cover
Contact Name
Ristiani
Contact Email
ferdi@bbg.ac.id
Phone
+6282273305152
Journal Mail Official
ferdi@bbg.ac.id
Editorial Address
Jl. Bunga Ncole Raya Komp.Medan Permai No.100, Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara 20136, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20136
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30479584     DOI : 10.62710
Core Subject : Health,
JKKN: Jurnal Kebidanan & Kesehatan Nusantara adalah jurnal online dalam bidang kebidanan yang dikelola oleh Prodi Kebidanan Langsa Poltekkes Kemenkes Aceh dengan nomor ISSN (Online): , ISSN (Print) : . Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). FJK memuat berbagai artikel sebagai hasil penelitian (original research), tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kebidanan. JKKN menerima manuskrip dari hasil penelitian bidang keilmuan kebidanan, yang meliputi: kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, bayi dan balita, masa remaja, Keluarga Berencana (KB), klimakterium, komunitas kebidanan, pendidikan kebidanan dan terapi komplementer dalam kebidanan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): Maret" : 6 Documents clear
RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PASIENSECARA DIGITAL DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB)SETYA BUDI UTAMI, S. TR. KEB Arriska Rayi Nurul Jannah; Hedy Hardiana; Uci Ciptiasrini
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9tmz2g61

Abstract

Di era digital, penerapan sistem informasi terkomputerisasi menjadi elemen krusial dalam peningkatan kualitas layanan kebidanan, dengan mendukung efisiensi administrasi serta meningkatkan akurasi dan efektivitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi pendaftaran pasien secara digital di Praktik Mandiri Bidan (PMB) guna meningkatkan efisiensi layanan dan manajemen data pasien. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan pengembangan sistem berbasis model waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Evaluasi sistem dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) untuk mengukur tingkat kemudahan penggunaan dan efektivitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendaftaran digital yang dikembangkan memiliki usability yang sangat baik dengan rata-rata skor SUS sebesar 82,5. Pengguna merasa sistem ini mudah digunakan, memiliki antarmuka yang intuitif, dan meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, keamanan data pasien meningkat melalui fitur enkripsi dan autentikasi pengguna. Meskipun demikian, masih terdapat inkonsistensi dalam tampilan dan navigasi yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Secara keseluruhan, sistem ini memberikan manfaat signifikan bagi PMB, seperti percepatan proses pendaftaran, pengurangan antrean, serta peningkatan kepuasan pasien dan tenaga medis.
EFEKTIVITAS AIR REBUSAN CENGKEH UNTUK MENGURANGIFREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Irma Noviana; Ira Sanjaya; Ulfa Maqfirah
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rmmnfa67

Abstract

Ketidaknyamanan yang paling umum terjadi pada ibu hamil adalah mual dan muntah. Mual pada kehamilan merupakan reaksi tubuh ibu terhadap perubahan yang terjadi akibat kehamilan. Sekitar 75% dari seluruh wanita mengalami mual dan muntah pada awal kehamilan. Di Indonesia, data yang diperoleh dari ibu dengan mual dan muntah berlebihan pada tahun 2020 mencapai 14,8% dari seluruh kehamilan. Keluhan mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Penelitian ini dilakukan di Klinik Dian Utama Lestari, Kota Subulussalam, Kota Subulussalam pada bulan Januari sampai dengan Februari 2025. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan menggunakan desain kelompok kontrol. Populasi yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester pertama. Jumlah sampel yang tersedia sebanyak 24 sampel yang diambil secara purposive sampling dari populasi tersebut. Hasil analisis bivariat efektivitas air rebusan cengkeh untuk menurunkan frekuensi mual dan muntah diperoleh nilai p-value (0,000). Dari hasil bivariat p-value < (0,05) dapat disimpulkan bahwa air rebusan cengkeh efektif dalam menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Klinik Dian Utama Lestari Kota Subulussalam tahun 2025. Disarankan kepada ibu hamil trimester I agar memanfaatkan upaya nonfarmakologis untuk menurunkan frekuensi mual muntah seperti rutin mengonsumsi air rebusan cengkeh dan mengurangi penggunaan obat-obatan medis yang dapat menimbulkan efek samping.  
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL YANG ANEMIA Ulfa Mafirah; Irma Noviana; Ira Sanjaya
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/qxwfmn14

