cover
Contact Name
Marlon
Contact Email
marlon.benu@staf.undana.ac.id
Phone
+6281339807217
Journal Mail Official
marlon.benu@staf.undana.ac.id
Editorial Address
Jl. Adisucipto Penfui, Kupang, NTT, Indonesia.
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Chemistry Notes
ISSN : 26221071     EISSN : -     DOI : -
This journal publishes reserach(es) in the field organic, inorganic, biochemistry, physical and analytical chemistry, applied chemistry including materials, medicines and agricaltural based chemistry applications and educational chemistry. This bilingual journal (in English or in Bahasa Indonesia) is issued in 2 (two) volumes (July and December) every year.
Articles 66 Documents
ANALISIS KOMPONEN KIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK n-HEKSAN LIMBAH SERBUK PENYULINGAN MINYAK CENDANA Darmakusuma, Dodi; Kadang, Luther; Assiffah, Wardatul
Chemistry Notes Vol 6 No 1 (2024): Chem. Notes, 6(1), 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v6i1.17629

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul Analisis Komponen Kimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak n-Heksan Limbah Serbuk Penyulingan Minyak Cendana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak n-heksan limbah serbuk hasil penyulingan minyak cendana dan untuk mengetahui senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak n-heksan limbah serbuk hasil penyulingan minyak cendana. Aktivitas antioksidan ekstrak n-heksan limbah serbuk hasil penyulingan minyak cendana diuji dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) dan analisis senyawa kimia pada ekstrak n-heksan limbah serbuk hasil penyulingan minyak cendana diidentifikasi menggunakan HPLC (High Performance Liquid Chromatography). Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak n-heksan menghasilkan nilai IC50 yaitu 568,775 ppm. Analisis menggunakan HPLC menghasilkan 8 puncak senyawa yang didominasi oleh 2 puncak tertinggi, menunjukkan adanya 2 senyawa dominan yang terkandung dalam ekstrak n-heksan limbah serbuk hasil penyulingan minyak cendana.
ANALISIS KADAR LOGAM TIMBAL (Pb) PADA AIR LAUT DAN IKAN BARONANG DI PERAIRAN PELABUHAN TENAU SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) Ledoh, Sherly M.F; Nitti, Fidelis; Ina, Rosinta Tamu
Chemistry Notes Vol 6 No 1 (2024): Chem. Notes, 6(1), 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v6i1.17775

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang analisis kadar logam timbal (Pb) pada air laut dan ikan baronang di perairan Pelabuhan Tenau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat timbal (Pb) pada air laut dan ikan baronang dengan destruksi kering. Hasil uji validasi metode analisis kadar timbal (Pb) pada air laut dan daging ikan baronang menggunakan Spektrofotomteri Serapan Atom (SSA) dengan panjang gelombang 283,3 nm dapat digolongkan dalam kategori teliti atau valid, dapat ditunjukkan dengan persamaan regresi linear y = 0,0218x – 0,0056 dengan nilai r = 0,9994; LoD sebesar 0,23 ppm; LoQ sebesar 0,77 ppm. Akurasi yang diperoleh pada konsentrasi Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa kadar logam berat timbal (Pb) pada air laut di perairan Pelabuhan Tenau sebesar 0,030 mg/L, sudah melebihi baku mutu yang telah ditetapkan oleh Kepmen LH No. 51 Tahun 2004 batas cemaran timbal (Pb) pada air laut sebesar 0,005 mg/L. Sedangkan kadar logam timbal (Pb) yang terdapat pada daging ikan baronang sebesar 1,629 mg/kg sudah melebihi baku mutu yang telah ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 7387 2009 yaitu 0,3 mg/kg dan sangat tidak layak dikonsumsi.
PENENTUAN KANDUNGAN TOTAL FLAVONOID DAN FENOLAT EKSTRAK n-HEKSANA AKAR, BATANG, DAN DAUN TUMBUHAN Crotalaria Retusa L Santos, Adelina Dos; Lulan, Theodore Y.K.; Nitti, Fidelis
Chemistry Notes Vol 6 No 2 (2024): Chem. Notes, 6(2), 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v6i2.18083

