cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 580 Documents
Penanaman Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Melalui Pembelajaran Deep learning di SD Muhammadiyah 16 Surakarta Tazkiya Zalikha Salam; Murfiah Dewi Wulandari
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan efektivitas implementasi metode pembelajaran deep learning dalam menanamkan karakter disiplin dan bertanggung jawab pada siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah 16 Surakarta serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah deskriptif  kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian pembelajaran deep learning dapat meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa dalam proses pembelajaran melalui pemahaman mendalam, refleksi kritis, penugasan individu dan kelompok, serta pemantauan berkelanjutan. Faktor pendukung dalam pelaksanaan metode ini mencakup dukungan sekolah dalam penyediaan infrastruktur digital, kolaborasi antarguru dan siswa, serta partisipasi orangtua dalam evaluasi pembelajaran. Meskipun demikian, terdapat faktor penghambat seperti motivasi rendah pada sebagian siswa, keterbatasan kesiapan teknologi, adaptasi guru terhadap inovasi pedagogis, dan dinamika kelas yang berubah-ubah. Kajian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara inovasi pedagogi dengan teknologi, serta penguatan peran guru dan sekolah untuk keberlanjutan pendidikan kerakter berbasis deep learning di tingkat sekolah dasar.
Pengaruh Pembelajaran Etnomatematika Melalui Permainan Balap Karung Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VI Marita Asprilia Nur Cahyani; Supriadi Supriadi
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82125

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas enam di Sekolah Dasar Negeri Kota Serang dipengaruhi oleh pembelajaran etnomatematika melalui permainan balap karunf. Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen dan metodologi quasi-eksperimental. Subjek penelitian terdiri dari kelas eksperimen yang menggunakan pengajaran etnomatematika dan kelas kontrol yang menggunakan pengajaran tradisional. Data dikumpulkan melalui tes pra dan pasca kemampuan pemecahan masalah matematika. Analisis data deskriptif dan inferensial dilakukan menggunakan SPSS 29, termasuk uji t (Independent Sample t-test), uji homogenitas, dan uji normalitas. Skor rata-rata tes pasca kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelas, berdasarkan data. Hal ini menunjukkan bahwa etnomatematika. Kelas eksperimen memiliki skor rata-rata ujian akhir yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelas tersebut, menurut hasil penelitian. Hal ini menunjukkan bahwa pengajaran etnomatematika melalui balap karung dapat meningkatkan kemampuan siswa sekolah dasar dalam memecahkan teka-teki matematika.
Dinamika Penggunaan Gawai Dan Sikap Hormat Siswa Kepada Orang Tua Di Sekolah Minggu Buddha Vihara Asokarama Bali Eddy Trisna Winnana; Susijati Susijati; Ferdy Anthonius
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82587

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika penggunaan gawai dan interaksinya dengan sikap hormat siswa kepada orang tua di Sekolah Minggu Buddha Vihara Asokarama Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 12 siswa, 6 orang tua, dan 3 guru melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi selama empat minggu. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan model interaktif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% siswa menggunakan gawai lebih dari tiga jam per hari dengan dominasi konten hiburan, yang berkorelasi dengan berkurangnya interaksi tatap muka dan meningkatnya kecenderungan menunda atau mengabaikan instruksi orang tua. Namun demikian, siswa yang memperoleh pendampingan dialogis dan pengaturan waktu layar yang terstruktur tetap menunjukkan indikator sikap hormat yang konsisten, seperti kepatuhan verbal, empati, dan partisipasi membantu orang tua. Internalisasi nilai-nilai Dhamma seperti mindfulness (sammā-sati), mettā, dan paññā berperan sebagai faktor moderasi yang memperkuat kendali diri dan kesadaran moral. Temuan ini menunjukkan bahwa dampak penggunaan gawai bersifat kontekstual dan dipengaruhi oleh pola pendampingan keluarga serta penguatan nilai keagamaan.
Penerapan Model Cooperative Learning sebagai Upaya Pembiasaan Sikap Gotong Royong Peserta Didik Kelas V SDN Sukabela dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Amelia Putri; Susilawati Susilawati
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.78259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan Model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat gotong royong di antara peserta didik kelas V di SDN Sukabela dalam sesi Pendidikan Pancasila.  Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan Model Cooperative Learning, peserta didik cenderung bekerja secara mandiri dan proses pembelajaran masih berpusat pada guru.  Perilaku sosial peserta didik mengalami perubahan yang signifikan setelah model tersebut diterapkan.  Mereka mulai mengambil peran aktif dalam kelompok, saling membantu, berbagi tanggung jawab, dan menunjukkan rasa tanggung jawab. Guru juga berperan sebagai fasilitator, memberikan arahan, dan mendorong perilaku kooperatif.  Lingkungan di kelas menjadi lebih hidup, menyenangkan, dan mendukung.  Inovasi media sederhana dapat membantu guru mengatasi tantangan yang dihadapi, yang terutama terkait dengan kelangkaan permainan berbasis teknologi.  Secara keseluruhan, konsep Model Cooperative Learning telah berhasil mendorong semangat kerja sama di antara peserta didik dan membentuk kepribadian mereka menjadi lebih bertanggung jawab, kooperatif, dan penuh kasih sayang.
Multimedia Psikoedukatif untuk Penguatan Resiliensi Anak Pasca Bencana: Analisis Kebutuhan Program Pengabdian kepada Masyarakat Harmelia Tulak; Aryo Michael; Jemi Pabisangan Tahirs
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81542

