Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
ISTIFKAR: Media Transformasi Pendidikan merupakan jurnal yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Islam Kendal yang fokus pada kajian pendidikan diantaranya mengenai; 1) Ilmu Pendidikan Islam, 2) Kurikulum Pendidikan Islam, 3) Evaluasi Pendidikan Islam, 4) Psikologi Pendidikan, 5) Filsafat Pendidikan, 6) Metode Pembelajaran dan Pengajaran, 7) Kajian Pendidikan Pesantren 8) Kajian Pendidikan Madrasah.
Articles
146 Documents
PSIKOLOGI PENDIDIKAN PESERTA DIDIK PADA JENJANG SMP (Analisis Konsep Emosi Dan Konsep Diri Peserta Didik serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Pembelajaran di SMP 1 Jenu Tuban)
Bakhrudin al habsy;
Tri Wahyu Ariffudin;
Shindy Krinandini;
Rania Surya Jelita
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v2i2.62
Penelitian dilaksanakan di SMPN 1 JENU KAB.TUBAN dengan tujuan penelitian untuk memahami pengaruh konsep diri dan konsep emosi terhadap diri para pelajar. Metode penelitian berupa survei korelasional. Penelitian yang digunakan adalah dengan mengklasifikasikan konsep diri dan konsep emosi setiap siswa yang akan dikaitkan dengan pemahaman terhadap dirinya sendiri. Setelah mengadakan penelitian dan menganalisis data, akhirnya peneliti dapat menarik simpulan bahwa artikel ini membahas tentang konsep emosi dan konsep diri siswa serta pengaruhnya pada jenjang SMP. Konsep emosi merupakan kecakapan yang dimiliki seseorang dalam hal pengendalian diri, pengelolaan stress, berempati dan membina hubungan antar sesama. Sedangkan konsep diri merupakan gambaran mental individu tentang dirinya sendiri. Penelitian menunjukkan bahwa konsep diri positif siswa berpengaruh terhadap kematangan emosional siswa pada jenjang SMP. Selain itu, kecerdasan emosional dan konsep diri siswa juga berpengaruh terhadap kemampuan mengajar guru taman kanak-kanak. Pendidikan berkualitas yang mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni diperlukan untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional dibidang pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk memahami konsep emosi dan konsep diri siswa serta memperhatikan pengaruhnya pada proses pembelajaran di jenjang SMP.
PENINGKATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE SUGGESTOPEDIA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
Ahmad Labib
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v2i2.63
Metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab pada umumnya mengacu pada metode atau at-thariqah al-lughah al-arabiyah seperti ath-athariqah al-mubasyarah, at-athariqah as-sam’iyyah asy-syafawiyyah, at-thariqah al-qira’ah dan lain sebagainya. Metode yang berkembang di dunia Barat saat ini banyak digunakan dalam pembelajaran bahasa seperti metode suggestopedia. Sugesstopedia merupakan metode pengajaran bahasa yang dikembangkan oleh Georgi Lozanov dengan menekankan 3 prinsip yaitu prinsip keceriaan dan ketenangan (joy and easiness), prinsip kesatuan kesadaran dan ketidak-sadaran dan juga prinsip interaksi sugestif serta diiringi dengan musik instrumental klasik abad 18. Dalam artikel ini akan mengkaji serta menganalisis bagaimana metode suggestopedia jika digunakan dalam proses pembelajaran bahasa Arab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan studi kepustakaan atau library research yang mana mengambil beberapa referensi atau pustaka sesuai tema yang dibahas. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa metode suggestopedia dapat digunakan dalam proses pembelajaran bahasa Arab karena dasar dari suggestopedia adalah sugesti yang mana anak didik seolah-olah tersugesti oleh kata-kata, seting ruangan serta iringan musik klasik abad 18 sehingga merasa tidak merasa tertekan dalam mempelajari bahasa Arab, dengan demikian akan menjadikan anak didik bisa lebih cepat memahami materi bahasa Arab yang ada.
