cover
Contact Name
Bahrur Rosi
Contact Email
bahrur.rosi10@gmail.com
Phone
+6281228020216
Journal Mail Official
bahrur.rosi10@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mushola RT 008 RW 02 Nomor 9 H, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati DKI Jakarta 13520
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Deliberatif
ISSN : -     EISSN : 30321786     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Deliberatif adalah jurnal yang terbit dua kali dalam setahun: Juni dan Desember di bawah Jaringan Pemberdayaan Politik Lingkungan Hidup (Gardapoli), Indonesia. Jurnal ini bertujuan memperluas dan memperdalam wawasan mengenai isu hukum, politik, sumber daya manusia, dan lingkungan hidup. Keberadaan Jurnal Deliberatif diharapkan menjadi opsi bacaan bagi masyarakat umum, terutama yang menaruh minat dengan hukum, politik, sumber daya manusia dan lingkugan hidup dan menjadi kebaruan atau temuan dari penelitian terutama yang berfokus kepada hukum, politik, sumber daya manusia, dan lingkungan hidup. Setiap artikel akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidangnya. Proses review bersifat double-blind dimana setiap reviewer tidak mengetahui identitas penulis dan sebaliknya penulis juga tidak mengetahui identitas reviewer. Sebelum mengirimkan, harap pastikan bahwa naskah sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal Deliberatif, ditulis dalam bahasa Indonesia dan abstrak ditulis dalam bahasa Inggris serta bahasa Indonesia, dan mengikuti pedoman penulis & template naskah kami. Jika naskah yang dikirimkan tidak sesuai dengan pedoman atau menggunakan format yang berbeda, maka akan ditolak oleh tim redaksi sebelum ditinjau. Tim Redaksi hanya akan menerima naskah yang memenuhi persyaratan format yang ditentukan.
Articles 42 Documents
Analisis dampak layanan nasabah terintegrasi untuk hubungan bisnis jangka panjang : Penerapan Integrated Partnership Model di PT. Asuransi LMN: Analisis dampak layanan nasabah terintegrasi untuk hubungan bisnis jangka panjang : Penerapan Integrated Partnership Model di PT. Asuransi LMN Agung Kurniawan
Jurnal Deliberatif Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL DELIBERATIF
Publisher : Jaringan Pemberdayaan Politik Lingkungan Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Industri asuransi memiliki karakteristik hubungan layanan yang kompleks dan berjangka panjang karena melibatkan berbagai aktor, sumber daya, proses, dan kanal interaksi sepanjang perjalanan nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran layanan nasabah terintegrasi dalam membangun hubungan bisnis jangka panjang melalui perspektif service ecosystem. Penelitian menggunakan pendekatan konseptual-deskriptif pada contoh kasus di PT. Asuransi LMN dengan mengembangkan kerangka yang menghubungkan service ecosystem integration, customer value creation, customer experience, trust, relationship commitment, dan long-term business relationship. Hasil kajian menunjukkan bahwa PT. Asuransi LMN telah menjalankan beberapa aksi korporasi melalui implementasi programnya yakni Integrated Partnership Model (IPM) dengan mengintegrasikan aktor, informasi, pengetahuan, proses, teknologi, dan kanal pelayanan menjadi fondasi penciptaan nilai fungsional, relasional, dan strategis bagi nasabah. Nilai tersebut diwujudkan melalui pengalaman nasabah yang konsisten, mudah, transparan, dan responsif, yang selanjutnya memperkuat kepercayaan terhadap kompetensi, integritas, dan reliabilitas perusahaan. Kepercayaan yang terbentuk secara berkelanjutan mendorong relationship commitment dan meningkatkan kecenderungan nasabah untuk mempertahankan, memperluas, serta mengembangkan hubungan bisnis. Penelitian menyimpulkan bahwa hubungan bisnis jangka panjang merupakan hasil dari proses sistemik yang dimulai dari integrasi ekosistem layanan hingga pembentukan kepercayaan dan komitmen hubungan. Perusahaan asuransi direkomendasikan untuk memperkuat tata kelola lintas fungsi, integrasi data dan proses, kesinambungan kanal, pengelolaan customer journey, serta menghubungkan indikator pengalaman nasabah dengan retensi dan pengembangan hubungan bisnis. ABSTRACT   The insurance industry is characterized by complex and long-term service relationships involving multiple actors, resources, processes, and interaction channels throughout the customer journey. This