cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 25277014     EISSN : 20895003     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3, No. 1 (2012)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA BANGSA BERWAWASAN KEARIFAN LOKAL Imam Suyitno
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.775 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1307

Abstract

Abstrak: Pendidikan nasional Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai masalah. Capaian hasil pendidikan masih belum memenuhi hasil yang diharapkan. Pembelajaran di sekolah belum mampu membentuk secara utuh pribadi lulusan yang mencerminkan karakter dan budaya bangsa. Proses pendidikan masih menitikberatkan dan memfokuskan capaiannya secara kognitif. Sementara, aspek afektif pada diri peserta didik yang merupakan bekal kuat untuk hidup di masyarakat belum dikembangkan secara optimal. Karena itu, pendidikan karakter dan budaya bangsa merupakan seatu keniscayaan untuk dikembangkan di sekolah. Sekolah sebagai pusat perubahan perlu mengupayakan secara sungguh-sungguh pendidikan yang berbasis karakter dan budaya bangsa. Karakter dan budaya bangsa yang dikembangkan di sekolah harus diselaraskan dengan karakter dan budaya lokal, regional, dan nasional. Untuk itu, pendidikan karakter dan budaya bangsa perlu dikembangkan berdasarkan kearifan lokal. Kata Kunci: pendidikan karakter, budaya bangsa, dan kearifan lokal
PENDIDIKAN KARAKTER DAN PEMBELAJARAN BAHASA ASING BERWAWASAN INTERKULTURAL Iman Santoso
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.507 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1455

Abstract

Abstrak: Pembelajaran bahasa asing saat ini menduduki posisi yang cukup penting dalam peta pendidikan di Indonesia. Melalui pembelajaran bahasa asing diharapkan akan terbentuk manusia Indonesia yang mampu berkomunikasi dalam bahasa asing dengan berbagai bangsa di dunia. Penguasaan bahasa Asing juga sangat diperlukan, karena akan menjadi pintu bagi bangsa Indonesia untuk menyerap perkembangan ilmu pengetahuan dari negara-negara lain. Salah satu cara agar pembelajaran bahasa Asing dapat menghasilkan output yang mampu berkomunkasi dengan baik dalam bahasa target yang dipelajari adalah melalui pembelajaran bahasa asing yang berwawasan interkultural. Bahasa dan budaya merupakan satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan, sehingga keberhasilan pembelajaran bahasa asing juga akan dipengaruhi seberapa jauh unsur budaya dari bahasa target dapat diintegrasikan dalam pembelajaran. Di sisi lain, dalam konteks keindonesiaan, pembelajaran bahasa asing juga terikat untuk menerjemahkan amanah dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS, yaitu kewajiban untuk turut serta membentuk manusia Indonesia yang berkarakter. Kata Kunci: pendidikan karakter, pembelajaran bahasa asing, pembelajaran interkultural CHARACTER EDUCATION AND INTERCULTURALLY ORIENTED FOREIGN LANGAGE TEACHING AND LEARNING Abstract: Today foreign language teaching and learning plays an important role in the Indonesian education system. By learning foreign languages it is expected that learners are able to communicate in languages of different countries in the world. Acquiring a foreign language also enables them to access knowledge from other countries. One of the ways to achieve this is through interculturaloriented language teaching and learning. Language and culture are inseparable and therefore the success of foreign language teaching and learning is influenced by how cultural aspects are integrated into language teaching. In the Indonesian education system, the foreign language teaching and learning has to meet the requirements set out in the National Education Act, No. 2, 2003. This act requires that the foreign language teaching also support character education. Keywords: character education, foreign language teaching and learning, intercultural learning
PENGINTEGRASIAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Marzuki .
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.709 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1450

