Sirajuddin: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam
Sirajuddin : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang. Jurnal ini memuat naskah hasil kajian dan penelitian para peneliti dan akademisi Pendidikan Islam; bidang-bidang ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Islam, Manajemen Pendidikan Islam, dan Kepesantrenan. Penerbitan Jurnal Sirojuddin dilakukan dua kali setahun, yaitu pada bulan Desember dan Juni.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021"
:
9 Documents
clear
Analisis Konsep Mahar Berupa Hafalan Ayat Al-Qur’an Dalam Perspektif Madzahibul Arba’ah
Hafid
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.379
Artikel ini membahas tentang ayat-ayat Al-Qur’an tentang konsep mahar pernikahan berupa hafalan ayat al-Qur’an perespektip madzahibul arba’ah adalah salah satu asas pokok hidup yang paling penting dalam pergaulan atau masyarakat yang sempurna. Pernikahan bukan saja merupakan satu jalan untuk mengatur kehidupan rumah tangga dan keturunan, lebih dari itu pernikahan adalah jalan menuju pintu (ta’aruf) perkenalan antara suatu kaum dengan kaum yang lain. Untuk membanguna rumah tangga yang sakinah, sejahtera dan kokoh, suatu rumah tangga perlunya dihiasi dengan cinta dan kasih sayang, serta mempunyai prinsip bijaksana dan rasa saling mengerti satu sama lain antara suami-istri. Hal tersebut bisa dicapai apabila masing-masing diantara suami dan istri mampu melakukan kewajiban dangan memperoleh hak dari pasangannya. Mahar termasuk keutamaan agama Islam dalam melindungi dan memuliakan para kaum perempuan dengan memberikan hak yang dimintanya dalam pernikahan berupa mahar perkawinan yang besar kecilnya ditetapkan atas persetujuan kedua belah pihak karena pemberian itu harus diberikan secara ikhlas. Mahar pernikahan diberikan pihak mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan pada saat perkawinan. Dalam perkawinan di Indonesia biasanya digunakan sebagai mahar berupa materi atau harta. Akhir-akhir ini menjadi nge-tren hafalan al-Qur’an sebagai media mahar pernikahan, disebabkan berbagai alasan untuk meringankan mahar dan juga atas inisiatif pribadi. Kasus yang terjadi sekarng tidak sama historis sahabat Sahl bin Said al-Sa’idi. Maka perlu dikaji dangan prespektif hukum Islam dan maqasid al-syari’ah. Sedangkan dalam penelitian ini merupakan teori kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan metodologi deskriptif analisis.
Pengembangan Standarisasi Pondok Pesantren
Zarkasyi, Ahmad
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.380
Pendidikan pesantren yang pada mulanya hanya berorientasi pada pendalaman ilmu agama semata-mata mulai memasukkan mata pelajaran umum. Masuknya mata pelajaran ini diharapkan untuk memperluas cakrawala berpikir para santri dan biasanya pula para santri mengikuti ujian negara yang diadakan oleh pemerintah. Sudah tidak diragukan lagi bahwa pesantren memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan. Apalagi dilihat secara historis, pesantren memiliki pengalaman yang luar biasa dalam membina dan mengembangkan masyarakat. Aspek penting ini harus diprioritaskan dalam dunia pendidikan dilingkungan pesantren saat ini memang kurikulum. Kurikulum merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pendidikan. Seperti kita ketahui, kurikulum memiliki 3 fungsi : (1) disamping sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan pada pondok pesantren dan untuk memungkinkan pencapaian tujuan pendidikan pondok pesantren tersebut, (2) juga bisa sebagai batasan dari suatu program kegiatan (bahan pengajaran) yang akan dijalankan pada suatu semester, kelas, maupun pada tingkat/jenjang pendidikan tertentu. (3) dan sebagai pedoman kyai/ustadz dalam menyelenggarakan proses belajar mengajar, sehingga kegiatan yang dilakukan Kyai/ustadz dan santri terarah pada tujuan yang telah ditentukan.
Pengembangan Kurikulum Visi Dan Misi Madrasah Di Era Industri 4.0
Fawaidi, Badrun
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.382
Madrasah Aliyah merupakan lembaga Pendidikan memiliki kekhususan dalam ide dan aplikasi untuk memanifestasikan nilai-nilai Islam yang diwujudkan dalam visi, misi, tujuan, maupun program pendidikan. Lulusan Madrasah Aliyah diharapkan tidak ketinggalan pada era revolusi industri 4.0 yang menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Lulusan Madrasah Aliyah unggulan disiapkan menjadi kader atau sumber daya manusia yang berkualitas serta memiliki daya saing yang tinggi. Desain kurikulum merupakan bagian inti dari pendidikan yang harus memiliki pedoman dan tujuan yang tepat sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat dan mengikuti perkembangan zaman seperti era revolusi industry 4.0 saat ini.
