cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
PERBAIKAN KUALITAS SISTEM SUMBER DAYA MANUSIA DI PERUSAHAAN PENGELOLA PASAR JAKARTA DENGAN PRINSIP KAIZEN MENGGUNAKAN FORM KAIZEN DAN SERVICE QUALITY Putera, Hendra Rahmadi; Novirani, Dwi; Liansari, Gita Permata
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.584 KB)

Abstract

Makalah ini membahas tentang peningkatan performancy kerja karyawan dan memecahkan masalah atara manajemen dengan konsumen (pedagang) menggunakan metode Kaizen. Tahap-tahap yang dilakukan pada metode ini yaitu tahap penyusunan PDCA. Plan dengan mengumpulkan data performancy dari data survey langsung dan identifikasi masalah yang terjadi menggunakan service quality. Do dengan menerapkan form kaizen. Check dengan memeriksa dan meninjau apakah kaizen yang dilakukan berpengaruh atas kedua permasalahan tersebut dengan cara mengumpulkan data setelah kaizen dan kesenjangan antara manajemen dengan konsumen (GAP 5). Pada tahap Action, hasil dari penelitian ini atau usulan berpengaruh akan distandarisasikan dan kemudian pencarian GAP 5 yang berpengaruh akan dijadikan evaluasi terhadap karyawan dalam menghadapi konsumen (pedagang). Kata kunci:Kualitas sistem sumber daya manusia, kualitas, KAIZEN, PDCA   ABSTRACT This paper discusses employee performance improvement and solve problems with the management atara customers (traders) use the Kaizen method. The steps of this method are carried out at the stage of preparation of PDCA. Plan conducted by collecting data directly performancy of survey data and the identification of problems that occur using the service quality. Do that is done is by applying kaizen form. Check to be done is to check and review whether conducted kaizen influence on both these problems by collecting data after kaizen and the gap between management and consumer (GAP 5). At this stage of Action, Results of this research or kaizen will be standardized and then searches GAP 5 that effect will be an evaluation of the employee in the face of customers (merchants). Keywords: Quality human resource systems, Quality, Kaizen, PDCA
Usulan Perbaikan Tata Letak Gudang Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Blocplan (DI PT.CHITOSE MFG) Luftimas, Alam Bastari; Herni, Fifi; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.24 KB)

