cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ITENAS REKARUPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014)" : 12 Documents clear
Hubungan Kemampuan Sketsa Freehand dan Digital dengan Kreativitas Mahasiswa dalam Proses Pendidikan Desain, Studi Kasus Mahasiswa Tingkat Akhir Desain Interior FSRD Itenas Bandung Kusnaedi, Iyus; Widodo, Pribadi; Guntur, Triyadi
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk  mendeteksi tingkat kreativitas yang terdapat pada gambar sketsa freehand/manual dan gambar digital mahasiswa pada proses perancangan serta mengukur tingkat kreativitas yang dihubungkan dengan kemampuan sketsa mahasiswa bila kegiatannya bertumpu pada sketsa freehand/ manual & gambar digital. Kegiatan membuat sketsa freehand sebagai cara mengembangkan gagasan di lingkungan mahasiswa Desain Interior di semester atas semakin menurun, diganti dengan penggunaan gambar digital dengan tanpa melalui proses sketsa terlebih dahulu. Penelitian ini akan menjawab pertanyaan apakah kreatifitas yang dicapai mahasiswa melalui sketsa freehand  dapat juga dicapai oleh non-freehand/digital? Studi ini mengkaji hubungan antara kreativitas dengan  gambar sketsa dan digital yang dihasilkan mahasiswa melalui simulasi eksperimen tes gambar yang diberikan.  Menggunakan Teknik Penilaian Konsensual  (Consensual Assessment Technique, CAT) pengukuran kreativitas ditentukan oleh penilaian hasil gambar  proyek yang dihasilkan oleh assesor. Regresi linear merupakan suatu metode untuk menentukan hubungan sebab-akibat antara satu variabel dengan variabel-variabel yang lain, digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel elemen interior dengan parameter pengukuran kreativitas pada gambar sketsa dan digital yang dihasilkan. Hasil penelitian diharapkan dapat mengukur tingkat kreativitas yang dihubungkan dengan kemampuan sketsa mahasiswa bila kegiatannya bertumpu pada sketsa manual dan gambar digital. Kata kunci:  sketsa tangan bebas , gambar digital, kreativitas,  Teknik Penilaian Konsensual ABSTRACT This study aimed to detect the level of creativity that is contained in the image freehand sketch / manual and digital pictures of students in the design process as well as measure the level of creativity that is associated with the ability of the student sketch when its activity is based on freehand sketch / manual and digital images.  The freehand activity freehand sketching as a way to develop ideas in the Interior Design students in the upper semester decline, replaced by the use of digital images without going through the process of preliminary sketches. This study will answer the question is student creativity achieved through freehand sketches can also be achieved by non- freehand/digital? This study examines the relationship between creativity with sketches and digital images generated through the simulation experiment students were given a test image. Using the Consensual Assessment Technique (CAT) is determined by measuring the creativity of outcomes assessment project images generated by the assessors. Linear regression is a method for determining causal relationships between the variables with the other variabler, is used to determine the relationship between the variable element of the interior with the parameter measurement of creativity in the digital image and the resulting sketch. The results are expected to measure the level of creativity that is associated with the ability of the student sketches when activities rely on manual sketches and digital images. Keywords:  free hand sketches, digital images, creativity, Consensual Assessment Technique
Pemanfaatan Pencahayaan Siang pada Interior Gedung Kampus PT Dahana sebagai Strategi Penerapan Prinsip Bangunan Berkelanjutan Subkirman, Anwar; Larasati, Dwinita; Isdianto, Budi
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu krisis lingkungan yang kita hadapi sekarang adalah Pemanasan Global akibat meningkatnya hasil emisi Gas Rumah Kaca mengharuskan kita untuk segera berpikir dan bertindak melakukan upaya pencegahan agar krisis tidak berlanjut terus menerus. Konsep Bangunan Berkelanjutan (sustainable building) adalah salah satu upaya sektor jasa konstruksi untuk turut berkonstribusi dalam usaha mitigasi krisis lingkungan tersebut dengan prinsip penghematan energi dan mengurangi dampaknya terhadap lingkungan serta harapan agar desain dapat bekerja dengan alam (pasive design), terutama pada aspek konsumsi listrik pada gedung. Prinsip ini dapat diterapkan dengan melakukan pemanfaatan cahaya siang secara optimal sebagai penerangan utama gedung pada siang hari, seperti yang dilakukan oleh bangunan kantor Gedung KAMPUS PT