Strategi Pembelajaran Nubdzatul Bayan Dalam Mempercepat Kemampuan Membaca Kitab Kuning Bagi Santri Di Lpi Maktuba Al-Majidiyah Palduding Plakpak Pegantenan Pamekasan
Hakim, Lukman
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.383
Sebuah keniscayaan bahwa pesantren tempat mendidik para santri, terutama dalam bidang pendidikan islam. Didalam pesantren ada beberapa elemen-elemen sebagai penunjang untuk mentransfer keilmuan ddenan berbagai macam studi keilmuan, seperti kehadiran madrasah diniyah sebagai sentral pendidikan islam yang ada di pesantren. Pembelajaran secara praktis tentang ilmu – ilmu keislaman yang dilaksanakan di madrasah diniyah dengan mengacu pada kitab- kitab klasik yang mana familiarnya disebut dengan (kitab kuning) karangan para salafus sholihin pada zaman dahulu yang merupakan hal yang jarang dijumpai pada lembaga – lembaga pendidikan lainnya. Menggunakan kitab kuning sebagai refrensi utama pada pembelajaran di madrasah diniyah, sebagai madrasah diniyah LPI MAKTUBA AL-MAJIDIYAH sangat memperhatikan dengan serius pembelajaran baca kitab kuning dengan prinsip supaya santri benar – benar berkualitas dan bisa membaca, memahami serta menginplementasi dari kitab kuning yang telah mereka pelajari. Dalam praktek pendidikannya lembaga ini terbilang unik karena strategi pembelajarannya diatur sebagai berikut: (1) Membagi santri menjadi kelompok –kelompok kecil sehingga tercipta suasana belajar kondusif dan kompetitif. (2) Tempat belajar tidak menetap (kaku) mengikuti keinginan santri, dengan pengarahan dari ustad selain itu pembelajarannya menggunakan system klasikal yang di bagi kelompok-kelompok kecil dengan tempat yang tidak ditentukan sanksi bagi yang melanggar ketentuan atau peraturan dan secara berkala ada penganugrahan bagi santri tauladan.
Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pembentukan Akhlak
Firmansyah, Muhammad Hendra;
Fadlillah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.387
Pesantren Pondok merupakan cikal bakal lembaga pendidikan Islam diIndonesia Indonesia. Kehadiran awal pesantren diperkirakan 300-400 tahunyang lalu dan menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat muslimIndonesia, khususnya di Pulau Jawa. Pesantren adalah lembaga pendidikanyang unik. Bukan hanya karena keberadaannya yang sangat lama, tetapi jugakarena budaya, metode, dan jaringan yang diterapkan oleh institusi. SetelahIndonesia memperoleh kemerdekaan, terutama sejak masa transisi ke OrdeBaru dan ketika pertumbuhan ekonomi benar-benar meningkat tajam,pendidikan pesantren menjadi lebih terstruktur dan kurikulum pesantrenmenjadi lebih baik. Misalnya, selain kurikulum agama, pesantren jugamenawarkan mata pelajaran umum dengan menggunakan kurikulum ganda,kurikulum mone dan Kemenag kurikulum. Sebagai lembaga pendidikan,pesantren sangat concern dalam bidang agama (tafaqquh fi al-din) danpembentukan karakter bangsa yang berkarakter akhlakul karimah.Ketentuan tentang pendidikan agama dijelaskan dalam UU Sisidiknas Pasal30 ayat (4) bahwa pendidikan agama berupa pendidikan diniyah, pesantren,dan bentuk lain yang serupa. Keberadaan pesantren merupakan mitra idealbagi institusi pemerintah untuk bersama-sama berbenah kualitas pendidikandan fondasi karakter bangsa. Ini dapat ditemukan dari berbagai fenomenayang terjadi seperti tawuran antar sekolah dan distributor yang meluas danpengguna narkoba di kalangan anak muda jarang dijumpai mereka adalahanak kos atau lulusan dari pesantren. Oleh karena itu pentren sebagai dasarpelaksanaan sosial transformasi melalui pendidikan untuk menyediakansumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak karimah.
