cover
Contact Name
Fatqurhohman
Contact Email
ihsancahayapustaka@gmail.com
Phone
+62851833177300
Journal Mail Official
jinea.oficial@gmail.com
Editorial Address
Jl. Randu, Wirolegi, Sumbersari, Jember, East Java 68124, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Innovation in Education and Learning
ISSN : -     EISSN : 31104770     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning is a scientific journal published by CV. Ihsan Cahaya Pustaka, featuring publications of research results, theoretical studies, and innovations in the field of education and learning. This journal is open to educators, lecturers, researchers, students, and practitioners who wish to present high-quality scientific work. JINEA prioritizes articles with scientific novelty, significant contributions to the development of theory, methodology, or 21st-century learning practices, and relevance in addressing contemporary educational challenges.
Articles 25 Documents
RETRACTED: A STEAM-Ethnoscience Approach to Coffee Plant Education Abraham Akpertey; Kevin Piato; Purnama Sidik; Gandha Satria Adi
JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning Vol. 2 No. 1: FEBRUARY 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jinea.v2i1.163

Abstract

RETRACTION NOTICE This article has been formally retracted by the Editorial Board due to confirmed authorship fraud. The listed lead author formally notified the journal that he did not author, contribute to, or approve the submission of this manuscript.  Following preliminary verification, the Editorial Board determined that the submission involved unauthorized use of personal and academic identity, constituting a serious breach of publication ethics.  The article has been retracted to preserve the integrity of the scholarly record. The original content has been removed from public access.
Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Kahoot Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Pada Mata Kuliah Media Pembelajaran Lutfi Rohmawati; Widayati
JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning Vol. 2 No. 2: JUNE 2026 : (In Progress)
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jinea.v2i2.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap penggunaan Kahoot sebagai media evaluasi pembelajaran pada mata kuliah Media Pembelajaran. Di tengah masifnya digitalisasi pendidikan tinggi, penelitian ini mengisi kesenjangan (research gap) dengan membedah persepsi mahasiswa calon guru yang memposisikan diri secara ganda: sebagai objek evaluasi sekaligus pengamat pedagogis. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitis, data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Technology Acceptance Model (TAM) kepada 40 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan persepsi sangat positif pada aspek motivasi dan kompetisi (Behavioral Intention) sebesar 92.0% serta kemudahan operasional (Perceived Ease of Use) sebesar 88.0%. Fitur instant feedback efektif meningkatkan pemahaman kognitif (82.0%) dan mereduksi kecemasan ujian. Namun, kendala teknis akibat latensi jaringan berada pada kategori moderat (64.0%). Dapat disimpulkan bahwa Kahoot sangat direkomendasikan sebagai instrumen asesmen formatif, namun tidak disarankan untuk asesmen sumatif penentu nilai akhir di tengah ketimpangan infrastruktur digital.
Integrasi AI dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah Mahasiswa Calon Guru Intan Nuramalia; Andika Farhan Pratama
JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning Vol. 2 No. 2: JUNE 2026 : (In Progress)
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jinea.v2i2.373

Abstract

Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran matematika membuka peluang strategis untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi calon guru. Penelitian ini menganalisis efektivitas integrasi AI berbasis model Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis mahasiswa calon guru. Menggunakan desain quasi-experimental non-equivalent control group, 50 mahasiswa Pendidikan Matematika dibagi purposif menjadi dua kelompok masing-masing 25 orang. Kelompok eksperimen mengikuti PBL terintegrasi AI, kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Data dianalisis menggunakan independent sample t-test dan N-Gain. Hasil menunjukkan kelompok eksperimen memperoleh N-Gain kategori tinggi (0,72), unggul signifikan dibandingkan kelompok kontrol yang berkategori sedang (0,41), dengan p < 0,05. Peningkatan tercermin pada kemampuan menganalisis masalah, merancang strategi, mengevaluasi prosedur, dan merefleksikan hasil secara sistematis. Temuan menegaskan AI berperan sebagai thinking tool yang memperkuat eksplorasi dan refleksi matematis, sekaligus menawarkan kerangka pedagogis berbasis teknologi yang relevan untuk kurikulum pendidikan guru matematika.
Peran Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Adaptif untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa SMP Duwi Purnama Sidik
JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning Vol. 2 No. 2: JUNE 2026 : (In Progress)
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jinea.v2i2.374

Abstract

Peran Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan berpotensi merevolusi pembelajaran adaptif, namun bukti empiris pada konteks pendidikan menengah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam pembelajaran adaptif serta dampaknya terhadap keterlibatan siswa SMP melalui sintesis tematik dari berbagai studi ilmiah. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan tematik terhadap 10 artikel terpilih yang dipublikasikan pada periode 2021–2026, mencakup studi review, konseptual, dan empiris dari berbagai konteks negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berkontribusi signifikan dalam pembelajaran adaptif melalui personalisasi materi, umpan balik real-time, dan analitik pembelajaran yang meningkatkan keterlibatan, motivasi, serta penguatan kompetensi abad ke-21 seperti literasi digital, pemecahan masalah, dan berpikir kritis. Namun, efektivitas implementasi dipengaruhi oleh kesiapan literasi digital siswa, kompetensi pedagogis guru, infrastruktur, serta isu etika. Dengan demikian, AI memiliki potensi kuat dalam pembelajaran adaptif, tetapi memerlukan penguatan desain pedagogis dan penelitian empiris lanjutan pada jenjang SMP
Smart Classroom dan Pedagogi Digital sebagai Transformasi Pembelajaran di Pendidikan Tinggi Fatqurhohman Fatqurhohman
JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning Vol. 2 No. 2: JUNE 2026 : (In Progress)
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jinea.v2i2.377

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran smart classroom dan digital pedagogy dalam transformasi pembelajaran di pendidikan tinggi melalui pendekatan mixed-methods. Sampel terdiri atas 100 mahasiswa dan 10 dosen. Hasil kuantitatif menunjukkan keterlibatan mahasiswa berada pada kategori tinggi (M = 4,12; SD = 0,67), kepuasan pembelajaran juga tinggi (M = 4,19; SD = 0,64), serta persepsi kompetensi abad ke-21 berada pada kategori tinggi (M = 4,14; SD = 0,66), yang mengindikasikan efektivitas integrasi LMS, media interaktif, dan AI dalam pembelajaran. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa smart classroom meningkatkan interaktivitas, fleksibilitas, dan kolaborasi, namun implementasinya belum optimal karena variasi kesiapan pedagogis dosen, literasi digital, serta kecenderungan penggunaan teknologi yang masih bersifat instruksional. Integrasi AI dipandang memperkuat pembelajaran adaptif, tetapi masih memerlukan desain pedagogis yang lebih sistematis. Temuan ini menegaskan bahwa transformasi pembelajaran digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi oleh sinergi antara desain pedagogis, kapasitas dosen, dan dukungan institusional dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan.

Page 3 of 3 | Total Record : 25