Dahana Subang. Bagaimana strategi dan metode pemanfaatan cahaya siang pada gedung ini diuraikan dan dikaji dalam penelitian ini secara deskriptif analitis. Didapatkan faktor, elemen desain, dan berbagai pertimbangan yang menyokong upaya penghematan energi ini. Kajian juga membandingkan penerapan yang dilakukan dengan panduan teknis dari GREENSHIP GBCI serta pendekatan Pencahayaan Siang untuk Bangunan Berkelanjutan dari Mary Guzowksi. Dengan demikian, maka diharapkan penelitian ini dapat mengingatkan para perancang pada paradigma desain yang berkelanjutan sebagai panduan setiap praktik perancangannya dalam rangka turut melakukan mitigasi krisis lingkungan. Kata kunci: pencahayaan siang, bangunan berkelanjutan, penghematan energi.   AbstraCT One of the environmental crisis we are facing today is global warming caused by rising greenhouse gas emissions requires us to think and act immediately to take steps to prevent that crisis does not goes on forever. The concept of Sustainable Building  is one of the efforts of the construction sector also contribute to mitigating the environmental crisis with the principle of saving energy and reducing the impact on the environment as well as the hope that the design can work with nature (passive design), especially in the aspect of power consumption in building. This principle can be applied to make use of daylight optimally as the main lighting in the building during the day, like the office building of PT Dahana Subang Gedung KAMPUS does it. How the strategy and methods of use of daylight in this buildings is described and studied in this research with descriptive analisys. The research finds some factors, design elements, and the various considerations that underpin these energy saving measures. The study also compares the Gedung KAMPUS's application with the technical guide from GBCI GREENSHIP and Daylighting approach to Sustainable Building of Mary Guzowksi. Thus, it is expected that this study can alert the designer to the paradigm of sustainable design as practical guide in order to contribute in mitigation of the environmental crisis. Keywords: daylighting,  sustainable building, energy efficiency.
Kajian Optimalisasi Kinerja Mahasiswa Desain Interior Terhadap Teknologi Digital Berdasarkan Kondisi Flow (Studi kasus Mahasiswa Tugas Akhir Desain Interior Itenas Bandung) Widia, Edwin; Wahjudi, Deddy; ., Widihardjo
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Teknologi digital digunakan sebagai alat bantu bagi mahasiswa desain interior dalam percepatan proses kerja, Penelitian ini mencari hubungan dan pengaruh dari kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengoptimalisasi kinerjanya sehingga produktivitas dan kreativitas mahasiswa dapat mencapai titik optimal. Optimalisasi kinerja mahasiswa akan terjadi ketika mahasiswa dapat meningkatkan produktivitasnya dalam kurun waktu tertentu dengan hasil yang maksimal, hal tersebut akan terjadi ketika mahasiswa tersebut bekerja dalam kondisi flow, kondisi ini adalah kondisi dimana keadaan mahasiswa tersebut berada dalam kondisi yang seimbang antara kemampuan dan tantangannya, sehingga membuatnya terlarut dalam proses penyelesaian tugas yang optimal. Proses pencarian data dilakukan dengan mengambil sampel dari 14 orang mahasiswa tugas akhir yang menggunakan teknologi digital yang sama, kemudian diukur kondisi kerja mereka dengan menggunakan variabel kondisi flow yang disesuaikan dengan kuesioner lalu dibandingkan dengan nilai hasil evaluasinya.   Kata Kunci: Optimalisasi, Teknologi Digital, Flow, Kinerja. ABSTRACT Digital technology is used as a means of tools for interior design students in the acceleration of the process of task, in this paper the authors look for relationships and the influence of students' ability to utilize digital technology to optimize performance so that the productivity and creativity of the students can achieve optimal point. Optimizing the performance of students will occur when a student can improve productivity within a certain time with maximum results, it will happen when students are working in conditions of flow, this condition is a condition in which the state of the student in a state of balance between ability and challenge, so dissolved in the process of making optimal task completion. The process of data retrieval is done by taking a sample of 14 students final project that uses the same digital technology, then measured their working conditions by using variable flow conditions are adjusted to the questionnaire were then compared with the value of the results of the evaluation. Keywords: Optimization, Digital Technology, Flow, Performance.
