cover
Contact Name
Nurrul Helen
Contact Email
nurrul@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6281276754141
Journal Mail Official
jalur@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Riau Gedung C Lt. 2, Jl. HR. Soebrantas KM 14.5, Pekanbaru, Riau, 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Architecture, Landscape & Urban Design
Published by Universitas Riau
ISSN : -     EISSN : 30253837     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design adalah jurnal yang dapat diakses secara terbuka, dan jurnal peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarkan artikel terkini dan asli dari akademisi, peneliti dan praktisi dibidang: 1) Arsitektur; 2) Arsitektur Lanskap; 3) Rancang Kota
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): Maret" : 5 Documents clear
Konsep Penataan Permukiman Kumuh di Wilayah Peri-Urban Putri Wulandari; Dwira Nirfalini Aulia
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permukiman kumuh adalah daerah pemukiman yang memiliki kondisi fisik, sosial, ekonomi, dan budaya yang kurang baik. Biasanya terletak di pinggiran kota, kawasan ini sering kali mengalami berbagai dampak sosial, yang menyebabkan lingkungan tidak sehat dan terbatasnya akses terhadap sumber daya penting untuk meningkatkan kualitas hidup. Lokasi penelitian ini adalah Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara. Kurangnya perhatian pemerintah terhadap daerah kumuh bisa menjadi penyebab utama kesenjangan sosial. Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperbaiki kondisi lingkungan, penataan permukiman kumuh di daerah pinggiran kota merupakan langkah penting. Untuk menciptakan rencana efektif dalam menangani masalah ini, diperlukan pendekatan yang menggabungkan aspek sosial dan ekonomi. Pendekatan ini memungkinkan penciptaan strategi penataan yang inklusif dan berkelanjutan dengan menganalisis elemen-elemen sosial, seperti pertumbuhan penduduk, tingkat pendidikan, dan partisipasi masyarakat, serta elemen-elemen ekonomi seperti jenis pekerjaan, pendapatan, dan fasilitas pendukung kegiatan sosial ekonomi. Keberhasilan penanganan permukiman kumuh di daerah pinggiran kota bergantung pada peningkatan keterlibatan masyarakat lokal dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program. Oleh karena itu, tujuan dari ide ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi penduduk lokal sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih layak huni dan berkelanjutan.
Perancangan Martial Art Arena di Kota Rengat dengan Pendekatan Pendinginan Pasif Rizky Maulana; Indra Kuswoyo; Wahyu Hidayat
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan olahraga bela diri di Rengat semakin meningkat setiap tahunnya ditandai dengan keberangkatan atlet ke kejuaraan baik tingkat nasional dan internasional. Namun peningkatan perkembangan olahraga ini tidak diikuti dengan peningkatan sarana dan prasarana untuk menunjang kualitas atlet yang berlatih di dalamnya. Maka dari itu diperlukannya sebuah wadah yang dapat menampung dan memfasilitasi aktivitas untuk para atlet dan praktisi seni bela diri yang ada di Rengat berupa Martial Art Arena. Perancangan Martial Art Arena ini menggunakan pendekatan pendinginan pasif sebagai metode pendinginan suhu ruangan secara alami. Suatu ruangan yang di dalamnya terdapat aktivitas fisik yang intens jika tidak terdapat sirkulasi udara yang baik akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan orang di dalamnya, untuk itu kami menganggap pendekatan pendinginan pasif sangat cocok untuk perancangan Martial Art Arena ini. Kami menggunakan metode studi kasus dalam merancang Martial Art Arena, dengan mengumpulkan studi kasus yang telah ada lalu dijadikan sebagai referensi dalam perancangan. Kemudian, kami melakukan simulasi terkait efisiensi sirkulasi udara dengan menggunakan perangkat lunak. Dengan menggunakan pendekatan pendingan pasif, rancangan ini diharapkan menjadi sebuah wadah bagi atlet seni bela diri di Rengat yang dapat meningkatkan kualitas latihan untuk bertanding.
