cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalpkm.iairm@gmail.com
Phone
+6285335122235
Journal Mail Official
cahyanur45@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sunan Kalijaga, Dusun I, Ngabar, Kec. Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63471 Phone: (0352) 3140309
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Islamic Science Community
ISSN : -     EISSN : 29649110     DOI : https://doi.org/10.55380/isc.v3i1.754
Core Subject : Social,
ISC: Islamic Science Community adalah jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ponorogo. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun dan bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran hasil-hasil pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan penerapan ilmu pengetahuan Islam di berbagai bidang. Melalui jurnal ini, para penulis dapat berbagi pengalaman, hasil riset, serta inovasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional, dengan berlandaskan pada nilai-nilai Islam. adapun fokus kajian dalam jurnal ISC ini adalah: a. Pendidikan (berbasis keagamaan) b. Sosial, humaniora, dan budaya (berbasis keagamaan) c. Hukum dan dakwah (berbasis keagamaan) d. Ekonomi (berbasis keagamaan) e. Sains dan teknologi (berbasis keagamaan) f. Kesehatan (berbasis keagamaan)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025)" : 5 Documents clear
PENINGKATAN SOLIDARITAS SOSIAL MELALUI PROGRAM BERBAGI TAKJIL DI KELURAHAN BEDURI, KECAMATAN PONOROGO, KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2024 Huda, Fatakhul; Siti Khusnul Faizah
Journal of Islamic Science Community Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/isc.v4i2.980

Abstract

Abstract Social solidarity is the main pillar in creating a harmonious and inclusive society. In the midst of increasing modernization and individualism, the tradition of sharing takjil in Beduri Village, Ponorogo District, Ponorogo Regency, is one of the important efforts to strengthen social solidarity. The program involves various elements of the community, ranging from religious leaders to youth, who come together to help those who are less fortunate, especially before breaking the fast. Apart from being an act of worship, this activity also serves to strengthen social relations between residents, foster the value of togetherness, and increase a sense of concern for others. This study aims to analyze the impact of the takjil sharing program on the social solidarity of the local community, using a descriptive qualitative approach. The results show that the takjil sharing program in Beduri Village not only strengthens social relations, but also has a positive impact on the local economy, especially for small businesses that provide raw materials for takjil. The program also strengthens the community's religious awareness of the importance of helping each other, and strengthens the bond between individuals through the religious values taught during Ramadan. However, challenges related to reliance on donations that are not always consistent and unstructured management need to be overcome for the program to be sustainable. This research recommends the importance of more organized management and involving more parties, including the private sector and other institutions, to support the sustainability of the program. The findings are expected to contribute to the development of similar programs in other regions, as well as enrich the study of social solidarity in the local context of Indonesia.
KOMUNIKASI DAKWAH DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA/SISWI SMK PERTAMBANGAN BULI KABUPATEN HALMAHERA TIMUR MALUT Ilman, Laode; Safrudin, Sandi; Husain, Fikalisman; Yusup, Akmal; Isnainiyah Irwan, Nazilah; Ilman, La Ode; Ilyas, Fauji
Journal of Islamic Science Community Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/isc.v4i2.1169

Abstract

SMKS Pertambangan Buli is an educational institution located in North Maluku, focusing on vocational education. However, the students of SMK PERTAMBANGAN BULI face several issues, such as engaging in romantic relationships within the school environment, displaying inappropriate behavior toward the opposite sex and even mocking, insulting, or bullying one another. This research aims to convey Islamic da'wah messages in fostering the moral character (akhlaq) of students at SMK PERTAMBANGAN BULI. The findings of this study indicate that Da'wah Communication, in the aspect of character development, can be effectively implemented among the students through proper guidance and exemplary behavior. This approach helps to create a more inclusive and sustainable school environment.
INOVASI DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI PESANTREN MELALUI PROGRAM INKUBASI BISNIS: STUDI KASUS USAHA PERIKANAN BUMPES ULUL ALBAB YOGYAKARTA Syahrudin, Syahrudin; Isa , Khairunesa; Susanto, Roni
Journal of Islamic Science Community Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/isc.v4i2.1191

