cover
Contact Name
Mariyal Qibtiyah
Contact Email
ijspt.fisioterapi@unm.ac.id
Phone
+6285894256608
Journal Mail Official
ijspt.fisioterapi@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 14, Kampus Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT)
ISSN : -     EISSN : 31093094     DOI : 10.20344/ijspt
Core Subject :
Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Fisioterapi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar. Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT) difokuskan pada lingkup bidang Fisioterapi yang meliputi Fisioterapi Olahraga, neurologi, geriatri, pediatri, kardiovaskular dan pulmonal, promotif dan preventif serta Ilmu Keolahragaan. Penerbitan jurnal dilakukan secara berkala setiap bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Profil Kapasitas Aerobik berdasarkan Hasil Bleep Test pada Peserta Seleksi Tim Sepak Bola U-16 Andi Ummul Hairi; Mariyal Qibtiyah; Irfan Yunus
Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT) Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Jurusan Fisioterapi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20344/fkxn4v67

Abstract

Latar belakang: Sepak bola menuntut kapasitas aerobik yang baik agar pemain mampu mempertahankan performa selama pertandingan. Pada proses seleksi atlet U-16, kapasitas aerobik menjadi salah satu komponen penting yang dinilai menggunakan Bleep Test sebagai metode sederhana, valid, dan reliabel untuk mengestimasi VO₂max. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kapasitas aerobik berdasarkan hasil Bleep Test pada peserta seleksi Tim Sepak Bola U-16. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 53 peserta seleksi Tim Sepak Bola U-16 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Kapasitas aerobik diukur menggunakan Bleep Test untuk mengestimasi nilai VO₂max, kemudian hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, persentase, rata-rata, dan simpangan baku. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta seleksi Tim Sepak Bola PSM U-16 memiliki kapasitas aerobik pada kategori baik (50,94%), dengan rata-rata VO₂max sebesar 46,70 ± 4,42 ml/kg/menit. Sebanyak 28,30% atlet berada pada kategori cukup, 16,98% pada kategori sangat baik, sedangkan masing-masing 1,89% berada pada kategori kurang sekali dan sangat kurang sekali. Kesimpulan: Sebagian besar peserta seleksi Tim Sepak Bola PSM U-16 telah memiliki kapasitas aerobik yang baik. Namun, masih terdapat atlet dengan kapasitas aerobik yang belum optimal, sehingga diperlukan program latihan daya tahan aerobik yang terstruktur untuk meningkatkan kebugaran dan mendukung performa selama latihan maupun pertandingan.
Berbagai Modalitas Aktivitas Fisik terhadap Penanda Inflamasi pada Wanita Pascamenopause: Systematic Literature Review Andi Sri Dewi Anggraeni M; Nana Aulia Massakuta; Kezia Josawel Lesbatta
Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT) Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Jurusan Fisioterapi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20344/kwt6af08

Abstract

Latar belakang: Aktivitas fisik dapat memengaruhi inflamasi sistemik pada wanita pascamenopause, tetapi respons biomarker berbeda berdasarkan jenis, intensitas, dan durasi latihan. Metode: Literature review ini menganalisis penelitian mengenai berbagai modalitas aktivitas fisik terhadap penanda inflamasi seperti TNF-α, IL-6, CRP/hs-CRP, IL-8, dan IL-10 pada wanita pascamenopause. Hasil: TNF-α dan IL-6 cenderung menurun pada latihan aerobik intensitas sedang dan latihan gabungan, sedangkan latihan aerobik dosis tinggi dapat meningkatkan TNF-α. CRP/hs-CRP menunjukkan penurunan yang lebih konsisten setelah latihan jalan kaki, latihan gabungan, dan HIIT. IL-8 dan IL-10 menunjukkan respons yang berbeda antara latihan akut dan kronis. Kesimpulan: Latihan fisik berpotensi memberikan efek antiinflamasi pada wanita pascamenopause, terutama melalui latihan aerobik intensitas sedang dan kombinasi aerobik-resistensi. Namun, respons biomarker dipengaruhi oleh karakteristik dan dosis latihan.

Page 4 of 4 | Total Record : 32