cover
Contact Name
Riyan Maulana
Contact Email
riyanspersonal@gmail.com
Phone
+6285260386296
Journal Mail Official
jurnalaldilal@gmail.com
Editorial Address
Cot Cut, Kuta Baro, Aceh Besar Regency, Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
ALDILAL : Jurnal Ilmu-Ilmu Kebahasaan
Published by CV NASKAH ACEH
ISSN : -     EISSN : 30895189     DOI : https://doi.org/10.61992/aldilal
Core Subject : Education,
The development of knowledge in various fields has provided many benefits for increasing effectiveness and efficiency in community activities, thereby making a real contribution to the effective implementation of administrative tasks in both government and private institutions. However, until now much of the research related to various scientific disciplines carried out by academics, practitioners and researchers has not been widely published so that much of the important information in it cannot be accessed directly by the public. Therefore, the ALDILAL : Jurnal Ilmu-Ilmu Kebahasaan is here to be a research partner to accommodate inspiration in publishing research results.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
PENGGUNAAN KOSAKATA BAKU BAHASA INDONESIA MASYARAKAT BERPENDIDIKAN DI KOTA MEDAN Siti Aisyah
ALDILAL : Jurnal Ilmu-Ilmu Kebahasaan Vol 1 No 1 (2024): MARCH - AUGUST 2024
Publisher : CV Naskah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/aldilal.v1i1.151

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia secara formal masih dirasakan belum memadai atau menggembirakan jika dilihat dari segi ketaatan terhadap kaidah bahasa. baik di kalangan masyarakat umum, maupun khususnya di kalangan berpendidikan di kota Medan. Asumsi dasar ini dapat terlihat pada penggunaan bahasa dalam laporan teknis ataupun dalam berita tulisan di koran. Tampaknya masih lebih diutamakan penggunaan bahasa asal dapat dimengerti atau bahasa yang biasa digunakan oleh banyak orang daripada bahasa yang takluk kepada kaidah.
TINGKAT KEKERABATAN BAHASA MANDAILING, BAHASA JAWA, DAN BAHASA ACEH Muhammad Yani
ALDILAL : Jurnal Ilmu-Ilmu Kebahasaan Vol 1 No 1 (2024): MARCH - AUGUST 2024
Publisher : CV Naskah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/aldilal.v1i1.152

Abstract

Kajian kekerabatan bahasa dibahas dalam Linguistik Historis Komparatif. Dalam Linguistik Historis Komparatif, bahasa-bahasa dibandingkan satu dengan yang lain guna mengetahui tingkat kekerabatannya. Bahasa Angkola Mandailing, bahasa Jawa, dan bahasa Aceh merupakan bahasa-bahasa yang hidup berdekatan secara geografi sehingga diasumsikan memiliki kekerabatan yang erat. Pada kenyataannya, ketiga bahasa ini memiliki perbedaan yang cukup jauh sehingga dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat kekerabatannya. Kekerabatan bahasa dapat diketahui dengan teknik leksikostatistik. Indikator yang digunakan untuk menentukan kata berkerabat adalah kosa kata dasar yang disebut kosa kata dasar Swadesh yang berjumlah dua ratus kosa kata yang dianggap ada pada semua bahasa di dunia. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam perhitungan leksikostatistik ini. Dengan menggunakan teknik ini, diketahui bahwa dari ketiga bahasa yang dibandingkan, hubungan kekerabatan yang paling erat terdapat pada bahasa Angkola Mandailing dengan bahasa Aceh, selanjutnya bahasa Angkola Mandailing dengan bahasa Jawa, dan hubungan kekerabatan yang paling renggang adalah bahasa Jawa dengan bahasa Aceh.
BAHASA SEBAGAI SEMIOTIK SOSIAL DAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Nani Sari
ALDILAL : Jurnal Ilmu-Ilmu Kebahasaan Vol 1 No 1 (2024): MARCH - AUGUST 2024
Publisher : CV Naskah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/aldilal.v1i1.153

