cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 556 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS V SDN KAKATUA KECAMATAN MARISOKOTA MAKASSAR Hamzah Pagarra
Publikasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.171 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v6i3.2276

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas Va. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran problem solving pada siswa kelas V SDN Kakatua Makassar. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar  matematika melalui model pembelajaran problem solving pada siswa kelas V SDN Kakatua Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersiklus yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Fokus penelitian ini adalah penerapan model pembelajaranproblem solving dan hasil belajar.Setting penelitian ini adalah SDN Kakatua Makassar, yang bertempat di Jalan Kakatua Kecamatan Mariso Kota Makassar. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V dengan jumlah siswa 28 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi.Analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.Hasil penelitian menunjukkanpada siklus I aktivitas mengajar guru berada pada kategori cukup mengalami peningkatan di siklus II menjadi kategori baik.Demikian pula aktivitas belajar siswa pada sisklus I berada pada kategori cukup mengalami peningkatan di siklus II menjadi kategori baik.Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar siswa.Pada siklus I belum berhasil mencapai ketuntasan klasikal yang telah ditentukan dan berada pada kategori cukup.Pada siklus II hasil belajar siswa sudah meningkat, hal itu dilihat dari nilai rata-rata yang mengalami peningkatan dan berada pada kategoribaik.Kesimpulan penelitian ini yaitu Model Pembelajaran Problem Solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Kakatua Kecamatan Mariso Kota Makassar.Kata Kunci: Problem Solving, Hasil Belajar
Perilaku Bullying Pada Anak Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal I Cabang Bara-Baraya Kota Makassar Herman; Fadhilah Purnama; Herman Herman; Syamsuardi Saodi
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.408 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v8i1.4480

Abstract

The objective of this reserach is to collect information about the bullying behavior of children in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal I Bara-Baraya Branch of Makassar City. This research used qualitative approach and qualitative descriptive research. The subject of research is the child in Kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal I Bara-Baraya Branch of Makassar City in group B with the number of students 23. Data collections in this research are observation, interview and documentation. Results of research on Bullying Behavior in Children in Kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal I Bara-Baraya Branch of Makassar City shows there is bullying behavior in the form of bullying verbal and physical bullying. The number of dominant Bullying cases occurring is physical Bullying behavior of hitting, kicking, robbing, pushing, destroying, twisting arms, throwing and threatening compared to the number of cases of verbal Bullying behavior in the form of calling by other names and mocking. In terms of verbal bullying behavior is generally more experienced by girls than boys, while for physical bullying behavior experienced more by boys than girls. Then Performers in verbal and physical bullying behavior are generally done by boys compared to girls.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN MATA KULIAH KONSEP DASAR IPA I Muhammad Irfan
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.202 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tahapan-tahapan dalam mengembangkan multimedia pembelajaran yang efektif untuk pembelajaran mata kuliah Konsep dasar IPA I. Multimedia yang dikembangkan memiliki karakteristik: (1) bersifat interaktif; (2) mencakup berbagai komponen media yaitu teks, gambar, animasi, suara, dan video; dan (3) tersedia lembar kerja bagi mahasiswa, sehingga dapat memudahkan mahasiswa memahami materi mata kuliah Konsep dasar IPA I, dan pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Pengembangan multimedia ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu: analisis kebutuhan, desain, produksi, evaluasi, dan revisi. Setelah melalui tahap produksi dihasilkan produk awal yang dievaluasi oleh ahli materi, ahli media, dan dosen mata kuliah Konsep dasar IPA I. Selanjutnya, produk diujicobakan kepada mahasiswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba satu lawan satu, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Subjek uji coba produk adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, tes, dan observasi. Data berupa hasil penilaian mengenai kualitas produk, saran untuk perbaikan produk, skor tes, serta data kualitatif lainnya. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Saran-saran yang diperoleh digunakan sebagai dasar untuk merevisi produk.Hasil validasi ahli materi dan dosen mata kuliah Konsep dasar IPA I menunjukkan bahwa kualitas multimedia baik, dengan skor 4,14. Sedangkan  ahli media menilai kualitas multimedia sangat baik, dengan skor 4,41. Hasil uji coba menunjukkan bahwa penilaian mahasiswa mengenai kualitas multimedia yang dikembangkan ini adalah baik. Aspek pembelajaran memiliki rerata skor 4,17 (baik), aspek isi 4,16 (baik) dan aspek media 4,04 (baik). Rerata skor secara keseluruhan sebesar 4,12 yang termasuk dalam kriteria baik. Dari tes yang dilaksanakan diperoleh rerata skor pre-test sebesar 58,98 dan rerata skor post-test sebesar 79,65, jadi ada kenaikan rerata skor sebesar 20,67 atau sebesar 35%. Hasil uji t menunjukkan bahwa kenaikan rerata skor signifikan, dengan nilai p sebesar 0,000. Jadi, dapat disimpulkan bahwa produk multimedia yang dikembangkan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran Konsep dasar IPA I.
Pengembangan Modul Discon Sains Di Sekolah Dasar Azizah Azizah; Puji Winarti
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.744 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v8i3.6841