Kajian Penerapan Konsep Kearifan Lokal Pada Perancangan Arsitektur Balaikota Bandung Suriastuti, Mira Zulia; Wahyudi, Deddy; Handoko, Bagus
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang transformasi dalam penerapan unsur kearifan lokal (local genius)  pada gedung Balaikota Bandung. Sebuah transformasi desain dapat menampilkan bentuk yang sesuai dengan masanya tanpa meninggalkan makna kosmologis  yang terkandung di dalamnya. Teori Transforming Tradition dengan metode ATUMICS digunakan untuk mengkaji bagaimana pencapaian konsep kearifan lokal diterapkan pada perancangan arsitektur dan interior di Gedung Balaikota Bandung.   Kata kunci: local genius, identitas bangunan, balaikota, bandung     AbstraCT This study examines the transformations of the application of local genius in Bandung City Hall. A transformation design can featuring a form appropriate to its time without leaving the cosmological meaning contained therein. Transforming Tradition theory with ATUMICS method used to examine how the achievement of the concept of local genius  applied to architecture and interior design in Bandung City Hall Building. .Keywords: local genius, identity of building, city hall,  bandung  
Konsep Terapan Ergokultur Sunda Pada Desain Sarana Niaga Bersepedamotor untuk Kuliner Cepat Saji Keliling di Kota Bandung Putra, Edi Setiadi
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Bisnis makanan cepat saji berkembang pesat di Bandung. Dimulai oleh kegiatan delivery order dari perusahaan makanan cepat saji multinasional. Makanan yang dipesan, diantarkan ke seluruh pelosok kota. Penjual makanan cepat saji  menggunakan moda transportasi beroda untuk menjangkau domisili konsumen, yaitu:  gerobak, sepeda, sepedamotor, triseda, dan mobil. Penggunaan jenis transportasi, disesuaikan dengan area jelajah, durasi kerja, batasan berat, volume, dan jenis kuliner. Fenomena bisnis ini telah menjadi ikon budaya urban di Kota Bandung, yang menunjang city branding Kota Bandung sebagai kota wisata kuliner terkemuka di Indonesia.   Banyak pedagang menggunakan sarana dagang dan jenis sepedamotor apa adanya, seakan tidak mempertimbangkan faktor keselamatan kerja, kenyamanan, kebersihan dan kesehatan. Masalah yang ada merupakan suatu permasalahan ergonomi dan budaya. Dengan pendekatan kajian ergonomi dan budaya (ergonomi kultural; ergoculture), diperoleh peluang untuk menunjukkan solusi melalui desain produk fasilitas dagang makanan cepat saji yang sesuai dengan konsep budaya kuliner Sunda. Implementasi kearifan lokal Sunda diperoleh dari budaya tradisi kirim-antar kuliner dengan mempergunakan ‘tetenong’ yang memiliki aturan adat yang sangat ergonomis.   Kata Kunci : Ergonomi, Budaya Sunda, Ergokultur, Kuliner ABSTRACT   The fast food business is growing rapidly in Bandung. Started by delivery-order activities of multinational fast food companies. Food ordered, delivered to all corners of the city. The fast food vendors, use traditional wheeled mode of transportation to reach the consumer's domicile, namely: carts, bicycles, motorcycles, triseda, and cars. The use of other modes of transport, adapted to the cruising area, duration of action, weight limits, volume, and type of cuisine. This business phenomenon has become an icon of urban culture in the city of Bandung, which support the Bandung city branding as a leading culinary tourism in Indonesia.   Many traders use trading facilities and the type of motorcycle they are, if not consider the factor of safety, comfort, hygiene and health. The problem is there is an issue of ergonomics and culture. With the approach of ergonomics studies and culture (cultural ergonomics; ergoculture), earned opportunities to show solutions through product design of trading facilities for fast food trade in accordance with the concept of Sundanese culinary culture. Implementation indigenous Sundanese culture obtained from delivery culinary tradition by using 'tetenong', which has a very ergonomic custom rules Keywords: Ergonomics, Sundanese culture, Ergoculture, Culinary
Interaksi Perilaku dalam Suasana Ruang Terbatas Studi Kasus Hotel Kapsul The Pod Singapura Hidjaz, Taufan