Abstract

Bahasa merupakan semiotik. Berbeda dengan semiotik umum yang terdiri atas arti dan ekspresi, semiotik bahasa adalah semiotik sosial yang terdiri atas unsur arti, bentuk, dan ekspresi. Selanjutnya, pemakaian bahasa membentuk semiotik, yang terjadi dari semiotik denotatif dan konotatif. Satu mahzab linguistik yang mengkaji bahasa sebagai semiotik sosial adalah linguistik fungsional sistemik (LFS) yang dalam teorinya para pakar LFS mengkaji bahasa dengan cara berbeda dengan kajian linguistik formal. Ciri utama LFS adalah pendekatan arti ke bentuk dan pelibatan konteks sosial, yang berbeda dengan kajian linguistik formal dengan pendekan bentuk ke arti tanpa pelibatan konteks sosial. LFS berfokus pada kajian unsur paradigmatik dan sintagmatik bahasa. Sebagai kajian ilmiah tentang bahasa, linguistik merupakan teori kebahasaan yang menjadi dasar atau rujukan dalam pengembangan pembelajaran bahasa. Pengajaran bahasa berdasarkan LFS menekankan realisasi arti, yang berupa communicative functions, ke dalam tata bahasa (lexicogrammar), ekpresi yang tepat (phonology) dan dalam konteks sosial pemakai bahasa. Tulisan ini menguraikan bahasa sebagai semiotik sosial dalam perspektif LFS dan aplikasinya dalam pembelajaran bahasa, khususnya pembelajaran bahasa Inggris.
PELESAPAN FUNGSI SINTAKSIS DALAM KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA Hasan Basri
ALDILAL : Jurnal Ilmu-Ilmu Kebahasaan Vol 1 No 1 (2024): MARCH - AUGUST 2024
Publisher : CV Naskah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/aldilal.v1i1.154

