cover
Contact Name
Samsul A Rahman Sidik Hasibuan
Contact Email
mimp@journal.marasofipublishing.co.id
Phone
+62812-6345-3310
Journal Mail Official
mjpmm@journal.marasofipublishing.co.id
Editorial Address
Jl. Pimpinan Gg. Perkauman No. 7, Desa/Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kec. Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Kode Pos: 20233
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM)
ISSN : -     EISSN : 30906512     DOI : https://doi.org/10.64123
MJPMM bertujuan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan. Fokus utama meliputi inovasi pemberdayaan masyarakat, teknologi tepat guna, penguatan ekonomi lokal dan UMKM, pelatihan dan pendidikan masyarakat, kesehatan berbasis komunitas, pelestarian lingkungan, literasi dan numerasi, kolaborasi kampus-masyarakat, serta integrasi IPTEKS dalam kegiatan sosial.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 2 (2026): september" : 5 Documents clear
Pendampingan Pembuatan Saluran Drainase Terintegrasi untuk Mengurangi Genangan Air di RT.05 RW.09 Pedurungan Lor Muhammad Latif; Lilla Angraini; Galih Widyarini; Diah Rahmawati
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i2.1

Abstract

Saluran drainase merupakan infrastruktur penting dalam mengalirkan air limbah rumah tangga dan limpasan air hujan menuju saluran utama agar tidak menimbulkan genangan maupun banjir. Permasalahan drainase terjadi di wilayah RT.05 RW.09 Pedurungan Lor, Kota Semarang, akibat kondisi saluran yang kurang tertata dan kapasitas saluran yang belum memadai. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya genangan air, terutama saat intensitas hujan tinggi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pendampingan teknis kepada warga dalam perencanaan dan pembuatan saluran drainase yang efektif dan terintegrasi. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, pemetaan wilayah, diskusi teknis bersama warga, sosialisasi pentingnya sistem drainase, serta pendampingan langsung dalam proses pembangunan saluran drainase. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa saluran drainase dengan dimensi 50 cm × 40 cm × 50 cm mampu memperlancar aliran air limbah rumah tangga dan mengurangi genangan air di lingkungan warga. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemeliharaan drainase dan partisipasi gotong royong dalam menjaga lingkungan. Dengan adanya pendampingan ini, sistem drainase di wilayah RT.05 RW.09 Pedurungan Lor menjadi lebih tertata, aliran air lebih lancar, dan lingkungan menjadi lebih nyaman serta bebas dari genangan air.
Peningkatan Kesadaran Keamanan Siber melalui Edukasi Bahaya Link Phishing pada Generasi Y Erik Amanda Putri Aprilia; Atika Risky Cahyani; Fitriana Novitasari
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i2.2

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat meningkatkan penggunaan internet di kalangan masyarakat, namun turut meningkatkan risiko kejahatan siber, termasuk serangan phishing, khususnya pada kelompok Generasi Y yang memiliki intensitas penggunaan internet tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran keamanan siber melalui edukasi bahaya tautan phishing pada anggota komunitas Generasi Y. Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan 30 orang dewasa Generasi Y yang aktif menggunakan ponsel pintar untuk komunikasi, media sosial, pencarian informasi, dan transaksi digital sebagai sasaran kegiatan. Edukasi dilakukan melalui presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang mencakup definisi phishing, karakteristik tautan phishing, dampak potensial, metode pencegahan, dan praktik keamanan digital. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan setelah intervensi edukasi, yaitu pengetahuan tentang phishing meningkat dari 13,33% menjadi 100%, pemahaman keamanan OTP meningkat dari 0% menjadi 100%, dan kesadaran terhadap tautan mencurigakan meningkat dari 0% menjadi 93,33%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi keamanan siber efektif meningkatkan literasi digital dan kesadaran masyarakat terhadap ancaman siber, sehingga dapat direkomendasikan sebagai strategi berkelanjutan untuk mengurangi risiko masyarakat, khususnya Generasi Y, menjadi korban kejahatan siber.
Pendampingan Implementasi Sistem Informasi Berbasis Web untuk Digitalisasi Pelaporan Kegiatan Petugas Lapangan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Dionikxon Manurung; Susilawati; Stephanus Priyowidodo
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i2.3