Abstract

Bencana longsor di Toraja Utara berdampak pada kondisi psikososial anak sekolah dasar, yang mengalami kesedihan, ketakutan, dan penurunan semangat belajar, sehingga diperlukan intervensi psikoedukatif yang kontekstual dan berbasis budaya lokal. Kegiatan ini difokuskan pada tahap analisis kebutuhan sebagai langkah awal pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Pengumpulan data dilakukan di SDN Buntao dengan melibatkan 14 guru, 1 kepala sekolah, 29 siswa, 1 tokoh adat, dan 1 lurah. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui FGD, wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak-anak membutuhkan dukungan psikososial berbasis media yang menarik dan mudah dipahami. Guru dan masyarakat menilai pentingnya penguatan nilai-nilai budaya lokal seperti gotong royong, musik Toraja, dan simbol rumah adat Tongkonan untuk membangun semangat kebersamaan dan harapan. Oleh karena itu, pengembangan video animasi psikoedukatif berbasis budaya Toraja direkomendasikan sebagai media yang potensial untuk membantu anak-anak pulih secara emosional, sosial, dan spiritual pasca bencana. 
Trends In Agmented Reality Media For Science And Social Studies Learning In Elementary Schools Gita Melinda; Tri Joko Raharjo; Bambang Subali; Ellianawati Ellianawati
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81223

Abstract

Analisis tren penggunaan media Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar untuk mengidentifikasi manfaatnya terhadap proses dan hasil belajar, serta mengkaji tantangan implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menelaah artikel ilmiah periode 2015–2025 yang diperoleh melalui database Scopus, Google Scholar, dan Crossref, serta dianalisis menggunakan pendekatan bibliometrik dan tematik. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AR mengalami peningkatan signifikan sejak 2018 dan memberikan dampak positif terhadap motivasi, keterlibatan, serta pemahaman konsep siswa melalui visualisasi dan interaksi pembelajaran yang lebih konkret. AR selaras dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa sekolah dasar dan mendukung pembelajaran kontekstual sesuai dengan Kurikulum Merdeka, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan infrastruktur dan literasi digital guru. Maka dari itu AR berpotensi menjadi media pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar, dengan diperlukannya dukungan kebijakan, pelatihan guru, dan pengembangan konten yang berkelanjutan.
Literasi Kultural di Sekolah Dasar: Analisis Bibliometrik tentang Tren dan Perkembangan Penelitian Meliana Susanti; Sekar Purbarini Kawuryan
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.77859

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tren penelitian tentang literasi budaya pada jenjang sekolah dasar melalui pendekatan bibliometrik. Tujuannya penelitian ini untuk mengidentifikasi perkembangan, fokus kajian, serta isu-isu baru yang muncul dalam bidang ini selama satu dekade terakhir. Data penelitian dikumpulkan dari database Scopus dengan rentang publikasi tahun 2016–2025. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dan VOSviewer untuk memetakan produktivitas publikasi, jejaring kolaborasi penulis, kontribusi negara, serta keterkaitan kata kunci. Teknik analisis kuantitatif digunakan untuk memvisualisasikan pola sitasi dan klaster penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsisten dalam jumlah publikasi dengan lonjakan signifikan terjadi pada tahun 2022. Amerika Serikat menjadi kontributor utama, diikuti oleh Indonesia, Australia, Brazil, dan Jerman. Analisis kata kunci menunjukkan pergeseran fokus dari pendekatan tradisional yang menekankan peran guru dan kurikulum menuju isu-isu yang lebih dinamis seperti partisipasi siswa, konteks budaya lokal, serta evaluasi berbasis data. Temuan ini juga mengungkap masih terbatasnya penerapan pedagogi yang responsif terhadap budaya lokal dan minimnya penggunaan media pembelajaran kontekstual. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan model, strategi, dan media pembelajaran berbasis budaya untuk memperkuat literasi budaya secara merata dan aplikatif di sekolah dasar.
Penerapan Pola Asuh Anak Terhadap Karakter dan Perkembangan Kognitif Siswa Sekolah Dasar Santri Dwi Ulfa; Woro Sumarni; Nuni Widiarti; Arif Widiyatmoko
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.78195

