cover
Contact Name
MUHAMMAD AKHSANUL MUHTADIN
Contact Email
akhsanulmuhtadin@gmail.com
Phone
+6285856986525
Journal Mail Official
akhsanulmuhtadin@gmail.com
Editorial Address
JL PP Al Hikmah, Majol, Binangun, Kec. Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur 62361
Location
Kab. tuban,
Jawa timur
INDONESIA
TADBIR : Journal of Islamic Education Management
ISSN : 30250315     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Tadbir: Journal of Islamic Education Management adalah jurnal ilmiah yang memuat hasil penelitian dan kajian dalam bidang manajemen pendidikan Islam. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mengembangkan ilmu dan praktik pengelolaan lembaga pendidikan Islam, meliputi kepemimpinan, perencanaan, mutu, kebijakan, dan inovasi pendidikan.
Arjuna Subject : Umum -
Articles 30 Documents
IMPLEMENTASI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA NEGERI 63 JAKARTA Cendani, Tiara Ayu; Rochim, Nur; Kusumaningrum, Hesti
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 01 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/26

Abstract

Penelitian ini ditujukan khusus meneliti strategi dan layanan Bimbingan Konseling pada SMA Negeri 63 Jakarta Selatan serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Bimbingan Konseling, menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang menunjukkan bahwa kompetensi Bimbingan Konseling masih mengalami kendala. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah,guru Bimbingan Konseling, guru bidang studi, wali kelas, dan siswa di SMA Negeri63Jakarta Selatan. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, pembahasan, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknis pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa hal penting bahwa sejumlah penelitian konseptual dan uji empiris yang dilakukan menghasilkan banyak nilai tambah dalam hasil akhir belajar mengajar. Pelaksanaan Bimbingan Konseling di SMA Negeri 63 Jakarta Selatan menggunakan strategi komprehensif dengan melibatkan seluruh stakeholderssekolah. Strategi untuk mengetahui kebutuhan serta permasalahan siswa yaitu dengan mengamati tingkah laku siswa, melakukan komunikasi dengan orang tua, serta menggunakan assessment kebutuhan. Serta layanan orientasi, informasi, serta penempatan dan penyaluran sudah berjalan dengan baik. Guru Bimbingan Konseling selalu berusaha meng-update informasi-informasi dan memberikan saran-saran yang dibutuhkan oleh siswa, guru Bimbingan Konseling pun membantu siswa dalam menangani permasalahan, serta memperhatikan bakat dan tidak mengesampingkan minat siswa. Faktor pendukung terlaksananya BK yaitu terdapat kerjasama yang baik, serta sarana dan prasarana yang disediakan oleh pihak sekolah. Kendati pun demikian, didapati masih banyaknya Bimbingan Konseling yang kurang tepat guna maupun kurangnya SDM guru Bimbingan Konseling atau pun tersedianya SDM Bimbingan Konseling. Namun, SDM tersebut tidak mempunyai latar belakang Bimbingan Konseling. Sehingga dengan kondisi demikian sudah tentu akan mempengaruhi hasil belajar yang maksimal. Bahkan bisa menjadi anti klimaks dari proses belajar mengajar itu sendiri. Maka besar kemungkinan permasalahan siswa yang tidak tuntas atau kurang tertangani dengan baik dan benar akan membuat langkah berikutnya bagi siswa menjadi kurang tepat. Misalnya, dalam pemilihan jurusan studi di Perguruan Tinggi.
UPAYA KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU DI MI NAHDLOTUS SIBYAN SUGIHAN JATIROGO TUBAN Fatich, Abdullah; Samsurrijal, Arif; Aminuddin, M. Yusuf
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 01 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/27

