cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
zulsapar@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6285280983983
Journal Mail Official
jpeia@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Gedung Bangkit Lt. 2 Telkom University Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu 40257, Bandung, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 30312965     DOI : https://doi.org/10.25124/jpeia.v3i1.9239
Core Subject : Engineering,
The Faculty of Industrial Engineering publishes a scientific journal entitled Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications (JPEIA). The main objective is to facilitate high-quality research and academic contributions in the fields of production, corporate management, and technology-based industrial applications that contribute to the national economy. JPEIA is very enthusiastic about its goal of being the best platform for researchers, academics, and industry practitioners. There are two editions of the Industrial Engineering Journal every year.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025" : 7 Documents clear
Perancangan Ulang Design Parutan Kelapa Untuk Meminimalisir Reduksi Hasil Santan Menggunakan Metode Reverse Engineering Hilma Efrina Lorenza; Martini, Sri; Agus Kusnayat
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9626

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat produksi dan produktivitas kelapa tertinggi di dunia. Penggunaan kelapa di Indonesia sering kali digunakan dalam pembuatan santan, baik dalam lingkup rumah tangga, industri kecil, maupun besar. Untuk menghasilkan santan, diperlukan kelapa dalam bentuk parutan. Parutan kelapa didapatkan dari kelapa yang telah diparut menggunakan mesin parut. Penelitian ini menggunakan mesin parut kelapa yang ada di Telkom University, yang menghasilkan parutan kelapa dengan santan yang memiliki reduksi cukup besar, yaitu 56,25% dari berat daging kelapa sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi reduksi hasil santan agar hasilnya lebih optimal dengan menggunakan metode Reverse Engineering dengan bantuan 3D Scanner. Hasil modifikasi dari desain yang didapatkan dari 3D Scanner kemudian menjadi produk melalui proses manufaktur yang menghasilkan perubahan ukuran pada gigi parutan, yaitu tinggi gigi 1,5 mm, lebar gigi 2,5 mm, dan jarak antar gigi 3,5 mm. Selanjutnya, dilakukan proses pengujian mesin dengan menggunakan kelapa parut tanpa kulit sebanyak 5 buah dan kelapa parut dengan kulit sebanyak 5 buah, dengan penambahan air sebesar total 500 ml untuk mempermudah keluarnya santan dari kelapa. Didapatkan hasil reduksi sebesar 28,33%, dengan perbedaan 27,92% dari hasil reduksi parutan sebelumnya. Dengan hasil reduksi sebesar 27,92%, produksi santan menjadi lebih optimal dibandingkan hasil sebelumnya.
Perancangan Model Bisnis Pada Park Hotel Jakarta Dengan Metode Business Model Canvas Nafi Herjuno Jatisigit; ARYANI, SINTA; Budi Sulistyo
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9648

Abstract

Perancangan Model Bisnis pada Park Hotel Jakarta dengan Metode Business Model Canvas merupakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan responsivitas bisnis hotel dalam menghadapi dinamika industri perhotelan. Metode Business Model Canvas (BMC) dipilih sebagai landasan perancangan untuk menyusun kerangka kerja yang komprehensif dan terstruktur. Penelitian ini menggali informasi melalui mekanisme pengumpulan data, termasuk wawancara langsung dengan manajemen hotel, survei kepada konsumen, dan studi pustaka industri perhotelan. Analisis BMC akan difokuskan pada elemen-elemen kunci, seperti Segmen Pelanggan, Proposisi Nilai, Saluran Distribusi, Hubungan Pelanggan, Sumber Pendapatan, Sumber Daya Kunci, Kegiatan Kunci, Mitra Kunci, dan Struktur Biaya. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan model bisnis yang lebih inovatif, efisien, dan dapat menjawab tuntutan pasar serta meningkatkan daya saing Park Hotel Jakarta di industri perhotelan yang kompetitif.
Perancangan Strategi Pemasaran Pada Toko Lebah Menggunakan Metode Swot Dan Qspm Richy Farantino; Suhendra, Agus Achmad; Boby Hera Sagita
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9896

Abstract

Dalam dunia bisnis yang sangat bersaing, pemasar harus memiliki kemampuan untuk melakukan pemasaran dengan lebih efektif dan efisien Ini membutuhkan konsep pemasaran yang mendasar yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pemasar serta kebutuhan dan keinginan pelanggan Toko Lebah adalah salah satu usaha mikro menengah yang bergerak pada Fashion yang menjual tas untuk pria maupun wanita. Toko Lebah tidak memiliki strategi pemasaran dan promosi sehingga dapat dibuktikan data penjualan tidak konsistennya. Dengan perancangan strategi pemasaran dengan menggunakan melakuakn audit internal dan eksternal sehingga akan menghasilkan strategi dengan menggunakan matriks SWOT dan QSPM. Hasil yang didapatkan terdapat enam alternatif strategi yang dapat digunakan untuk pemasaran Toko Lebah.
Implementasi dan Analisa Security Hardening pada Server Linux Menggunakan Ansible Ramadani; Adityas Widjajarto; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9911