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Suasana ruang sangat dipengaruhi oleh faktor kondisi ruang dan karakteristik dominan dari manusia yang berinteraksi di dalamnya. Sebagai kualitas lingkungan, suasana ruang merupakan masukan pada manusia yang kemudian dikonversikan menjadi persepsi dan keluaran pada perilaku. Sebaliknya, kegiatan atau perilaku manusia itu sendiri dapat mempengaruhi suasana ruang.  Suasana di ruang hunian merupakan resultante dari komponen-komponen fisik interior, kegiatan pengunjung di dalamnya serta  interaksi sosial yang menyertainya. Ia akan menjadi stimulan bagi perilaku, yang menjadi bagian dari suasana ruang itu sendiri. Sebagai rangsang atau stimulan, suasana ruang yang terbentuk akan mempengaruhi persepsi, kognisi dan proses motivasi dalam sistem kepribadian individu yang menjadi penghayatan subyektif, kemudian membentuk respons-respons yang diwujudkan oleh perilaku. Perbedaan suasana ruang akibat tatanan yang berbeda dalam desain interior ruang hunian yang besaran terbatas,  berpengaruh pada beberapa perilaku pengunjungnya. Paper ini meneliti hubungan timbal balik antara suasana ruang (atmosphere) dengan perilaku tamu di hotel kapsul The Pod Singapura.   Kata Kunci :  Desain interior, suasana, perilaku, hotel kapsul Abstract The interaction between atmosphere and behavior is highly influenced by interior design factors as well as the dominant characters of the people interacting in it. As the quality of an environment, the atmosphere of is an input for people, which is then converted by the people into a perception and an output in their behaviors. The atmosphere of an residencial space is the resultant of the interior physical components, the activities of visitors and staff in it as well as the social interactions coming up with it which will be the stimulants for the behavior as the part of the space atmosphere itself. As the stimulants, the space atmosphere created will influence the perception, cognition and motivational processes in individual personality system as sense of subjectivity, which then create responds towards the space atmosphere actualized in their behaviors and activities. The difference of the space atmosphere which is as the result of the system used in an residencial interior design will be influencing the behaviors of its guests. This paper examines the interrelationships between room atmosphere with the guest behavior of The Pod capsule hotel Singapore. Keywords : capsule hotel, atmosphere, behaviors,capulse hotel
Hubungan Kemampuan Sketsa Freehand dan Digital dengan Kreativitas Mahasiswa dalam Proses Pendidikan Desain, Studi Kasus Mahasiswa Tingkat Akhir Desain Interior FSRD Itenas Bandung Iyus Kusnaedi; Pribadi Widodo; Triyadi Guntur
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk  mendeteksi tingkat kreativitas yang terdapat pada gambar sketsa freehand/manual dan gambar digital mahasiswa pada proses perancangan serta mengukur tingkat kreativitas yang dihubungkan dengan kemampuan sketsa mahasiswa bila kegiatannya bertumpu pada sketsa freehand/ manual & gambar digital. Kegiatan membuat sketsa freehand sebagai cara mengembangkan gagasan di lingkungan mahasiswa Desain Interior di semester atas semakin menurun, diganti dengan penggunaan gambar digital dengan tanpa melalui proses sketsa terlebih dahulu. Penelitian ini akan menjawab pertanyaan apakah kreatifitas yang dicapai mahasiswa melalui sketsa freehand  dapat juga dicapai oleh non-freehand/digital? Studi ini mengkaji hubungan antara kreativitas dengan  gambar sketsa dan digital yang dihasilkan mahasiswa melalui simulasi eksperimen tes gambar yang diberikan.  Menggunakan Teknik Penilaian Konsensual  (Consensual Assessment Technique, CAT) pengukuran kreativitas ditentukan oleh penilaian hasil gambar  proyek yang dihasilkan oleh assesor. Regresi linear merupakan suatu metode untuk menentukan hubungan sebab-akibat antara satu variabel dengan variabel-variabel yang lain, digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel elemen interior dengan parameter pengukuran kreativitas pada gambar sketsa dan digital yang dihasilkan. Hasil penelitian diharapkan dapat mengukur tingkat kreativitas yang dihubungkan dengan kemampuan sketsa mahasiswa bila kegiatannya bertumpu pada sketsa manual dan gambar digital. Kata kunci:  sketsa tangan bebas , gambar digital, kreativitas,  Teknik Penilaian Konsensual ABSTRACT This study aimed to detect the level of creativity that is contained in the image freehand sketch / manual and digital pictures of students in the design process as well as measure the level of creativity that is associated with the ability of the student sketch when its activity is based on freehand sketch / manual and digital images.  