Abstract

Salah satu penunjang baik atau tidaknya kualitas produk adalah tempat penyimpanan gudang bahan baku. PT.Chitose Mfg merupakan perusahaan yang menghasilkan produk berupa kursi. Saat ini perusahaan mengalami permasalahan adanya bahan baku yang cacat digudang bahan baku, akibat penyimpanan yang tidak beraturan. Hal ini berdampak pada waktu pencarian dan pengambilan bahan baku menjadi lebih lama. Penempatan bahan baku yang tidak sesuai dengan frekuensi keluar masuk menyebabkan jarak pengangkutan bahan baku menjadi lebih jauh. Perusahaan menginginkan penempatan setiap bahan baku sesuai dengan karakteristiknya, serta menempatkan bahan baku menuju pintu keluar sesuai frekuensi Pengangkutan. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan mengunakan metode Blocplan yang berfungsi untuk merancang penempatan bahan baku dengan melihat derajat kedekatan setiap bahan baku. Hasil dari penelitian ini menghasilkan jarak total pengangkutan seluruh bahan baku menjadi lebih pendek, dimana jarak sebelum perbaikan adalah 516,8 meter, setelah perbaikan menjadi 494 meter. Kata Kunci: Tata Letak, Metode Blocplan, Minimasi Jarak Pengangkutan ABSTRACT Supporting one of whether or not the quality of the product is the raw material storage warehouse. PT.Chitose Mfg is company that produces seat. Currently, the company is having problems, the presence of defective raw material warehouse of raw materials, effact proces storage irragular. This problem effact to search and retrieval of raw material to be longer. Placement of raw materials that are not in accordance with the level of turnover of raw materials led to distance transport of raw materials becomes more distant. The company wants the placement of each raw material in accordance with its characteristics, as well as placing the raw material according to the exit Freight frequency. This problem can be solved by the alkaline Blocplan which serves to design the placement of raw materials by looking at the degree of closeness of each raw material. The results is generating a total distance transport of all raw materials is becoming shorter. Keywords: Layout Design ,Blocplan method, Minimizing transport distance
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN PENGIRIMAN BARANG ATAU PAKET MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY Almanditya, Dio R; Harsono, Ambar; Rukmi, Hendang Setyo
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.357 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT Pos Indonesia untuk meningkatkan kualitas jasa pengiriman termasuk surat, dokumen, barang  dan paket dengan menggunakan Service Quality (SERVQUAL). Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner yang terdiri dari 24 atribut kualitas jasa berdasarkan 5 dimensi pokok kualitas jasa Parasuraman terdapat 9 atribut pelayanan jasa bernilai negatif pada Gap 5, artinya terdapat kesenjangan antara persepsi konsumen dengan ekspektasi konsumen. Dari 9 atribut bernilai negatif pada gap 5, ada 5 atribut yang bernilai negatif pada perhitungan Gap 1 yang menunjukkan manajemen belum memahami beberapa atribut yang menjadi keinginan dari konsumen. Dari 4 atribut yang bernilai positif pada gap 1, tidak terdapat atribut yang bernilai negatif pada perhitungan Gap 2 namun semuanya bernilai negatif pada Gap 3. Selain itu, dari 4 atribut yang telah dijanjikan  oleh perusahaan, semuanya bernilai negatif pada perhitungan Gap 4. Usulan perbaikan dibuat berdasarkan analisa gap dan dari kuesioner tambahan.   Kata kunci: Jasa Pengiriman Barang, Kualitas Pelayanan, SERVQUAL.   ABSTRACT This research was conducted at PT Pos Indonesia to improve the quality of delivery services including mails, documents, goods and packages using Service Quality (SERVQUAL). Based on the results of questionnaires consisting of 24 attributes of service quality based on Parasuraman’s five key dimensions of service quality attributes, there are 9 attributes with  negative  values at Gap 5, which means that there is a gap between the perception of the consumer with consumer expectations. From 9 attribute with  negative values at the gap 5, there are five attributes that are negative in the calculation of Gap 1 which shows  that the management do not understand some of the consumers’ expectations. Of the four attributes that are positive in the gap 1, there is no negative value in the calculation of Gap 2 but all have negative  values in Gap 3. Moreover, of the four attributes that have been promised by the company, everything is negative at Gap 4 . Proposed improvements are made based on analysis of a negative gap and an additional questionnaire. Keywords: Freight, Service Quality, SERVQUAL
Penjadwalan Kelompok Buku Cerita Menggunakan Algoritma Modrak (2010) dengan Kriteria Minimisasi Makespan AZIZA, SASHA; Prassetiyo, Hendro; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.794 KB)

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri percetakan dan bersifat job order. Perusahaan mencetak buku cerita, Al-Quran, soal untuk ujian nasional dan kertas untuk pemilihan umum. Kertas digunakan sebagai bahan baku utama dari produk-produk tersebut. Penelitian ini difokuskan kepada produk buku cerita, dimana buku cerita memiliki berbagai jenis kertas yang digunakan. Pada penelitian ini akan dibuat jadwal urutan job yang baru dengan tujuan untuk meminimisasi makespan. Penjadwalan urutan job dibuat dengan menggunakan Algoritma Modrak (2010) dengan kriteria minimisasi waktu penyelesaian (makespan) pada n-jobs m-machine. Hasil penjadwalan menggunakan Algoritma Modrak memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan sistem penjadwalan yang dilakukan perusahaan saat ini. Kata kunci: Flowshop, minimisasi makespan, Algoritma Modrak.   ABSTRACT PT. X is a printing company, the characteristic is job order. The company print books, Al-Quran, national exams papers and papers for the general election. Papers are being used as a raw material for those products. This research focused on the storybook product, that it have variety paper used. In this research we use Modrak’s Algorithm to schedule the job order. The aim is to minimize the makespan on n-jobs m-machine. The results using Modrak’s Algorithm produces a better results than the current scheduling system. Keywords: Flowshop, makespan minimization, Modrak’s Algorithm.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA PEMBUATAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI KELAS I BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY Magdalena, Lydia; Harsono, Ambar; Arijanto, Sugih
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.277 KB)