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru di MI Nahdlotus Sibyan Sugihan Jatirogo Tuban Tahun Pelajaran 2021/2022, dampak dari upaya kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru di MI Nahdlotus Sibyan Sugihan Jatirogo Tuban Tahun Pelajaran 2021/2022, serta faktor yang mendukung dan menghambat upaya kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis datanya menggunakan trianggulasi data. Hasil penelitian ini adalah pertama, upaya kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru meliputi: kegiatan mengadakan rapat rutin guru minimal 1 kali dalam 1 bulan, menugaskan guru dalam kegiatan workshop, menugaskan guru dalam kegiatan KKGMI, melaksanakan supervisi guru, melakukan komunikasi individual dengan guru. Kedua, hasil yang dicapai dari implementasi upaya kepala madrasah yaitu: dapat meningkatkan kompetensi kedisiplinan guru, ketertiban berorganisasi dan kompetensi sosial guru, meningkatkan kompetensi profesional guru, memperluas pengetahuan guru serta mendapatkan ilmu yang baru sehingga mampu menerapkannya dalam proses pembelajaran, meningkatkan kompetensi pedagogik guru, menanamkan kepribadian yang bertanggung jawab terhadap profesi. Ketiga, faktor pendukung dan faktor penghambat dari upaya kepala madrasah yaitu: faktor pendukung meliputi: kelengkapan sarana dan prasarana di sekolah, semangat untuk menjadi guru yang profesional. Sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya yaitu: perasaan sungkan kepala madrasah kepada guru yang lebih tua dan lebih lama mengajar di sekolah tersebut, dan minimnya alokasi dana untuk kesejahteraan guru.
IMPLEMENTASI PROGRAM DAILY REPORT UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS 3B DI MI HIDAYATUN NAJAH TUBAN Ani, Rini Andri; Suyanto, Ahmad
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 01 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/28

Abstract

Kedisilinan merupakan salah satu proses pembentukan perilaku siswa. Kedisiplinan merupakan salah satu hal penting yang berpengaruh dalam pembelajaran. Oleh karena itu dibutuhkan peran guru dan orang tua sebagai contoh dalam meningkatkan kedisiplinan anak. Daily reort merupakan suatu program yang berisi kegatan-kegiatan yang bertujuan untuk mendisilinkan siswa dengan cara dilakukan terus menerus dan secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi mengenai desain, pelaksanaan, keberhasilan, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan dari program daily report untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas 3B di MI Hidayatun Najah Tuban. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu dengan memberikan gambaran secara langsung mengenai fakta-fakta yang berkaitan dengan desain, pelaksanaan kolaborasi antara guru dengan orang tua siswa, keberhasilan dan faktor pendukung serta penghambat proses pelaksanaanya program dadily report untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data bahwa implementasi daily report dengan cara mengisi buku yang berisi item-item yang harus dikerjakan oleh siswa dalam satu hari, sebagian di isi oleh orang tua dan guru. Ketika di rumah orang tua mengisi kegiatan yang harus di lakukan pada saat di rumah, dan ketika berada di sekolah guru yang mengisi kegiatan yang ada di sekolah pada buku penghubung siswa. Untuk mengisi buku penghubung dengan cara memasukkan angka 1 untuk item yang dikerjakan dan mengisi angka 0 untuk yang tidak dikerjakan oleh siswa, serta ketika siswa tidak sholih. Daily report ini dapat membentuk kebiasaan baik siswa karena secara tidak langsung siswa dipaksa untuk mengerjakan sesuatu yang positif secara terus menerus. Dari kebiasaan-kebiasaan positif tersebut maka terbentuklah kedisiplinan siswa.
PERAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAMMENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI MTs SA MIFTAHUL HIKMAH SUKOREJO PARENGAN Qoimah, Siti; Fatimah, Siti
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 01 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/29

Abstract

Kepala sekolah sebagai pimpinan organisasi mempunyai peran penting dalam meningkatkan profesionalisme guru. Adapun rumusan masalah penelitian yang akan dikaji adalahbagaimanakah peran kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru MTs SA Miftahul Hikmah Sukorejo Parengan?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru MTs SA Miftahul Hikmah Sukorejo Parengan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif (studi kasus). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru MTs SA Miftahul Hikmah Sukorejo Parengan yaitu: a)Melaksanakan pekerjaan secara bersama-sama dan menjalin komunikasi yang baik dengan stakeholder dalam merencanakan, melaksanakan, mengawasi, dan evaluasi tentang program yang ada disekolah, b) Memberikan reward kepada guru yang memiliki rencana kerja yang baik dalam manajemen, tanggung jawab serta kepeduliannya terhadap sekolah berupa kenaikan gaji; c) Mengadakan refreshing atau liburan setiap tahun sekali bertujuan untuk memotivasi guru; d) Menjaga reputasi sekolah; e) Semua masalah dipecahkan secara kekeluargaan; f) Menumbuhkan metode komunikasi top-down buttom up.
IMPLEMENTASI PEMASARAN PENDIDIKAN DI MA BAHRUL ULUM SINGGAHAN TUBAN Khotimah, Husnul; Thoyyib, M.
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 01 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/30

