cover
Contact Name
RUDI TRI MARTONO
Contact Email
rudi@rajekwesi.ac.id
Phone
+62353882197
Journal Mail Official
lppm@rajekwesi.ac.id
Editorial Address
STIKES Rajekwesi JL. KH. Rosyid Km.5 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
ISSN : 20875231     EISSN : 27222721     DOI : -
Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan di dalam maupun di luar Negeri. Naskah berupa penelitian yang bermanfaat untuk menjaga kemajuan ilmu kesehatan. Naskah yang diterima Redaksi dimuat tanpa merubah isi dan menyesuaikan format penulisan yang telah ditetapkan oleh Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro.Jurnal Ilmiah Kesehatan menerima hasil penelitian, kajian konsep yang merupakan pemikiran inovasi hasil telaah pustaka dan pembahasan tinjauan pustaka belum pernah dipublikasikan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan Ilmu Pendidikan di bidang kesehatan di dalam maupun luar Negeri.
Articles 25 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI DESA GAYAM KECAMATAN GAYAM KABUPATEN BOJONEGORO: The Relationship Between Knowledge And Preventive Behaviors Of Coronary Heart Disease In Gayam Village, Gayam Sub-District, Bojonegoro Regency Rahmawati; Agung Susanti, Dwi; Cahyo Nugroho, Alvian
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 16 No. 2 (2025): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit penyebab morbiditas dan mortalitas terbanyak di dunia. Tingkat pengetahuan yang rendah tentang faktor risiko pada penyakit jantung koroner akan beradampak berkurangnya kesadaran pencegahan penyakit jantung koroner. Tujuan penelitian menganalisis hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit jantung koroner di Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh masyarakat di Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 berusia 40-60 tahun sebanyak 1917 orang, sampel 95 responden dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan lembar kuesioner, kemudian dilakukan pengolahan data melalui editing, coding, scoring dan tabulating. Analisis data dengan uji Spearman Rho. Hasil penelitian pengetahuan tentang pencegahan penyakit jantung koroner kurang sebanyak 65 responden (68,4%), perilaku pencegahan penyakit jantung koroner kurang sebanyak 82 responden (86,3%) dan hasil uji statistik ρ value = 0,000 H0 ditolak dan nilai r : 0,488 (sedang) dan arah korelasi positif. Kesimpulan penelitian ada hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit jantung koroner. Diharapkan meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyakit jantung koroner, aktif mencari informasi melalui berbagai media seperti televisi, radio, majalah, surat kabar, dan internet tentang penyakit jantung koroner dan mengambil langkah pencegahan yang tepat dan menjaga kesehatan jantung mereka dengan lebih baik. Kata Kunci: Pengetahuan, Penyakit Jantung Koroner, Pencegahan ABSTRACT Coronary heart disease (CHD) remains one of the leading causes of morbidity and mortality worldwide. Limited knowledge regarding CHD risk factors can reduce awareness and negatively affect preventive behaviors. This study aimed to analyze the relationship between knowledge and coronary heart disease prevention behavior among residents of Gayam Village, Gayam District, Bojonegoro Regency. The study employed an analytic design with a cross-sectional approach. The population consisted of 1,917 residents aged 40–60 years in Gayam Village in 2023. A total of 95 respondents were selected using simple random sampling. Data were collected using structured questionnaires and processed through editing, coding, scoring, and tabulation. Statistical analysis was conducted using the Spearman Rho test. The results showed that 68.4% of respondents had insufficient knowledge regarding coronary heart disease prevention, while 86.3% demonstrated inadequate preventive behaviors. Statistical analysis revealed a significant relationship between knowledge and coronary heart disease prevention behavior, with a p-value of 0.000, indicating rejection of the null hypothesis. The correlation coefficient (r = 0.488) showed a moderate positive correlation, meaning higher knowledge levels were associated with better preventive behaviors. In conclusion, there is a significant relationship between knowledge and coronary heart disease prevention behavior. It is recommended that the community improve their knowledge by actively seeking health information through various media and adopting appropriate preventive measures to maintain optimal heart health. Keywords: Knowledge, Coronary Heart Disease, Prevention