Abstract

Peningkatan jumlah pemohon pembuatan paspor tidak didukung dengan fasilitas pelayanan, sehingga pemohon merasa tidak puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Kantor Imigrasi Kelas  I Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas pelayanan pembuatan paspor dengan menggunakan metoda service quality dan memberikan usulan perbaikan kualitas pelayanan. Penelitian ini memberikan usulan perbaikan untuk atribut yang memiliki nilai negatif paling besar. Untuk atribut Gap 1 mengenai kenyamanan ruangan, tempat parkir, toilet dll. Untuk atribut Gap 2 mengenai kejelasan ruangan. Untuk atribut Gap 3 mengenai kecepattanggapan karyawan, hasil foto, keramahan dan kesopanan karyawan. Untuk Gap 4 mengenai ketepatan waktu, kemudahan pembuatan paspor, keramahan dan kesopanan karyawan dan kesesuaian biaya. Usulan perbaikan diberikan untuk pihak manajemen, spesifikasi kualitas jasa, penyampaian jasa dan janji pelayanan. Kata Kunci: Pembuatan Paspor, Kualitas Pelayanan, Usulan Perbaikan ABSTRACT An increasing number of passport applicants are not support by the service facilities, so applicants are feel unsatisfied with the services provided by the Immigration Office First Class Bandung. This study aims to measure the quality of passport services using the Service Quality method and give improvement suggestion. This study aims give improvement suggestion for attributes that have the biggest negatif score. For attributes of Gap 1 include waiting rooms, parking area, toilets etc. For attribute of Gap 2 include clarity about the room. For attributes of Gap 3 include responsiveness of employees, the images, the friendliness and courtesy of employees. For Gap 4 include regarding timeliness, ease of issue passports, friendliness and courtesy of employees and compliance costs. Improvement suggestions are give to management, quality of service specification, service delivery and service promisess. Keywords: General passport, Service Quality, Improvement Suggestion
Usulan Prioritas Peringkat dalam Pemilihan Supplier Produk Yamato dengan Metode Promethee Studi Kasus PT. Chitose Mfg RAHMATULLAH, DZIKRI ARBAWAN; Prassetiyo, Hendro; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.41 KB)

Abstract

Kursi Yamato adalah salah satu produk di PT. Chitose. Bahan baku untuk kursi Yamato di supply oleh beberapa supplier. Pemilihan supplier untuk kondisi ideal yakni memilih salah satu supplier terbaik, tetapi kapasitas supply dengan satu supplier tidak dapat memenuhi permintaan perusahaan ini. Maka pemenuhan bahan baku diperlukan dari beberapa supplier. Melihat kondisi yang terjadi maka perusahaan perlu melakukan evaluasi kembali untuk menentukan urutan prioritas dalam penentuan supplier. Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode untuk menetukan urutan dalam penentuan supplier dengan metode Promethee. Tahapan penelitian metoda Promethee dimulai dengan penentuan tipe fungsi preferensi, perhitungan nilai preferensi, indeks preferensi, leaving, entering dan net flow. Hasil dari penelitian ini adalah prioritas alternatif supplier terbaik. Kata kunci: supplier, Promethee, tipe fungsi preferensi, indeks preferensi leaving, entering, net flow.
RANCANGAN COMBINATION DIES UNTUK PRODUK ENGINE MOUNTING T120SS DI PT. JATI WANGI Falah, Cepty Nur; Rispianda, Rispianda; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.186 KB)