Abstract

This study is aimed at (1) describing the characteristics of the Discon module in the learning of the Science Practicum in Class IV elementary school; (2) knowing the validity, practicality, and effectiveness of the Discon Science module in Class IV elementary school. This research is a type of research and development. This study aims to develop educational products in the form of modules that can be used in science learning. The research model used was adopted from Gravemeijer & Cobb's three-phase R & D model, namely the initial research phase, development phase and assessment phase. The effectiveness test of the module was analyzed using n-gain. The results of the study show that the module validity value is 50.5 with valid criteria. Practicality test of the module which yields 63.8 with very practical criteria. The effectiveness test using n-gain obtained a value of 0.71 in the high category. From the results of the study it can be concluded that the Discon Science Module in the Class IV primary school developed has fulfilled the criteria of validity, practicality, and effectiveness so that it can be used as one of the teaching materials in science learning in primary schools.
Studi Karakterisasi Bersahabat/Komunikatif Pada Siswa SMPN 18 Kota Jambi Azizah Hanum; Ayu Meilinda
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.529 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v9i2.9016

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan bagaimana karakter bersahabat/ komunikatif pada siswa SMPN 18 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini dilakukan penyebaran angket di SMPN 18 Kota Jambi namun hanya pada dua sampel saja yaitu untuk kelas VII D dan VII H. Kemudian data tersebut dioalah dengan menggunakan program SPSS untuk dicari analisis statistik deskriptif dan klasifikasi sikap melalui rentang. Sehingga hasil penelitian yang diperoleh bahwa pada kelas VII D masing-masing memiliki persentasi 50 % baik untuk siswa yang dikategorikan baik dan sangat baik. Sementara untuk di kelas VII H siswa lebih dominan berada di kategori baik dengan persentasi 80,6 % sedangkan siswa yang termasuk klasifikasi sikap sangat baik hanya 19,4  %. Kata kunci: pendidikan karakter, bersahabat, komunikatif,  ABSTRACTThis study aims to analyze and describe how friendly / communicative the students of Jambi City Middle School 18. This study uses descriptive quantitative research methods. In this study, questionnaires were distributed at Jambi City Junior High School 18, but only in two samples, for classes VII D and VII H. Then the data was analyzed using the SPSS program to find descriptive statistical analysis and classification of attitudes through ranges. So the results of the study obtained that in class VII D each had a percentage of 50% good for students who were categorized as good and very good. While for class VII H students are more dominant in the good category with a percentage of 80.6% while students who are categorized as very good attitude are only 19.4%.Keyword : character education, friendly, communicative
Penggunaan Metode Problem Solving Dengan Bantuan Tutor Sebaya Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI Pada Mata Pelajaran PKn Di SD Negeri 150 Lausa Kabupaten Soppeng Wardiah Wardiah
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.161 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v8i2.5439

Abstract

Kajian permasalahan tersebut dirumuskan; (1) Bagaimana penggunaan metode problem solving dengan bantuan tutor sebaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI pada mata pembelajaran PKN di SD Negeri 150 Lausa, dan (2) Bagaimana hasil peningkatan penggunaan metode problem solving dengan bantuan tutor sebaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI pada mata pembelajaran PKN di SD Negeri 150 Lausa? penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, yang dilakukan melalui siklus. Setiap siklus dilakukan beberapa tahap (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi). Waktu pelaksanaan penelitian dilakukan pada tahun ajaran 2016/2017 semester dua bulan Januari sampai Maret Mata Pelajaran PKN materi peran Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Dan dilaksanakan di SDN 150 Lausa berjumlah berjumlah 15 siswa, yakni laki-laki 6 siswa dan perempuan 9 siswa. untuk mengukur tingakat pencapain hasil belajar digunakan instrument pengamatan dan tes hasil belajar siswa. dilakukan teknik pengamatan dengan tujuan mengamati segala aktifitas siswa selama proses pembelajaran sedangkan teknik tes dilakukan unntuk mengukur pencapaian ketuntasn hasil belajar siswa. peningkatan hasil belajar siswa dikatakan berhasil apabila skor 70 dan secara klasikal murid mencapai 80%. Hasil penelitian , nilai yang diperoleh siswa  pada siklus I sebanyak 46.7% sdangkan siklus II yaitu siswa jumlah persen 80%. Secara keseluruhan  penerapan metode problem solving  dengan bantuan tutor sebaya disimpulkan bahwa mampum menyelesaikan permasalahan siswa di kelas. Namun, diharpakan kepada perlaku pendidikan, kepala sekolah, pengawas dan guru kelas lain dalam menggunakan metode problem solving berbantu tutor sebaya harus lebih kreatif dalam berinovasi.
Membangun Karakter Dalam Perayaan Budaya Lokal Di Kabupaten Takalar Rudi Amir
Publikasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2017)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.956 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v7i3.3476

