cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 288 Documents
Perbandingan Kemampuan Sedimen Rawa dan Sawah Untuk Mereduksi Sulfat dalam Air Asam Tambang (AAT) Fahruddin, .; Haedar, Nur; Nursiah, La Nafie
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 2 (2014): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.98 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat3211212014

Abstract

Air Asam Tambang (AAT) dapat ditanggulangi dengan menggunakan sedimen sebagai sumber inokulum mikroba dalam mereduksi sulfat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sedimen rawa dan sawah dalam peningkatan pH, penurunan kadar sufat dan jumlah mikroba pada air asam tambang. Perubahan pH diukur dengan menggunakan pH meter, kadar sulfat diukur dengan metode titrasi dan total mikroba dihitung dengan metode SPC (standar plate count). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sedimen pada AAT dapat meningkatkan pH AAT dari 3 menjadi 6,263 pada sedimen rawa dan menjadi pH 6,557 setelah 30 hari. Pemberian sedimen juga mampu menurunkan kadar sulfat dari 563,15 ppm menjadi 327,41 ppm pada sedimen rawa dan menjadi 237,44 ppm pada hari ke-30. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa jumlah mikroba pada sedimen rawa meningkat dari 2x105 sel/ml menjadi 37X105 sel/ml dan pada sedimen sawah juga meningkat dari 4,3X105 sel/ml menjadi 86X105 sel/ml pada hari ke-20.Kata Kunci: Sedimen, Air Asam Tambang, Bakteri Pereduksi Sulfat
Efektivitas Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dalam Pembelajaran Matematika di SMA Firdaus, Firdaus
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.209 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat5132382016

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang bertujuan untuk menyelidiki efektifitas pembelajaran kooperatif tipe NHT pada Mata Pelajaran Matematika materi Matriks Matematika yang berfokus pada empat aspek (1) aktivitas siswa, (2) keterampilan guru dalam mengelola pelajaran, (3) respon siswa, dan (4) hasil belajar siswa, dan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Watampone. Populasi adalah siswa kelas 3 (tiga) IPA Semester Ganjil Tahun Ajaran 2008/2009. Sampel diambil melalui teknik random sampling dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kegiatan siswa selama proses belajar mengajar efektif, (2) keterampilan guru dalam mengelola pelajaran tergolong dalam kategori baik, (3) tanggapan siswa terhadap pelajaran positif , dan (4) hasil belajar siswa telah mencapai kelengkapan pembelajaran. Analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest dalam pembelajaran kooperatif tipe NHT untuk materi matriks. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe NHT efektif diterapkan pada Mata Pelajaran Matematika materi Matriks terhadap siswa kelas 3 (tiga) IPA di SMA Negeri 2 Watampone.Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT, eksperimen, matrix, pretest-posttest. ABSTRACTThis study is a quasi-experiment research which aims at investigating the effectiveness of cooperative learning of NHT type in Mathematics subject of matrix lesson which focuses on four aspects (1)  students’ activities, (2)  teacher’s     skill in managing the lesson, (3) students’ response, and (4) students’ learning result, and the significant difference between pretest and posttest scores. This research was conducted at SMA Negeri 2 Watampone. The population was the third-grade students of Science class in the odd semester of academic year 2008/2009. The sample was taken through random sampling technique with one group pretest-posttest research design. The study results showed that (1) the students’ activities during the teaching-learning process were effective, (2) the teachers’ skill in managing the lesson was classified in good category, (3) the students’ response toward the lesson were positive, and (4) the students’ learning results have achieved the learning completeness. Inferential statistics analysis showed that there is significant difference between the pretest and posttest in cooperative learning of NHT type for the matrix material. Based on the study result it was concluded that the cooperative learning of NHT type is effective to be applied in mathematics subject of matrix material to the third-grade students of science class at SMA Negeri 2 Watampone. Keywords: Cooperative learning of NHT type, experiment, matrix, pretest-posttest.
Implementation of Problem-Based Learning Model on Basic Acid Basic Material to Develop Student Character Values XI IPA 3 SMA Negeri 1 Parepare Munandar, Haris; Syam, Hijrah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.132 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat6264612017

Abstract

This research is a Classroom Action Research that aims to find out how the problem-based learning steps so as to develop the student's character values. The subjects of this study were students of Class XI IPA 3 SMA Negeri 1 Parepare with 39 students. This research was conducted in two cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation / evaluation, and reflection. Each cycle consists of four meetings, three meetings for teaching and learning and one evaluation meeting. Data collection was done by using observation sheet of student activity/activity, observation sheet of student character and student character questionnaire and analyzed qualitatively. Based on the results of descriptive statistical analysis for student learning outcomes on the show that the cycle I obtained an average value of 67.02 whereas in cycle II obtained an average value of 75.61. Questionnaires and observation sheets are used to observe the character development of students. By applying the steps of the problem-based learning model, the character of the student develops based on the observation result and student character questionnaire which increases from cycle I to cycle II.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Realistik di Sekolah Menengah Pertama Mulbar, Usman
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (2012): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.073 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat114622012