Abstract

Abstrak: Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia. Untuk meraih derajat manusia seutuhnya sangatlah tidak mungkin tanpa melalui proses pendidikan. Pendidikan harus dapat menghasilkan insan-insan yang memiliki karakter mulia, di samping memiliki kemampuan akademik dan keterampilan yang memadai. Salah satu cara untuk mewujudkan manusia yang berkarakter adalah dengan mengintegrasikan pendidikan karakter dalam setiap pembelajaran. Nilai-nilai karakter utama yang harus terwujud dalam sikap dan perilaku peserta didik sebagai hasil dari proses pendidikan karakter adalah jujur (olah hati), cerdas (olah pikir), tangguh (olah raga), dan peduli (olah rasa dan karsa). Pengintegrasian pendidikan karakter dalam pembelajaran dapat dilakukan dengan pemuatan nilai-nilai karakter dalam semua mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Untuk itu guru harus mempersiapkan pendidikan karakter mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasinya. Pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah perlu didukung oleh keteladanan guru dan orang tua murid serta budaya yang berkarakter. Kata Kunci: integrasi pendidikan karakter, pembelajaran, sekolah INTERGATING CHARACTER EDUCATION IN THE TEACHING AND LEARNING AT SCHOOL Abstract: Education is the process of humanizing mankind. To achieve the degree of whole mankind is not possible without the educational process. Education should be able to produce human beings who have a noble character, in addition to academic ability and skills. One way to realize that human has noble character is to integrate character education in all learning. The main character values that should be embodied in the attitudes and behaviors of the students as a result of the process of character education is to be honest (conscience management), intelligent (intellectual management), stern (physical exercise), and care (sense and intent management). The integration of character education in the teaching and learning can be done by including the values in all the subjects taught in school and in the implementation of learning activities. For that character education, the teacher must prepare the teaching and learning activities from planning, implementation, until evaluation. The implementation character education at schools needs to be supported by exemplary teachers and parents as well as the conducive school culture. Keywords: integration of character education, teaching and learning, school
PENDIDIKAN MORAL DI MALAYSIA: TANTANGAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH Bambang Sumintono; Lokman Mohd Tahir; Mohd Anuar Abdul Rahman
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.89 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1308

Abstract

Abstrak: Bentuk pendidikan karakter di sekolah di Malaysia sudah dilaksanakan sejak sekolah formal dimulai pada jaman penjajahan Inggris. Pertumbuhan ekonomi Malaysia yang pesat membawa perubahan struktur masyarakat dan perilakunya yang membuat pendidikan moral sebagai pelajaran wajib untuk mengantisipasi perubahan sosial dan merupakan implementasi pendidikan karakter di sekolah bagi siswa non-Muslim. Mulai 1980-an diperkenalkan enam belas nilai murni yang harus dipahami siswa dan menjadi tema pokok bagi guru yang diterapkan dalam berbagai pelajaran dan aspek kehidupan. Berbagai tantangan dihadapi siswa dan guru dalam pembelajaran pendidikan karakter ini, mulai metoda pengajaran oleh guru di kelas, pembelajaran oleh siswa yang monoton dan lebih banyak menghapal, serta pola evaluasi yang diterapkan berhubung kompleksitas sistem nilai yang diujikan tidak selalu mudah disepakati bersama. Kata Kunci: pendidikan moral, pendidikan karakter, nilai, pendidikan Malaysia
PENGEMBANGAN TUGAS MEMBACA UNTUK MEMBANGUN KARAKTER DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Zaidan, Abdul Karim
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.295 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1456

Abstract

Abstrak: Penanaman nilai atau karakter di sekolah khususnya di SMA tampaknya belum terwujud secara optimal. Oleh karena itu, penanaman karakter harus diintegrasikan pada semua mata pelajaran. Bahasa Inggris, sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah juga harus mengembangkan dan mengintegrasikan karakter dalam proses pembelajarannya. Karakter tersebut dapat diintegrasikan dalam kurikulum melalui silabus, RPP, pendekatan atau metode pengajaran, evaluasi dan task yang meliputi tujuan pembelajaran, input atau materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, seting pembelajaran, peran guru dan peran siswa. Karakter harus direfleksikan melalui komponen task dalam keterampilan membaca. Kata Kunci: pendidikan karakter, tugas membaca, integrasi kurikulum DEVELOPING READING TASKS FOR CHARACTER BUILDING IN SENIOR HIGH SCHOOL Abstract: The nurturing of values or character at schools, particularly at the senior high schools has not been optimally realized. Therefore, it must be integrated in all the school subjects. English as one of the school subjects must also develop and integrate character in its teaching and learning process. The character can be integrated in the curriculum through its syllabus, lesson plans, approach to or method of teaching and learning, evaluation and tasks which include goal, input or the teaching and learning materials, teaching and learning activities, setting, the roles of the teacher, and the roles of the students. Character must be reflected through the components of tasks in the reading skill. Kata Kunci : character education, reading tasks, curriculum integration
INSERTING LOCAL CULTURE IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING TO PROMOTE CHARACTER EDUCATION Sudartini, Siti
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.573 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1451

