cover
Contact Name
Saskiyanto Manggabarani
Contact Email
lppm@stikes-pertamedika.ac.id
Phone
+6285298638639
Journal Mail Official
jcshs@stikes-pertamedika.ac.id
Editorial Address
Jl. Bintaro Raya No.10, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12240
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal Community Service of Health Science
ISSN : -     EISSN : 28292537     DOI : https://doi.org/10.58730/jcsh
Core Subject : Health, Science,
Journal Community Service of Health Science, is a multidisciplinary scientific journal of health science published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika. It is at the national level that covers many general health problems or issues. The Journal of Community Service contains various activities from various community groups in handling and managing various potentials, obstacles, challenges and problems that exist in society. The implementation of service activities also involves the participation of the community and working partners. Service activities are organized into activities that aim to improve community welfare. JCSHS will be published twice per year in February dan August.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022): August" : 6 Documents clear
Edukasi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Bagi Remaja Setiawan, Rian Agus; Ramadhan, Gaung Eka
Journal Community Service of Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v1i2.58

Abstract

Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) merupakan tindakan awal yang dilakukan sesegera mungkin setelah terjadi kecelakaan yang bersifat sementara, bukan sebagai penanganan yang sempurna, dan dapat dilakukan oleh petugas maupun orang awam. Pertolongan ini wajib diketahui oleh semua orang terutama remaja karena dari pengetahuan tersebut masyarakat dapat menyelamatkan hidup seseorang atau mengurangi resiko bertambahnya keparahan kesakitan seseorang bila terjadi kecelakaan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk para remaja memahami dan mampu bagaimana memberikan pertolongan pada kecelakaan yang terjadi. Metode yang digunakan dengan melakukan penyuluhan atau ruang edukasi ke remaja dengan menggunakan media sound, proyektor dan leaflet  guna mempermudah kegiatan ini berjalan dengan baik. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini target peserta tercapai 71,42% dan adanya peningkatan pengetahuan pada remaja tersebut terlihat dari hasil melakukan pre test diawal sebelum melakukan edukasi hasil presentase 65,8% terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan edukasi dan dilakukan post test dengan presentase 87,8%. Kesimpulannya kegiatan ini adanya peningkatan pengetahuan dari peserta serta sambutan dan antusias yang baik dari remaja terbukti dengan keaktifan peserta mengikuti pelatihan sampai akhir
Identifikasi Tingkat Kesehatan Warga RW 05 Jagakarsa Jakarta Selatan di Masa Pandemi Covid 19 Agustina, Dwi; Arifin, Hazazi; Bunga, Silfi; Nordianti, Arti; Anisa, Mita Nur
Journal Community Service of Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v1i2.66

Abstract

Pandemi covid di Indonesia sudah berjalan 2 tahun dan pemerintah RI belum mencabut status tersebut. Menghadapi kesiapsiagaan dalam perpanjangan pandemi covid 19, perlu adanya penilaian kesehatan secara umum pada masyarakat. Status kesehatan secara umum dapat tergambar dari tekanan darah. Tekanan darah merupakan daya yang diperlukan agar darah dapat mengalir di dalam pembuluh darah dan beredar hingga ke seluruh jaringan tubuh. Tujuan kegiatan ini adalah identifikasi tingkat kesehatan sebagai gambaran bagi masyarakat khususnya pemangku kebijakan dalam melakukan pemetaan kesehatan di masa pandemi covid 19. Metode dilakukan dengan memberikan ceramah dan diskusi mengenai tekanan darah kepada masyarakat dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah. Sebanyak 32 masyarakat RT 12 RW 05 Jagakarsa, Jakarta Selatan berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, 5 diantaranya memberikan pertanyaan terkait dengan tips menghadapi pandemi covid 19 pada pasien dengan hipertensi. Didapatkan hasil bahwa peserta pengabdian kepada masyarakat didominasi oleh perempuan (56.25%), mayoritas usia lansia awal yaitu usia 46-55 th (34.38%), nilai tekanan darah mayoritas berada pada hipertensi (65.63%). Disimpulkan bahwa identifikasi tingkat kesehatan secara umum melalui tekanan darah sebagai skrining awal dalam menghadapi masa pandemi covid 19. Saran: diperlukan aktivasi kader setempat bekerjasama dengan puskesmas dalam melakukan monitoring kesehatan skrining tekanan darah pada masyarakat dan melaporkan ke puskesmas untuk mendapatkan tindak lanjut.
Health Education Pada Ibu Tentang Pertolongan Pertama Pada Balita yang Mengalami Dehidrasi Susanti, Dewi; Nastasya, Ricca Olivia; Oktavia, Alfonsa Reni
Journal Community Service of Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v1i2.69

