cover
Contact Name
Aprianto Guntur Irawan
Contact Email
apri@uym.ac.id
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
lppm@uym.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Yatsi Madani Jl. Aria Santika No. 40A Margasari - Kec. Karawaci - Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
ISSN : -     EISSN : 31234127     DOI : https://doi.org/10.37048
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Madani Gizi Indonesia merupakan media yang menyajikan artikel ilmiah dibidang gizi dan kesehatan berbasis fakta dari penelitian dan pengembangan di lingkungan masyarakat maupun laboratorium.
Articles 11 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Gastritis Pada Remaja Di SMK Siere Cendekia Inna Mukhaira; Selpi Nurmayanti; Setiarini Pujiningtyas
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Gastritis merupakan penyakit global yang masuk dalam kategori 10 rumah sakit di seluruh dunia. Gastritis adalah peradangan mukosa lambung akut, kronis, difus atau lokal, kehilangan nafsu makan, perasaan penuh di perut (kembung), rasa tidak nyaman di perut bagian atas, mual dan muntah. Faktor risiko yang mempengaruhi gastritis adalah konsumsi kopi sering stres, kebiasaan makan terutama makan yang tidak teratur dan makanan yang terlalu pedas. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis pada remaja di Sekolah SMK SIERE CENDEKIA. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Sampel penelitian yaitu 140 responden dengan teknik pengambilan sampel Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi kopi dan pola makan dengan tingkat stress dengan kejadian gastritis. Berdasarkan hasil uji chi square, nilai P-value 0,000 (< 0,05) yang artinya terdapat hubungan pola makan dengan kejadian gastritis. Kesimpulan : Pola makan, stres dan konsumsi kopi sangat mempengaruhi peristiwa dengan kejadian gastritis. Saran : Hasil penelitian ini di harapkan agar remaja di SMK SIERE CENDEKIA bisa memperhatikan pola makan, konsumsi kopi, manajemen stres dengan kejadian gastritis untuk mencegah tidak terjadinya gastritis. Kata Kunci : Remaja, Gastritis, Pola Makan.
Riwayat Penyakit Infeksi dan Kejadian Underweight pada Bayi Usia 0-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bugel Kota Tangerang Citra Sari Nasrianti; Pundra Dara Avindharin; Agnia Nurul Hikmah
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Underweight merupakan suatu keadaan dimana berat badan balita tidak sesuai dengan usianya. Secara global, berat badan kurang menyumbang setidaknya setengah dari total kematian balita setiap tahunnya. Prevalensi berat badan kurang di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 17,1% meningkat dari 17,0% pada tahun 2021. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian berat badan kurang adalah riwayat penyakit infeksi. Riwayat penyakit infeksi adalah kejadian penyakit infeksi dalam tiga bulan sebelum penelitian (diare, ISPA) dan kejadian berat badan kurang. Subyek dan Metode: Penelitian ini bersifat cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah anak usia 0-24 bulan di Kelurahan Bugel Kota Tangerang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 66 responden. Data yang diambil merupakan data primer dengan menggunakan alat kuesioner dengan metode wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan analisis uji Chi-Square. Hasil: Dari penelitian ini diketahui bahwa mayoritas responden adalah perempuan (54,5%). Responden yang mempunyai riwayat penyakit infeksi sebanyak 25,8%. Prevalensi underweight pada penelitian ini sebesar 9,1%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara riwayat penyakit menular dengan kejadian underweight di Kelurahan Bugel Kota Tangerang (p=0,03). Kesimpulan: Baduta yang mempunyai riwayat penyakit infeksi mempunyai kemungkinan 7,2 kali lebih besar mengalami underweight dibandingkan anak yang tidak mempunyai riwayat penyakit infeksi dalam kurun waktu tiga bulan.
Hubungan Antara Berat Badan Lahir dan Kejadian Underweight di Kelurahan Bugel, Karawaci Pundra Dara Avindharin; Agnia Nurul Hikmah; Citra Sari Nasrianti
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Underweight is a condition in which a child's weight is lower than what is expected for their age. The condition of underweight in children can lead to disruptions in physical, mental, behavioral, and cognitive health. One of the factors contributing to the onset of underweight is the anthropometric characteristics at birth, such as birth weight and birth length. The aim of this study is to determine the relationship between birth weight and its association with underweight incidence in the Bugel Subdistrict, Karawaci, Tangerang. Subjects and methods: This study is a cross-sectional type. The subjects of this study consist of children aged 0 to 60 months living in the Bugel Subdistrict, Tangerang City. The sample was selected using purposive sampling method with a total of 100 respondents. Primary data were collected through the use of questionnaires in direct interviews with the respondents. Data analysis was performed univariately by distributing frequencies, while bivariate analysis was conducted using the Chi-Square test. Results: From this study, it was found that Birth Weight has a significant relationship with underweight incidence (p value = 0.034). Conclusion: Children with Birth Weight <2500 grams are 7.545 times more at risk of experiencing underweight incidence compared to Birth Weight >=2500 grams. Keywords: Underweight, Child Gender, Child Age, Low Birth Weight (BBLR).
Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24 – 59 Bulan Di Posyandu Melati 02 Inna Mukhaira; Setiarini Pujiningtyas; Selpi Nurmayanti; Indah Ratikasari
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Tahun 2021, Word Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 22,9%, atau sekitar 154,8 juta anak balita, di dunia menderitas stunting. Di Asia, terdapat sebanyak 87 juta balita yang mengalami stunting, 59 juta di Afrika, 6 juta di Amerika Latin dan Karibia, 31,4% di Afrika Barat, 32,5% di Afrika Tengah, 36,7% di Afrika Timur, dan 34,1% di Asia Selatan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan prevalensi stunting pada balita berusia 24–59 bulan di Posyandu Melati 02. Metode: Metode yang digunakan adalah studi cross-sectional. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan sebesar 17.6% antara pemberian ASI Eksklusif dan kasus stunting. Kesimpulan: Pemberian ASI Eksklusif memiliki dampak yang signifikan terhadap kejadian stunting. Kata kunci: Pemberian ASI eksklusif; Stunting; Balita
Analisis Pola Makan Dan Status Gizi Kurang (Thinness) Pada Siswa Sdn Cikupa 4 Kabupaten Tangerang Agnia Nurul Hikmah; Seila Novita; Pundra Dara Avindharin
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 2 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah malnutrisi khususnya kekurangan zat gizi di Indonesia masih menjadi masalah gizi di berbagai kalangan usia termasuk usia anak sekolah. Kekurangan gizi pada anak usia sekolah terjadi akibat kurangnya keragaman pangan dan asupan zat gizi makro yang dapat mengakibatkan efek siklik malnutrisi dikehidupan selanjutnya. Provinsi Banten merupakan provinsi dengan kasus gizi kurang tertinggi di Pulau Jawa pada Tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi kurang (Thinness) berdasarkan pola makan anak. Penelitian ini menggunakan data primer dengan desain studi cross-sectional menggunakan jumlah sampel sebanyak 92 siswa kelas 3,4, dan 5 SDN Cikupa 4 Kabupaten 2023 yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis data univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 53,3% siswa thinness, dengan pola makan kurang atau tidak baik sebanyak 48,9%. Hasil penelitian membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pola makan dengan status gizi kurang (Thinness) pada siswa SDN Cikupa 4 kabupaten Tangerang (p value 0,302).
Tingkat Konsumsi Ayam Dan Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Kelurahan Bugel Tahun 2023 Agnia Nurul Hikmah; Citra Sari Nasrianti; Pundra Dara Avindharin
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif pada anak yang memiliki konsekuensi negatif menurunkan prestasi akademik dan menurunkan produktivitas saat dewasa. Berdasarkan studi pendahuluan terdapat sebanyak stunting 23% kasus di 5 Posyandu wilayah Kelurahan Bugel, angka prevalensinya melebihi angka stunting Nasional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional, menggunakan sampel sebanyak 82 anak berusia 6-60 bulan di beberapa posyandu wilayah Kelurahan Bugel. Penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kasus stunting sebesar 23,2%, anak laki-laki stunting 28,2% dan anak perempuan stunting 18,6%. Adanya hubungan signifikan antara konsumsi ayam dengan stunting, p-value=0,002 (p-value≤0,05), OR=16,3. Konsumsi ayam secara independen berhubungan dengan stunting, sementara konsumsi ikan, udang, dan telur ayam tidak berhubungan dengan stunting. Anak berusia 6-60 bulan dengan konsumsi ayam yang kurang berisiko 16,3 kali lebih besar untuk mengalami stunting dibandingkan anak yang mengonsumsi ayam dengan jumlah cukup Kata Kunci: Stunting, Konsumsi Ayam, Balita
Gambaran Kesehatan Mental Remaja di SMA Terpilih di Kota Tangerang Citra Sari Nasrianti; Devis Enjelia; Resita Nurbayani
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 2 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan suatu tahapan dalam kehidupan seseorang yang ditandai dengan pemikiran yang tidak stabil selain itu masa remaja juga dianggap sebagai masa tekanan, tuntutan dan masalah pada tahapannya sehingga remaja mudah terkena gangguan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kesehatan Mental Remaja di SMA Terpilih di Kota Tangerang. Subyek dan Metode: Penelitian ini bersifat cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah siswa dari SMA terpilih di Kota Tangerang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 65 responden. Data yang diambil merupakan data primer dengan menggunakan Strenght And Difficulties Questionnaire (SDQ) dengan metode wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil: Dari penelitian ini diketahui bahwa Sebagian besar responden memiliki jenis kelamin laki laki diibandingkan perempuan, responden memiliki durasi