STUDI KASUS KELUARGA PADA IBU HAMIL KEK (KURANG ENERGI KRONIS) DI DESA RAYUNG KECAMATAN SENORI KABUPATEN TUBAN: CASE STUDY IS TO PROVIDE FAMILY NURSING CARE TO PREGNANT WOMEN WITH CED (CHRONIC ENERGY DEFICIENCY) IN RAYUNG VILLAGE, SENORI DISTRICT, TUBAN REGENCY Patonah, Siti; Azizah, Fidrotin; Mulyani, Sri; Susana
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 16 No. 2 (2025): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kekurangan energi kronik disebabkan oleh ketidakseimbangan asupan gizi yang dapat melahirkan berat badan bayi lahir rendah (BBLR) dan beresiko mengalami kematian karena perdarahan. Tujuan studi kasus ini melakukan asuhan keperawatan keluarga pada ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis) di Desa Rayung Kecamatan Senori Kabupaten Tuban. Metode penelitian ini deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study). Subyek dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami kurang energy kronis, tanggal 14 Mei sampai tanggal 16 Mei 2024. Cara pengambilan data dengan observasi dan wawancara, yang kemudian analisa data dengan melakukan pengkajian, analisa, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi yang disajikan dalam format asuhan keperawatan keluarga. Hasil pengkajian diketahui, pada klien 1 ukuran LILA 21 cm dan klien 2 dengan LILA 19 cm,. Asuhan keperawatan yang dilakukan 3 kali kunjungan, ditemukan diagnosa keperawatan yang sama yaitu keluarga belum mengetahui tentang Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan belum mengetahui cara perawatannya yang Jika masalah tidak diatasi maka berisiko pada klien dan janin yang dikandungnya, pada perkembanganya diketahui masalah teratasi sebagian dengan melanjutkan intervensi pada klien 1 dan klien 2. Kesimpulan yang di ambil oleh penulis yakni, bahwa asuhan keperawatan yang dilakukan pada keluarga klien 1 dan klien 2 dapat tercapai, jika kita melaksanana recana keperawatan secara komprehensif dan bekerjasama antara keluarga, klien, tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan lainnya. Kata kunci : Ibu Hamil, KEK. ABSTRACT Chronic energy deficiency is caused by an imbalance in nutritional intake which can result in low birth weight (LBW) babies and the risk of death due to bleeding. The aim of this case study is to provide family nursing care to pregnant women with CED (Chronic Energy Deficiency) in Rayung Village, Senori District, Tuban Regency. This research method is descriptive with a case study approach. The subjects in this research were pregnant women who experienced chronic energy deficciency, from 14 May to 16 May 2024. The method of collecting data was by observation and interviews, which then analyzed the data by conducting assessment, analysis, diagnosis, intervention, implementation and evaluation. in the format of family nursing care. The results of the study showed that client 1 had a LILA of 21 cm and client 2 had a LILA of 19 cm. Nursing care carried out 3 times, the same nursing diagnosis was found, namely that the family did not know about Chronic Energy Deficiency (CED) and did not know how to treat it. If the problem is not resolved, it poses a risk to the client and the fetus she that is carrying, in its development it is known that the problem is partially resolved by continue the intervention on client 1 and client 2. The conclusion drawn by the author is that the nursing care provided to the families of client 1 and client 2 can be achieved if we implement a comprehensive nursing plan and collaborate among the family, client, health workers and other health services. Keywords : Pregnant Women, CED.