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder, kandungan total flavonoid dan kandungan total fenolat pada ekstrak n-heksana akar, batang, dan daun tumbuhan Crotalaria retusa L. Penelitian ini meliputi pengujian kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada ekstrak n-heksana akar, batang, dan daun tumbuhan C. retusa mengandung golongan senyawa metabolit sekunder flavonoid dan fenolat. Kandungan total flavonoid pada ekstrak akar, batang, dan daun tumbuhan C. retusa secara berturut- turut yaitu; 105, 282 ± 0, 376; 13, 326 dan 97,021 ± 0,100 mg QE/g, dan kandungan total fenolat akar, batang dan daun secara berturut-turut yaitu; 220,69 ± 0,464; 152,239 ± 0,066 dan 107, 309 ± 0,066 mg GAE/g
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK PIM BERBASIS POLIVINIL KLORIDA, DI-(2- ETHYLHEXYL) PHOSPHORIC ACID DAN ASAM OLEAT SEBELUM DAN SESUDAH EKSTRAKSI Zn(II) DALAM SUASANA ASAM Nitti, Fidelis; ., Suwari; Kedang, Yoana Fransiska De Chantal
Chemistry Notes Vol 6 No 1 (2024): Chem. Notes, 6(1), 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v6i1.20443

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul Perbandingan Karakteristik PIM Berbasis Polivinil Klorida, Di-(2-Ethylhexyl) Phosphoric Acid dan Asam Oleat Sebelum dan Sesudah Ekstraksi Zn(II) dalam Suasana Asam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan PIM dalam mengekstraksi Zn(II) serta perbandingan karakteristik sifat fisik dan kimia pada PIM sebelum dan sesudah dilakukan ekstraksi Zn(II) dalam suasana asam. Hal ini ditentukan dengan mengaplikasikan PIM untuk ekstraksi Zn(II) yang kemudian diuji sifat fisika dan kimianya berupa pengukuran Water Contact Angle, Water Uptake, Tensile Strength dan % Elongation serta karakterisasi PIM menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengetahui kinerja dan stabilitas PIM dalam aplikasi selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PIM mampu mengekstraksi Zn(II) dalam suasana asam sebanyak 21,24 mg/L dari konsentrasi 24 mg/L atau efisiensi pemisahan sebesar 88,5%. Sedangkan perbandingan karakterisasi FTIR , SEM serta nilai pengujian sifat fisik dan kimia sebelum dan sesudah ekstraksi tidak menunjukan perbedaan yang signifikan dimana membran masih bersifat hidrofilik dengan nilai Water Contact Angle dari 48,50 ke 46,60, Water Uptake dari 8,1% ke 11,7%. PIM juga bersifat fleksibel dengan nilai Tensile Strength dari 10,7 ke 5,6 Mpa dan %Elongation dari 172% ke 117,3%.
EKSPLORASI PEWARNA ALAMI DARI KULIT BUAH NAGA (Hylocereus Polyrhizus) DENGAN BESI(III) SEBAGAI MORDANTING Lakabela, Merliana; Ola, Pius D.; Nitti, Fidelis
Chemistry Notes Vol 6 No 2 (2024): Chem. Notes, 6(2), 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v6i2.21356

