cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
Penentuan Rute Kendaraan Pengangkutan Sampah dengan Menggunakan Metode Nearest Neighbour (Studi Kasus PD. Kebersihan Kota Bandung) Arinalhaq, Fatharani; Imran, Arif; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.525 KB)

Abstract

Vehicle Routing Problem (VRP) merupakan suatu hal yang diperhitungkan dalam permasalahan distribusi.VRP memililki banyak variasi VRP tergantung dari kondisi atau batasan yang ada. Model VRP yang akan dibahas pada tugas akhir ini adalah model Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF) yang mengambil permasalahan pengangkutan sampah di Kota Bandung sebagai studi kasus. Tugas akhir ini akan membandingkan rute yang dihasilkan pada penelitian sebelumnya yang menggunakan metode Sequential Insertion dengan rute yang akan dihasilkan dengan menggunakan metode Nearest Neighbour. Hasil perbandingan yang didapatkan yaitu metode Nearest Neighbour memiliki waktu penyelesaian yang lebih pendek dibandingkan dengan rute yang dihasilkan oleh metode Sequential Insertion dalam kasus pengangkutan sampah di Kota Bandung. Kata kunci: Rute, Model Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility
MODEL OPTIMISASI LOT PRODUKSI PADA SISTEM PRODUKSI YANG TERDETERIORASI DENGAN INSPEKSI SAMPLING DENGAN MEMPERTIMBANGKAN BIAYA KUALITAS UNTUK MEMINIMUMKAN TOTAL BIAYA Fitriani, Rr Anisha E.; Desrianty, Arie; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.115 KB)

Abstract

Makalah ini membahas mengenai pengembangan model dari metode Economic Order Quantity (EPQ) yang memiliki kekurangan karena mengasumsikan sistem produksi berjalan dengan sempurna dan produk yang dikirim pasti diterima dengan baik. Berdasarkan kekurangan dari metode EPQ kemudian penelitian ini melakukan pengembangkan model yang membahas sistem produksi yang tidak sempurna akibat kesalahan inspeksi sampling dan masalah deteriorasi mesin dengan ketentuan pada inspeksi sensus akan menghasilkan tiga kemungkinan yaitu produk baik, produk rework dan produk reject. Pada perhitungan dipertimbangkan komponen biaya kegagalan internal dengan kriteria minimasi ongkos. Kata kunci: deteriorasi, kesalahan inspeksi sampling, komponen biaya kualitas   ABSTRACT This paper discuss about developing of a model from Economic Production Quantity (EPQ) method which has the shortage, because of assume the production system is running perfectly and products delivered definitely accepted. Based on the shortage of EPQ method, this research develops a model which discusses the imperfect production system due to the deterioration problems and the errors of sampling inspection with rules at census inspections will have three output that good product, rework produck and reject product . On the calculation consider the internal failure costs and external failure costs which are part of the quality component costs, with criteria minimizing total cost. Keywords: deterioration, errors of sampling inspections, component of quality cost
Analisis Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Buras Di Kota Bandung FITRIANI, AYU; Bakar, Abu; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.332 KB)

Abstract

Permintaan ayam buras di Kota Bandung yang terus meningkat membuat Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandung harus memasok ayam buras dari luar Kota Bandung, hal ini menyebabkan tingginya harga ayam buras di Kota Bandung. Melihat dari kurangnya pasokan ayam buras dari dalam Kota Bandung, menyebabkan perlunya Dinas Ketahanan Pangan mensosialisasikan kelayakan usaha peternakan ayam buras di Kota Bandung kepada masyarakat yang berminat mendirikan usaha di bidang pangan. Tujuan penelitian adalah analisis kelayakan usaha dilakukan analisis aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek sumber daya manusia, dan aspek finansial untuk meminimalisir risiko usaha berdasarkan keterbatasan pemilik usaha. Hasil analisis menyimpulkan bahwa usaha tersebut layak untuk didirikan. Dengan target penjualan sebanyak 9.232 ekor/tahun, Payback Period (PP) selama 2 tahun 2 bulan, Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 79.550.592,-, dan Interest Rate of Return (IRR) sebesar 27,23%. Kata kunci: ayam buras, pasokan domestik, analisis kelayakan usaha ABSTRACT Increase in demand for local chicken causing dependency on local chickens supply from outside the city, it makes the price of local chicken in the city is increasing. From the lack of domestic supply for local chickens, Dinas Ketahanan Pangan should be socialized about the feasibility of local chicken farms in bandung to people who want to start a business in the food sector. The aimed this research is the feasibility analysis for this business in bandung, include analysis about the market, technical, legal and environmental, human resource, and financial aspects.The research concludes that the investment of this business is feasible to be implemented. With an average sales target of 9.232 chicken per year will obtain a payback period in 2 years and 2 months, and the net present value of rp 79.550.592,-, which get an interest rate of return of 27,23%. Key Words : local chicken, domestic supply, businnes study analisis
USULAN PENGENDALIAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR EDUCATION CENTER SAMARINDA – KALIMANTAN TIMUR (STUDI KASUS DI PT. NUSANTARA CITRA) Permatasari, Devita Yunianti; Bakar, Abu; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.791 KB)