Komparasi Arsitektur Tepian Air pada Tepian Bandar Sungai Jantan dan Tepian Jembatan Sungai Siak III Gita Rahmadhani; Luthfika Arfiana; Nurzahwa Dwita Nugraha; Isnaini; Oriana Paramita Dewi; Laili Dwi Annisa
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan tepian air merupakan suatu elemen fisik perkotaan yang telah banyak dikembangkan hingga saat ini. Kawasan tepian air dapat berperan sebagai penopang aktivitas masyarakat dengan sarana prasarana pendukung untuk menjalankan aktivitas sosial, ekonomi, dan pariwisata di daerah setempat. Saat ini wilayah tepian air banyak dikembangkan menjadi tempat berwisata dengan plaza dan ruang terbuka publik didalamnya sebagai wujud upaya konservasi yang dilakukan untuk memulihkan dan mengembalikan peranan air di tengah-tengah kehidupan masyarakat kota. Namun, dalam perencanaan pembangunan wilayah tepian air terkadang kerap mengabaikan dan kurang memperhatikan aspek dan elemen apa saja yang diperlukan, sehingga banyaknya kawasan tepian air saat ini yang tidak memiliki sarana prasarana yang mumpuni. Oleh karena itu, penelitian ini akan membahas tentang kajian penerapan aspek dan elemen kawasan tepian air pada studi kasus Tepian Bandar Sungai Jantan dan Tepian Jembatan Sungai Siak III melalui metode komparatif dengan teknik scoring untuk membandingkan aspek perencanaan kawasan tepian air pada kedua studi kasus. Hasil penelitian berupa kesimpulan dari komparasi yang dilakukan terhadap kedua studi kasus untuk menganalisis setiap aspek yang seharusnya terdapat pada pembangunan kawasan tepian air.
Perancangan Hunian Sewa dengan Mengimplementasikan Kriteria Hunian Sehat Pasca Pandemi COVID-19 Adi Eden Hasonangan; Angela Putri Rafiqah; Satria Markus; Nurrul Helen; R. Lisa Suryani
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan pada dunia arsitektur. Desain bangunan perlu beradaptasi dengan perubahan gaya hidup pasca pandemi, terutama hunian. Hunian tidak hanya untuk keluarga, namun juga bagi perantauan seperti mahasiswa atau pekerja yang jauh dari keluarga. Pandemi COVID-19 memberikan tantangan pada arsitek untuk menciptakan ruang yang aman dan sehat bagi penghuni di dalamnya. Artikel ini membahas implementasi desain arsitektur berdasarkan delapan kriteria hunian sehat pasca pandemi pada hunian sewa di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa kajian literatur dan observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah narasi deskriptif untuk menjelaskan analisis tapak dan kebutuhan ruang. Kajian ini tidak hanya menghasilkan rancangan hunian aman dan sehat, namun juga hunian yang mampu merespon dan beradaptasi saat terjadi pandemi berikutnya. Meskipun begitu, hasil kajian ini memerlukan peningkatan dengan adanya kajian lebih lanjut mengenai preferensi penghuni hunian sewa dan kajian tentang material yang sehat untuk meningkatkan kinerja bangunan.
Identifikasi Elemen dan Pola Ruang pada Taman Tunjuk Ajar Integritas di Kota Pekanbaru Fallah; Rifda Syofiana; Morian Saspriatnadi; Muhammad Rijal; Mira Dharma Susilawaty
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Terbuka Hijau merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen dan pola ruang dan memberikan informasi lebih lanjut mengenai kekurangan dan kelebihan terkait penggunaan elemen dan pola ruang pembentuk pada Taman Tunjuk Ajar Integritas di Kota Pekanbaru. Data yang diperoleh pada penelitian ini didapat melalui survei, observasi, wawancara, dan studi pustaka dengan metode pendekatan yang bersifat kualitatif dan komprehensif. Hasil identifikasi elemen dan pola ruang pada Taman Tunjuk Ajar Integritas dapat disimpulkan terdapat keselarasan antara kondisi tapak dengan penerapan bentuk elemen buatan pada taman. Taman Tunjuk Ajar Integritas didominasi oleh area hijau berupa pohon-pohon dan juga perdu sebagai elemen softscape serta dominasi jalan setapak sebagai sarana yang mawadahi pengunjung untuk beraktivitas pada taman sebagai bagian dari hardscape taman. Fungsi dan konsep pada taman juga memiliki keterkaitan ditandai dengan konsep “Go Green” yang diterapkan pada Taman Tunjuk Ajar Integritas di Kota Pekanbaru. Yang lebih mengedepankan kesan alami sesuai konsep dan fungsi dari area taman ini sebagai area terbuka hijau (RTH).

Page 1 of 1 | Total Record : 5