Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

RUMUSAN STRATEGI PERUSAHAAN PT. PINDAD (PERSERO) UNTUK BISNIS E-CLIP DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN INDUSTRI Feriaty, Syarah Rizkia; Yuniar, Yuniar; Puspitaningsih, Ratna
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.38 KB)

Abstract

Makalah ini membahas rumusan strategi untuk produk e-clip PT. Pindad (Persero). Adanya kebijakan revitalisasi perkeretaapian yang berdampak pada peningkatan permintaan produk e-clip, menuntut pihak perusahaan untuk tetap dapat bersaing dalam industri. Metode yang digunakan untuk merumuskan strategi perusahaan diantaranya Analisis General Electric (GE) dan Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT). Tahap-tahap yang dilakukan diantaranya identifikasi data eksternal menggunakan pendekatan Five Force’s Michael Porter, lalu identifikasi data internal perusahaan menggunakan pendekatan Value Chain. Kemudian menyusun Matriks EFAS dan Matriks IFAS, setelah itu langkah berikutnya adalah menyusun Matriks QSPM. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah strategi dominasi pangsa pasar dan ekspansi pangsa pasar.   Kata Kunci: Analisis GE, Analisis SWOT, Five Force’s Michael Porter, Value Chain, Matriks EFAS, Matriks IFAS, Matriks QSPM   ABSTRACT This paper discusses about the formulation strategy for e-clip product. Because of government revitalization policy that impact to improving e-clip demand, exact the company to remain competitive in the industry. The method which used to formulate strategy are General Electric Analysis (GE) and Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats Analysis (SWOT). The stages are external data identification with Five Force’s Michael Porter approach, then internal data identification with Value Chain approach. Thereafter arrange EFAS Matrix and IFAS Matrix, next step is arrange QSPM Matrix. The result from this research are market share dominance and market share expansion strategy. Keywords: GE Analysis, SWOT Analysis, Five Force’s Michael Porter, Value Chain, EFAS Matrix, IFAS Matrix, QSPM Matrix
RUMUSAN STRATEGI PERUSAHAAN PT. PINDAD (PERSERO) UNTUK BISNIS E-CLIP DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN INDUSTRI Feriaty, Syarah Rizkia; Yuniar, Yuniar; Puspitaningsih, Ratna
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.026 KB)

Abstract

Makalah ini membahas rumusan strategi untuk produk e-clip PT. Pindad (Persero). Adanya kebijakan revitalisasi perkeretaapian yang berdampak pada peningkatan permintaan produk e-clip, menuntut pihak perusahaan untuk tetap dapat bersaing dalam industri. Metode yang digunakan untuk merumuskan strategi perusahaan diantaranya Analisis General Electric (GE) dan Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT). Tahap-tahap yang dilakukan diantaranya identifikasi data eksternal menggunakan pendekatan Five Force?s Michael Porter, lalu identifikasi data internal perusahaan menggunakan pendekatan Value Chain. Kemudian menyusun Matriks EFAS dan Matriks IFAS, setelah itu langkah berikutnya adalah menyusun Matriks QSPM. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah strategi dominasi pangsa pasar dan ekspansi pangsa pasar.   Kata Kunci: Analisis GE, Analisis SWOT, Five Force?s Michael Porter, Value Chain, Matriks EFAS, Matriks IFAS, Matriks QSPM   ABSTRACT This paper discusses about the formulation strategy for e-clip product. Because of government revitalization policy that impact to improving e-clip demand, exact the company to remain competitive in the industry. The method which used to formulate strategy are General Electric Analysis (GE) and Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats Analysis (SWOT). The stages are external data identification with Five Force?s Michael Porter approach, then internal data identification with Value Chain approach. Thereafter arrange EFAS Matrix and IFAS Matrix, next step is arrange QSPM Matrix. The result from this research are market share dominance and market share expansion strategy. Keywords: GE Analysis, SWOT Analysis, Five Force?s Michael Porter, Value Chain, EFAS Matrix, IFAS Matrix, QSPM Matrix
Kajian Kelelahan pada Pengemudi Tank Menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (Studi Kasus di Pusat Pendidikan Kavaleri) Feriaty, Syarah Rizkia; Iridiastadi, Hardianto; Permana, Sigit; Sukmada, Uman
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 4 No. 01 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI: MEI 2023
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v4i01.2558