GAGASAN PENDIDIKAN INTEGRASI MADRASAH MODERNIS PERSPEKTIF K.H. AHMAD DAHLAN
Eko arif Ilham aabaida;
Ahmad Adrian Fahmi Al Huda
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v2i2.65
Pendidikan di Indonesia mengalami gejolak dan masa transisi yang panjang. Dikotomi keilmuan dalam pendidikan umat Islam dunia adalah salah satu problem yang juga melanda pendidikan di Indonesia prakemerdekaan. Salah satu faktornya ada campur tangan Belanda, oleh Van Devender pada tahun 1899 yang mencetuskan politik etis melalui pemberian pendidikan kepada penduduk bumi putera. Dinamika sosio-keagamaan masa kolonial Belanda dengan upaya hutang budi dalam bentuk politik etis di satu sisi mengakibatkan kenyataan dikotomis keilmuan sekaligus polarisasi umat Islam. Dan secara historis, politik etis kolonialisme mampu melesukan pendidikan Islam dan membentangkan dikotomis keilmuan. Dalam konteks inilah, penelitian ini dilakukan untuk mencermati upaya akomodatif K.H. Ahmad Dahlan dalam proses pembaharuan madrasah sebagai basis utama pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis isi. Hasil dari penelitian ini mengemukakan temuan bahwa gagasan madrasah modernis dalam bentuk integrasi keilmuan oleh K.H. Ahmad Dahlan mampu mendamaikan dikotomis. Konsep kurikulum integralistik tersebut meliputi: Al-Quran, Hadis, Akhlak, dan Ilmu-ilmu Sosial.
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES SEBAGAI UPAYA PEMECAHAN MASALAH BELAJAR
Camila Fatah Suroyya;
Nehru Millat
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v2i2.67
Tulisan ini berusaha menjelaskan tentang penerapan strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam. Tulisan in merupakan hasil dari penelitian kualitatif yang dengan fokus penelitian kepustakaan atau library research. Sumber data yang digunakan adalah data-data hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan pembelajaran berbasis multiple intelligences. Metode analisis deskriptif kualitatif digunakan sebagai pisau analisis tulisan ini. Hasil dari analisis tersebut adalah Multiple intelligences atau kecerdasan majemuk merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menciptakan, menjawab atau menyelesaikan suatu masalah baru. Setiap peserta didik mempunyai kecerdasan dengan kemampuan yang berbeda-beda. Peserta didik mempunyai cita-cita dan tentunya cita-cita setiap anak berbeda satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu setiap peserta didik mempunyai keunikan tersendiri dalam kecerdasan dan pola berpikirnya. Peserta didik akan lebih mudah menguasai suatu bidang jika memang dia berbakat dalam bidang itu. Begitu juga dengan keterampilan yang dimiliki setiap anak, akan berbeda Jadi, pada dasarnya peserta didik mempunyai keahlian dan kecerdasan dalam bidangnya masing-masing. Dengan menggunakan metode yang sesuai dalam sebuah aktivitas pembelajaran. Maka akan tercipta proses dan hasil pembelajaran yang yang dimiliki setiap peserta didik. Key Word : Multiple Intelligence, Strategies
EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMK BI KUNINGAN (Analisis Menggunakan Model Evaluasi Countenance)
Atin Suhartini;
Iwan
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v2i2.68