Abstract

Dewasa ini, persaingan di dunia pendidikan sangatlah ketat. Agar dapat bersaing dengan lembaga-lembaga pendidikan lain, maka pemasaran lembaga pendidikan merupakan elemen penting dalam menarik peminat konsumen dan pengguna jasa. Didalam penelitian ini penulis membahas tentang Implementasi Manajemen Pemasaran di MA Bahrul Ulum. Lembaga yang bernaung disalah satu Yayasan Pondok Pesantren ini mampu bersaing dengan lembaga-lembaga formal lain. Tanpa meninggalkan ciri khas mereka, yaitu santri dalam lingkup pesantren salaf. Dalam hal pemasaran MA Bahrul Ulum melakukan bermacam-macam cara antara lain dengan 1). Mensosialisasikan lembaganya kepada lembaga di bawahnya yaitu MTs Bahrul Ulum; 2). Brosur; 3). Share lembaga di medsos; 4). Memiliki ekstra yang banyak diminati para siswa; 5). Sarana prasarana yang memadai; 6). Daya tarik pondok pesantren; 7). Sosok Kyai, yaitu KH Moh. Husnan Dimyati.
MANAJEMEN TAHFIDZ DI PONDOK PESANTREN MADRASATUL QUR’AN AT-TAUHID SIDOARJO Sari, Dina Novita; Fauzi, Fathul
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 02 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/21

Abstract

Persoalan yang dibahas dalam skripsi ini yaitu Bagaimana Manajemen Tahfidz Di Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an At-Tauhid Sidoarjo dan bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam Manajemen tahfid Al-Qur’an. Penelitian yang digunakan di dalam skripsi ini bertujuan agar bisa memahami dan mendeskripsikan Manajemen Tahfidz Di Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an At-Tauhid Sidoarjo. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif, jenis penelitian nya kualitatif yaitu penelitian lapangan dengan mengumpulkan data yang meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun informan pada penelitian ini berjumlah tiga orang yang terdiri dari pengasuh pondok pesantren, ustadzah (murobi), dan santri Tahfidz Al-Qur’an. Analisis penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Tahfidz Al-Qur’an Di Pondok Pesantren Madrasatul Quran At-Tauhid Sidoarjo sudah berjalan dengan baik, dengan pelaksanaan empat fungsi Manajemen yang peneliti mengambil Teori dari George R.Terry ada empat bagian diantaranya adalah: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Tahap perencanaan yaitu dengan menentukan murobi, memberi tugas kepada Murobi, menentukan materi, membuat pelatihan. Tahap pengorganisasian meliputi pembentukan struktur kepengurusan, pembentukan dan pembagian murobbi (ustadzah), hubungan pemimpin dan murobi, kerjasma antara murobi. Tahap pelaksanaan dilaksanakan setelah subuh, setelah asar, setelah Maghrib. Tahap pengawasan meliputi ujian tahfidz al-qur’an, pelatihan MHQ (musabaqah hifdzil Qur’an), Memperhatikan hasil hafalan santri. Faktor pendukung dari menghafal Al-Qur’an Adalah dengan adanya motivasi dan dukungan keluarga, teman dan sahabat. Faktor penghambat nya ialah tidak istiqomah dalam mempertahankan hafalan Al-Qur’an, bergurau saat melaksnakan hafalan Al-Qur’an
PENGELOLAAN PROGRAM TAHFIDZ ALQURAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI HAFALAN Nabila, Fatma; Fatimah, Siti; Ridlwan, Mujib
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 02 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan program tahfidz Alquran dalam meningkatkan motivasi hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan 1) bagaimana pengelolaan program tahfidz Alquran dalam meningkatkan motivasi hafalan di Pondok Pesantren Al Hikmah Tuban, 2) faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan program tahfidz Alquran dalam meningkatkan motivasi hafalan di Pondok Pesantren Al Hikmah Tuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah ketua pondok, ketua program tahfidz, asatidzah, santri tahfidz, warga sekitar pondok pesantren. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan program tahfidz Alquran meliputi: perencanaan (Perencanaan diterapkan dalam bentuk agenda kegiatan seperti setoran, murojaah, deres Alquran dan agenda lainnya yang telah terstruktur. Pengorganisasian (Kepengurusan tahfidz di sini masih bernaung pada kepengurusan pondok pesantren Al Hikmah Banat). Pelaksanaan (pelaksanaan program tahfidz di sini dengan melaksanakan program harian, mingguan, dan majlisan). Pengawasan (dilakukan dengan pemberian teguran, sanksi, dan motivasi). Evaluasi (melakukan musyawarah setiap satu minggu sekali dengan ketua pondok pesantren banat yang berisi evaluasi kegiatan yang kurang berjalan dan pemberian motivasi. Dampak pengelolaan tersebut bagi santri adalah dapat memiliki kualitas hafalan Alquran yang baik, sedangkan bagi lembaga adalah lebih berkembangnya pondok pesantren. Faktor pendukung program tahfidz adalah keseehatan, motivasi internal dan eksternal, dukungan keluarga. Faktor penghambatnya adalah malas, putus asa, kurangnya pengetahuan metakognitif
PERANAN ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA SISWI DI MA BAHRUL ULUM Sauzin, Jomas
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 02 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/23