Abstract

Local culture in a society is an identity and identity for them. The existence of culture in a society, shows that they as a society have a work, taste and copy that they should be proud of. Local culture in its implementation has the value and ability to build the character of the nation for its people, as the celebration of maudu lompoa and appaddekko has a driving force in building the character of the community that celebrates it. There are several characters built in the cultural celebration that can be observed, among others, mutual cooperation, a sense of unity, respect for difference and equality, hard work and brotherhood. Therefore, the local culture should be preserved and given wide space to develop, because it can be a medium of character education transformation for the younger generation.
KORELASI ANTARA BIMBINGAN BELAJAR KELOMPOK DENGAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VI SDN 101 PINRANG KECAMATAN SUPPA KABUPATEN PINRANG Amir Pada
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.447 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i2.1410

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji bagaimana korelasi antara bimbingan belajar kelompok dengan peningkatan hasil belajar.  Tujuan yang  akan dicapai adalah: 1) Untuk mengetahui gambaran bimbingan belajar kelompok kooperatif dalam pembelajaran IPS siswa kelas VI SDN 101 Pinrang, 2) Untuk mengetahui gambaran hasil belajar IPS siswa kelas VI SDN 101 Pinrangr dan 3) Untuk mengetahui hubungan bimbingan belajar kelompok kooperatif dengan hasil belajar IPS siswa kelas VI SDN 101 Pinrang. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa: 1) Bimbingan belajar kelompok kooperatif siswa kelas VI SDN 101 Pinrang berada pada kategori sedang, 2) Hasil belajar IPS siswa kelas VI SDN 101 Pinrang tergolong pada kategori sedang, dan 3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara bimbingan belajar kelompok dengan hasil belajar IPS siswa kelas VI SDN 101 Pinrang. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,855, tergolong kategori tinggi, artinya semakin sering dan berkualitasnya bimbingan belajar kelompok maka semakin tinggi pula hasil belajar yang dicapai siswa dalam pembelajaran IPS. Kata kunci: Bimbingan belajar, Pembelajaran IPS dan hasil belajar siswa.
THE MOST DOMINANT LANGUAGE LEARNING STRATEGIES IN LEARNING SPEAKING ENGLISH OF THE MIDWIFERY STUDENTS Adriani Jihad
Publikasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.796 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v6i1.1799

Abstract

This research aims: to investigate the most dominant language learning strategies used by successful and unsuccessful students, and to find out the differences of using language learning strategies between successful and unsuccessful students in their speaking.The researcher applied descriptive quantitative method. The population of this research was the fourth semester students of midwifery study program at Universitas Indonesia Timur in academic year 2012/2013. The sample was the fourth semester students of Midwifery Study Program at Universitas Indonesia Timur, class E.11 which consist of 50 students. This research used cluster random sampling technique. This research used 2 kinds of instruments; they were speaking test and questionnaire.The data were collected through speaking tests and SILL questionnaire. The data from speaking test were analyzed by Heaton’s criteria level, whereas the data from questionnaire were analyzed by SPSS 17.00 and Likert scale. The result of the descriptive quantitative data through speaking test showed that (1) the most dominantly used language learning strategies among the successful students is affective strategies and the most frequently used language learning strategies among unsuccessful students choose metacognitive strategy, (2)there is a difference in using language learning strategies between successful students and unsuccessful students. The six language learning strategies usually employed by the students in speaking; the successful students employ all kinds of language learning strategies while the unsuccessful students only employ four kinds of language learning strategies.Keywords:Learning Strategies and English Speaking
Analisis Dampak Dari Diklat Peningkatan Kompetensi Pengawas Satuan Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Andi Nurochmah; Muhamad Bachtiar; Ansar Ansar
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.042 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v8i1.4361

Abstract

The problem in this research is whether there is a significant impact from the training of the increase of superintendent competence of unit of education unit in South Sulawesi province ?. The purpose of the study was to obtain a picture of the significant impact of the training on increasing the competence of school unit superintendents The type of this research is quantitative descriptive, population of all superintendents of educational unit, research sample member of 50 superintendents of High School / Vocational School,, Data collected by using test, documentation. Then the data is analyzed by using N-Gain test analysis. The results showed that the training of superintendent  strengthening has contributed in developing the knowledge, attitude, and skills of school superintendents on the superintendent based on education unit. This is demonstrated by 96% of the training participants getting good and very good qualifications.

Page 11 of 56 | Total Record : 556