Abstract

Dehidrasi merupakan kondisi ketika seseorang tidak memiliki cairan yang mencukupi kebutuhan tubuhnya, atau dapat diartikan bahwa mengalami kekurangan cairan tubuh. Kehilangan cairan tubuh ataupun dehidrasi dapat terjadi oleh siapa saja termasuk anak- anak. Bayi dan anak-anak lebih rentan terhadap dehidrasi daripada orang dewasa, dan dapat terjadi jika bayi mendapatkan cairan kurang dari cairan yang dihilangkan melalui muntah, diare, demam, atau berkeringat.  Tujuan pengabdian kepada masyarakat ialah agar ibu memahami dan mampu memberikan pertolongan pertama pada balita yang mengalami dehidrasi. Metode yang digunakan berupa penyuluhan atau Pemberian Health Education Pada Ibu Tentang pertolongan Pertama Pada Balita Yang Mengalami Dehidrasi dengan menggunakan media sound, proyektor dan leaflet agar mempermudah kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini target 22 responden. Hasil adanya peningkatan pengetahuan pada ibu terlihat dari pre test dengan hasil pengetahuan baik 22,7%, setelah dilakukan post test presentase pengetahuan ibu meningkat menjadi  90,9%. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di PAUD Kana Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kesimpulan : adanya peningkatan yang signifikan pengetahuan dari peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai pertolongan pertama pada balita yang mengalami dehidrasi. ibu dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan guna meningkatnya keselamatan anaknya bila terjadi dehidrasi. Pada pengabdian masyarakat ini terlihatdari antusias yang baik dari peserta terbukti dengan keaktifan peserta mengikuti acara ini sampai akhir.
Edukasi Skrining Kaki Pada Petugas Panti Sebagai Upaya Pencegahan Kaki Diabetik Dewi, Ratna Sari; Arisanty, Irma P
Journal Community Service of Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v1i2.72

Abstract

Penderita diabetes sering mengalami masalah pada kaki. Banyak komplikasi terjadi bahkan sampai menyebabkan amputasi. Kondisi ini akan lebih berat bila terjadi pada lansia. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan melakukan skrining kaki. Skrining kaki dapat dilakukan secara cepat menggunakan Simplified 60 second Diabetic Foot Screening Tool dalam waktu kurang dari 1 menit. Hasil pengamatan di PSTW Budi Mulia Ciracas pada Desember 2019 mengungkapkan bahwa hampir semua lansia di Panti berisiko mengalami masalah kaki karena faktor usia, penggunaan alas kaki yang tidak tepat dan kondisi kesehatan yang kurang baik. Hasil wawancara dengan petugas panti pada tanggal 10 Desember 2019, petugas mengatakan belum pernah melakukan skrining kaki pada lansia. Petugas tersebut mengatakan pemeriksaan kaki biasanya dilakukan ketika lansia memiliki keluhan atau luka. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan petugas panti tentang skrining kaki di Panti Sosial Tresna Werda Budi Mulia Ciracas Jakarta Timur. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan penyuluhan dan workshop skrining kaki dalam satu hari untuk petugas panti sebanyak 14 orang. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner pretest dan posttest. Setelah edukasi dilakukan didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan petugas panti dari nilai rata-rata pretest 76,7% menjadi 92,4%. Setelah kegiatan dilakukan diharapkan petugas panti dapat melakukan skrining kaki pada lansia secara rutin setiap tahun sesuai dengan panduan Simplified 60 second Diabetic Foot Screening Tool.
Edukasi Pencehagan Penyebaran Omicron pada Masa Pandemic COVID-19 Tahun Ke-3 Yolanda, Yori; Malkis, Yenni
Journal Community Service of Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v1i2.73