The freehand activity freehand sketching as a way to develop ideas in the Interior Design students in the upper semester decline, replaced by the use of digital images without going through the process of preliminary sketches. This study will answer the question is student creativity achieved through freehand sketches can also be achieved by non- freehand/digital? This study examines the relationship between creativity with sketches and digital images generated through the simulation experiment students were given a test image. Using the Consensual Assessment Technique (CAT) is determined by measuring the creativity of outcomes assessment project images generated by the assessors. Linear regression is a method for determining causal relationships between the variables with the other variabler, is used to determine the relationship between the variable element of the interior with the parameter measurement of creativity in the digital image and the resulting sketch. The results are expected to measure the level of creativity that is associated with the ability of the student sketches when activities rely on manual sketches and digital images. Keywords:  free hand sketches, digital images, creativity, Consensual Assessment Technique
Pemanfaatan Pencahayaan Siang pada Interior Gedung Kampus PT Dahana sebagai Strategi Penerapan Prinsip Bangunan Berkelanjutan Anwar Subkirman; Dwinita Larasati; Budi Isdianto
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu krisis lingkungan yang kita hadapi sekarang adalah Pemanasan Global akibat meningkatnya hasil emisi Gas Rumah Kaca mengharuskan kita untuk segera berpikir dan bertindak melakukan upaya pencegahan agar krisis tidak berlanjut terus menerus. Konsep Bangunan Berkelanjutan (sustainable building) adalah salah satu upaya sektor jasa konstruksi untuk turut berkonstribusi dalam usaha mitigasi krisis lingkungan tersebut dengan prinsip penghematan energi dan mengurangi dampaknya terhadap lingkungan serta harapan agar desain dapat bekerja dengan alam (pasive design), terutama pada aspek konsumsi listrik pada gedung. Prinsip ini dapat diterapkan dengan melakukan pemanfaatan cahaya siang secara optimal sebagai penerangan utama gedung pada siang hari, seperti yang dilakukan oleh bangunan kantor Gedung KAMPUS PT Dahana Subang. Bagaimana strategi dan metode pemanfaatan cahaya siang pada gedung ini diuraikan dan dikaji dalam penelitian ini secara deskriptif analitis. Didapatkan faktor, elemen desain, dan berbagai pertimbangan yang menyokong upaya penghematan energi ini. Kajian juga membandingkan penerapan yang dilakukan dengan panduan teknis dari GREENSHIP GBCI serta pendekatan Pencahayaan Siang untuk Bangunan Berkelanjutan dari Mary Guzowksi. Dengan demikian, maka diharapkan penelitian ini dapat mengingatkan para perancang pada paradigma desain yang berkelanjutan sebagai panduan setiap praktik perancangannya dalam rangka turut melakukan mitigasi krisis lingkungan. Kata kunci: pencahayaan siang, bangunan berkelanjutan, penghematan energi.   AbstraCT One of the environmental crisis we are facing today is global warming caused by rising greenhouse gas emissions requires us to think and act immediately to take steps to prevent that crisis does not goes on forever. The concept of Sustainable Building  is one of the efforts of the construction sector also contribute to mitigating the environmental crisis with the principle of saving energy and reducing the impact on the environment as well as the hope that the design can work with nature (passive design), especially in the aspect of power consumption in building. This principle can be applied to make use of daylight optimally as the main lighting in the building during the day, like the office building of PT Dahana Subang Gedung KAMPUS does it. How the strategy and methods of use of daylight in this buildings is described and studied in this research with descriptive analisys. The research finds some factors, design elements, and the various considerations that underpin these energy saving measures. The study also compares the Gedung KAMPUS's application with the technical guide from GBCI GREENSHIP and Daylighting approach to Sustainable Building of Mary Guzowksi. Thus, it is expected that this study can alert the designer to the paradigm of sustainable design as practical guide in order to contribute in mitigation of the environmental crisis. Keywords: daylighting,  sustainable building, energy efficiency.