Abstract

Semakin bertambahnya jumlah permintaan produk engine mounting, maka pabrik ingin meningkatkan produktivitas. Pembuatan produk engine mounting menggunakan teknik press dies. Salah satu untuk mengurangi waktu dan mengurangi penggunaan jumlah dies dan punch yaitu dengan membuat combination dies. Perancangan combination dies ini menggunakan metode Verein Deutsche Ingineur (VDI) 2222. Tahapan pada VDI 2222 dimulai dari analisis, lalu membuat konsep combination dies, dan yang terakhir adalah perancangan combination dies. Setelah tahapan rancangan combination dies menghitung biaya pembuatan combination dies. Dengan rancangan combination dies yang baru dapat meminimasi jumlah proses sehingga menambah kapasitas produksi dan menekan biaya produksi engine mounting. Kata Kunci: engine mounting, press dies, combination dies, Verein Deutsche Ingineur (VDI) 2222. ABSTRACT The increasing number of demand for engine mounting, so the factory wants to increase productivity. Product manufacturing engine mounting using the technique of press dies. It reduces the amount of time and reduces the use of dies and punch is to create a combination dies. The design a combination dies uses Verein Deutsche Ingineur (VDI) 2222 method. Stages in the VDI 2222 starts from the analysis, and make the concept of combination dies, and the last one is the design of combination dies. After the phase of design combination dies next step is calculate the cost of manufacture of combination dies. With the new design of combination dies can minimizing the number of operations so that increase production capacity and reduce the cost of production of engine mounting. Keywords: engine mounting, press dies, combination dies, Verein Deutsche ingineur (VDI) 2222.
Perbaikan Kualitas Benang 20S Dengan Menggunakan Penerapan Metode Six Sigma-DMAIC Di PT. Supratex NURULLAH, AMALIA; Fitria, Lisye; Adianto, Hari
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.926 KB)

Abstract

Permasalahan yang sedang dihadapi oleh PT..SUPRATEX adalah masalah kualitas pada benang jenis 20S. Perusahaan saat tidak menggunakan metode tertentu untuk memperbaiki kualitas benang 20S. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan metode six sigma dengan tahapan DMAIC untuk memberikan perbaikan pada PT. SUPRATEX. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya perubahan nilai sigma sebesar 0,185, perubahan DPMO sebesar 15742,926 dan perubahan COPQ sebesar 30%. Perubahan angka pada penelitian ini menunjukan tahapan DMAIC mampu memberikan usulan yang lebih baik dalam perbaikan kualitas benang 20S. Kata Kunci:Perbaikan Kualitas, Six Sigma, DMAIC ABSTRACT The problem currently faced by PT.. SUPRATEX is a  quality problem on cones typed 20S. The company currently is not using a certain method to improve the quality of cones typed 20S. Because of it, this research using six sigma methods with DMAIC stage to give improvement on PT.. SUPRATEX. The result of this research shows the change in sigma value to 0,185, the change in DPMO to 15742,926 and the change of COPQ to 30 %. The change of value on this research showed that DMAIC stage is able to provide better performance in quality improvements of cones typed 20S. Keywords: Quality Control, Six Sigma , DMAIC
ALGORITMA PENJADWALAN NO-WAIT JOB SHOP MENGGUNAKAN GREEDY RANDOMIZED ADAPTIVE SEARCH PROCEDURE WITH FIXED THRESHOLD DENGAN KRITERIA MINIMISASI MAKESPAN Prasetyo, Kenno; Zaini, Emsosfi; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.288 KB)