Abstract

DOWNLOAD FILEThe aim of the research was to produce a good quality of realistic mathematics instructional package at the Junior High School in Makassar. This study was a qualitative research which preceded by developing a realistic mathematics instructional package (PMR Package). The development of the PMR package was employed based on instructional system which developed by Thiagarajan’s et al. (1974). The development phases which took place were: (1) defining phase, (2) designing phase, and (3) developing phase.   Key words: Development, mathematics education, realistic
Kajian Berpadanan Pengaruh Perempuan Yang Memiliki Anak Terhadap Keputusan Menggunakan Alat/Cara KB Andrew Donda Munthe; Heru Irawan; K. Khairunisa
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.602 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat81101862019

Abstract

Keluarga Berencana (KB) adalah salah satu program kebijakan pemerintah Indonesia yang berupaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi masyarakat sekaligus menurunkan laju pertumbuhan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara perempuan yang memiliki anak lahir hidup (X) terhadap keputusannya menggunakan alat/cara KB(Y) di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Pendekatan rancangan dalam penelitian ini adalah kasus kontrol (case-control study) yang merupakan bagian dari penelitian observasional. Data yang digunakan berasal dari hasil survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik yaitu Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Tahun 2015. Hasil uji McNemar dengan koreksi kontinuitas menyatakan bahwa ada pengaruh yang nyata peubah X terhadap peubah Y yang dipadankan berdasarkan tingkat pendidikannya dan juga status kepemilikan bangunan tempat tinggal. Perhitungan rasio odds (RO) diperoleh nilai 31.71. Hal ini berarti kecenderungan perempuan berumur 10-54 tahun berstatus kawin yang memiliki anak untuk menggunakan KB adalah sebesar 31.71 kali dibandingkan dengan yang tidak atau belum memiliki anak lahir hidup.
Pembelajaran Fisika melalui Pemrosesan Top Down Berbasis Scaffolding untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Aqil Rusli, Muhammad; Prabowo, .; Widodo, Wahono; Usman, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.041 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat319992014

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil implementasi pengembangan perangkat pembelajaran fisika melalui pemrosesan top down berbasis scaffolding untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. Hasil implementasi pengembangan ini dideskripsikan melalui hasil belajar fisika dan keterampilan berpikir kritis yang dicapai siswa kelas XI IPA setelah mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pengembangan four-D yang meliputi define, design, develop, dan disseminate. Data hasil belajar fisika dan keterampilan berpikir kritis diperoleh melalui metode tes. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwa hasil belajar fisika siswa berdasarkan kategori gain skor secara rata-rata adalah tinggi sedangkan hasil tes keterampilan berpikir kritis menunjukkan bahwa hanya 3% siswa berada pada kategori terampil sedangkan rata-rata kelas menunjukkan berada pada kategori antara tidak terampil sampai agak terampil. Korelasi hasil belajar dengan keterampilan berpikir kritis cukup kuat dimana 22,37% keterampilan berpikir kritis siswa dipengaruhi oleh hasil belajar.Kata kunci: Pemrosesan top down, scaffolding, hasil belajar fisika, keterampilan berpikir kritis
Pengembangan Model Pengelolaan Arsip (Surat) dan Dokumen Pemerintah Berbasis Web pada Kantor Pemerintah Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan Imasita, .; Gunawan, Andi; Hirman, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2015): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.336 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat4218702015