study aims to analyze the role of integrated customer service in building long-term business relationships from a service ecosystem perspective. Using a conceptual-descriptive approach and a case study of PT Asuransi LMN, this study develops a framework linking service ecosystem integration, customer value creation, customer experience, trust, relationship commitment, and long-term business relationships. The findings indicate that PT Asuransi LMN has undertaken several corporate initiatives through the implementation of its Integrated Partnership Model (IPM), which integrates actors, information, knowledge, processes, technology, and service channels as a foundation for creating functional, relational, and strategic value for customers. This value is manifested through consistent, convenient, transparent, and responsive customer experiences, which subsequently strengthen customer trust in the company’s competence, integrity, and reliability. Trust developed continuously over time fosters relationship commitment and increases customers’ willingness to maintain, expand, and further develop their business relationships. The study concludes that long-term business relationships result from a systemic process that begins with service ecosystem integration and progresses toward the development of trust and relationship commitment. Insurance companies are therefore recommended to strengthen cross-functional governance, data and process integration, channel continuity, customer journey management, and the alignment of customer experience indicators with customer retention and business relationship development.
TRANSFORMASI DIGITAL DAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PT ASURANSI HEBAT TIMUR TANTANGAN MINDSET KARYAWAN YANG BERORIENTASI KUANTITAS TERHADAP KUALITAS PENERBITAN POLIS: TRANSFORMASI DIGITAL DAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PT ASURANSI HEBAT TIMUR TANTANGAN MINDSET KARYAWAN YANG BERORIENTASI KUANTITAS TERHADAP KUALITAS PENERBITAN POLIS Hanang Romanto
Jurnal Deliberatif Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL DELIBERATIF
Publisher : Jaringan Pemberdayaan Politik Lingkungan Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Indonesia Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan transformasi digital yang dihadapi PT Asuransi Hebat Timur terkait mindset karyawan yang mengutamakan kuantitas dibandingkan kualitas dalam proses penerbitan polis asuransi. Transformasi digital merupakan keharusan bagi industri asuransi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing, namun seringkali terhambat oleh resistensi karyawan dan ketidaksiapan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindset karyawan yang berorientasi pada target kuantitatif (jumlah polis terbit) tanpa memperhatikan kualitas underwriting dan kelengkapan dokumen merupakan dampak dari kurangnya change management, pelatihan digital, dan budaya organisasi yang tidak mendukung inovasi. Rekomendasi yang diajukan meliputi implementasi strategi change management berbasis komunikasi dua arah, pengembangan program pelatihan digital secara berkelanjutan, dan perubahan sistem insentif yang menyeimbangkan indikator kuantitas dan kualitas penerbitan polis. Bahasa Inggris This study aims to analyze the digital transformation challenges faced by PT Asuransi Hebat Timur related to employee mindset that prioritizes quantity over quality in the insurance policy issuance process. Digital transformation is imperative for the insurance industry to improve operational efficiency and competitiveness, but is often hindered by employee resistance and organizational unpreparedness. This research uses a qualitative case study method with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and analysis of company documents. The results show that the employee mindset oriented towards quantitative targets (number of policies issued) without considering underwriting quality and document completeness is a result of inadequate change management, digital training, and organizational culture that does not support innovation. Recommendations include implementing two-way communication-based change management strategies, developing sustainable digital training programs, and modifying incentive systems that balance quantity and quality indicators of policy issuance.