Abstract

Salah satu tolak ukur yang mencerminkan kinerja yang baik dari pelaku bisnis di bidang jasa konstruksi adalah ketepatan biaya dan waktu penyelesaian proyek sesuai dengan rencana. Penerapan manajemen proyek yang signifikan seperti pengendalian proyek sangat diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Namun pada saat pelaksanaan proyek, perusahaan sering kali menemukan beberapa masalah yaitu adanya ketidaksesuaian biaya yang dikeluarkan dengan anggaran dan keterlambatan waktu pelaksanaan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi performansi proyek pada pembangunan Gedung Kantor yang termasuk ke dalam proyek pembangunan Education Center Samarinda ? Kalimantan Timur Tahap I menggunakan dua metode pengendalian proyek, yaitu Analisis Varians dan Konsep Nilai Hasil. Berdasarkan hasil perhitungan, kinerja pekerjaan selama proyek tidak efisien walaupun proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal rencana. Kata kunci: Pengendalian proyek, analisis varians, konsep nilai hasil   ABSTRACT One of indicators that reflects a good performance of businesses in the field of construction services is the accuracy of cost and time with the plans. The significant implementation of project management, such as project control is needed to achieve that purpose. By the time the project is in progress, the company often find several issues that there are discrepancy between actual cost of work performed with the budget and the delay time of project execution. Therefore, it is necessary to evaluate the construction?s performance of Office Building belongs to the Education Center Construction Project in Samarinda - East Kalimantan Phase I using two project control methods, Variance Analysis and Earned Value Concept. Based on the calculation, the work performance during the project is inefficient even though the project can be completed on schedule. Keywords: Project control, variance analysis, earned value concept
USULAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM DI INDUSTRI HILIR TEH PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII Fauzan, Hariz; Mustofa, Fifi Herni; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.091 KB)

Abstract

Tata letak mesin dan fasilitas yang ada di industri hilir teh PT. Perkebunan Nusantara VIII pada lantai produksi untuk produk teh celup walini hitam, masih belum efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari peletakkan mesin dan fasilitas masih belum sesuai dengan aliran proses produksinya sehingga menimbulkan masalah. Hal tersebut mengakibatkan pemanfaatan jarak yang kurang optimal karena posisi antar mesin/fasilitas cenderung berjauhan. Masalah tersebut akan mengakibatkan terhambatnya aliran material dimana ongkos material handling juga akan menjadi tinggi. Dengan demikian dibutuhkan perancangan ulang (re-design) tata letak pada departemen yang berkaitan dengan proses produksi teh celup walini hitam tersebut dengan menggunakan algoritma Automated Layout Design Program (ALDEP) dengan kriteria meminimumkan total ongkos material handling (OMH). Kata Kunci: tata letak fasilitas, ALDEP, ongkos material handling (OMH)
RUMUSAN STRATEGI PERUSAHAAN PT. PINDAD (PERSERO) UNTUK BISNIS E-CLIP DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN INDUSTRI Feriaty, Syarah Rizkia; Yuniar, Yuniar; Puspitaningsih, Ratna
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.026 KB)

Abstract

Makalah ini membahas rumusan strategi untuk produk e-clip PT. Pindad (Persero). Adanya kebijakan revitalisasi perkeretaapian yang berdampak pada peningkatan permintaan produk e-clip, menuntut pihak perusahaan untuk tetap dapat bersaing dalam industri. Metode yang digunakan untuk merumuskan strategi perusahaan diantaranya Analisis General Electric (GE) dan Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT). Tahap-tahap yang dilakukan diantaranya identifikasi data eksternal menggunakan pendekatan Five Force?s Michael Porter, lalu identifikasi data internal perusahaan menggunakan pendekatan Value Chain. Kemudian menyusun Matriks EFAS dan Matriks IFAS, setelah itu langkah berikutnya adalah menyusun Matriks QSPM. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah strategi dominasi pangsa pasar dan ekspansi pangsa pasar.   Kata Kunci: Analisis GE, Analisis SWOT, Five Force?s Michael Porter, Value Chain, Matriks EFAS, Matriks IFAS, Matriks QSPM   ABSTRACT This paper discusses about the formulation strategy for e-clip product. Because of government revitalization policy that impact to improving e-clip demand, exact the company to remain competitive in the industry. The method which used to formulate strategy are General Electric Analysis (GE) and Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats Analysis (SWOT). The stages are external data identification with Five Force?s Michael Porter approach, then internal data identification with Value Chain approach. Thereafter arrange EFAS Matrix and IFAS Matrix, next step is arrange QSPM Matrix. The result from this research are market share dominance and market share expansion strategy. Keywords: GE Analysis, SWOT Analysis, Five Force?s Michael Porter, Value Chain, EFAS Matrix, IFAS Matrix, QSPM Matrix
ANALISIS PELAYANAN JASA PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) DKI JAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY Nurwulan, Fita Asri; Desrianty, Arie; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.995 KB)