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan ekstrak etanol kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) sebagai pewarna kain katun dengan teknik pencelupan dengan besi(III) sebagai mordan. Proses mordanting dilakukan dengan tiga cara yaitu pre mordanting, mordan simultan dan post mordanting. Ketahanan warna diuji dengan mencuci dan menjemur kain yang telah diwarnai selama 5 jam (10.00-15.00 WITA). Pengaruh dari semua perlakuan tersebut diamati intensitas warna menggunakan metode pencitraan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pre mordanting menghasilkan kain dengan intensitas warna paling tajam dan nilai intensitas warna paling rendah (108,3) yang berarti lebih banyak zat warna terikat pada kain. Uji ketahanan warna menunjukkan bahwa teknik post mordanting menghasilkan warna kain dengan daya tahan paling baik yang dibuktikan dengan nilai persen kelunturan paling rendah.
PERBANDINGAN METODE DESTRUKSI BASAH DAN KERING PADA PENENTUAN KADAR LOGAM Fe DALAM TEPUNG TERIGU SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Ola, Pius D.
Chemistry Notes Vol 7 No 1 (2025): Chem. Notes, 7(1), 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v7i1.22424

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perbandingan perbandingan metode destruksi basah dankering pada penentuan kadar logam Fe dalam tepung terigu secara spektrofotometri serapanatom. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tepung terigu merek gatot kaca,lencana merah dan kompas yang diberi kode 1, 2, dan 3. Hasil penelitian menunjukan reratakadar air untuk sampel 1, 2, dan 3 adalah 12,51%, 12,05%, dan 12,46%. Nilai rerata kadarabu adalah 0,5456 % , 0,5358% dan 0,5463%. Nilai rerata protein adalah 7,59%, 7,14% dan9,11%. Hasil uji anova pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan perbedaan yangsignifikan antara metode destruksi kering dan destruksi basah. Konsentrasi Fe pada ketigajenis sampel untuk metode destruksi kering secara berurut adalah 77,33 ppm; 71,40 ppm;78,15 ppm dan untuk metode destruksi basah yaitu 76,23 ppm; 70,75 ppm; 75,77 ppm. Padaanalisis konsentrasi Fe, metode destruksi kering lebih baik daripada metode destruksi basah,dimana nilai RSD yang diperoleh 0,2098% dan recovery 98,74% untuk metode destruksikering sedangkan metode destruksi basah RSD yang di peroleh 0,7335% dan recovery80,22%.
PEMBUATAN ARANG AKTIF DARI TEMPURUNG KEMIRI (Aleurites moluccana) DENGAN VARIASI KONSENTRASI ZAT PENGAKTIVASI Ola, Pius D.
Chemistry Notes Vol 7 No 1 (2025): Chem. Notes, 7(1), 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v7i1.22590

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan arang aktif dari tempurung kemiri dengan menggunakan metode aktivasi kimia dengan menggunakan HCl 10%, 15% dan 20%. Arang aktif yang digunakan berasal dari Kelurahan Eban kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten TTU.Karakteristik arang aktif tempurung kemiri teraktivasi HCl 10, 15 dan 20% memiliki rendemen berturut-turut; 92,574%, 92,618% dan 96,098%; kadar air berturut-turut; 5,5417%, 5,3796% dan 3,5291%; kadar abu berturut-turut; 0,3365%, 0,2897% dan 0,2499%; dan luas permukaan berturut-turut; 20,8094 m2/g, 26,0972 m2/g dan 34,0059 m2/g.
UJI TOKSISITAS EKSTRAK AIR DAUN KELOR (Moringan oleifera, L) ASAL LAHAN KERING NUSA TENGGARA TIMUR da Cunha, Theo; Darmakusuma, Dodi; Ola, Antonius R.B.; Lulan, Theodore Y.K.
Chemistry Notes Vol 7 No 1 (2025): Chem. Notes, 7(1), 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v7i1.22611

