cover
Contact Name
Sofyan Sulaiman
Contact Email
sofyan@unisi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jiebr@unisi.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Islam Indragiri Parit I Jl. Lintas Provinsi No. 1 Kec. Tembilahan Hulu, Kab. Indragiri Hilir Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun (April dan September), mempublikasikan artikel hasil penelitian, kajian konseptual, dan pemikiran kritis dalam bidang ekonomi, keuangan, dan bisnis Islam. Jurnal ini bertujuan menjadi media akademik untuk pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik ekonomi dan bisnis Islami di tingkat nasional maupun internasional.
Articles 8 Documents
MANUSIA DAN PERILAKU EKONOMI PERSPEKTIF ISLAM: Studi Atas Pemikiran Taqiyuddin an-Nabhānī Sulaiman, Sofyan; Aisyah, Siti
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) Vol 1 No 1 (2025): Islamic Economics and Business Review
Publisher : LPPM Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the concept of human nature and economic behavior in Islam according to Taqiyuddin an-Nabhānī. Unlike the homo economicus of neo-classical economics, Islam views humans as complex beings influenced by intellect (‘aql), instinct (ghāriẓah), and physical needs (ḥājah al-‘uḍhwiyyah), all of which are governed by aqīdah (creed). One’s mindset (mafāhīm) and attitude (nafsiyyah) reflect their belief system. An-Nabhānī emphasizes that belief in divine destiny does not negate human free will (ikhtiyār), but rather balances God's will, natural laws, and individual moral responsibility. He also outlines the concept of ownership: private, public, and state-owned—where public ownership must be managed for the benefit of society. According to An-Nabhānī, the ideal Islamic economic framework is built upon sharī‘ah and aqīdah, integrating social justice, ethical worship, and a balance between human effort and reliance on God (tawakkul).
PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PERBANKAN Joni Saputra
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) Vol 1 No 1 (2025): Islamic Economics and Business Review
Publisher : LPPM Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses consumer protection in banking. As the times evolve and the number of financial service providers increases, it is necessary to improve protection for consumers who collaborate with these banks. Among the consumer protection provisions in Indonesia, specifically in banking, is the Consumer Protection Law, stipulated in Law Number 8 of 1999. Furthermore, banking regulations also include consumer protection, stipulated in Bank Indonesia Regulation Number 22/20/PBI/2020. Furthermore, the Financial Services Authority (OJK) also has regulations that protect consumers, stipulated in Financial Services Authority Regulation of the Republic of Indonesia Number 22 of 2023.
DAMPAK FINANCIAL TECHONOLOGY TERHADAP HUKUM PERBANKAN ANTONI SAPUTRA
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) Vol 1 No 1 (2025): Islamic Economics and Business Review
Publisher : LPPM Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sektor keuangan, terutama dengan hadirnya financial technology (fintech). Inovasi ini memberikan kemudahan dalam layanan keuangan, mulai dari sistem pembayaran, pinjaman online, hingga investasi digital. Namun, kemajuan fintech juga memunculkan tantangan terhadap sistem hukum yang mengatur perbankan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fintech terhadap sistem hukum perbankan di Indonesia, baik dari aspek regulasi, fungsi pengawasan, maupun perlindungan konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan studi kasus. Hasil kajian menunjukkan bahwa kehadiran fintech menimbulkan kebutuhan penyesuaian hukum perbankan, terutama dalam aspek pengaturan otoritas, pengawasan, dan perlindungan hukum terhadap nasabah. Selain itu, batas yurisdiksi antara lembaga perbankan dan entitas fintech semakin kabur, sehingga menuntut sinergi regulasi antara OJK, BI, dan lembaga terkait. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan hukum yang responsif dan adaptif agar hukum perbankan mampu mengakomodasi perkembangan fintech secara seimbang dan berkeadilan.
ALAT UKUR KEMISKINAN: Indeks Kemiskinan Umum dan Indeks Kemiskinan Islami Apriani, Risma; Jannah, Miftahul; Abdul Azis, Said
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) Vol 1 No 1 (2025): Islamic Economics and Business Review
Publisher : LPPM Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan kompleks yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat dan pembangunan suatu negara. Untuk mengukur tingkat kemiskinan, berbagai alat ukur telah dikembangkan, salah satunya adalah Indeks Kemiskinan Umum yang digunakan secara global dan berbasis pada indikator ekonomi seperti pendapatan dan pengeluaran. Namun, pendekatan ini dianggap belum sepenuhnya mencerminkan realitas masyarakat dalam konteks nilai dan moral. Oleh karena itu, muncul alternatif alat ukur kemiskinan berbasis nilai-nilai Islam, yaitu Indeks Kemiskinan Islami. Indeks ini tidak hanya mempertimbangkan aspek material, tetapi juga mencakup dimensi spiritual, sosial, dan moral sesuai dengan prinsip maqashid syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan mendasar antara kedua alat ukur tersebut serta menyoroti keunggulan dan keterbatasannya masing-masing. Dengan pemahaman yang komprehensif, diharapkan dapat ditemukan pendekatan pengukuran kemiskinan yang lebih holistik dan relevan dengan karakteristik masyarakat yang beragam.