Abstract

Abstract: This study attempts to critically analyze the practices of foreign language teaching particularly English which commonly pay less attention to the accompanying intercultural communication and also to propose an alternative solution to support and promote the character education in this country. It is commonly believed that the practices of the English language teaching are always accompanied by the insertion of foreign cultural values which are not always in harmony with our own values. In line with the national education goals, it seems that the most possible way to overcome this problem is by integrating the Indonesian local cultural values in the practices of the English language teaching to promote character education, which is commonly believed to play important roles in encouraging, improving, and maintaining the spirit of nationalism of our future generation. Keywords: local culture, teaching and learning, English, character education INSERSI BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS GUNA MENDUKUNG TERWUJUDNYA PENDIDIKAN KARAKTER Abstrak: Kajian ini hendak mencoba menelaah secara kritis praktek-praktek pembelajaran bahasa asing khususnya Bahasa Inggris yang umumnya kurang memperhatikan aspek akulturasi budaya yang menyertainya dan juga mencari alternatif solusi pemecahannya demi mendukung tercapainya pendidikan yang berbasis character building di negara ini. Pada kenyataannya, praktek pengajaran bahasa Inggris senantiasa menyediakan ruang adanya insersi nilai-nilai budaya asing masyarakat penuturnya yang belum tentu sejalan dengan nilai-nilai budaya masyarakata kita. Sejalan dengan tujuan pendidikan nasional, nampaknya salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi dampak insersi budaya asing tersebut adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal Indonesia pada pembelajaran bahasa Inggris sebagai alternatif cara guna mendukung upaya pemerintah dalam menggalakkan pendidikan berbasis karakter yang diyakini sangat penting untuk menumbuhkan, meningkatkan dan memelihara semangat nasionalisme generasi penerus bangsa ini. Kata Kunci: budaya lokal, pembelajaran, bahasa Inggris, pendidikan karakter
THE ROLE OF BASIC DESIGN COURSE IN THE INTRODUCTION AND DEVELOPMENT OF LOCAL CULTURE VALUES Purnama Esa Dora; Maria Suzanna G. Poetiray
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.919 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1309

Abstract

Abstract: Indonesia has been known as a country which upholds cultural values and philosophy through artworks media. One of those is presented in batik. No other cloth in the Indonesian archipelago, perhaps in the world as well, contains so many symbols and meanings. But sadly, as the globalization emerges, there is a tendency to exalt developed country’s culture, and our young generation no longer cares about our own country’s cultural values. Batik is considered obsolete, not fancy, and only suitable for the old generation. In the modern design world, basic design subject may be a good tool to introduce local values while the young learn to compose the elements and design principles as design sensitivity training. One of the tasks is making a pattern composition using local content, and batik is a complex local pattern that is commonly used as inspiration. Keywords: basic design, local content, batik
PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA MELALUI PENDIDIKAN NILAI Sri Wening
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.518 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1452

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan nilai-nilai kehidupan sebagai dimensi pembentuk karakter; (2) menelaah perolehan dimensi pendidikan nilai melalui faktor-faktor lingkungan; dan (3) mengungkap pencapaian pembentukan karakter melalui faktor lingkungan dan implementasi pendidikan nilai dalam mata pelajaran/kurikulum. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif berdasarkan hasil evaluasi reflektif para guru mata pelajaran PKN, IPS, dan PKK dan siswa SMP di DIY. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif, regresi dan t-test. Kesimpulan yang diperoleh adalah (1) guru menemukan 17 nilai-nilai kehidupan (pendidikan nilai) yang terkandung dalam konsep pendidikan konsumen yang merupakan dimensi pembentuk karakter; (2) siswa menjelaskan bahwa pendidikan nilai yang diperoleh dari keluarga, sekolah, teman sebaya, dan media masa cenderung cukup baik; dan (3) pendidikan nilai melalui keluarga, teman sebaya, dan media massa berpengaruh terhadap pembentukan karakter peserta didik, namun melalui sekolah tidak berpengaruh terhadap pembentukan karakter. Pembelajaran dengan menggunakan intervensi buku cerita pembelajaran nilai-nilai kehidupan dapat membentuk karakter siswa. Dalam silabus dan buku ajar terkandung sedikit dimensi pendidikan nilai. Kata Kunci: pendidikan nilai, pembentukan karakter, karakter bangsa THE NATION’S CHARACTER BUILDING THROUGH VALUE EDUCATION Abstract: This research is aimed (1) to develop life values as a dimension of character builder; (2) to study the achievement of value education dimension as a character builder through the environmental factors; (3) to reveal the achievement of character building through environmental factors and the implementation of value education in school subjects/curriculum. This research is explorative descriptive based on the result of reflective evaluation made by junior high school teachers of PKN (civics), IPS (social science), and PKK (family welfare education) and by junior high school students in the Province of Yogyakarta Special Territory. The data were analyzed using the techniques of descriptive analysis, regression and t-test. It was concluded that (1) the teachers found 17 life values (value education) consisted of the concept of consumer education and the dimensions of character builder; (2) the students stated that value education obtained from the family, school, peers, and mass media tend to be good enough; and (3) the value of education through family, peers, and mass media influenced the character formation of the students, but that through the school had no effect on character building. The teaching and learning process using the intervention of story books of life values could develop the students’ character. In addition, there was little dimension of value education in the syllabus and text books. Keyword: value education, character building, nation character
PENGETAHUAN GURU TENTANG NILAI-NILAI KARAKTER PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR Ermawan Susanto
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.445 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1454