penggunaan gadget terbanyak pada waktu berlebih (> dari 3 jam sehari) dengan jumlah 36 responden (55,4%) Sebagian besar responden memiliki pendidikan orang tua terakhir pada SMA/Sederajat dengan pendidikan terkhir ayah jumlah 37 responden (56,9%) dan ibu 34 responden (52,3%) dan sesuai dengan Strength and difficulties questionnaire (SDQ) responden jumlah rentang normal pada 5 kategori yaitu kemampuan prososial sejumlah 62 responden (95,4%), masalah emosional sejumlah 38 responden (58.5%), gangguan tingkah laku sejumlah 46 responden (70,8%), masalah teman sebaya sejumlah 14 responden (21,5%), dan hiperaktivitas sejumlah 21 responden (32,3%). Kesimpulan: Dari penelitian ini didapatkan gambaran kesehatan mental remaja di SMA Terpilih di Kota Tangerang sesuai dengan Strength And Difficulties Questionnaire (SDQ) dengan rentang normal yaitu kemampuan prososial (95,4%), masalah emosional (58.5%), gangguan tingkah laku (70,8%), masalah teman sebaya (21,5%), dan hiperaktivitas (32,3%)
Gambaran Anemia Remaja Di Sman 6 Kabupaten Tangerang Inna Mukhaira; Putri Anggraeni
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 2 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang signifikan di seluruh dunia, khususnya di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Data menunjukkan bahwa prevalensi anemia global mencapai 23,3%, dengan prevalensi yang lebih tinggi, sekitar 53,7%, di kalangan remaja putri di negara berkembang. Anemia ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin yang berdampak negatif terhadap kualitas hidup, termasuk penurunan prestasi akademik dan keterbatasan dalam aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi anemia di kalangan remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif, yang dilaksanakan di SMA Negeri 6 Kabupaten Tangerang, melibatkan 87 siswi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai prevalensi dan dampak anemia. Hasil penelitian ini sebagian besar remaja mengalami anemia sebesar 56,3%. Penelitian dapat menjadi dasar bagi intervensi yang efektif, seperti penggunaan tablet penambah darah dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya gizi seimbang, guna mencegah dan mengatasi anemia di kalangan remaja putri.
Hubungan Sindrom Pramenstruasi (Pms) Dengan Riwayat Keluarga, Pola Tidur, Dan Asupan Kalsium Pada Siswi Sma Di Jakarta Indah Ratikasari
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 2 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sindrom pramenstruasi (PMS) merupakan fenomena yang dialami seorang wanita pada fase luteal siklus menstruasi yang mengakibatkan tekanan berat dan ketidakmampuan secara fungsional. PMS dapat terjadi antara 7–10 hari sebelum menstruasi. PMS merupakan gangguan umum, namun beberapa kasus memiliki gejala yang parah. Pada remaja, PMS dapat berdampak pada aktivitas sosial dan prestasi akademik di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan PMS pada siswi SMA 112 di Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 127 siswi yang dipilih secara acak. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa siswa yang pernah mengalami gejala PMS sedang hingga berat sebanyak 32%. Berdasarkan analisis diketahui bahwa asupan kalsium (pvalue = 0,011), pola tidur (pvalue = 0,013), serta riwayat keluarga (pvalue = 0,001), berhubungan dengan PMS. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian, kami menyimpulkan bahwa PMS masih menjadi masalah pada remaja.
Analisis Kualitatif : Pengaruh Sedentary Lifestyle Terhadap Kesadaran Gizi Pada Wanita Usia Produktif Pundra Dara Avindharin
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 2 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sedentary lifestyle merupakan pola hidup dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah dan telah menjadi masalah kesehatan yang semakin meningkat di masyarakat modern. Wanita usia produktif sering kali menghadapi berbagai tekanan dalam kehidupan sehari-hari yang memengaruhi pilihan gaya hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif pengaruh sedentary lifestyle terhadap kesadaran gizi pada wanita usia produktif (15-49 tahun) di perkotaan, dengan metode wawancara mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran gizi terkait pola hidup sedentari yang berhubungan dengan pengetahuan serta kebiasaan makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan gaya hidup sedentari cenderung memiliki kesadaran gizi yang lebih rendah, yang memengaruhi pilihan pola makan mereka. Kurangnya pemahaman mengenai gizi seimbang serta kebiasaan makan yang kurang sehat, seperti mengonsumsi makanan cepat saji, yang menyebabkan peningkatan risiko obesitas dan gangguan kesehatan lainnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 11