Abstract

Salah satu dampak negatif dari era globalisasi adalah semakin merosotnya karakter siswa SMA pada umumnya. Hal ini terlihat dari banyaknya jenis tindak pidana yang dilakukan kebanyakan siswa seperti membawa bacaan pornografi, bolos, merokok, dan tawuran. Oleh karena itu, salah satu upaya sekolah untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui OSIS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran OSIS dalam pembentukan karakter siswa di MA Bahrul Ulum dari (1) program kerja OSIS yang telah disusun dan dilakukan, (2) pembentukan karakter siswa melalui siswa. kegiatan dewan, (3) tersuksesnya pelaksanaan kegiatan OSIS dalam membentuk karakter siswa. Penelitian deskriptif digunakan dalam penelitian ini dan pesertanya adalah ketua dan anggota OSIS, serta pembina OSIS. Metode Pengumpulan data dengan cara menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ada 4 kegiatan atau program OSIS yaitu pertemuan kelas, pertemuan perwakilan, pengenalan lingkungan sekolah, dan pelatihan dasar kepemimpinan dasar, (2) Empat kegiatan atau program yang dibentuk siswa. karakter disiplin, percaya diri, tanggung jawab, saling menghormati, demokrasi, peduli, kritis, dan kepemimpinan, (3) program yang telah dilaksanakan dengan sukses untuk mengubah karakter siswa yang tidak disiplin menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab mengerjakan pekerjaan yang berhubungan dengan madrasah, peduli terhadap teman, kritis dan percaya diri dalam memberikan pendapat di depan kelas atau umum, bekerja sama dengan baik sesama teman dan menghormati guru.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILL SANTRI DI PONPES DAARUL ITTIHAAD AL-HUSAINI BAURENO Khotimah, Husnul; Suyanto, Ahmad
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 02 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan:1) manajemen pendidikan kewirausahaan dalam meningkatkan life skill santri di Ponpes Daarul Ittihaad Al-Husaini 2) faktor penghambat dan pendukung dalam wirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode dalam pengumpulan data, menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. 1) Kewirausahaan dalam pesantren ini menggunakan fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengevaluasian. Pada perencanaan pendidikan kewirausahaan di Ponpes Daarul Ittihaad Al-Husaini dilakukan oleh ro’is , ustadz/ pengurus dan santri yang bersangkutan, dalam perencanaan membahas tentang wirausaha apa yang sesuai di jalankan di pesantren mengingat pemanfaatan sumber daya yang ada. Pada pengorganisasian didalamnya terdapat pembagian tugas dan tanggung jawab yaitu ro’is pesantren sebagai evaluator, pengurus sebagai koordinator para santri dan santri sendiri sebagai pelaksana kegiatan kewirausahaan. Dalam pelaksanaan santri Ponpes Daarul Ittihaad Al-Husaini bertanggung jawab penuh terhadap wirausaha yang mereka pegang. Hal tersebut merupakan strategi dari pengasuh, sehingga diharapkan santri mendapat ilmu wirausaha secara penuhkarena mereka yang menjalankan / penggerak wirausaha. dengan adanya pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di Ponpes Daarul Ittihaad Al-Husaini, santri mendapat bekal hidup berupa beberapa life skill wirausaha yang di dapat saat menjalankan kewirausahaan. Dalam pengevaluasian terdapat penangung jawab kewirausahaan yang memberikan laporan. Selain itu, ro’is pesantren juga melakukan monitoring kelapangan secara langsung, kemudian kedua hasil tersebut dicocokan kembali oleh ro’is apakah sudah benar atau terdapat ketidakcocokan hasil. Apabila terjadi ketidakcocokan hasil maka ro’is akan melakukan perbaikan dengan musyawarah yang diikuti oleh seluruh anggota yang bersangkutan. 