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian adalah 144 orang guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar di DIY dengan sampel 60 orang yang diambil dengan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan berupa panduan wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut (1) kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP bervisi karakter belum terencana dengan baik; (2) pemahaman guru terkait dengan pembelajaran karakter kepada peserta didik cukup baik; (3) gambaran muatan pendidikan karakter dalam pembelajaran praktik pendidikan jasmani belum jelas; (4) prototipe nilai-nilai karakter yang muncul dalam pembelajaran pendidikan jasmani antara lain kerjasama, sportif, jujur, adil, peduli, bertanggung jawab, hormat, tangguh, bersahabat, kompetitif, gigih, saling menghargai, kebersamaan, berdaya tahan, berempati, dan pantang menyerah. Kata Kunci: pendidikan jasmani, olahraga, nilai-nilai karakter TEACHER’S KNOWLEDGE ON CHARACTER VALUES IN THE PHYSICAL EDUCATION TEACHING AND LEARNING AT ELEMENTARY SCHOOL Abstract: The main goal of research was to identify character values in the physical education (PE) teaching and learning. This was a descriptive research study using a mixed quantitative and quailtative approach. The population consisted of 144 teachers and 60 PE teachers were selected as the sample using a cluster random sampling as the sampling technique. The instruments used were observation sheet and interview guide. The result of the research shows that: (1) the PE teachers’ pedagogical competence in writing Lesson Plans (RPP) containing character vision was still low; (2) the PE teachers’ understanding about character teaching and learning was good; (3) the description about character inclusion in PE practice in elementary school was not clear; (4) the prototype character values at PE comprised: cooperation, sportsmanship, honesty, justice, care, responsibility, respect, firmness, friendliness, competitiveness, perseverance, togetherness, empathy, and resistance. Keywords: physical education, sports, character values
NILAI –NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA BALI I Nyoman Suwija
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1453

Abstract

Abstrak: Materi pembelajaran bahasa Bali sangat kental dengan nilai-nilai budaya Bali yang dijiwai oleh ajaran agama Hindu cukup banyak mengandung nilai-nilai karakter bangsa. Materi pelajaran yang meliputi bidang sastra, linguistik, dan sosiolinguistik, termasuk paribasa Bali, tembang Bali, dan lagu-lagu pop Bali sarat dengan nilai-nilai pendidikan karakter bangsa. Hal itulah yang perlu dipahami, serta digali lebih jauh, akhirnya direvitalisasi dan disampaikan kepada para anak didik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, para guru bahasa Bali dapat ikut berperan dalam penanaman nilai-nilai pendidikan karakter. Kata Kunci: pendidikan karakter, revitalisasi, dan bahasa Bali CHARACTER EDUCATION VALUES IN BALINESE LANGUAGE LEARNING Abstract: Balinese language learning material which is strongly related to Balinese cultural values imbued by the teachings of Hindu religion which has pretty much contains of the nation’s cultural values. Subject matter which include in literature, linguistics, and sociolinguistics including Balinese proverb, Balinese song, and Balinese pop songs has educational values of the nation's character. That is what needs to be understood, and explored further, eventually revitalized and presented to the students in the process of learning. Thus, the Balinese language teachers can play a role in the cultivation of the values of character education. Keywords : character education, revitalization, and Balinese language

Page 1 of 1 | Total Record : 10