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh kantor Pemerintah Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan adalah fasilitas penyimpanan arsip (surat) dan dokumen tidak sebanding dengan jumlah arsip dan dokumen yang selalu bertambah, penataan  dan penyimpanan arsip belum dikelola dengan profesional, belum ada sistem khusus yang diberlakukan dalam mengelola arsip dan dokumen tersebut. Berdasarkan masalah tersebut di atas, akan dilakukan penelitian. Tujuan adalah untuk memperoleh hasil analisis kinerja pengelolaan arsip dan dokumen pemerintah, untuk memperoleh hasil analisis dan mengidentifikasi masalah yang dialami dalam pengelolaan arsip (surat) dan dokumen pemerintah, dan untuk melakukan analisis kebutuhan, desain produk, pengembangan produk  model pengelolaan arsip yang dapat membantu dalam penyajian arsip (surat) dan dokumen dengan cepat, tepat dan dapat diakses secara on line oleh semua pegawai. Penelitian ini menggunakan metode waterfall. Aktifitas yang dilakukan dengan analisis kebutuhan. Perancangan sistem. Pemrograman dengan pemanfaatan Wamp Server, dan pengujian sistem. black box test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan arsip (surat) atau dokumen pemerintah kabupaten Sidrap Propinsi Sulawesi Selatan menggunakan sistem kearsipan pola lama (sistem manual). Kelebihan program ini adalah: a) Menyiapkan buku agenda secara on line b)  Memudahkan penemuan fisik arsip dengan cara cepat dan tepat. Pencarian arsip dapat dilakukan berdasarkan asal surat, tanggal surat, tanggal terima/kirim, perihal surat, isi ringkas surat dan lain-lain  c) Fisik arsip dapat ditemukan atau diakses oleh semua pegawai  secara on line. Program ini menyiapkan menu print untuk mencetak arsip tersebut. Program ini masih dilakukan penyempurnaan pada tahun ke dua.Kata Kunci: Arsip (surat) dan Dokumen Pemerintah
Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pemberian Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri Pada Materi Sistem Gerak Pada Manusia di Kelas VIII MTs Negeri 2 Makassar Supiana, S; Muchtar, Muthahhir
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.864 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7273632018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berfikir kritis dan motivasi belajar melalui pemberian tugas terstruktur dan tugas mandiri pada siswa kelas VIII-9 dan VIII-10 MTsN 2 Makassar Pada Materi Sistem Gerak Pada Manusia. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen (quasi experiment). Populasi dan sampel adalah siswa kelas VIII-9 dan VIII-10 MTsN 2 Makassar Tahun Pelajaran 2017-2018. Data yang dikumpulkan berupa tes kemampuan berfikir kritis dan tes motivasi belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan memaparkan mean, standar deviasi, dan presentase sedangkan analisis inferensial digunakan untuk menguji hipotesis melalui uji t-test dan sebelum dilakukan uji t-test terlebih dahulu uji normalitas dan homogenitas varians. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara kelas eksperimen tugas terstruktur dan kelas eksperimen tugas mandiri, yang dibuktikan dengan nilai thitung data yaitu (5,31). Dimana berdasarkan kriteria uji maka dapat dikatakan bahwa H0 ditolak karena nilai thitung lebih besar dibanding nilai ttabel (1,67). Ada perbedaan motivasi belajar antara kelas eksperimen tugas terstruktur dan kelas eksperimen tugas mandiri, yang dibuktikan dengan nilai motivasi belajar tugas terstruktur (3,37) lebih rendah dibanding motivasi belajar tugas mandiri (3,54), dan nilai thitung (1,70). Dimana berdasarkan kriteria uji maka dapat dikatakan bahwa H0 ditolak karena nilai thitung lebih besar dibanding nilai ttabel (1,67).
Eksplorasi Proses Konstruksi Pengetahuan Matematika Berdasarkan Gaya Berpikir Setyawan, Dedy; Rahman, Abdul
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.573 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat228312013

Abstract

DOWNLOAD PDFSalah satu kemampuan yang perlu dimiliki oleh guru adalah mampu melihat bagaimana siswa mengkonstruksi pengetahuan yang ada dalam dirinya. Proses konstruksi pengetahuan adalah salah satu aktifitas mental yang terjadi pada siswa untuk membangun pengetahuannya melalui dua proses yaitu asimilasi dan akomodasi yang kemudian melalui proses ekuilibrasi sebagai penyesuaian. Selain itu, guru juga perlu mempertimbangkan gaya berpikir yang dimiliki oleh siswa karena gaya berpikir memiliki keterkaitan didalam proses konstruksi itu sendiri yang merupakan bagaimana seseorang memperoleh dan menggunakan pengetahuannya melalui persepsi dan pengolahan informasi yang mereka terima. Gaya berpikir terdiri dari 4 tipe yaitu Sekuensial Konkret (SK), Sekuensial Abstrak (SA), Acak Konkret (AK) dan Acak Abstrak (AA) yang apabila kita kaitkan dengan pembelajaran matematika tentunya yang lebih unggul adalah Sekuensial Abstrak (SA) berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu dan mengingat bahwa matematika itu hirarki dan abstrak. Hal-hal seperti inilah yang sangat sulit untuk dilihat oleh guru tetapi sangat membantu apa bila mengetahuinya, karena guru dapat merancang pembelajaran untuk mengoptimalkan ke empat gaya berpikir yang ada begitu pula dengan proses konstruksi pengetahuan, siswa mampu menjawab pertanyaan “Bagaimana kita menjadi tahu apa yang kita ketahui”   Kata Kunci: Proses Konstruksi Pengetahuan, Gaya Berpikir.
Asap Cair Sabut Kelapa sebagai Repelan Bagi Hama Padi Walang Sangit (Leptocorisa oratorius) Santoso, Rachmat S.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2015): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.743 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat4218352015

Abstract

Asap cair sabut kelapa berpotensi sebagai repelan terhadap hama padi walang sangit (Leptocorisa oratorius) Corixa Acuta Thumb. Asap cair ini diperoleh melalui pirolisis dari bahan yang banyak mengandung biomasa yaitu hemi selulosa, selulosa dan lignin dimana dekomposisinya merupakan senyawa fenol dan asam serta turunannya. Hasil identifikasi asap cair ini ada 25 senyawa dan 3 senyawa dominan diantaranya asam palmitat, metal oleat, siklo tetraheksana, yang mampu bekerja aktif sebagai repelan terhadap walang sangit hingga dapat menekan populasi menuju arah nilai ambang ekonomi. Serta bersifat anti mikroba dan bacteria bagi hama dan penyakit tanaman.Kata kunci: Asap cair, Repelan, Walang sangit.

Page 7 of 29 | Total Record : 288