cover
Contact Name
Sahidi
Contact Email
jurnalcodex@gmail.com
Phone
+6287773666282
Journal Mail Official
jurnalcodex@gmail.com
Editorial Address
Jl. Padat Karya Komplek Green Rich Residence Blok A 32, RT 004 RW 015, Kelurahan Saigon, Kec. Pontianak Timur, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, 78132
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : ""     EISSN : 31096212     DOI : 10.62238
Core Subject : Science, Education,
Codex: Jurnal Perpustakaan dan Informasi is a double-blind peer-reviewed journal published by Yazri Aksara Nusantara twice a year, in May and November. This journal is dedicated to disseminating the results of research and scientific studies in the fields of library science, information science, and archival studies. It serves as a platform for academics, practitioners, students, and stakeholders who are interested in the development of knowledge and practices related to information management, documentation, and archival and library services across various institutions.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Digital Library Service Innovation to Support Academic Activities at Universitas Katolik Musi Charitas Nurhidaya Agusti; Shimdi Hesien Dini; Misroni; Edna Omare
Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 2 No. 1 (2026): Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/codex.v2i1.328

Abstract

The advancement of information technology has driven the transformation of academic library services toward more flexible and user-oriented digital systems. ThisPenelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi layanan perpustakaan digital memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas akademik, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan layanan perpustakaan yang lebih adaptif dan berorientasi pada kebutuhan penggunaents and lecturers) selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and analyzed using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that digital services such as OPAC, e-resources, and institutional repositories serve as primary tools for information retrieval and play a significant role in supporting learning and research activities. Additionally, online-based services enhance accessibility and improve service efficiency. However, challenges related to infrastructure limitations and users’ digital literacy remain evident. This study concludes that digital library service innovation plays a strategic role in supporting academic activities and contributes to the development of more adaptive and user-centered library service.  Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi layanan perpustakaan perguruan tinggi menuju sistem digital yang lebih fleksibel dan berorientasi pada pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi layanan perpustakaan digital dalam mendukung aktivitas akademik di Universitas Katolik Musi Charitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi pustakawan dan pengguna perpustakaan (mahasiswa dan dosen) yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan digital seperti OPAC, e-resources, dan repositori institusi menjadi sarana utama dalam penelusuran informasi serta berperan dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian. Selain itu, layanan berbasis daring memberikan kemudahan akses dan meningkatkan efisiensi penggunaan layanan perpustakaan. Namun demikian, masih terdapat kendala terkait infrastruktur dan literasi digital pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi layanan perpustakaan digital memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas akademik, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan layanan perpustakaan yang lebih adaptif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. 
Kajian Literatur Teknologi Artificial Intelligence sebagai Ancaman bagi Masa Depan Perpustakaan Jihan Mazuni; Aisyah Razali
Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 2 No. 1 (2026): Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/codex.v2i1.345

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa perubahan signifikan dalam sistem layanan perpustakaan. Di satu sisi, AI meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan, namun di sisi lain juga menimbulkan berbagai tantangan yang berpotensi mengancam keberlanjutan perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI sebagai ancaman bagi masa depan perpustakaan ditinjau dari aspek peran pustakawan, etika dan privasi data, serta perilaku pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur dengan menganalisis 25 artikel ilmiah yang diperoleh dari database Scopus melalui bantuan Scopus AI dalam rentang tahun 2023–2026. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan kecenderungan utama dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berkontribusi dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi operasional, namun juga memunculkan risiko berupa bias algoritma, pelanggaran privasi, serta transformasi peran pustakawan. Selain itu, ketergantungan pengguna terhadap AI berpotensi memengaruhi perilaku literasi. Kesimpulannya, AI memiliki dampak ganda yang memerlukan pengelolaan yang bijak agar tetap selaras dengan nilai-nilai perpustakaan. The advancement of digital technology, particularly Artificial Intelligence (AI), has significantly transformed library service systems. While AI enhances efficiency and service quality, it also introduces challenges that may threaten the sustainability of libraries. This study aims to analyze the role of AI as a potential threat to the future of libraries, focusing on librarian roles, data ethics and privacy, and user behavior. This research employs a literature review approach by analyzing 25 scholarly articles obtained from the Scopus database using Scopus AI, published between 2023 and 2026. The data were analyzed using thematic analysis to identify key patterns and trends in the literature. The findings reveal that AI improves user experience and operational efficiency, but also raises concerns regarding algorithmic bias, data privacy, and the transformation of librarian roles. Furthermore, increased reliance on AI may influence users’ information behavior and critical literacy. In conclusion, AI presents a dual impact that requires careful management to ensure alignment with core library values.
Sistem Administrasi Naskah/Manuskrip Dan Koleksi Langka Pada Lembaga Pengelola Warisan Budaya Dea Monica; Irgi Paris Alparzi
Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 2 No. 1 (2026): Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/codex.v2i1.377