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran PAI di SMK Tahun Ajaran 2020/2021. Komponen yang dievaluasi ada 3 yaitu: 1) Perencanaan Pembelajaran. 2) Pelaksanaan Pembelajaran dan Pelaksanaan Penilaian Autentik. 3) Hasil Pembelajaran terkait aspek kognitif dan aspek psikomotorik. Model evaluasi yang digunakan yaitu model evaluasi Countenance Stake. Evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan informasi yang berupa data komponen implementasi kurikulum untuk kemudian dibandingkan dengan standar dari Kemdikbud. Subjek penelitian wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru pendidikan agama islam dan siswa kelas 10, 11 dan 12 jurusan Farmasi. Instrumen yang digunakan adalah wawancara dan lembar dokumen data. Analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perencanaan Pembelajaran dengan nilai 66.67% pada kategori baik sekali, 11.11% pada kategori baik, dan 22.22% pada kategori cukup. Pelaksanaan pembelajaran didapatkan persentase nilai 52.94% pada kategori baik sekali, 17.65% pada kategori baik, 11.76% pada kategori cukup, dan 17.65% pada kategori kurang. hasil pembelajaran didapatkan persentase 100% pada kategori baik sekali.Kata Kunci: Evaluasi, Implementasi Kurikulum, Kurikulum 2013
PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR’AN MELALUI METODE AT-TANZIL DI RA MAMBAUL ULUM BATA-BATA PANAAN PALENGAAN PAMEKASAN
Akmalun Najmi
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 2 No 1 (2022): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v2i1.69
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pembelajaran baca tulis al-Qur’an pada pendidikan anak usia dini di RA Mambaul Ulum Bata-Bata dengan menggunakan metode At-Tanzil yang juga dikembangkan dengan kelas tahfidz. Metode At-Tanzil ini adalah merupakan sebuah cara cepat dan praktis dalam belajar baca tulis al-Qur’an. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendeketan kualitatif. Adapun jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian case study research (studi kasus). Penelitian ini digunakan agar supaya peneliti bisa menganilis kualitas pendidikan Ra Mambaul Ulum Bata-Bata yang dikenal dengan metode At-Tanzil, yang pada saat ini metode At-Tanzil sudah terbukti kepada mayarakat akan kemudahan untuk cepat membaca Al-Qur’an. Hasil penelitian dalam materi At-Tanzil, yaitu: Pada Juz I penekanannya di huruf Khalqiah. 1) Pada Juz II penekannya mengenal harkat. 2) Pada Juz III penekanannya yaitu mengenal huruf sukun. 3) Pada Juz IV penekanannya yaitu praktek dengung. 4) Pada Juz V Penekanannya di fokuskan pada qolqolah. 5) Pada Juz VI penekanannya yaitu cara membaca waqhof ibtida’. 6) Pada tingkat Tahfidz Penekanannya yaitu setoran juz’amma dan membaca dengan tartil. Adapun dalam proses pembelajaran At-Tanzil menunjukkan bahwa: 1) Proses pembelajarannya di bentuk sambil bermain, bahkan guru harus lucu untuk bisa menarik perhatian siswa. 2) Metode pembelajarannya menggunakan Klasikal dan Tanya Jawab. 3) Adanya setoran hafalan materi dan Juz’amma di tingkat Tahfidz. 4) Adanya penerapan tartil. Sedangkan hasil pebelajaran At-Tanzil adalah a) Pada tingkat juz I siswa dapat membaca sambungan huru hija’iyah. b) Siswa kalau sudah nyampek juz III dapat membaca ayat pendek dan mempraktekkan huruf sukun dengan baik. c) Sampai di Juz VI siswa dapat membaca ayat Al-Qur’an dengan baik (sesuai degan kaidah ilmu tajwid) serta cara membaca untuk memulai dan berhenti pada tengah kalimat. d) Pada tingkat Tahidz siswa sudah bisa membaca Ayat Al-Qur’an dengan bertartil serta dapat menentukan hukum bacaannya dan hafal minimal juz ’amma.