Abstract

Tumbuhan Kelor (Moringa oleifera Lamk) banyak tumbuh di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang beriklim Lahan Kering. Daun Kelor banyak digunakan masyarakat NTT sebagai bahan makanan. Daun kelor mempunyai kandungan gizi yang tersebar mulai dari buah, sampai akarnya. Selain itu kelor mempunyai manfaat lain seperti koagulan, vitamin dan sebagai obat. Penelitian ini mempelajari efek toksik ekstrak air daun kelor terhadap larva udang Artemia Salina Leach dengan menggunakan metode BST. Metode ini sebagai pengujian awal dari efek anti bakteri dan anti kanker, penggunakan air (suhu kamar) sebagai pelarut agar dapat diaplikasikan secara langsung oleh masyarakat. Daun kelor dimaserasi selama 3 x 24 jam menggunakan air, hasil uji fitokimia teridentifikasi kandungan metabolic sekunder antara lain, Alkaloid, Flavonoid, Triterpen, dan Tanin. Hasil uji BSLT menunjukan bahwa ekstrak air (suhu kamar) daun kelor mempunyai tingkat toksisitas terhaap Artemia Salina Leach yang ditunjukan dengan nilai LC50 888, 34 kurang dari 1000 ppm. Dapat disimpulkan bahwa daun kelor mempunyai potensi sebagai tanaman yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai anti bakteri dan anti kanker.
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR GALI MENGGUNAKAN METODE INDEKS PENCEMARAN Kadang, Luther; Ninda, Arinda M.; Ola, Pius D.
Chemistry Notes Vol 7 No 2 (2025): Chem. Notes, 7(2), 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v7i2.22476

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan kualitas air sumur gali berdasarkan parameter TDS, suhu, bau, rasa, pH, NH3-N dan Kesadahan serta status kualitas air sumur gali di Kelurahan Tarus Kecamatan Kupang Tengah. Lokasi sampling air pada dua sumur gali ditentukan dengan metode Purpossive Sampling sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan metode Grab Sampling. Pengukuran TDS menggunakan metode gravimetri, suhu turbidimeter, bau dan rasa menggunakan metode organoleptik, pH menggunakan pH meter, kesadahan menggunakan metode titrasi, Kadar NH3-N menggunakan metode spektrofotometer UV-Vis. Data hasil analisis dibandipngkan dengan baku mutu sesuai dengan Permenkes No. 02 Tahun 2023, sedangkan status kualitas air dianalisis menggunakan metode Indeks Pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air sumur gali berada dalam kondisi cemar sedang 1,116 dan 1,088.
APLIKASI 2,4,5-TRIMETOKSI KALKON SEBAGAI SENSOR ION LOGAM BESI (III) MENGGUNAKAN METODE AQUEOUS TWO PHASES SYSTEM (ATPS) Anait, Johanes Rafael; Lerrik, Reinner I.; Ola, Pius D.
Chemistry Notes Vol 7 No 2 (2025): Chem. Notes, 7(2), 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v7i2.22488

Abstract

Kalkon merupakan salah satu senyawa hasil sintesis yang banyak digunakan sebagai senyawa anti bakteri, selain itu kalon juga memiliki reaktifitas terhadap beberapa logam akibatnya kalkon dihipotesiskan dapat digunakan sebagai ekstraktan dalam pemisahan ion logam Fe3+ menggunakan metode Aqueous Two Phases System (ATPS). Larutan kalkon dimasukan ke dalam tabung reaksi yang berisi campuran larutan PEG dan Fe3+, campuran tersebut dishaker kemudian fase atas dianlisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 200-800 nm. Pengamatan di bawah lampu UV pada panjang gelombang 366 nm menunjukan bahwa seiring bertambahnya waktu ekstraksi, intensitas fluoresensi lapisan atas semakin redup (OFF). Hal ini mengindikasikan terbentuknya kompleks Fe-kalkon yang menyebabkan terjadinya fenomena ICT (Intramolecular Charge Transfer) yang menghentikan fluoresensi kalkon. Berdasakan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa senyawaa 2,4,5-trimetoksi kalkon mampu dijadikan sebagai sensor yakni sebagai ekstraktan dalam mengekstak logam Fe3+ menggunakan metode Aqueous Two Phases System (ATPS) dengan nilai persen ekstraktan mencapai 86,4%.