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru Dengan Kompetensi Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Guru Madrasah Aliyah Swasta Terakreditasi A Di Kabupaten Lumajang
Zarkasi , Imam;
Rusgianto;
Cahyono, Dwi
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.417
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja dimediasi kompetensi kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hasil penelitian akan berkontribusi positif terhadap pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Terkakreditasi A Se-Kabupaten Lumajang. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru tersertifikasi Madrasah Aliyah (MA) Swasta Terkareditasi A se-Kabupaten Lumajang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adal 101 orang guru yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah menggunakan Struktural Equation Model (SEM) dengan menggunakan aplikasi Warp PLS 7.0. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) semakin kuat motivasi kerja maka kinerja guru juga semakin tinggi; (2) semakin tinggi kepuasan kerja maka kinerja guru juga semakin tinggi; (3) semakin tinggi motivasi kerja maka kompetensi guru juga semakin kuat; (4) semakin tinggi kepuasan kerja maka kompetensi guru juga semakin tinggi; (5) semakin kuat kompetensi kerja maka kinerja guru juga semakin tinggi; (6) kompetensi kerja mampu menjadi variabel intervening dalam mempengaruhi kinerja guru dari pengaruh variabel motivasi kerja; (7) kompetensi kerja mampu menjadi variabel intervening dalam mempengaruhi kinerja guru dari pengaruh variabel kepuasan kerja.
Sistem Penyelenggaraan Pendidikan Islam: Dari Kontemplasi Menuju Reorientasi
Sarkowi
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.418
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang difokuskan pada sejarah perkembangan system penyelenggaraan pendidikan Islam dan tantangan yang dihadapinya di modern. Objek kajiannya pada kontemlasi menuju aksi reorientasi pendidikan Islam dengan pendekatan kajian kepustakaan (library research), sedangkan teknik analisis menggunakan metode content analysis terhadap sumber kepustakaan yang berisi teks/tulisan yang dijadikan sumber penelitian dalam rangka menarik kesimpulan mengenai reorientasi pendidikan Islam. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa reorientasi pendidikan Islam menjadi tanggung jawab moral bagi umat Islam khususnya para pakar Muslim untuk melakukan gerakan (sekurang-kurangnya semangat) orientasi baru pemikiran pendidikan Islam dalam rangka menjayakan kembali peradaban Islam.
Komunikasi Orang Tua Peserta Didik Dan Guru Dalam Meningkatkan Pembelajaran Pada Masa Pandemi Di Sman 3 Lumajang
Ulum, Hairul;
Zainal
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.1017
Salah satu kunci sukses terlaksananya proses pembelajaran pada saatpandemi covid-19 adalah komunikasi intensif antara guru dan orang tuasiswa. Sebab tanpa adanya komunikasi akan terjadi kendala karena siswasekolah dasar masih perlu bimbingan guru dan juga orang tua. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mendeskripsikan komunikasi guru dan orang tuasiswa dalam optimalisasi pembelajaran pada masa pandemi di SMAN 3Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatiffenomenologis. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakanmetode wawancara.Untuk menguji keabsahaan data yang diperoleh,peneliti menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasilpenelitian ini adalah:1) Komunikasi guru dan orang tua siswa di SMAN 3Lumajang pada masa pandemi covid 19 dalam melaksanakan proses belajarmengajar menggunakan program guru sambang yakni menyambangi rumah-rumah siswa guna melaksanakan proses pembelajaran. Selain itu komunikasiantara guru dan orang tua siswa adalah membentuk grup whatsapp untuksetiap kelas.2) Kendala atau tantangan yang dihadapi guru dan orang tuasaat pandemic covid-19 adalah keterbatasan dalam menggunakanhandphone, bertambahnya pengeluaran dikarenakan harus membeli kuota,dan ketersediaan jaringan/singal internet.
STRATEGI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN DALAM MENJARING SISWA DI MADRASAH ALIYAH UNGGULAN AMANATUL UMMAH SURABAYA PROGRAM MADRASAH BERTARAF INTERNASIONAL PONDOK PESANTREN NURUL UMMAH PACET MOJOKERTO
Imam Zarkasi;
Fauzi Anwar;
Mochammad Anang Faro'iq
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.1693
Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap penerapan strategi, hambatan dan cara yang dilakukan dalam mengatasi hambatan penerapan strategi pemasaran jasa pendidikan di Madrasah Bertaraf Internasional AmanatulUmmah Pacet Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif dengan rancangan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa metode observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: strategi pemasaran jasa pendidikan yang dilakukan Madrasah Bertaraf Internasional Amanatul Ummah Pacet Mojokerto dalam menjaring siswa adalah: Strategi segmentasi pasar,Strategi positioning, Strategi promosi, Strategi pelayanan sekolah dan Strategi produk. Sedangkan hambatan yang dihadapi dalam penerapan pemasaran jasa pendidikan adalah: Persaingan antar lembaga yang semakinmenguat, minimnya dana dalam pemasaran jasa pendidikan. Sedangkan cara mengatasi hambatan dalam penerapan startegi pemasaran jasa pendidikan adalah: Mengesave beberapa anggaran yang tidak diperlukan,Meningkatan pelayanan dan meningkatkan kualitas capaian.