Kajian Optimalisasi Kinerja Mahasiswa Desain Interior Terhadap Teknologi Digital Berdasarkan Kondisi Flow (Studi kasus Mahasiswa Tugas Akhir Desain Interior Itenas Bandung) Edwin Widia; Deddy Wahjudi; Widihardjo .
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Teknologi digital digunakan sebagai alat bantu bagi mahasiswa desain interior dalam percepatan proses kerja, Penelitian ini mencari hubungan dan pengaruh dari kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengoptimalisasi kinerjanya sehingga produktivitas dan kreativitas mahasiswa dapat mencapai titik optimal. Optimalisasi kinerja mahasiswa akan terjadi ketika mahasiswa dapat meningkatkan produktivitasnya dalam kurun waktu tertentu dengan hasil yang maksimal, hal tersebut akan terjadi ketika mahasiswa tersebut bekerja dalam kondisi flow, kondisi ini adalah kondisi dimana keadaan mahasiswa tersebut berada dalam kondisi yang seimbang antara kemampuan dan tantangannya, sehingga membuatnya terlarut dalam proses penyelesaian tugas yang optimal. Proses pencarian data dilakukan dengan mengambil sampel dari 14 orang mahasiswa tugas akhir yang menggunakan teknologi digital yang sama, kemudian diukur kondisi kerja mereka dengan menggunakan variabel kondisi flow yang disesuaikan dengan kuesioner lalu dibandingkan dengan nilai hasil evaluasinya.   Kata Kunci: Optimalisasi, Teknologi Digital, Flow, Kinerja. ABSTRACT Digital technology is used as a means of tools for interior design students in the acceleration of the process of task, in this paper the authors look for relationships and the influence of students' ability to utilize digital technology to optimize performance so that the productivity and creativity of the students can achieve optimal point. Optimizing the performance of students will occur when a student can improve productivity within a certain time with maximum results, it will happen when students are working in conditions of flow, this condition is a condition in which the state of the student in a state of balance between ability and challenge, so dissolved in the process of making optimal task completion. The process of data retrieval is done by taking a sample of 14 students final project that uses the same digital technology, then measured their working conditions by using variable flow conditions are adjusted to the questionnaire were then compared with the value of the results of the evaluation. Keywords: Optimization, Digital Technology, Flow, Performance.
Kajian Penerapan Konsep Kearifan Lokal Pada Perancangan Arsitektur Balaikota Bandung Mira Zulia Suriastuti; Deddy Wahyudi; Bagus Handoko
Jurnal Rekarupa Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang transformasi dalam penerapan unsur kearifan lokal (local genius)  pada gedung Balaikota Bandung. Sebuah transformasi desain dapat menampilkan bentuk yang sesuai dengan masanya tanpa meninggalkan makna kosmologis  yang terkandung di dalamnya. Teori Transforming Tradition dengan metode ATUMICS digunakan untuk mengkaji bagaimana pencapaian konsep kearifan lokal diterapkan pada perancangan arsitektur dan interior di Gedung Balaikota Bandung.   Kata kunci: local genius, identitas bangunan, balaikota, bandung     AbstraCT This study examines the transformations of the application of local genius in Bandung City Hall. A transformation design can featuring a form appropriate to its time without leaving the cosmological meaning contained therein. Transforming Tradition theory with ATUMICS method used to examine how the achievement of the concept of local genius  applied to architecture and interior design in Bandung City Hall Building. .Keywords: local genius, identity of building, city hall,  bandung  

Page 1 of 2 | Total Record : 12