Abstract

Penelitian ini memberikan analisis mendalam mengenai transformasi ekonomi pesantren melalui penerapan Program Inkubasi Bisnis pada unit usaha perikanan BUM Pesantren (BUMPes) Ulul Albab Yogyakarta. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum program diterapkan, usaha perikanan pesantren menghadapi berbagai tantangan struktural, seperti tingginya biaya pakan, ketergantungan pada bibit dari pihak luar, lemahnya tata kelola manajerial, tidak adanya pencatatan keuangan, serta rendahnya literasi kewirausahaan di kalangan santri. Setelah program inkubasi dijalankan, terjadi transformasi signifikan pada tiga aspek utama: (1) Teknis – diversifikasi komoditas (lele, gurame, patin) serta inovasi pakan berbasis sumber daya lokal seperti azolla, daun pepaya, batang pisang, dan pelet fermentasi mandiri; (2) Kelembagaan – pembentukan koperasi santri sebagai pusat sirkulasi ekonomi yang menerapkan sistem keuangan transparan dan mekanisme reinvestasi keuntungan; (3) Sosial-kultural – munculnya etos spiritualpreneur, yaitu integrasi antara nilai spiritual pesantren, kemandirian ekonomi, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model inkubasi bisnis tidak hanya meningkatkan kinerja ekonomi pesantren, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi Islam yang mandiri, berkelanjutan, dan berbasis nilai. Model ini memiliki potensi untuk direplikasi di pesantren lain dengan syarat adanya adaptasi terhadap potensi lokal, dukungan kelembagaan, dan kolaborasi lintas sektor.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN MANISAN BUAH KERING MANGGA (DRIED FRUIT) PADA WALI MURID SDN 2 SIDEM Rizal Rifa’i, Muhammad; Khusna Aisi, Okta; Yusril Musyafa’, A’ang; Setiawati, Ika
Journal of Islamic Science Community Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/isc.v4i2.1243

Abstract

Pengolahan manisan buah kering mangga adalah proses mengawetkan buah mangga dengan cara menambahkan gula (sebagai bahan pengawet alami) dan mengeringkannya hingga kadar airnya berkurang secara signifikan. Tujuannya adalah untuk memperpanjang umur simpan buah sekaligus mempertahankan rasa dan aroma khas mangga. Buah-buahan merupakan bahan pangan sumber vitamin. Selain buahnya yang dimakan dalam bentuk segar, daunnya juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Misalnya daun pisang untuk makanan ternak, daun pepaya untuk mengempukkan daging dan melancarkan air susu ibu (ASI) terutama daun pepaya jantan. Warna buah cepat sekali berubah oleh pengaruh fisika misalnya sinar matahari dan pemotongan, serta pengaruh biologis (jamur) sehingga mudah menjadi busuk. Oleh karena itu pengolahan buah untuk memperpanjang masa simpannya sangat penting. Buah dapat diolah menjadi berbagai bentuk minuman seperti anggur, sari buah dan sirup juga makanan lain seperti manisan, dodol, keripik, dan sale.Manisan buah adalah buah yang diawetkan dengan gula. Tujuan pemberian gula dengan kadar yang tinggi pada manisan buah, selain untuk rasa manis, juga untuk mencegah tumbuhnya mikroorganisme (jamur, kapang). Dalam proses pembuatan manisan buah ini juga digunakan air garam dan air kapur untuk mempertahankan bentuk (tekstur) serta menghilangkan rasa gatal atau getir pada buah.
MENINGKATKAN KEGIATAN RAMADHAN DENGAN PENGENALAN BAHASA ARAB MELALUI METODE BERNYANYI PADA KEGIATAN PESANTREN RAMADHAN DI SDN 01 TANJUNGREJO BADEGAN PONOROGO Dwi Nurcahyaningtias, Novia; Irfiana, Aulia; Susila Wati, Binti
Journal of Islamic Science Community Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/isc.v4i2.1305

Abstract

Berbahasa merupakan salah satu keterampilan yang dimiliki oleh manusia. Berbagai macam bahasa yang ada di dunia ini beragam dan memiliki ciri khas tersendiri. Begitu pula dengan Bahasa Arab, yang memang kerap dikaitkan dengan agama Islam. Bahasa Arab memiliki peranan yang penting dalam dunia pendidikan. Meningkatkan kosa kata Bahasa Arab pada usia dini akan memberi dasar yang kuat untuk memahami dan mengetahui lebih dalam tentang bahasa tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah langkah awal dalam memperkenalkan bahasa arab kepada siswa guna memberi pemahaman dan pengetahuan mengenai budaya Bahasa Arab dan mampu mengembangkan kemampuan berbahasa arab di masa depan. Kegiatan ini melibatkan siswa SDN 01 Tanjungrejo sebanyak 80 siswa dan kegiatan ini bertempat di SDN 01 Tanjungrejo Desa Tanjungrejo. Metode kegiatan ini dilaksanakan dengan 3 tahap, yaitu tahap prapelaksanaan, tahap pelaksanaan dan tahap paska pelaksanaan. Tahap pra-pelaksanaan meliputi: (a) pembentukkan tim (b) perancangan kegiatan secara garis besar (c) pembagian panitia (d) perancangan kegiatan secara detail. Tahap pelaksanaan berupa pelaksanaan kegiatan berdasarkan jadwal kegiatan. Sedangkan tahap paska pelaksanaan berupa refleksi dan evaluasi. Adapun hasil dari kegiatan ini menggunakan evaluasi tes menulis, membaca dan menghafal, diperoleh tingkat penguasaan kosa kata Bahasa Arab siswa dengan rata-rata nilai mencapai angka 80.

Page 1 of 1 | Total Record : 5