cover
Contact Name
MUHAMMAD AKHSANUL MUHTADIN
Contact Email
akhsanulmuhtadin@gmail.com
Phone
+6285856986525
Journal Mail Official
akhsanulmuhtadin@gmail.com
Editorial Address
JL PP Al Hikmah, Majol, Binangun, Kec. Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur 62361
Location
Kab. tuban,
Jawa timur
INDONESIA
TADBIR : Journal of Islamic Education Management
ISSN : 30250315     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Tadbir: Journal of Islamic Education Management adalah jurnal ilmiah yang memuat hasil penelitian dan kajian dalam bidang manajemen pendidikan Islam. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mengembangkan ilmu dan praktik pengelolaan lembaga pendidikan Islam, meliputi kepemimpinan, perencanaan, mutu, kebijakan, dan inovasi pendidikan.
Arjuna Subject : Umum -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 02 (2024): Tadbir" : 5 Documents clear
STRATEGI WAKIL KEPALA URUSAN KURIKULUM DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH TSANAWIYAH DARUSSALAM SALE REMBANG Rifa’i, Amin; Ridlwan, Mujib; Kisyanto, Edy
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 2 No 02 (2024): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1)Menjelaskan strategi yang dilakukan oleh wakil kepala bidang kurikulum dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka Di Madrasah Tsanawiyah Darussalam Sale Rembang 2) menjelaskan bagaimana implementasi Kurikulum Merdeka Di Madrasah Tsanawiyah Darussalam Sale Rembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data sederhana digunakan dalam penelitian ini, yaitu semua data di reduksi, diverifikasi kemudian ditarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Strategi yang dilakukan oleh wakil kepala bidang kurikulum dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka menggunakan strategi fungsional dengan kerangka – kerangka menejemen 2) Implementasi kurikulum Merdeka di Madrasah Tsanawiyah Darussalam Sale Rembang masih dalam tahap siap belum mampu sampai tahap mahir, hal ini terjadi karena kendala - kendala yang terjadi.
STRATEGI PENGURUS PONDOK DALAM MENIGKATKAN PEMAHAMAN FIQIH WANITA PADA SANTRI PUTRI MELALUI PROGRAM NGAJI RISALATUL MUSTAHADLOH DI PONDOK PESANTREN PUTRI AL-HUSNA AL-ALAWI SENORI TUBAN Hidayati, Siti Nur; Fatimah, Siti
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 2 No 02 (2024): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/11

Abstract

Strategi pengurus pondok untuk meningkatkan pemahaman fiqih wanita pada santri putri melalui proram ngaji risalatul mustahadloh di pondok pesantren Al-Husna Al-Alawi Senori merupakan program penting, karena berkaitan dengan pemahaman fiqih wanita yang mana nantinya menjadi barometer sah tau tidaknya suatu ibadah khususnya sholat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Strategi Pengurus Pondok dalam Meningkatkan Pemahaman Fiqih Wanita Pada Santri Putri Melalui Program Ngaji Risalatul Mustahadloh di Pondok Pesantren Al-Husna Al-Al-Alawi Senori Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)Strategi pengurus pondok dalam meningkatkan pemahaman fiqih wanita pada santri putri melalui program ngaji risalatul mustahadloh, sebelum dibentuknya program ngaji, ketua pondok melakukan analisis lingkungan terlebih dahulu agar mengetahui kondisi yang sedang terjadi dalam lembaga, dan kondisi yang terjadi dalam lembaga berupa minimnya pemahaman fiqih wanita pada santri putri khususnya pada bab haid, istihadloh dan nifas, setelah mengetahui kondisi lembaga, lalu kami membentuk sebuah program yang relevan dengan kondisi lemabaga yaitu berupa program ngaji risalatul mustahadloh. 2)Adapun kendala dalam pelaksanaan program ngaji risaltul mustahdloh yaitu waktu pelaksanaan yang bertepatan pada hari libur santri yakni senin malam selasa pada pukul 20.00 WIB, dan materi yang disampaikan tidak mudah dipahami untuk santri junior. Setelah mengetahui kendala tersebut dilakukan beberapa tindakan untuk mengatasinya, pertama program ngaji tetap dilakukan dihari senin malam selasa dengan waktu lebih awal yaitu 19.30 WIB, kedua materi tetap di paparkan semua tanpa terkecuali dengan didukung slide ppt yang relevan dengan bab yang akan dijelaskan pemateri.
MANAJEMEN NGAJI SOROGAN DI PONDOK PESANTREN AL-HIKMAH BINANGUN SINGGAHAN TUBAN Albab, Muhammad Ulil; Thoyyib, M
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 2 No 02 (2024): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/12