Abstract

Pada daerah perkotaan, air bersih tidak mudah untuk didapatkan. Kebutuhan air bersih kota Jakarta disediakan oleh PDAM DKI Jakarta atau PAM JAYA. Pendistribusian air dan penanganan keluhan pelanggan terkadang mengalami beberapa hambatan dan gangguan. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan PAM JAYA dengan menggunakan metode Service Quality. Berdasarkan perhitungan Gap 5 terdapat 11 variabel yang bernilai negatif, hal ini diakibatkan dari 5 variabel pada Gap 1, 3 variabel pada Gap 2 dan 3 variabel pada Gap 3. Terdapat beberapa usulan perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan seperti peningkatkan upaya penanggulangan kehilangan air, dilakukan rehabilitasi pipa-pipa lama yang masih ada dan beberapa hal lainnya. Kata kunci: Service Quality, Kualitas Jasa, Pelayanan Jasa Pelanggan, dan PAM JAYA   ABSTRACT In urban areas, clean water is not easy to obtain. The need clean water in Jakarta provided by PDAM DKI Jakarta or PAM JAYA. Water distribution and handling complaints to customers sometimes experience some obstacles and distractions. This research to measure customer satisfaction levels of PAM JAYA with Service Quality method. Calculation based in Gap 5 there are 11 variables negative, this is due the 5 variables in Gap 1, 3 variables in Gap 2 and 3 variables in Gap 3. There are several recommendations for improvement that can be done to improve customer satisfaction, such as increased water loss mitigation efforts, carried out the rehabilitation of old pipes that are still there and a few other things. Keywords: Service Quality, quality of services, Customer Services, and PAM JAYA
PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KEPUASAN DOSEN, KARYAWAN, DAN PIMPINAN UNIT TERHADAP LAYANAN UNIT-UNIT DI PERGURUAN TINGGI X Majid, Irfan Ali Arsyil; Arijanto, Sugih; Puspitaningsih, Ratna
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.565 KB)

Abstract

Perguruan Tinggi X mempunyai Rencana Strategis yang didalamnya terdapat 23 indikator, salah satunya yaitu rata-rata kepuasan stakeholders terhadap layanan unit-unit Perguruan Tinggi X. Perguruan Tinggi X belum mengukur kepuasan Dosen, Karyawan dan Pimpinan Unit karena belum memiliki sistem pengukuran kepuasan. Unit yang dinilai yaitu seluruh Lembaga, Biro, UPT, Fakultas dan Jurusan. Pembuatan alat ukur ini mengacu kepada job description. Rata-rata kepuasan seluruh stakeholders adalah 3,356 dengan menggunakan jumlah skala 5, untuk Rata-rata kepuasan Dosen adalah 3,219, Karyawan adalah 3,271, Pimpinan Fakultas adalah 3,238, Ketua Jurusan adalah 3,186, Pimpinan Unit, Lembaga dan Biro adalah 3,588. Perancangan sistem pengukuran kepuasan terhadap layanan unit-unit berupa buku panduan pengukuran kepuasan dan didalamnya terdapat langkah-langkah pengerjaan pengukuran kepuasan. Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, SERVQUAL, Perancangan Sistem   Abstract X University had a strategic plan in which there are 23 indicators, one of which is the average satisfaction of stakeholders with the services units Higher Education Universities X. X University had not measure satisfaction Lecturer, Employee and Leadership Unit because it has not had satisfaction measurement system. Unit assessed is the entire Institute, Bureau, Unit, Faculty and Department. Making of this measure refers to the job description. The average satisfaction of all stakeholders is 3.356 by using a scale number 5, for an average satisfaction Lecturers are 3.219, 3.271 employees are, Chairman of the Faculty is 3.238, Chairman of the Department is 3.186, Head of Unit, Institute and Bureau is 3,588. The design of measurement system of satisfaction with service units in form of satisfaction measurement guide book and inside there are steps satisfaction measurement workmanship. Keywords: Customer satisfaction, SERVQUAL, System Design
Pemodelan dan Simulasi Berbasis Agen untuk Sistem Kegiatan Urban Farming Komunitas Bandung Berkebun Widianto, Senoaji; Nugraha, Cahyadi; Amila, Khuria
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.698 KB)