Abstract

Pandemic covid-19 adalah masalah Kesehatan global saat ini. Dampak ini juga bisa rasakan di Indonesia dan ini dinyatakan sebagai masalah global oleh WHO. Penyebaran viru covid-19 sudah tercatat banyak orang terinfeksi dengan jumlah yang terus meningkat. Omicron adalah salah satu jenis virus Covid-19 yang menyerang sistem pernafasan. Seseorang dapat terinfeksi Covid-19 melalui kontak langsung atau melalui droplet atau percikan saluran napas orang yang terinfeksi. Masa pandemic covid-19 di tahun ke-3 telah mengubah perilaku masyarakat, Secara umum walaupun vaksin sudah saat ini, namun perlunya tindakan preventif  untuk pencegahan infeksi covid-19. Diharapkan pencegahan tersebut dapat mengurangi level transmisi virus sehingga dapat menruunkan kurva kasus covid-19 terutama jenis omicron. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara mencegah penyebaran covid-19bagi siswa SMP Tirtayasa Jakarta. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan cara penyuluhan, dirancang dalam bentuk pemaparan materi tentang covid-19 jenis omicron dengan power point, diskusi dan tanya jawab. Siswa juga mengerjakan  pre-test dan post-test. Hasil post-test menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pengetahuan dari 75 % menjadi 91% setelah diberikan penyuluhan. Program pengabdian masyarakat ini akan lebih optimal apabila tidak hanya aspek pengetahuan saja tetapi juga memasukkan aspek keterampilan yang berkaitan dengan covid-19 dan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan
Edukasi Penatalaksanaan Hipertensi dan Pola Hidup Sehat Pada Pasien Hipertensi Achirman, Achirman; Maryati, Maryati
Journal Community Service of Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v1i2.79

Abstract

Salah satu penyakit degenerative yang menjadi prioritas kesehatan secara global adalah hipertensi. Hipertensi adalah salah satu masalah penyebab kematian di dunia. Prevalensi hipertensi di IndonesiMasih banyaknya penderita hipertensi perlu mendapat penanganan yang serius karena timbul akibat adanya interaksi dari berbagai faktor resiko yang dimiliki sehingga resiko terjadinya komplikasipun semakin besar.  Pentingnya pemberian informasi Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran penderita hipertensi akan komplikasi dari hipertensi. Pemberian edukasi merupakan salah satu cara pemberian informasi dalam rangka meningkatkan pemahaman penderita hipertensi tentang penyakit hipertensi sehingga penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara penatalaksanaan hipertensi dan pola hidup sehat agar hipertensi dapat terkontrol. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan cara penyuluhan dirancang dalam bentuk pemaparan materi tentang hipertensi dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta pengabdian masyarakat mengerjakan pre-test dan post-test. Hasil post-test menunjukkan bahwa peserta pengabdian masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan dari 75% menjadi 91% setelah diberikan penyuluhan. Pemberian edukasi bisa dilakukan dengan kombinasi edukasi dengan berbagai metode tidak hanya diskusi dan tanya jawab saja. Diharapkan kegiatan penyuluhan seperti ini dapat diberikan secara berkesinambungan oleh fasilitas Kesehatan seperti puskesmas, klinik, dan rumah sakit sehingga angka kejadian hipertensi bisa ditekan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6