Abstract

Pada kenyataannya, beberapa perusahaan industri tidak mengijinkan adanya kondisi no-wait. Kondisi no-wait, yaitu kondisi yang tidak memperkenankan adanya delay, dimana saat selesai operasi dari suatu job di suatu mesin harus sama dengan saat mulai operasi dari job tersebut pada mesin berikutnya. Penelitian ini membahas tentang metode metaheuristik untuk menyelesaikan masalah no-wait job shop. Algoritma yang digunakan yaitu greedy randomized adaptive search procedure (GRASP) with fixed threshold dengan kriteria minimasi makespan. Algoritma ini mempunyai dua tahap. Tahap pertama merupakan tahap konstruksi yang menghasilkan solusi inisial. Tahap kedua merupakan tahap local search untuk memperbaiki jadwal inisial dengan melakukan proses insert dan exchange. Nilai fixed threshold ditambahkan untuk membuka batas makespan yang diijinkan, sehingga kemungkinan untuk mendapatkan makespan dengan nilai lebih kecil akan lebih besar. Algoritma usulan diuji menggunakan set data dari literatur. Hasil yang didapat menunjukkan hasil yang sama baiknya dengan penelitian yang sebelumnya. Kata kunci: Penjadwalan, No-Wait Job Shop, GRASP, Fixed Threshold   ABSTRACT In the fact, some industrial companies doesn’t allow no-wait condition. it’s a condition that doesn’t allow of any delay, which completed the operation from a job in a machine should be the same with the start of operations of the job on the next machine. This research discusses about metaheuristic method to resolve no-wait job shop problem. It’s used greedy randomized adaptive search procedure (GRASP) with fixed threshold with mekespan minimization criteria. It’s has two stages. First stage is construction stage which generates initial solution. Second stage is local search stage to fixing initial solution by doing insert and exchange process. Fixed threshold value added to open makespan permitted, so that a chances of getting an makespan with a smaller value will be greater. Porposed algorithm is tested using data sets form literature. The result obtained showed the same result as good as previous research. Keywords: Scheduling, No-Wait Job Shop, GRASP, Fixed Threshold
Analisis Kelayakan Usaha Pencucian Kendaraan Bermotor Studi Kasus Purwokerto Timur Jawa Tengah Nugroho, Ilham Adi; Bakar, Abu; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.521 KB)

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor berdampak pada kebutuhan akan tempat cucian kendaraan, saat ini  peluang usaha cucian kendaraan bermotor cukup terbuka dikarenakan belum banyaknya pesaing yang menyediakan tempat cucian kendaraan bermotor khususnya di wilayah Purwokerto Timur. Berdasarkan survey tempat cucian yang ada di kota Purwokerto menyatakan bahwa terjadi peningkatan permintaan kebutuhan layanan mencuci kendaraan bermotor dengan bertambahnya jumlah kendaraan,  sehingga menjadi cukup alasan untuk mendirikan usaha tempat cucian. Dalam melakukan analisis kelayakan usaha cucian kendaraan bermotor ada 5 aspek yang harus dilakukan analisis kelayakan diantaranya, aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek manajemen sumber daya manusia, serta aspek finansial. Langkah pertama yang harus ditentukan adalah menganalisis aspek pasar untuk menentukan data permintaan dan penawaran. Pada aspek pasar digunakan metode peramalan untuk mengetahui data permintaan dimasa yang akan datang. Aspek terakhir yang dianalisis adalah aspek finansial untuk mengetahui PP, NPV, dan IRR. Berdasarkan aspek-aspek yang dianalisis, menghasilkan kesimpulan bahwa usaha cucian kendaraan bermotor layak untuk didirikan. Kata kunci: Peluang pasar, analisis kelayakan usaha ABSTRACT The growth of the motor vehicle will have an impact on the car wash business, this time a motor vehicle wash business opportunities open enough because not many competitors who provide vehicle washing especially in the East of Purwokerto. Based on the survey of the sink's in Purwokerto cities stating that an increase in service demand car wash, so be reason enough to set up the car wash business. In analyzing the feasibility of washing motor vehicles there are 5 aspects that have to be done including feasibility analysis, market aspects, technical, legal and environmental aspects, aspects of human resource management, and financial aspects of the methodology described in the research. The first step that must be determined is to analyze aspects of the market to determine supply and demand data. In the aspect of market for ecasting methods are used to determine the data requests in the future. The last aspectis the financial aspect is analyzed to determine PP, NPV, and IRR. Based on those aspects that have been analyzed, resulting in the conclusion that the car wash business to set up a decent vehicle. Keywords: Market opportunities, feasibility analysis