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan global yang besar karena mempengaruhi hampir setengah dari semua ibu hamil di seluruh dunia yang menerima suplementasi zat besi. Akibat anemia defisiensi besi pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan atau terhambatnya pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel otak. Pada ibu hamil dapat mengakibatkan keguguran, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, pendarahan sebelum dan sesudah melahirkan bahkan dapat mengakibatkan kematian ibu dan janin. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil anemia yang hasil uji Wilcoxonnya dapat diketahui bahwa dari 30 responden hasil uji wilcoxon ranking diperoleh nilai Signifikan (α) yaitu 000 dimana lebih dari 0,005 hal ini menunjukkan bahwa Ho akan ditolak dan Hi diterima. Terakhir dari uji t sample dapat diketahui bahwa hasil sebelum dan sesudah pemberian semur labu kuning pada responden lebih besar nilainya setelah diberikan semur labu kuning pada ibu hamil untuk meningkatkan kadar hemoglobin. ibu hamil, dan disarankan pemberian semur labu kuning dapat dijadikan acuan bagi ibu hamil anemia.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KIA DENGAN KEPUASAN IBU BERSALIN SECARA NORMAL Riska Oktavia Sihotang; Yesica Geovany Sianipar; Nurhajijah; Magdalena br Barus
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8vv5ve02

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan ibu bersalin serta keselamatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara mutu pelayanan dan tingkat kepuasan ibu bersalin di Puskesmas Pelabuhan Sambas. Menggunakan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 56 ibu bersalin yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek bukti langsung, daya tanggap, kehandalan, dan empati memiliki hubungan signifikan terhadap kepuasan ibu bersalin, sedangkan variabel jaminan menunjukkan hubungan terbalik. Peningkatan kualitas layanan kesehatan, terutama dalam aspek responsivitas dan kehandalan tenaga medis, menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepuasan pasien. Oleh karena itu, upaya perbaikan mutu layanan perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk peningkatan keterampilan tenaga kesehatan dan fasilitas yang lebih memadai.
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI Sollina Marpaung; Mastaida Tambun
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/prndct21

Abstract

Penggunaan kontrasepsi merupakan upaya penting dalam pengendalian kelahiran yang mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga dan masyarakat. Namun, di berbagai wilayah Indonesia, tingkat partisipasi dalam program Keluarga Berencana (KB) masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal (pengetahuan dan sikap) dan faktor eksternal (dukungan tenaga kesehatan) terhadap penggunaan kontrasepsi. Penelitian dilakukan secara cross sectional di UPTD Puskesmas Tidar Kuranji, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi pada Januari–Juni 2023 dengan jumlah responden sebanyak 68 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,01) dan sikap (p=0,004) dengan penggunaan kontrasepsi. Namun, dukungan tenaga kesehatan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p=0,025). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap yang positif terhadap kontrasepsi sangat penting dalam mendorong keberhasilan program KB. Oleh karena itu, strategi peningkatan edukasi berbasis komunitas dan komunikasi interpersonal yang efektif sangat dibutuhkan guna memperkuat partisipasi wanita usia subur dalam program KB.
PENGARUH FAKTOR DUKUNGAN KELUARA DENGAN KEIKUTSERTAAN PASANGAN USIA SUBUR MENJADI AKSEPTOR  KB AKTIF Mita Sari; Mastaida Tambun
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pzffxq49

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan strategi penting dalam upaya menurunkan angka kelahiran dan meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi di Indonesia. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan program ini adalah dukungan keluarga, terutama dari suami dan keluarga inti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan keluarga terhadap keikutsertaan pasangan usia subur (PUS) dalam menjadi akseptor KB aktif. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, dengan jumlah sampel sebanyak 48 wanita usia subur yang diambil secara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden yang tidak mendapat dukungan keluarga cenderung tidak mengikuti program KB (50,0%), sementara yang mendapat dukungan sebagian besar menjadi akseptor KB (31,3%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan keikutsertaan KB (p-value = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam mendorong keikutsertaan pasangan usia subur dalam program KB.  

Page 1 of 1 | Total Record : 6