cover
Contact Name
Dewi Nurviana Suharto
Contact Email
dewinurviana.suharto@gmail.com
Phone
+62811459788
Journal Mail Official
dewinurviana.suharto@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Madago Community Empowerment for Health Journal
ISSN : 28088247     EISSN : 28087003     DOI : https://doi.org/10.33860/mce.v4i1
Core Subject : Health,
Madago Community Empowerment for Health Journal is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues. This journal focuses on health services, environmental health, community nursing, and community midwifery
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023)" : 5 Documents clear
Pelatihan Peningkatan Gaya Hidup Sehat pada Penderita Hipertensi melalui MABESI (Masyarakat Bebas Hipertensi) Hasan, Hafifah; Damayanti, Trisya Aulia; Arizana, Windhy Dwi Surya; Susanto, Tantut; Kurdi, Fahruddin; Kholifah, Siti
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.2551

Abstract

Hipertensi yang tidak terkontrol akan menyebabkan kerusakan pada ginjal, jantung, dan gangguan pada otak. Manajemen hipertensi dapat dilakukan dengan perubahan gaya hidup sehat secara teratur. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di kelurahan Patrang, Kabupaten Jember yang terdiagnosis hipertensi dalam mengubah pola gaya hidup sehat. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat dengan hipertensi (MABESI) yang terdiri dari edukasi kesehatan, senam hipertensi, pengelolaan diet hipertensi dan monitoring. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dari rentang pengetahuan kurang menjadi pengetahuan sangat baik tentang pola gaya hidup sehat, masyarakat melakukan senam anti hipertensi, mengkonsumsi jus mentimun untuk membantu menurunkan hipertensi, dan menerapkan diit hipertensi. Saran bagi petugas kesehatan adalah rutin untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan kepatuhan pelaksanaan gaya hidup sehat pada penderita hipertensi.
Edukasi Gizi Seimbang Pada Organisasi Profesi Kesehatan dan Mitra Dunia Usaha di Kabupaten Banggai Yuwono, Dian Kurniasari; Galenso, Nitro; Mangemba, Dg.; Sukmawati, Sukmawati; Nurarifah, Nurarifah
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.3356

Abstract

Kebiasaan makan masyarakat di Sulawesi Tengah didominasi oleh pola makan yang tidak sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Di sisi lain, tenaga kesehatan dan dunia usaha berkewajiban membantu pemerintah dalam promosi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk untuk menyegarkan kembali topik mengenai ukuran/porsi setiap kelompok makanan yang sesuai dengan standar gizi seimbang pada organisasi profesi kesehatan dan dunia usaha melalui metode ceramah menggunakan media foto makanan. Kegiatan berlangsung di Luwuk, Kabupaten Banggai pada Agustus 2022 dengan peserta sebanyak 15 orang yang terdiri dari perwakilan organisasi profesi kesehatan dan organisasi mitra usaha/korporat. Peningkatan pengetahuan hanya terjadi pada 2 kelompok makanan, yaitu makanan pokok dan sayur, namun dilihat dari indikator keaktifan peserta, kegiatan ini cukup berhasil. Selanjutnya kegiatan edukasi terkait gizi perlu tetap dilakukan secara periodik bagi tenaga kesehatan mengingat fungsi tenaga kesehatan sebagai agen promosi kesehatan bagi masyarakat
Pengetahuan Komprehensif HIV/AIDS pada Usia 15-24 Tahun Melalui Sosialisasi Aku Bangga Aku Tahu (ABAT) di Desa Sintuwulemba Kabupaten Poso Hermanto, Raden Bagus Bambang; Langitan, Rosamey Elleke; Manggasa, Dafrosia Darmi
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.3429

Abstract

Salah satu sasaran pengendalian HIV/AIDS yang masih belum tercapai adalah peningkatan pengetahuan komprehensif anak sekolah dan remaja tentang HIV/AIDS. Pengetahuan orang muda tentang HIV telah mengalami peningkatan, tetapi masih terbatas. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan secara komprehensif anak usia 15-25 tahun tentang HIV/AIDS sehingga mereka dapat menjaga dirinya agar tidak tertular HIV, bersikap tidak diskriminatif kepada pengidap dan penderita HIVIDS. Metode kegiatan yaitu edukasi, pemutaran film animasi ABAT dengan judul Bunga Semusim dan diskusi. Sasaran yaitu remaja usia 15-24 tahun yang berjumlah 35 partisipan. Hasil kegiatan menunjukkan setelah sosialisasi ABAT remaja memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang HIV/AIDS (77,14%) mendapatkan skor 100. Melalui kegiatan sosialisasi Aku Bangga Aku Tahu ini ada pesan moral yang dikemas menjadi pesan kunci adalah jiwa yang tegar no narkoba dan hati yang murni no seks bebas. Kaum muda dapat membangun dirinya menjadi pribadi yang menghargai budaya, progresif, berpikiran terbuka dan mandiri
Upaya Pengendalian Hipertensi pada Lanjut Usia Melalui Edukasi Perilaku CERDIK dan Gerakan PATUH Hajrah, Siti; Suharto, Dewi Nurviana; Agusrianto, Agusrianto
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.3431

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh Lansia. Pengendalian hipertensi penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dan mencegah komplikasi. Peran keluarga sangat penting dalam memberikan perawatan bagi lansia untuk mencegah hipertensi sehingga keluarga dan lansia harus memiliki pengetahuan yang baik tentang upaya pengendalian hipertensi. Program perilaku CERDIK dan gerakan PATUH merupakan upaya mengendalikan hipertensi pada lansia. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan edukasi bagi keluarga tentang upaya pengendalian hipertensi pada lansia melalui perilaku CERDIK dan gerakan PATUH. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu kunjungan rumah, penyuluhan dan latihan. Hasil kegiatan menunjukkan setelah edukasi terjadi peningkatan pengetahuan peserta yaitu 66,7% pengetahuan baik sehingag diharapkan dengan pengetahuan yang baik keluarga dan lansia mampu melakukan upaya pengendalian hipertensi. Saran bagi Puskesmas agar meningkatkan kegiatan edukasi bagi keluarga agar mampu melakukan upaya pengendalian hipertensi secara mandiri.
Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi Kelompok Karang Taruna di Desa Sintuwulemba Suge, Ma'rifah; Manggasa, Dafrosia Darmi
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.3469

Abstract

Bantuan hidup dasar (BHD) merupakan tindakan yang diberikan kepada orang dengan kondisi gawat darurat misalnya henti jantung. Kejadian gawat darurat dapat terjadi dimana saja dan kapan saja sehingga masyarakat awam termasuk kelompok Karang Taruna perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan untukĀ  melakukan Bantuan Hidup Dasar agar dapat memberikan pertolongan kepada korban sedini mungkin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok Karang Taruna Desa Sintuwulemba tentang BHD bagi korban henti jantung. Metode pengabdian masyarakat yaitu dengan ceramah, diskusi dan simulasi, kegiatan diikuti 13 orang anggota Karang Taruna Desa Sintuwulemba. Evaluasi dilakukan dengan mengukur pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan setelah simulasi. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota karang taruna dalam melakukan BHD setelah dilakukan simulasi. Saran bagi pihak terkait yaitu pemerintah dan Puskesmas agar kegiatan simulasi tentang penanganan gawat darurat bagi masyarakat awam dapat dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

Page 1 of 1 | Total Record : 5