cover
Contact Name
Anditania Sari Dwi Putri
Contact Email
litbang.bappedakrw@gmail.com
Phone
+6285795340338
Journal Mail Official
adm_litbang@karawangkab.go.id
Editorial Address
BAPPERIDA Kabupaten Karawang - Bidang Riset dan Inovasi Daerah Gd. Rubaya Lt. 2 Kompleks Kantor Bupati Karawang, Jl. A. Yani No. 1, Kec. Karawang Barat, Kab. Karawang, Jawa Barat 41314
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik
ISSN : -     EISSN : 31237258     DOI : -
JURNAL ILMIAH DAN KAJIAN AKADEMIK (JIKA), merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan pada BAPPEDA Kabupaten Karawang untuk memfasilitasi khususnya para pegawai yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang dan umumnya bagi pemangku kepentingan lainnya seperti peneliti, praktisi, dosen, mahasiswa dan unsur masyarakat lainnya untuk mempublikasikan hasil karya tulis ilmiahnya. Jurnal ini dikelola dengan melibatkan para ahli dibidangnya yang berasal dari internal maupun eksternal Pemerintah Kabupaten Karawang. Hadirnya Jurnal Ilmiah Kabupaten Karawang yang dikelola dengan baik dan profesional diharapkan akan semakin meningkatkan minat menulis dan minat mempublikasikan hasil tulisan dan penelitian ASN Kabupaten Karawang, khususnya dengan semakin banyaknya Jabatan Fungsional yang ada dan memerlukan wadah untuk publikasi yang bersifat peer-review.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Pemahaman dan Sikap Remaja terhadap Kesehatan Reproduksi dan Seksual di Karawang: Kajian Kualitatif dalam Perspektif Sosial dan Humaniora Andra Nurhaliza; Nuke Rouffyanti Abdillah; Herlin Sobari
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 3 No 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi dan seksual di Kabupaten Karawang serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial, budaya, dan pendidikan yang memengaruhi pemahaman mereka terhadap isu-isu tersebut. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif sosial dan humaniora, penelitian ini menggali bagaimana remaja membangun makna seksualitas dalam konteks sosial yang diwarnai oleh nilai religius, adat Sunda, dan pengaruh modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman remaja mengenai seksualitas tidak hanya dibentuk oleh faktor biologis, tetapi merupakan hasil konstruksi sosial yang lahir dari interaksi antara nilai budaya, norma agama, dan media digital. Konstruksi sosial tersebut menciptakan ambiguitas dan ketegangan nilai antara norma tradisional yang menekankan kesopanan dengan wacana modern yang lebih terbuka terhadap pembahasan seksualitas. Budaya patriarki juga berperan besar dalam membentuk ketimpangan gender, di mana perempuan cenderung dibatasi dalam mengekspresikan pengetahuan dan sikap seksualnya dibanding laki-laki. Selain itu, keluarga dan sekolah masih menunjukkan resistensi terhadap pembahasan seksualitas secara terbuka, sementara media dan teman sebaya menjadi sumber utama informasi, meskipun seringkali tidak akurat. Kondisi ini menyebabkan munculnya disorientasi nilai dan perilaku berisiko di kalangan remaja. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif, kontekstual, dan sensitif terhadap nilai sosial-budaya lokal, serta perlunya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membangun konstruksi sosial yang sehat dan inklusif tentang seksualitas remaja