RELEVANSI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM KITAB NAṢĀIḤ AL-‘IBĀD KARYA SYAIKH NAWĀWĪ AL-BANTĀNĪ DENGAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR
Rivki Lutfiya Farhan;
Nur Imam Ahmad Yani
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 3 No 1 (2023): Istifikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v3i1.70
Pendidikan karakter merupakan aspek penting dari esensi pendidikan. Pasalnya pendidikan karakter didapatkan melalui upaya proses perubahan sikap maupun tingkah laku baik individu maupun kelompok guna mendewasakan manusia melalui tahap pembelajaran dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi nilai-nilai karakter dalam kitab Naṣāīḥ al-‘Ibād karya Syaikh Nawāwī al-Bantānī dengan kurikulum merdeka belajar. Menggunakan metode penelitian kualitatif dan library reseach penelitian ini menegaskan bahwa; Nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Naṣāīḥ al-‘Ibād terfokus pada tiga dimensi: hubungan dengan Allah (rela dan cinta kepada Allah), hubungan dengan diri sendiri (wara’ dan sabar), dan hubungan dengan sesama masyarakat (kejujuran dan sikap proporsional). Sementara dalam kurikulum merdeka, terdapat enam dimensi, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK PADA JENJANG SMP (Analisis terhadap Proses Pendidikan Karakter dan Implementasinya di SMP Muhammadiyah 1 Semarang)
Naili Fauziah Lutfiyani
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 3 No 1 (2023): Istifikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v3i1.73
Dinamika perubahan zaman yang semakin progeresif baik dari segi ilmu pengetahuan, teknologi, nilai-nilai dan budaya telah terjadi di dalam kehidupan bermasyarakat. Adanya perubahan secara progresif tersebut, menimbulkan berbagai pengaruh, baik dari sisi perbuatan maupun perilaku yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Manusia saat ini jauh dari nilai-nilai inti Islam yaitu, Al-Quran dan As-Sunnah. Akibatnya, tindakan menyimpang dan melawan hukum semakin besar kemungkinannya terjadi di masyarakat, khususnya anak-anak remaja. Pada penelitian ini, penulis tertarik melakukan observasi mengenai pendidikan karakter pada jenjang SMP dengan alasan bahwa usia anak pada jenjang tersebut secara sikap dan perilaku belum sepenuhnya terbentuk dan dapat dirangsang dengan sistem-sistem pendidikan yang sesuai dengan Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) yang bersinergi dengan nilai-nilai ajaran agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dan menggunakan metode deskriptif-analisis serta wawancara kepada pihak sekolah. Adapun data dalam penelitian ini terdapat dua macam, yakni data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini ialah, bahwa dari aspek moral knowing, moral feeling, dan moral doing dan nilai nilai karakter KEMENDIKNAS, secara praksis sudah diterapkan pada SMP Muhammadiyah 1 Semarang. Adapun aspek kognitif merupakan unsur yang paling dominan tampak dalam implementasi pendidikan karakter.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGGUNAKAN GOOGLE SITES PADA MATA PELAJARAN PAI MATERI GERAKAN DAN BACAAN SHALAT
Yafie Al-Muhlasin;
Lau Han Sein
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 3 No 1 (2023): Istifikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v3i1.74
One of the innovations of learning media in the digital era is website-based learning media, one of which is the Google site. The purpose of this study was to determine the development of PAI movement teaching materials and prayer reading materials using Google Sites. This research is a type of research and development (research and development). The development model used in this research is the Borg and Gall model. The data analysis technique used descriptive quantitative. The results of this study indicate that the quality of teaching materials on motion material and prayer readings can be classified as very suitable criteria for teaching materials. This criterion is proven based on the results of the validation assessment by material experts who rate it with a percentage of 97%. Meanwhile, media experts gave an assessment that the use of Google Sites media in teaching materials for reading motion and prayer with an assessment result of 74.25%. The development of teaching materials for reading motion and prayer using Google Sites can function optimally and be effectively used in learning.
INKLUSI SOSIAL DAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Saichul Anam
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 3 No 1 (2023): Istifikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62509/ji.v3i1.76
Tulisan ini bertujuan untuk melihat sistem pendidikan multikultural berbasis pendidikan Islam sebagai basis menciptakan struktur sosial yang inklusif. Hal ini berangkat dari bagaimana maraknya pengkotakan sistem sosial berdasar etnis, budaya, suku, dan agama. Padahal dilain sisi Indonesia adalah negara yang majmuk dengan asas kebinekaan. Sehingga penting menicptakan pemikiran yang literal dan saling memahami untuk menciptakan nilai-nilai kehidupan yang harmonis. Usaha paling dasar untuk tujuan ini adalah dengan membentuk sistem pendidikan multikultural berbasis pendidikan Islam. Malalui pendekatan keputakaan (library research) penelitian ini menemukan bahwa pendiikan multikultural berbasis pendidikan sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan, social, kealaman, dan ke-tuhanan. Tujuan ini berangkat dari adanya integrasi materi kurikulum, yang relevan, pendekatan, metode dan model pembelajaran yang mengedepankan paradigma keterbukaan, kebersamaan, toleransi dan saling menghormati berbagai perbedaan dan keragaman yang ada sebagai satu sunnatullah yang mesti berjalan.