Abstract

Penelitian ini memiliki relevansi yang tinggi mengingat peran krusial pola asuh dalam tahap awal perkembangan kepribadian dan kognitif, terutama pada tingkat sekolah dasar, yang merupakan periode pembentukan kemampuan berpikir dan karakter anak. Pemahaman mendalam tentang dampak pola asuh terhadap perkembangan kognitif dan karakter anak sangat penting, mengingat efek jangka panjang yang dapat memengaruhi keterampilan berpikir kritis, keterampilan sosial, disiplin, dan rasa tanggung jawab mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana berbagai praktik pengasuhan mempengaruhi aspek tersebut pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka, yang menganalisis berbagai buku, jurnal, dan studi sebelumnya untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang pengaruh praktik pengasuhan terhadap perkembangan anak. Melalui pendekatan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya pengasuhan yang mendukung atau menghambat perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak di sekolah dasar.
Kajian Etnopedagogi Tanean Lanjhang Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar Siti Maimuna; Neni Mariana; Maretha Dellarosa
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81750

Abstract

Artikel ini mengkaji Tanean Lanjhang, pola permukiman tradisional masyarakat Madura, sebagai basis etnopedagogi dalam pembelajaran di sekolah dasar yang selaras dengan agenda SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan etnografi melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap komunitas di Bangkalan serta literatur terkait etnopedagogi dan Tanean Lanjhang. Data dianalisis secara interaktif dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan disertai triangulasi sumber dan teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tanean Lanjhang merupakan “ruang belajar hidup” yang memuat nilai religiusitas, gotong royong, penghormatan kepada orang tua, kesopanan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian ekologis. Nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan secara kontekstual ke dalam berbagai mata pelajaran, antara lain Matematika, IPA, IPS, PPKn, Bahasa Indonesia, dan Seni Budaya melalui pemanfaatan denah, tata ruang, aktivitas sosial, serta ornamen rumah. Kajian ini menegaskan potensi Tanean Lanjhang sebagai jembatan antara pelestarian budaya lokal, penguatan Profil Pelajar Pancasila, dan pendidikan berkelanjutan, sekaligus merekomendasikan pengembangan perangkat ajar, peningkatan kompetensi guru, kolaborasi sekolah–komunitas, serta dukungan kebijakan sekolah yang berpihak pada kearifan lokal pada tingkat pendidikan dasar di Indonesia.
Penguatan Ekonomi Komunitas Tani dan Karang Taruna melalui Sportpreneurship Berbasis Eduwisata dan Digitalisasi di Desa Majannang Syahruddin Syahruddin; Muhammad Hasan; Muh Nurul Akbar; Guruh Amir Putra; Ferawati Ferawati
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.83579

Abstract

Desa Majannang di Kabupaten Gowa memiliki potensi strategis sebagai desa sehat berbasis sport-wellness dan eduwisata, namun masih menghadapi kelemahan kelembagaan ekonomi, rendahnya literasi gizi, ketiadaan teknologi pascapanen, serta minimnya aktivitas ekonomi kreatif pemuda dan digitalisasi desa. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat ekonomi komunitas melalui transformasi Desa Majannang menjadi ―Desa Sehat‖ berbasis sportpreneurship eduwisata dan digital AI-responsif dengan sasaran utama Kelompok Tani Padangmalullu dan Karang Taruna Nirannuang. Metode yang digunakan berupa pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui sosialisasi dan FGD, pelatihan literasi keuangan dan perencanaan usaha, workshop diversifikasi produk pangan lokal bergizi, pelatihan sportpreneurship dan manajemen event eduwisata, pelatihan sistem informasi dan branding digital, serta penerapan teknologi tepat guna (dehydrator, vacuum sealer, label dan QR produk) yang didukung pendampingan teknis dan monitoring berkala. Hasil tahun pertama menunjukkan terbentuknya beberapa produk olahan sehat berbasis komoditas lokal, meningkatnya pemahaman business plan dan strategi pemasaran digital pada kelompok tani, serta menguatnya kapasitas Karang Taruna dalam mengelola kegiatan sport-eduwisata dan komunitas digital. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi sportpreneurship, eduwisata, dan digitalisasi usaha lokal merupakan model penguatan ekonomi komunitas yang relevan dan berpotensi direplikasi pada konteks desa rural agraris lainnya.