cover
Contact Name
Marlon
Contact Email
marlon.benu@staf.undana.ac.id
Phone
+6281339807217
Journal Mail Official
marlon.benu@staf.undana.ac.id
Editorial Address
Jl. Adisucipto Penfui, Kupang, NTT, Indonesia.
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Chemistry Notes
ISSN : 26221071     EISSN : -     DOI : -
This journal publishes reserach(es) in the field organic, inorganic, biochemistry, physical and analytical chemistry, applied chemistry including materials, medicines and agricaltural based chemistry applications and educational chemistry. This bilingual journal (in English or in Bahasa Indonesia) is issued in 2 (two) volumes (July and December) every year.
Articles 75 Documents
Biosintesis Nanopartikel Perak (NPP) Menggunakan Ekstrak Buah Kersen (Muntingia Calabura L.) Asal Pulau Timor dan Aplikasinya pada Sensor Kertas Berbasis Smart Phone untuk Analisis Ion Merkuri David Tambaru; Maria D. Kaka; Reinner I. Lerrick
Chemistry Notes Vol 8 No 1 (2026): Chem.Notes, 8 (1), 2026,
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v8i1.29845

Abstract

Telah dilakukan penelitian biosintesis nanopartikel perak (NPP) menggunakan ekstrak buah kersen (Muntingia calabura L.) asal pulau Timor dan diaplikasikan pada sensor kertas berbasis smartphone untuk analisis logam merkuri. Tujuan dari penelitian adalah untuk mensintesis NPP menggunakan ekstrak buah kersen dari pulau Timor dan NPP tersebut dipergunakan menganalis logam merkuri dengan metode sensor kertas berbasis smartphone. Hasil penelitian menunjukan biositesis NPP dari ekstrak buah kersen asal pulau Timor berhasil disintesis. Hal ini ditunjukan oleh perubahan warna dari bening menjadi jingga kecoklatan dan panjang gelombang 430-450 nm pengukuran pada spektrofotmeter UV-VIS. NPP yang disintesis menggunakan ekstrak rebusan pada suhu ruang lebih mampu bertahan daripada NPP yang disintesis dengan disinari matahari. Sementara NPP dari ekstrak jus daging buah kersen pada suhu ruang menghasilkan NPP yang cukup stabil. Sedangkan NPP dari ekstrak jus daging buah kersen dengan penyinaran matahari, sintesis berlangsung spontan (NPP sangat tidak stabil). Aplikasi NPP pada sensor kertas berbasis smartphone untuk analisis merkuri memberikan respon positif. Hal tersebut ditunjukan oleh perubahan intensitas warna merah pada kertas sensor yang dideteksi oleh kamera smartphone. Intensitas warna merah tersebut semakin menurun seiring dengan meningkatnya konsentrasi Hg2+ yakni dalam rentang 5 hingga 60 ppm.
Penentuan Kandungan Triterpenoid dan Uji Aktivitas Antiksidan Ekstrak Metenol Tumbuhan Crotalaria Retusa L. menggunakan Metode 1,1-Difenil-2-Pikrirazil (DPPH) Theodore Y. K. Lulan; Marseliani Taneo; Sherlly M.F. Ledoh
Chemistry Notes Vol 8 No 1 (2026): Chem.Notes, 8 (1), 2026,
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v8i1.29889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa yang terkandung dalam ekstrak metanol tumbuhan Crotalaria retusa L., menentukan kandungan total triterpenoid dengan metode spektrofotometri UV-Vis dan uji aktivitas antioksidan dengan metode 1,1-Difenil-2-Pikrihidrazil (DPPH). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak metanol tumbuhan Crotalaria retusa L. mengandung beberapa golongan senyawa seperti flavonoid, tanin dan triterpenoid. Kandungan total triterpenoid yang diperoleh adalah pada sampel daun sebesar 40,736 ± 2,80 mg UAE/g ekstrak, sampel batang sebesar 37,952 ± 1,93 mg UAE/g ekstrak dan sampel akar sebesar 32,096 ± 1,93 mg UAE/g ekstrak. Aktivitas antioksidan ekstrak metanol tumbuhan Crotalaria retusa L. memiliki nilai IC50 untuk sampel batang sebesar 26,443 ppm dan sampel akar sebesar 4,615 ppm yang dikategorikan antioksidan sangat kuat. Sedangkan, sampel daun memiliki nilai IC50 sebesar 78,964 ppm yang dikategorikan antioksidan kuat.
Analisis Besi(III) dengan Tanin sebagai Agen Pengompleks Menggunakan Metode Pencitraan Digital Pius D. Ola; Efra R. Alinka; Reinner I. Lerrick
Chemistry Notes Vol 8 No 1 (2026): Chem.Notes, 8 (1), 2026,
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v8i1.29940