Abstract

Fatigue is an important factor that contributes to the decline in someone's performance. This study aims to identify how much influence the duration of driving a combat vehicle has on the decline in cognitive function. A total of 8 TNI-AD soldiers were asked to drive a combat vehicle within 2 hours, and tested by subjective measurements using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. In this research, concluded that driving a combat vehicle within 2 hours resulted in a decrease in cognitive function. Then, it can also be concluded that most of the soldiers had good sleep quality after being measured through the PSQI questionnaire. The experimental results show that the number of respondents who have good sleep quality is 75%.
Analisis Potensi Risiko Postur Kerja Menggunakan Metode REBA di Rumah Produksi Dodol Ayusti, Monica; Feriaty, Syarah Rizkia; Halim, Hafidz Akbar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1523

Abstract

Aktivitas kerja manual berulang dalam durasi panjang masih umum dijumpai pada sektor UMKM, termasuk industri rumahan dodol, dan berisiko menimbulkan keluhan muskuloskeletal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi postur kerja dan tingkat risiko ergonomi pada proses pengadukan dan pengemasan dodol dengan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif melalui observasi secara langsung dan pengisian kuesioner Nordic Body Map (NBM) oleh lima orang pekerja aktif. Hasil menunjukan keluhan paling dominan terjadi pada punggung, pinggang, bahu, dan pergelangan tangan. Skor REBA menunjukan aktivitas pengadukan berada pada tingkat skor sangat tinggi (skor 13), sedangkan pengemasan berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi (skor 6 dan 9). Disarankan adanya modifikasi alat, jadwal istirahat terstruktur (microbreaks), serta perbaikan fasilitas kerja guna  menigkatkan kenyamanan dan menurunkan risiko cedera.
Analisis Efektivitas Mesin Cutting Wire Menggunakan OEE dan FMEA Pada PT ABC Febriyanti, Putri Annisa; Khofiyah, Nida An; Feriaty, Syarah Rizkia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1571

Abstract

Keberhasilan suatu perusahaan ditentukan oleh kualitas produk dan produktivitas operasional, setiap perusahaan bersaing untuk menghasilkan produk yang terbaik. Penelitaian ini dirumuskan masalah tentang perhitungan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada PT. ABC dengan melakukan analisis pada 2 mesin Pemotong Kawat. Melakukan analisa terhadap berbagai faktor yang berdampak pada kinerja mesin dan memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan efisiensi operasional mesin. Pengukuran efisiensi kinerja2 mesin Pemotong Kawat dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang merupakan alat ukur untuk mengetahui efektivitas dan kinerja suatu mesin atau proses produksi. Nilai rata-rata (rata-rata) yang didapat dari perhitungan OEE pada mesin 1 dari bulan Juni 2024 sampai dengan November 2024 sebesar 62%, sedangkan pada mesin 2 sebesar 73%. Kemudian dilakukan perhitungan Six Big Losses dan diperoleh faktor paling dominan yang mempengaruhi efisiensi kinerja mesin 1 yaitu Idling and Minor Stoppages dan Reduced Speed Losses dengan presentase masing-masing 65%, sedangkan faktor paling dominan yang mempengaruhi efisiensi kinerja mesin 2 yaitu Idling and Minor Stoppages dan Reduced Speed Losses dengan presentase masing-masing 38%. Selanjutnya identifikasi akar permasalahan dengan menggunakan diagram fishbone. Setelah diketahui akar permasalahnya, langkah selanjutnya menentukan usulan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi kinerja 2 mesin Pemotong Kawat dengan menggunakan Failure Mode Effect Analysis (FMEA).
Implementasi Metode Six Sigma DMAIC Pada Proses Penerimaan Barang Di Warehouse Incoming PT XYZ Subekti, Arif; Feriaty, Syarah Rizkia; Maulidani, Bagas Caesar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19983

Abstract

Proses penerimaan barang di PT XYZ masih menghadapi berbagai ketidaksesuaian seperti perbedaan jumlah, kerusakan fisik, dan ketidaksesuaian spesifikasi dengan PO, yang berdampak pada akurasi stok dan efisiensi distribusi ke workshop dan customer. Sebagai perusahaan trading, ketepatan suplai menjadi faktor penting. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian serta memberikan rekomendasi perbaikan menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC dan analisis 5W+1H. Sebelum perbaikan, nilai sigma rata-rata sebesar 2,79 dengan 98.525 DPMO. Setelah penerapan instruksi kerja, checklist standar, pelatihan petugas, dan optimalisasi ERP, nilai sigma meningkat menjadi 3,54 dan DPMO menurun menjadi 20.675. Hasil ini menunjukkan bahwa Six Sigma efektif dalam meningkatkan kualitas proses penerimaan barang di warehouse incoming PT XYZ. Kata Kunci: DMAIC, penerimaan barang, pengendalian kualitas, Six Sigma, warehouse incoming
DESIGN OF WORK AID TOOLS TO IMPROVE MAN POWER WORK POSTURE USING RULA METHOD (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT) PT.XYZ Sudiarto, Arya Dika; Khofiyah, Nida An; Feriaty, Syarah Rizkia
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 12 No 1 (2025): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering)
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v12i1.6043