INTEGGRASI WAKAF PRODUKTIF DALAM SISTEM EKONOMI MODERN: Peluang, Tantangan dan Solusi Regulatif Ranti, Nabila; Ayunda, Elsa Rahmi; Sri Agustina, Wendy; Qusthoniah
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) Vol 1 No 1 (2025): Islamic Economics and Business Review
Publisher : LPPM Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wakaf produktif merupakan salah satu instrumen filantropi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dalam konteks sistem ekonomi modern, integrasi wakaf produktif menjadi semakin relevan sebagai alternatif solusi pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan, dan pemberdayaan sektor ekonomi umat. Peluang integrasi ini terlihat dari berkembangnya inovasi digital, sinergi lembaga keuangan syariah, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap wakaf sebagai investasi sosial jangka panjang. Namun demikian, implementasi wakaf produktif juga menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan regulasi yang komprehensif, lemahnya kapasitas manajerial nadzir, serta rendahnya literasi wakaf di kalangan masyarakat. Untuk itu, diperlukan solusi regulatif yang mencakup perbaikan kebijakan hukum wakaf, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penyusunan standar tata kelola wakaf produktif yang profesional dan transparan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis bagaimana wakaf produktif dapat diintegrasikan dalam sistem ekonomi modern melalui pendekatan sinergis antara regulasi, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.
PENGARUH E-COMMERCE TERHADAP PERILAKU KONSUMEN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH: Studi Terhadap Mahasiswa Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Hindi, Safrinal; Sulaiman, Sofyan; Qusthoniah, Qusthoniah
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) Vol 1 No 2 (2025): Journal of Islamic Economics and Bussines Review
Publisher : LPPM Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi dan e-commerce di Indonesia yang telah mentransformasi perilaku konsumen, termasuk di kalangan mahasiswa. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan sejauh mana perilaku konsumen mahasiswa selaras dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan, kejujuran, penghindaran riba, dan pelarangan israf. Mahasiswa Ekonomi Islam UNISI dipilih sebagai subjek penelitian ini karena mereka diharapkan memahami nilai-nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-commerce terhadap perilaku konsumsi mahasiswa dan penerapan prinsip-prinsip Islam dalam aktivitas belanja daring. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan regresi linier sederhana. Dari populasi 112 mahasiswa angkatan 2021–2024, 53 responden dipilih melalui metode sampling probabilitas dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen (t-hitung 12,099 > t-tabel 0,295; sig. 0,000 < 0,05) dengan kontribusi sebesar 74,2%. Sebagian besar mahasiswa melakukan pembelian berdasarkan kebutuhan, kemampuan finansial, dan kehalalan produk, meskipun beberapa masih dipengaruhi oleh tren dan iklan. Disimpulkan bahwa e-commerce berpengaruh positif terhadap perilaku konsumen, dan penguatan literasi keuangan Islam diperlukan untuk mengurangi perilaku konsumtif.
SHARIA COMPLIANCE DALAM PEMBIAYAAN KEPEMILIKAN RUMAH DI PERUMAHAN SML GARDEN : Studi Kasus di Perumahan SML Garden, Jln. Tanjung Harapan, Tembilahan Kota, Kabupaten Indragiri Hilir Junaidi, Junaidi; Aldi, M; Najamuddin, Najamuddin
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) Vol 1 No 2 (2025): Journal of Islamic Economics and Bussines Review
Publisher : LPPM Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the level of Sharia compliance in home ownership financing at SML Garden Housing, Tembilahan. The phenomenon of the widespread use of the label “Sharia” in the property sector raises questions about the substantive compatibility of the contracts used, and to what extent Sharia principles—such as justice, transparency, and freedom from riba (usury)—are actually implemented. Utilizing a qualitative descriptive approach through a case study method, involving in-depth interviews with homeowners, employees, and consumers of the housing development, the results indicate that SML Garden Housing has generally implemented Sharia principles, particularly by avoiding riba and providing flexible payment options. However, challenges remain in terms of formal documentation, cost transparency, and the existence of an independent Sharia supervisory body. This research contributes to strengthening the practice of Sharia-based property financing at the community and developer levels.
ETIKA ISLAM DALAM PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS BANJARAN KOTA hidayat, gagan; Nurani, Asri; jumiati, mia; Sopiah, Evi
Journal of Islamic Economics and Business Review (JIEBR) Vol 1 No 2 (2025): Journal of Islamic Economics and Bussines Review
Publisher : LPPM Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public healthcare services at the puskesmas (community health center) level play a strategic role in improving community welfare, thereby requiring the implementation of good governance through the principles of Good Corporate Governance (GCG). The urgency of GCG in public services, particularly in puskesmas, is closely related to the need for transparency, accountability, fairness, and responsibility in the delivery of healthcare services. Nevertheless, in practice, various public complaints regarding service quality are still found, such as delays in service delivery, lack of information transparency, and the attitudes of service personnel that do not fully reflect excellent service standards. Therefore, Islamic ethics become important as a moral foundation in the governance of public healthcare services, as they emphasize values such as trustworthiness (amanah), honesty, justice, openness, and responsibility, which are highly relevant to the principles of GCG. This study aims to: (1) analyze the implementation of Islamic ethics in the application of Good Corporate Governance (GCG) at Puskesmas Banjaran Kota; (2) analyze public perceptions and levels of community satisfaction with the services of Puskesmas Banjaran Kota; and (3) analyze the relationship between Islamic ethics and the implementation of GCG in improving the quality of services at Puskesmas Banjaran Kota. The research employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative methods. The results indicate that Islamic ethical values have been reflected in the implementation of service bureaucracy at Puskesmas Banjaran Kota and are aligned with GCG principles, particularly transparency, accountability, fairness, independence, and responsibility. Public perceptions of puskesmas services show a generally positive tendency, although several aspects still require improvement. Furthermore, the findings suggest that the integration of Islamic ethics and GCG contributes significantly to improving service quality, strengthening public trust, and enhancing community satisfaction with public healthcare services.

Page 1 of 1 | Total Record : 8