Abstract

ABSTRAK Pada penelitian ini, dilakukan evaluasi parameter kinerja analisis besi(III) dengan tanin sebagai zat pengompleks menggunakan metode pencitraan digital, yang didahului dengan penentuan beberapa kondisi optimum untuk pembentukan kompleks antara tanin dan Fe(III). Metode ini kemudian diterapkan untuk menentukan konsentrasi Fe(III) dalam sampel air nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH optimum adalah pH 3 dan waktu stabilitas berada pada kisaran 10 sampai 25 menit. Dengan membandingkan metode ini dengan metode spektrofotometri dengan KSCN sebagai zat pengompleks, ditemukan bahwa kedua metode ini tidak berbeda nyata dalam hal akurasi tetapi berbeda nyata dalam hal presisi. Ketika metode ini diterapkan untuk menganalisis Fe(III) dalam sampel air nyata yaitu air PDAM dan air limbah pengolahan mangan, perolehan kembali berada pada kisaran 80,98% sampai 90,78%.
Uji Aktivitas Penghambatan Enzim Α-Glukosidase dari Ekstrak Kulit Batang Sterculia Foetida L Theodore Y. K. Lulan; Arnoldus G. Tahoni; Suwari .; Reinner I. Lerrick
Chemistry Notes Vol 8 No 1 (2026): Chem.Notes, 8 (1), 2026,
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v8i1.29944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase dari ekstrak kulit batang S. foetida. Pengujian ini dilakukan secara in vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol kulit batang S. foetida mengandung beberapa golongan senyawa kimia seperti flavonoid, tanin, triterpenoid dan steroid. Ekstrak metanol dari S. foetida diketahui memiliki aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase dengan persen penghambatannya pada konsentrasi 200 µg/mL adalah sebesar 62,15%. Nilai IC50 dari ekstrak S. foetida yang diperoleh adalah sebesar 147,1801 µg/mL.
Pemurnian Bertahap NaOH–H₂SO₄ terhadap Abu Sekam Padi dari Pulau Sumba untuk Produksi Silika Kemurnian Tinggi Hermania Em. Wogo; Natalia A. C. Bani
Chemistry Notes Vol 8 No 1 (2026): Chem.Notes, 8 (1), 2026,
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v8i1.29962

Abstract

Silika berhasil dimurnikan dari abu sekam padi yang berasal dari tiga sentra produksi padi di Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, yaitu varietas Ciherang asal Anakalang (A), varietas Ciherang asal Kodi (B), dan varietas Inpari asal Waikabubak (C). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan kemurnian silika melalui perlakuan bertahap menggunakan natrium hidroksida (NaOH) yang diikuti dengan pengendapan menggunakan asam sulfat (H₂SO₄). Tahapan penelitian meliputi preparasi abu sekam padi, pemurnian menggunakan NaOH, pengendapan menggunakan H₂SO₄, serta analisis komposisi menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF). Hasil analisis XRF menunjukkan bahwa kadar SiO₂ pada abu sekam padi awal berada pada kisaran 93,6–95,1%. Setelah perlakuan NaOH, kadar SiO₂ meningkat menjadi 96,8–98,7%, kemudian kembali meningkat setelah pengendapan menggunakan H₂SO₄ hingga mencapai 98,3–99,2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemurnian bertahap menggunakan NaOH dan H₂SO₄ secara efektif meningkatkan kemurnian silika pada seluruh sampel, dengan kadar SiO₂ tertinggi sebesar 99,2% pada sampel C.