Abstract

Pelaporan kegiatan petugas lapangan merupakan bagian penting dalam mendukung fungsi pengawasan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan masih melaksanakan proses pelaporan secara manual menggunakan dokumen cetak sehingga menyebabkan keterlambatan penyampaian laporan, kesulitan dalam proses verifikasi, pengarsipan yang tidak terpusat, serta rendahnya keterlacakan data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi mitra dalam menerapkan sistem informasi berbasis web sebagai sarana digitalisasi pelaporan kegiatan petugas lapangan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, observasi proses bisnis, perancangan sistem, pengembangan aplikasi, pelatihan, pendampingan implementasi, serta evaluasi awal penggunaan sistem. Sasaran kegiatan meliputi petugas lapangan, kepala bidang sebagai supervisor, dan administrator sistem pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem informasi berhasil diimplementasikan dan mampu mengintegrasikan proses penugasan, pelaporan, verifikasi, monitoring, serta pengarsipan dalam satu platform berbasis web. Mitra dapat mengelola laporan secara lebih cepat, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri melalui fitur pelaporan digital, pencatatan lokasi berbasis GPS, dokumentasi foto, notifikasi, statistik, serta log aktivitas. Implementasi sistem memberikan manfaat berupa peningkatan efisiensi administrasi, transparansi proses pelaporan, serta mendukung akuntabilitas pengelolaan kegiatan lapangan. Program ini diharapkan menjadi model transformasi digital yang dapat diterapkan pada instansi pemerintah lainnya dengan karakteristik layanan yang serupa. 
Pengenalan Sifat-Sifat Tanah dan Dampaknya terhadap Konstruksi kepada Siswa/Siswi SMA Panca Budi, Kota Medan Annisa Adika Qolby
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i2.4

Abstract

Tanah merupakan komponen penting dalam dunia konstruksi karena berfungsi sebagai media, bahan baku, dan pondasi bangunan, namun sifatnya yang dinamis membuat kondisi dan kualitas tanah sering tidak diuji dan diperhitungkan dengan baik sehingga menimbulkan bangunan yang tidak stabil. Rendahnya pemahaman pelajar mengenai sifat-sifat tanah dan dampaknya terhadap konstruksi menjadi latar belakang kegiatan pengabdian ini. Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa/siswi mengenai jenis dan sifat tanah serta dampaknya terhadap kekuatan dan keawetan konstruksi. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan berupa penyampaian materi dan sesi tanya jawab, serta pelaporan, dengan mitra sasaran Siswa/Siswi SMA Panca Budi, Kota Medan pada 22 November 2024. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, ditandai dengan keaktifan bertanya dan pemahaman yang meningkat mengenai pengertian tanah, sifat-sifat tanah, pentingnya tanah dalam konstruksi, teknik pengecekan tanah, serta cara mengatasi masalah pada tanah yang buruk. Kegiatan penyuluhan ini disimpulkan berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pengetahuan dan kompetensi siswa/siswi dalam mengenali sifat tanah, sehingga diharapkan dapat mencegah kerusakan konstruksi jalan maupun pondasi bangunan di lingkungan tempat tinggal mereka pada masa mendatang. 
Pendampingan Pembuatan Lubang Resapan Biopori sebagai Upaya Mengurangi Genangan Air di Desa Tarai Bangun, Kabupaten Kampar Faisal Hamid Maka Raja; Daeng Ayub; Azhar; Tri Handoko
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i2.5

Abstract

Genangan air yang sering terjadi di kawasan permukiman disebabkan oleh berkurangnya kemampuan tanah dalam menyerap air hujan akibat meningkatnya pembangunan dan berkurangnya daerah resapan. Kondisi tersebut menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat di Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar sehingga diperlukan upaya sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pembuatan lubang resapan biopori sebagai upaya mengurangi genangan air dan mendukung konservasi lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi, sosialisasi, gotong royong, pelatihan, praktik pembuatan lubang resapan biopori, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah masyarakat RT 003 RW 001 Desa Tarai Bangun dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat lubang resapan biopori, meningkatnya partisipasi masyarakat pada seluruh tahapan kegiatan, serta terbentuknya 25 lubang resapan biopori sebagai upaya konservasi air dan pemanfaatan sampah organik rumah tangga. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk pengelolaan lingkungan secara mandiri. Program serupa direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat guna mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5