GAMBARAN PEMENUHAN KEBUTUHAN PSIKOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGADEM KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2023: DESCRIPTION OF FULFILLMENT THE PSYCHOLOGICAL NEEDS IN THIRD TRIMESTER PREGNANT WOMEN IN THE WORK AREA OF THE KEDUNGADEM HEALTH CENTER, BOJONEGORO REGENCY IN 2023 Wahyuni Hadiyanti, Putri; Agung Susanti, Dwi; Patonah, Siti
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 16 No. 2 (2025): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perubahan psikologis yang terjadi pada ibu hamil yaitu mengalami kecemasan dan depresi. Apabila tidak disiapkan psikologisnya maka terjadi kurangnya rasa percaya diri pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan sehingga mengakibatkan gawat janin, perdarahan, preklampsia, dan keguguran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan psikologis pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan dengan sampel 23 responden ibu hamil trimester III. Menggunakan Purposive Sampling dan kriteria inklusi yaitu ibu hamil trimester III yang tidak mengalami komplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sebagian besar pemenuhan kebutuhan psikologis ibu hamil dalam kategori baik, ada sebagian kecil yang pemenuhan kebutuhan psikologisnya dalam kategori cukup dan kurang. Sebagian besar responden di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungadem Kabupaten Bojonegoro merasa senang dan percaya diri dalam menjalani kehamilan, sehingga pemenuhan kebutuhan psikologisnya baik. Diharapkan responden dengen pemenuhan kebutuhan psikologis kurang dan cukup mampu meningkatkan kebutuhan psikologisnya agar menjadi baik melalui perawatan antenatal, suami dan keluarga yang mendukung, peran aktif tenaga kesehatan, persiapan menjadi orangtua, dan rasa aman nyaman. Kata Kunci : Ibu Hamil, Trimester III, Psikologis ABSTRACT Psychological changes that occur in pregnant women are experiencing anxiety and depression. If not prepared psychologically there will be a lack of confidence in pregnant women in facing childbirth resulting in fetal distress, bleeding, preeclampsia, and miscarriage. The purpose of this study was to describe the fulfillment of psychological needs in third trimester pregnant women. This research used a descriptive research type. The research was conducted with a sample of 23 respondents in the third trimester of pregnancy. By using purposive sampling and inclusion criteria, namely third trimester pregnant women who do not experience complication. The results showed that most of the fulfillment of the psychological needs of pregnant women was in the good category, there were a small number of those who fulfilled their psychological needs in the sufficient and poor categories. Most of the respondents in the Working Area of the Kedungadem Health Center Bojonegoro Regency, felt happy and confident in going through pregnancy, so that their psychological needs were fulfilled well. It is expected that respondents who fulfill psychological needs are lacking and sufficiently able to improve their psychological needs so that they become well through antenatal care, a supportive husbands and family, the active role of health workers, preparation for parenthood, and a sense of comfort. Key Word : Pregnant Women, Third Trimester, Psychological.
KEHARMONISAN RUMAH TANGGA PADA PERKAWINAN ANAK DI KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO: HOUSEHOLD HARM IN CHILD MARRIAGE IN DANDER DISTRICT BOJONEGORO REGENCY Ulfa, Maria; Rahmawati; Riantika Ratna Palupi, Eva
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 16 No. 2 (2025): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkawinan anak dan motivasi menikah selagi masih menempuh sekolah atau menjalani kuliah sepertinya saat ini sedang menjadi tren di kalangan usia muda. Perkawinan pada umur yang masih muda akan banyak mengundang masalah yang tidak diharapkan karena segi psikologisnya belum matang. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi keharmonisan rumah tangga pada perkawinan anak di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi keluarga dengan perilaku perkawinan anak pada tahun 2022 di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 27 orang, sampel 27 responden, pengambilan sampel dengan tehnik sampling jenuh. Variabel penelitian keharmonisan rumah tangga pada perkawinan anak. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner kemudian di editing, coding, scoring dan tabulating selanjutnya ditentukan prosentasenya. Dari hasil penelitian lebih dari sebagian keharmonisan rumah tangga pada perkawinan anak dalam kategori tidak harmonis sebesar 14 orang (51,9%). Kesimpulannya lebih dari sebagian keharmonisan rumah tangga pada perkawinan anak dalam kategori tidak harmonis. Diharapkan memprioritaskan komunikasi yang baik dengan pasangan Mengelola konflik secara sehat dan konstruktif, diskusikan dan rencanakan tujuan jangka pendek dan jangka panjang bersama pasangan. Kata Kunci: Keharmonisan, Pernikahan Muda ABSTRACT HOUSEHOLD HARM IN CHILD MARRIAGE IN DANDER DISTRICT BOJONEGORO REGENCY Marriage at a young age and motivation to get married while still in school or going to college seems to be currently a trend among young people. Marriage at a young age will invite many unexpected problems because the psychological aspect is immature. The research objective was to identify household harmony in child marriages in Dander District, Bojonegoro Regency. Descriptive research design with a survey approach. The population of families with child marriage behavior in 2022 in Dander District, Bojonegoro Regency, is 27 people, a sample of 27 respondents, sampling using saturated sampling techniques. Household harmony research variable in child marriage. Data collection using questionnaire sheets is then edited, coding, scoring and tabulating, then the percentage is determined. From the results of the study, more than half of household harmony in young marriages was in the inharmonious category of 14 people (51.9%). In conclusion, more than half of household harmony in young marriages is in the inharmonious category. It is expected to prioritize good communication with partners Manage conflicts in a healthy and constructive manner, discuss and plan short-term and long-term goals with partners. Keywords: Harmony, Young Marriage
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEMBUHAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERREJO KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2023: DESCRIPTION OF THE FACTORS THAT INFLUENCE THE RECORY OF PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS IN THE WORKING AREA OF THE SUMBERREJO PUBLIC HEALTH CENTER, BOJONEGORO REGENCY IN 2023 Azizah, Fidrotin
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 16 No. 2 (2025): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kesembuhan Tuberkulosis Paru merupakan suatu kondisi dimana individu telah menunjukkan peningkatkan Kesehatan terbesar yang dihadapi masyarakat saat ini adalah penyakit Tuberkulosis paru dan telah menyelesaikan pengobatannya secara lengkap/rutin. Tuberculosis paru adalah penyakit menular yang menyerang saluran pernapasan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberkulosis. Tuberculosis paru adalah penyakit yang masih menjadi pembunuh terbanyak di antara penyakit menular. Dunia pun masih belum bebas dari Tuberkulosis Paru. Penelitian ini meggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan dengan sampel 17 responden yang dinyatakan sembuh dari Tuberkulosis paru. Dengan menggunakan Purposive Sampling dan kriteria inklusi yaitu kesembuhan pasien Tuberkulosis paru. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik jenis kelamin laki-laki kelompok sebanyak 9 orang (53%), berdasarkan usia pasien kesembuhan tertinggi persen pada usia produktif (15-54 tahun) sebanyak 11 orang (65%). Faktor yang menyebabkan prevalensi penderita TB paru di Puskesmas Sumberrejo terdapat 17 pasien (100%), pasien regular berobat sebanyak 17 orang (100%), berstatus gizi normal sebanyak 4 orang (23%), tidak ada paparan di rumah, dan petugas Kesehatan memantau semua pasien TB paru. Faktor-faktor tersebut sangat mendukung kesembuhan pasien TB paru. Kata Kunci : Faktor-faktor Penderita TB Paru, Faktor Kesembuhan Tuberkulosis Paru. ABSTRACT Pulmonary Tuberculosis Recovery is a condition in which individuals have shown an improvement in their health. The biggest health problem faced by society today is pulmonary tuberculosis and has completed its complete/routine treatment. Pulmonary tuberculosis is an infectious disease that attacks the respiratory tract. This disease is caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. Pulmonary tuberculosis is a disease that is still the most killer among infectious disease. The world is still not free from pulmonary tuberculosis. This research uses descriptive research type. The study was conducted with a sample of 17 respondents who were declared cure of pulmonary tuberculosis. By using purposive sampling and inclusion criteria, namely the recovery of pulmonary tuberculosis patients. The research results based on the characteristics of the male group were 9 people (53%), based on the age of the patients, the highest percentage of recovery was in the productive age group (15-54 years) as many as 11 people (65%) The factors that cause the prevalence of pulmonary TB sufferers in Sumberrejo Community Health Center are 17 patients (100%), 17 patients (100%) regularly seek treatment, 4 people (23%) have normal nutritional status, there is no exposure at home, and health workers monitor all pulmonary TB patients. These factors really support the recovery of pulmonary TB patients. Keyword: Factors of patients with pulmonary TB, Healing factors tuberculosis.

Page 3 of 3 | Total Record : 25