Abstract

Otomatisasi proses hardening keamanan jaringan semakin penting dalam menghadapi ancaman siber yang kian kompleks dan dinamis. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas otomatisasi menggunakan Ansible dibandingkan dengan metode manual dalam penerapan security hardening pada sistem operasi Linux Ubuntu. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi efisiensi waktu, konsistensi, dan kemudahan penerapan kebijakan keamanan antara kedua metode tersebut. Metode penelitian melibatkan tahapan identifikasi masalah, formulasi hipotesis, serta pengujian perbandingan waktu antara metode manual dan otomatis, disertai analisis hasil. Proses hardening dilakukan pada beberapa virtual machine (VM) dengan menggunakan Ansible playbook dan metode manual. Konfigurasi manual melibatkan penerapan pengaturan keamanan secara langsung melalui antarmuka sistem, sementara konfigurasi otomatis menggunakan Ansible menerapkan kebijakan keamanan secara serentak melalui playbook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ansible menyelesaikan tugas hardening secara signifikan lebih cepat, seperti konfigurasi firewall yang hanya memakan waktu 10 detik dan 92 milidetik, dibandingkan dengan metode manual yang memakan waktu 1 menit, 38 detik, dan 45 milidetik. Meski setup awal Ansible membutuhkan 16 menit dan 18,99 detik, hasil ini menegaskan bahwa otomatisasi dengan Ansible tidak hanya mempercepat proses hardening secara keseluruhan, tetapi juga mengurangi risiko kesalahan manusia dan memastikan konsistensi dalam penerapan kebijakan keamanan, terutama dalam skala besar.
Perancangan Material Handling Equipment Untuk Produk Kosmetik Toner di PT XYZ Dengan Metode Quality Function Deployment Gifta Aka Saputra; Yekti, Yusuf Nugroho Doyo; Mira Rahayu
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9975

Abstract

Industri kosmetik di Indonesia, khususnya perusahaan maklon seperti PT XYZ, mengalami pertumbuhan pesat. Namun, pemindahan drum produksi seberat 150-200 kg dengan metode manual material handling (MMH) menyebabkan keluhan pada lengan, bahu, dan punggung, serta meningkatkan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini melakukan intervensi ergonomi berbasis perhitungan GOTRAK dan RULA untuk mengurangi dampak negatif tersebut. Melalui Quality Function Deployment (QFD) dan pendekatan antropometri, dirancang alat bantu Material Handling Equipment (MHE) piping. Simulasi penerapan MHE piping menunjukkan perbaikan postur operator, menurunkan penggunaan MMH, dan risiko MSDs.
Pengembangan Backend Sistem Dashboard Berbasis Internet Of Things Dan Manajemen Distribusi Vertical Crab House Imam Mukhlash; Putra, Seno Adi; Duddy Soegiarto
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.10024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem backend untuk dashboard berbasis Internet of Things (IoT) yang mendukung operasional Vertical Crab House, sebuah konsep budidaya kepiting vertikal yang dirancang untuk memaksimalkan penggunaan ruang dan meningkatkan efisiensi produksi. Data sensor IoT yang digunakan, seperti Dissolved Oxygen (DO), pH, salinitas, suhu, Total Dissolved Solids (TDS), dan amonia, data yang dikirim kan berupa dummy data yang dihasilkan oleh perangkat ESP32 dan dikirim ke Firebase. Backend berperan sebagai pengelola utama data ini, serta menangani logika bisnis dan manajemen distribusi produk kepiting, memastikan distribusi yang efisien dan menjaga kualitas produk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Extreme Programming (XP), yang memungkinkan pengembangan perangkat lunak secara iteratif dan responsif terhadap perubahan kebutuhan. Dengan memisahkan pengembangan antara frontend dan backend, sistem dapat dioptimalkan untuk memberikan antarmuka pengguna yang intuitif sekaligus mengelola pengelolaan data dan distribusi secara efisien. Sistem ini juga dibagi menjadi dua bagian utama: manajemen logistik dan manajemen distribusi. Manajemen logistik berfokus pada penyediaan kebutuhan budidaya, seperti alat dan bahan, sedangkan manajemen distribusi mengatur proses penjualan kepiting ke pasar. Pemisahan ini memungkinkan solusi yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari masing-masing area, mendukung keberhasilan ekosistem budidaya kepiting secara keseluruhan.
Pengembangan Backend Sistem Dashboard Berbasis Internet Of Things Dan Manajemen Logistik Vertical Crab House Aquatic Zaky Zahrani Fauzi; Putra, Seno Adi; Duddy Soegiarto
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.10044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan backend sistem dashboard berbasis Internet of things (IoT) dan manajemen logistik pada platform Vertical crab house Aquatic, sebuah inovasi dalam budidaya kepiting yang menggunakan pendekatan vertikal. Pendekatan ini berbeda dengan metode budidaya tradisional karena memungkinkan pemantauan individual terhadap kepiting dalam modul yang terpisah dan tertumpuk, sehingga penggunaan ruang menjadi lebih efisien. Dalam penelitian ini, teknologi IoT diintegrasikan untuk memberikan kemampuan pemantauan real-time terhadap kondisi lingkungan kepiting, termasuk parameter penting seperti suhu, kelembaban, dan kualitas air. Hal ini diharapkan dapat membantu peternak kepiting dalam menjaga kondisi optimal bagi pertumbuhan kepiting. Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah Extreme programming, yang dipilih karena sifatnya yang iteratif dan kolaboratif, sehingga memungkinkan penyesuaian cepat terhadap kebutuhan pengguna. Backend yang dikembangkan mendukung berbagai fitur seperti manajemen data kepiting, integrasi IoT untuk pemantauan kondisi lingkungan, serta pengelolaan logistik yang mencakup distribusi dan suplai kebutuhan budidaya. Fitur ini terhubung dengan berbagai faktor utama dalam sistem, seperti Super Admin dan Supply merchant, yang memiliki peran penting dalam operasional budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem backend yang dikembangkan mampu mendukung operasional Aquatic dengan baik, khususnya dalam hal pemantauan dan pengelolaan logistik. Penggunaan teknologi IoT dalam sistem ini memungkinkan peternak untuk melakukan pengawasan secara lebih detail dan terstruktur, serta mengoptimalkan proses distribusi dan suplai. Dengan demikian, platform ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan produktivitas dan perluasan pasar industri budidaya kepiting, terutama dalam konteks budidaya vertikal yang inovatif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7