2) faktor penghambat pendidikan kewirausahaan di Ponpes Daarul Ittihaad Al-Husaini kurangnya modal usaha, sarana dan prasarana yang seadanya, kurangnya tenaga ahli, kurangnya distributor, sedang faktor dari luar yaitu, harga pakan yang mahal, terjadi cuaca yang ekstrem, predator alam, dan kurangnya pemasaran. Sedangkan faktor pendukung kewirausahaan di Ponpes Daarul Itihaad Al-Husaini yaitu terdapat faktor individu, faktor pendidikan dan faktor lingkungan.
UPAYA KEPALA MADRASAH DALAM MENGADAPI KENAKALAN SISWA DI MTs AL GHOZALIYAH KEDUNGKEBO RAYUNG SENORI TUBAN Rahayu Ningsih, Titik Diana; Thoyyib, M
TADBIR : Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 02 (2023): Tadbir
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Upaya Kepala Madrasah dalam Menghadapi Kenakalan Siswa. Persoalan yang dikaji pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana bentuk-bentuk kenakalan siswa di MTs Al Ghozaliyah Kedungkebo Rayung Senori Tuban. (2) Apa penyebab terjadinya kenakalan siswa di MTs Al Ghozaliyah Kedungkebo Rayung Senori Tuban. (3) Bagaimana upaya kepala madrasah dalam menghadapi kenakalan siswa di MTs Al Ghozaliyah Kedungkebo Rayung Senori Tuban. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk-bentuk kenakalan siswa di MTs Al Ghozaliyah Kedungkebo Rayung Senori Tuban. (2) Untuk mendeskripsikan Penyebab kenakalan siswa di MTs Al Ghozaliyah Kedungkebo Rayung Senori Tuban. (3) Untuk mendeskripsikan bagaimana upaya kepala madrasah dalam menghadapi kenakalan siswa MTs Al Ghozaliyah Kedungkebo Rayung Senori Tuban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk-bentuk kenakalan siswa di MTs Al Ghozaliyah tergolong kenakalan ringan, seperti a) membolos sekolah sebanyak 12 anak, b) berhias berlebihan sebanyak 3 anak, c) tidak melaksanakan piket sekolah sebanyak 20 anak, d) berkelahi dan lain sebagainya. (2) Faktor penyebab kenakalan siswa di MTs Al Ghozaliyah Kedungkebo Rayung Senori Tuban. a) faktor keluarga dikarenakan broken home, b) faktor sekolah dikarenakan kurangnya pendidikan moral, c) faktor lingkungan/masyarakat dikarenakan banyaknya masyarakat yang melakukan hal-hal yang kurang baik. (3) Upaya kepala madrasah dalam menghadapi kenakalan siswa di MTs Al Ghozaliyah Kedungkebo Rayung Senori Tuban. a) langkah preventif (pencegahan) dengan cara melakukan kegiatan agama di sekolah (memperingati hari besar islam, istighosah Bersama), b) Langkah represif (menghambat) dilakukan dengan cara memberi nasihat dan peringatan secara lisan dan tulisan, mengadakan pendekatan kepada orang tua atau wali murid dan mengadakan Kerjasama dengan masyarakat, c) Langkah kuratif (penyembuhan) dilakukan dengan cara mengadakan pendekatan langsung kepada siswa yang bermasalah (bimbingan pribadi) dan menjalin hubungan dengan orang tua siswa agar memberikan perhatian lebih terhadap anaknya dan bimbingan rohani.

Page 1 of 3 | Total Record : 30