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan jenis fungsi sintaksis yang dilesapkan dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia, (2) mendeskripsikan kategori sintaksis yang menjadi anteseden pada pelesapan fungsi sintaksis dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia, dan (3) mendeskripsikan kesesuaian fungsi dan peran konstituen yang berkoreferensi pada pelesapan fungsi sintaksis dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah kalimat majemuk bahasa Indonesia, baik setara maupun bertingkat yang mengalami pelesapan fungsi sintaksis. Sumber data dalam penelitian ini meliputi (1) surat kabar harian Kedaulatan Rakyat, (2) majalah Kartini, (3) novel Kafilah-Kafilah Cinta, (4) novel Syair Panjang Aceh, (5) roman Anak Semua Bangsa, (6) kumpulan cerpen Lelaki Ikan. Metode dan teknik yang digunakan dalam penyediaan data adalah metode simak dengan teknik catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik bagi unsur langsung, teknik balik, teknik lesap dan teknik ganti. Metode penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode informal dan formal. Hasil penelitian pelesapan fungsi sintaksis dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia adalah sebagai berikut. (1) Jenis fungsi sintaksis yang dilesapkan dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia mencakup (a) pelesapan fungsi sintaksis dalam kalimat majemuk setara yang meliputi pelesapan subjek, pelesapan predikat, dan pelesapan objek, (b) pelesapan fungsi sintaksis dalam kalimat majemuk bertingkat adalah pelesapan subjek. (2) Kategori sintaksis yang menjadi anteseden pada pelesapan fungsi sintaksis dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia mencakup (a) kategori anteseden pada kalimat majemuk setara terdiri atas kata dan frasa, (b) kategori anteseden pada kalimat majemuk bertingkat terdiri atas kata dan frasa. (3) Kesesuaian fungsi dan peran konstituen yang berkoreferensi pada pelesapan fungsi sintaksis dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia mencakup (a) kesesuaian fungsi dan peran pada kalimat majemuk setara meliputi koreferensi fungsi, koreferensi peran, dan koreferensi fungsi dan peran, (b) kesesuaian fungsi dan peran pada kalimat majemuk bertingkat meliputi koreferensi fungsi dan koreferensi peran.
KLAUSA PEMBANDINGAN DALAM KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT BAHASA INDONESIA Lina Wati
ALDILAL : Jurnal Ilmu-Ilmu Kebahasaan Vol 1 No 1 (2024): MARCH - AUGUST 2024
Publisher : CV Naskah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/aldilal.v1i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konjungtor pembandingan, sifat kehadiran konjungtor pada klausa pembandingan, posisi klausa pembandingan, struktur klausa pembandingan, dan pelesapan fungsi sintaksis pada klausa pembandingan dalam kalimat majemuk bertingkat bahasa Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah kalimat majemuk bertingkat yang mengandung klausa pembandingan. Sumber data dalam penelitian ini meliputi data tulis yang berasal dari surat kabar harian, majalah, karya sastra, dan buku. Metode yang digunakan dalam penyediaan data adalah metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik bagi unsur langsung, sedangkan teknik lanjutannya adalah teknik ganti, teknik balik, teknik baca markah, dan teknik lesap. Metode penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode informal dan metode formal. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Konjungtor yang terdapat pada klausa pembandingan dalam kalimat majemuk bertingkat bahasa Indonesia meliputi konjungtor (a) seperti, (b) bagai(-kan), (c) ibarat, (d) seakan(-akan), (e) seolah(- olah), (f) serasa(-rasa), (g) sebagaimana, (h) laksana, (i) daripada, (j) alih- alih, (k) sebagai, dan (l) bak. (2) Sifat kehadiran konjungtor pada klausa pembandingan dalam kalimat majemuk bertingkat bahasa Indonesia bersifat wajib. (3) Posisi klausa pembandingan dalam kalimat majemuk bertingkat mempunyai kelonggaran letak, yaitu dapat menempati posisi awal kalimat, tengah kalimat, atau akhir kalimat. (4) Klausa pembandingan dalam kalimat majemuk bertingkat bahasa Indonesia menduduki fungsi keterangan dengan struktur Konj Pb+(S)+P+(O)+(Pel)+(Ket). Struktur tersebut terdiri atas (a) Konj Pb+S+P, (b) Konj Pb+(S)+P, (c) Konj Pb+S+P+O, (d) Konj Pb+(S)+P+O, (e) Konj Pb+S+P+Pel, (f) Konj Pb+(S)+P+Pel, (g) Konj Pb+S+P+Ket, (h) Konj Pb+(S)+P+Ket, (i) Konj Pb+S+P+O+Ket, dan (j) Konj Pb+S+P+Pel+Ket. (5) Pelesapan fungsi sintaksis pada klausa pembandingan berupa pelesapan subjek. Pelesapan subjek pada klausa pembandingan dapat dilakukan jika subjek klausa utama dan subjek klausa pembandingan koreferensial.
ANALISIS PENGGUNAAN KATA SERAPAN BAHASA INGGRIS DALAM PERCAKAPAN MAHASISWA Riyan Maulana; Fahmi Hanifa
ALDILAL : Jurnal Ilmu-Ilmu Kebahasaan Vol 2 No 1 (2025): MARCH - AUGUST 2025
Publisher : CV Naskah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/aldilal.v2i1.233

Abstract

Fenomena globalisasi telah mempercepat masuknya kata serapan bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, khususnya di kalangan mahasiswa yang intensif berinteraksi dengan teknologi dan media global. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, frekuensi, dan konteks penggunaan kata serapan bahasa Inggris dalam percakapan mahasiswa, sekaligus menganalisis faktor-faktor sosiolinguistik yang memengaruhinya serta implikasinya terhadap identitas linguistik dan penguasaan bahasa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan analisis transkrip percakapan. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kata serapan bahasa Inggris tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai penanda identitas sosial, akses akademik, dan adaptasi terhadap lingkungan multikultural. Faktor-faktor utama yang mendorong fenomena ini meliputi pengaruh media digital, kebutuhan akademis, serta persepsi prestise bahasa Inggris. Implikasi penelitian menegaskan perlunya strategi pedagogis dan kurikulum bahasa yang adaptif, agar mahasiswa mampu menguasai bahasa Indonesia dan Inggris secara seimbang, sekaligus menjaga vitalitas bahasa nasional di tengah arus globalisasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6