Abstract

This research was conducted in the ACG-S Department with the object of observation of Man Power in the Wire Connection Soldering Stator Line 4B Process. With the aim of obtaining the value of Man Power's work posture and providing recommendations for improving work posture in the Wire Connection Soldering Process. To find out the data, the researcher used the Nordic Body Map (NBM) Questionnaire to find out subjective complaints from Man Power, then a work posture assessment was carried out using the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) Method. The results of the Nordic Body Map (NBM) Questionnaire showed that 4 out of 6 Man Power complained of pain in the neck, back, shoulders, and waist areas, then from the results of the work posture assessment using the RULA method, a final score of 6 was obtained, which means that the Man Power's work posture position is at a high level (High) meaning that there is a high risk of Man Power getting Musculoskeletal Disorders (MSDs) and requiring posture improvement. Improvement of work posture is carried out by adding work aids, namely magnifying glasses and Poka Yoke Camera Soldering. After improving posture by adding work aids, the results of the work posture assessment using the RULA method obtained a final score of 3, which means that the Man Power work posture position after adding work aids is at a moderate level, which means that there is a moderate risk of Man Power getting Musculoskeletal Disorders (MSDs) and does not require action to improve body posture.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada PT X dengan Menggunakan Metode Service Quality (Servqual) Septiyani, Revina Sabira; Feriaty, Syarah Rizkia; Maulidani, Bagas Caesar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19114

Abstract

PT X adalah perusahaa modal ventura yang bergerak di bidang pembiayaan mikro untuk perempuan berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada PT X. Dalam persaingan industri jasa keuangan yang semakin ketat, kualitas pelayanan menjadi faktor strategis untuk mempertahankan loyalitas pelanggan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Servqual, yang mengukur lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu: tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 105 responden yang merupakan nasabah aktif PT X. Data dianalisis dengan menghitung skor gap antara persepsi dan ekspektasi pelanggan untuk masing-masing dimensi. Hasil Perhitungan nilai gap dimensi menunjukan bahwa dimensi Daya Tanggap (Responsiveness) memiliki nilai gap tertiggi sebesar 0,52, yang mengindikasikan bahwa dimensi ini sudah memenuhi harapan responden. perhitungan nilai gap menunjukan bahwa dimensi Bukti Fisik (tangibles) memiliki nilai gap terendah sebesar -0,11 yang mengindikasikan bahwa dimensi ini belum memenuhi harapan responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan PT X, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata actual Servqual score adalah 96% yang menunjukan bahwa nasabah belum puas dengan layanan yang diberikan oleh PT X.
Pengendalian Kualitas Produk Baju Setelan Celana Menggunakan Metode Six Sigma Arsyad, Syarif Naufal; Feriaty, Syarah Rizkia; Wiyatno, Tri Ngudi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk baju anak dan setelan celana di CV Rumah Jahit XYZ melalui penerapan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah tingginya tingkat kecacatan produk yang berdampak pada meningkatnya biaya produksi dan menurunnya kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui observasi langsung dan pencatatan data produksi selama periode Januari hingga Februari 2025. Pada tahap Define, ditetapkan tiga jenis cacat dominan sebagai Critical to Quality (CTQ), yaitu noda jahitan, jahitan loncat, dan jahitan mengkerut. Tahap Measure menunjukkan nilai Defects per Million Opportunities (DPMO) sebesar 43.450,47 dengan level sigma 3,21 yang mengindikasikan proses produksi belum optimal dan belum stabil secara statistik berdasarkan peta kendali p-chart. Tahap Analyze mengidentifikasi bahwa penyebab utama kecacatan berasal dari faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan kerja. Selanjutnya pada tahap Improve dilakukan perbaikan melalui penerapan 5S, peningkatan kepatuhan terhadap SOP, perawatan mesin secara berkala, pemeriksaan bahan baku, serta peningkatan kebersihan area kerja. Hasil evaluasi pada tahap Control menunjukkan penurunan tingkat kecacatan dari 13,04% menjadi 4,53%, penurunan DPMO menjadi 15.087,97, serta peningkatan level sigma menjadi 3,67, yang menandakan adanya perbaikan kualitas dan kestabilan proses. Dengan demikian, metode Six Sigma terbukti efektif sebagai sistem pengendalian kualitas untuk meningkatkan kinerja produksi di industri konveksi skala kecil hingga menengah.