tindak lanjut dari hasil Perencanaan ABK yang dilaksanakan oleh Bagian Organisasi. Kata Kunci: Efektivitas, Analisis Beban Kerja, E- ABK, Perencanaan ABK
INCOMING AND OUTGOING MAIL ARCHIVE MANAGEMENT SYSTEM AT THE EAST JAVA PROVINCIAL RESEARCH AND INNOVATION AGENCY OFFICE Dewi Candra Sari; Yuni Lestari
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inovant.v3i4.44791

Abstract

Abstract This study aims to describe the governance system of incoming and outgoing mail archives at the Regional Research and Innovation Agency (BRIDA) Office of East Java Province. Mail archives play a crucial role in the smooth operation of administration, and thus their management must be carried out systematically from creation to disposition. According to the theory by Mulhidin and Winata in Faulziyah (2019), ideal archive management includes four elements: creation, use, maintenance, and disposition. At BRIDA East Java, the archiving system is still conducted manually without standard operating procedures (SOP), yet it still follows administrative procedures such as mail registration, classification, and document security.This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Informants consist of 1 head of sub-division, 3 archive management staff, and 2 archive users. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed through data reduction, presentation, and conclusion drawing.The research results show that the archive creation process has been well implemented and organized. However, the usage stage of the archives is still suboptimal due to the absence of clear borrowing procedures. Archive maintenance is carried out, but not optimally, due to unidentified documents and poorly organized storage spaces. Archive disposition is only partially done, limited to archive relocation, without a thorough disposition process. Keywords: Archive governance, incoming mail, outgoing mail, BRIDA East Java.

Page 1 of 3 | Total Record : 25