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan manuskrip dan koleksi langka sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai historis, ilmiah, dan kultural yang tinggi, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam aspek administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana administrasi manuskrip dan koleksi langka dilaksanakan pada lembaga pengelola warisan budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur, dengan sumber data berupa jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan. Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi koleksi dilakukan melalui tahapan akuisisi, inventarisasi, katalogisasi, klasifikasi, dan preservasi, yang dalam praktiknya bersifat fleksibel, tidak selalu linear, serta dipengaruhi oleh karakteristik koleksi dan kondisi institusi. Selain itu, manuskrip dan koleksi langka memiliki sifat multidimensional yang menuntut pendekatan pengelolaan yang adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa administrasi koleksi langka perlu dikembangkan secara terintegrasi dan kontekstual, dengan implikasi pada pentingnya penguatan sistem pengelolaan berbasis kebutuhan institusi dan keberlanjutan pelestarian warisan budaya. This study is motivated by the importance of managing manuscripts and rare collections as part of cultural heritage that holds significant historical, scientific, and cultural value, yet still faces various administrative challenges. This research aims to analyze how the administration of manuscripts and rare collections is implemented in cultural heritage institutions. The study employs a qualitative approach with a literature review design, using data sources from scholarly journals, books, and relevant policy documents. Data were collected through systematic literature searching and analyzed using descriptive content analysis. The findings indicate that collection administration involves stages such as acquisition, inventory, cataloging, classification, and preservation, which are applied flexibly, not always linearly, and influenced by collection characteristics and institutional conditions. Furthermore, manuscripts and rare collections exhibit multidimensional characteristics that require adaptive management approaches. This study concludes that the administration of rare collections should be developed in an integrated and contextual manner, with implications for strengthening management systems based on institutional needs and the sustainability of cultural heritage preservation.
Manajemen Tata Ruang Ruang Baca FKIP Universitas Tanjungpura dalam Meningkatkan Kenyamanan Pengguna Cinthya Steffani; Sahidi; Kurniawan
Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 2 No. 1 (2026): Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/codex.v2i1.400

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen tata ruang ruang baca dalam meningkatkan kenyamanan pengguna di perpustakaan perguruan tinggi. Ruang baca yang tertata dengan baik tidak hanya mendukung aktivitas belajar, tetapi juga memengaruhi tingkat kenyamanan dan intensitas pemanfaatan ruang oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen tata ruang ruang baca di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura dalam meningkatkan kenyamanan pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi pengelola ruang baca dan mahasiswa sebagai pengguna. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan tata ruang telah mendukung kenyamanan pengguna, terutama dari aspek pencahayaan dan ventilasi, namun belum optimal akibat keterbatasan ruang, fasilitas yang belum memadai, serta penataan koleksi yang belum sistematis. Kondisi ini memengaruhi kenyamanan dan efektivitas penggunaan ruang baca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen tata ruang perlu dikembangkan secara lebih terencana, sistematis, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan ruang baca. This study is motivated by the importance of spatial layout management in improving user comfort in academic library reading rooms. A well-organized reading space not only supports learning activities but also influences user comfort and space utilization. This study aims to analyze the management of reading room layout in the Faculty of Teacher Training and Education at Universitas Tanjungpura in enhancing user comfort. A qualitative approach with a descriptive design was employed. The research subjects included reading room staff and student users. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that layout management has supported user comfort, particularly in terms of lighting and ventilation, but remains suboptimal due to limited space, insufficient facilities, and unsystematic collection arrangement. These conditions affect user comfort and the effectiveness of space utilization. The study concludes that spatial layout management needs to be more structured, systematic, and user-oriented to improve comfort and service quality.
The Integrative Role of Digital Branding and Library Services in Enhancing Generation Z Engagement and Interest Dwi Putri Aulia; Delight Chikara
Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 2 (2025): Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Codex: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/codex.v1i2.265

Abstract

The advancement of digital technology has driven the transformation of library services, shifting the focus from functional provision to user experience through digital branding. This study aims to analyze the integrative role of digital branding and library services in shaping Generation Z engagement and interest at the Library of UIN Raden Fatah Palembang. A qualitative approach with a case study design was employed, involving Generation Z students as research participants. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed thematically through data reduction, categorization, and interpretation. The findings indicate that digital library services are widely utilized due to their accessibility and usefulness; however, user engagement remains primarily functional. Digital branding practices are still oriented toward information dissemination and have not fully developed into interactive and sustainable user experiences. In addition, the integration between digital branding and library services remains partial. This study concludes that strengthening user-centered digital branding strategies is essential to enhance Generation Z engagement and contributes both conceptually and practically to the development of digital-based library services

Page 2 of 2 | Total Record : 15