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil penelitian tentang 1) Bagaimana manajemen ngaji sorogan di Pondok Pesantren Al-Hikmah Binangun Singgahan Tuban? 2) Bagaimana hasil dari manajemen ngaji sorogan di Pondok Pesantren Al-Hikmah Binangun Singgahan Tuban?.Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Sumber data di dalam penelitian ini adalah terbagi menjadi dua yakni data primer dan data sekunder. Sumber data dilakukan untuk memperoleh data dengan cara langsung melalui pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan masalah yang ada di lapangan. Sedangkan metode pengumpulan data atau instrumen penelitian menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dan hasil penelitiannya adalah. 1) manajemen ngaji sorogan di pondok pesantren Al-Hikmah Binangun Singgahan Tuban melalui empat fungsi manajemen, yaitu perencanaan kegiatan pembelajaran, pengorganisasian kegiatan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan pengawasan hasil pembelajaran, 2) hasil metode ngaji sorogan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Al-Hikmah Binangun Singgahan Tuban sangat efektif dilakukan dan sudah dilaksanakan sesuai dengan teori, namun perlu dikembangkan lagi polanya. Pembelajaran kitab kuning dengan metode ngaji sorogan akan tetap berjalan dengan lancar apabilah adanya kerja sama dari beberapa pihak karena keberhasilan untuk mencapai suatu tujuan adalah kerja sama.
PERAN PENGURUS DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DARUSALLAM DUNGMAS Kurniawan, Rizal Bilal; Hidayati, Laily
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 2 No 02 (2024): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pengurus Dalam Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Santriwati Di Pondok Pesantren Darussalam Dungmas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini antara lain yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ada 3 proses yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian ini adalah peran pengurus dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab santriwati di pondok pesantren Darussalam Dungmas. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa aspek yang dilakukan pengurus pondok pesantren Darussalam Dungmas dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab antara lain yaitu melakukan pembiasaan yang terstruktur, memotivasi dan menasehati, menjadi suri tauladan yang baik, hukuman, kegiatan ekstrakulikuler seperti menjahit dan pramuka. Untuk faktor pendukung dan penghambat pengurus dalam membentuk karakter santriwati yaitu ada faktor internal dan eksternal. Faktor pendukung internal adalah Kesadaran diri, niat dari santriwati tersebut, minat dan pembawaan. Faktor pendukung eksternal adalah dukungan dari dewan pengasuh dan ustadz/ustadzah, motivasi ataupun nasehat yang di berikan dari guru dan pengurus, teman yang baik, adanya aturan yang telah ditetapkan. Sedangkan faktor penghambat internal adalah kesadaran diri, minat yang kurang. Faktor penghambat eksternal adalah lingkungan, teman yang suka melanggar aturan, pengaruh gaya (style). Upaya yang di lakukan dalam mengatasi faktor penghambat santriwati melakukan komunikasi, menasehati, memberikan teladan dan konsisten dalam menjalankan peraturan dan menyanksi bila diperlukan.
PERAN PENGURUS DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DARUSALLAM DUNGMAS As-Shobiroh, Kamilal Widad; Mumtahanah, Nurotun
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 2 No 02 (2024): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pengurus Dalam Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Santriwati Di Pondok Pesantren Darussalam Dungmas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini antara lain yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ada 3 proses yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian ini adalah peran pengurus dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab santriwati di pondok pesantren Darussalam Dungmas. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa aspek yang dilakukan pengurus pondok pesantren Darussalam Dungmas dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab antara lain yaitu melakukan pembiasaan yang terstruktur, memotivasi dan menasehati, menjadi suri tauladan yang baik, hukuman, kegiatan ekstrakulikuler seperti menjahit dan pramuka. Untuk faktor pendukung dan penghambat pengurus dalam membentuk karakter santriwati yaitu ada faktor internal dan eksternal. Faktor pendukung internal adalah Kesadaran diri, niat dari santriwati tersebut, minat dan pembawaan. Faktor pendukung eksternal adalah dukungan dari dewan pengasuh dan ustadz/ustadzah, motivasi ataupun nasehat yang di berikan dari guru dan pengurus, teman yang baik, adanya aturan yang telah ditetapkan. Sedangkan faktor penghambat internal adalah kesadaran diri, minat yang kurang. Faktor penghambat eksternal adalah lingkungan, teman yang suka melanggar aturan, pengaruh gaya (style). Upaya yang di lakukan dalam mengatasi faktor penghambat santriwati melakukan komunikasi, menasehati, memberikan teladan dan konsisten dalam menjalankan peraturan dan menyanksi bila diperlukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5