Abstract

Ketahanan pangan telah menjadi fokus utama dunia. Salah satu cara untuk mendukung ketahanan pangan adalah dengan melakukan kegiatan urban farming. Di daerah Bandung, kegiatan urban farming dipelopori oleh komunitas Bandung Berkebun. Untuk menganalisis bagaimana dampak dari kegiatan komunitas ini dibutuhkan alat analisis berupa model simulasi prediktif. Makalah ini menyajikan metode Agent Based Modeling & Simulation untuk memodelkan aktivitas komunitas Bandung Berkebun. Metode ini memodelkan interaksi setiap agen/entitas yang ada dalam sistem komunitas Bandung Berkebun sesuai dengan atribut dan perilakunya masing-masing. Dengan model ini dapat dilihat efek dari parameter-parameter entitas sistem misalnya intensitas kampanye, cuaca, dan lain-lain. Output dari model simulasi menunjukkan bahwa perkembangan kegiatan komunitas ini bergantung pada intensitas program kerja, kampanye, dan ketersediaan lahan untuk berkebun, serta kegiatan ini dapat membantu menambah pasokan sayuran bagi masyarakat Bandung. Kata kunci: Ketahanan Pangan, Urban Farming, Agent-Based Modeling & Simulation ABSTRACT Food security has become a major focus of the world. One way to support food security is to do urban farming activities. In Bandung, urban farming activities spearheaded by the Bandung Berkebun Community. To analyze the impact of these community-activities, it is necessary to use analytical tools such as predictive simulation models. This paper presents Agent Based Modeling & Simulation method to model the community activities. The method models the interaction among agents/entities in Bandung Berkebun Community system according to its attributes and behaviours. This model can show us the effect of system parameters such as the intensity of campaign, weather, etc. The output of the simulation model suggests that the growth of this community activities depends on the intensity of community programs, campaigns, and the availability of land for gardening, and these activities can help to increase the supply of vegetables for the people of Bandung. Keywords: Food Security, Urban Farming, Agent-Based Modeling & Simulation
PENGURANGAN JUMLAH PRODUK CACAT KUE KERING NASTAR KEJU DI PT. BONLI CIPTA SEJAHTERA MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA Karenza, Ghea Manda; Adianto, Hari; Liansari, Gita Permata
REKA INTEGRA Vol 4, No 2 (2016): Edisi Keempatbelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.128 KB)

Abstract

Kualitas merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi suatu produk. Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengurangi jumlah cacat yang dihasilkan oleh perusahaan. Metode Six Sigma adalah metode yang dapat mengurangi kecacatan dalam produksi. Tahapan yang digunakan dalam Six Sigma adalah dari tahapan define, measure, analyze, improve, dan control. Dengan menerapkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerapihan, dan kebersihan, maka dapat menimbulkan kenyamanan terhadap pemangku kepentingan dalam suatu perusahaan, sehingga dapat mengurangi kesalahan dalam produksi yang dapat mengakibatkan kecacatan produk. PT. Bonli Cipta Sejahtera memiliki masalah terhadap kecacatan produk dalam memproduksi kue kering nastar keju, dalam hal ini, ditemukan 3 jenis cacat yang dihasilkan, yaitu cacat gosong, cacat bubuk, dan cacat tekstur. Penggunaan metode Six Sigma merupakan solusi yang baik dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk. Kata Kunci : Six Sigma DMAIC, DPMO, Sigma level ABSTRACT Quality is one thing that is very important for a product. This research was conducted in order to reduce the number of defects produced by the company. Six Sigma method is a method that can reduce disability in production. Stages used in Six Sigma is of phases define, measure, analyze, improve and control. To apply discipline, responsibility, tidiness and cleanliness, it can lead to the comfort of the stakeholders in a company, so as to reduce errors in production can lead to product defects. PT. Bonli Cipta Sejahtera had problems against product defects in producing nastar cookies, in this case, found three types of defects generated, the charred defects, defects powder and texture defects. The use of Six Sigma method is a good solution to improve and enhance product quality. Keywords: Six Sigma DMAIC, DPMO, Sigma level